Episode 9

Kring......
Suara alarm berbunyi.
Willona Anatta
Willona Anatta
Ehm (mulai membuka mata).
Willona Anatta
Willona Anatta
Ehm, udah pagi ternyata (mendudukan dirinya).
Willona Anatta
Willona Anatta
Tunggu- (mulai menyadari sesuatu).
Willona pun terdiam sejenak dan akhirnya membulatkan matanya sempurna.
Willona Anatta
Willona Anatta
Willona, apa yang lo lakuin coba. Itu namanya cari mati, aduh gue malu lagi.
Willona Anatta
Willona Anatta
Beneran pak stev yang gendong gue? Astaga willona kenapa kepinteran banget sih jadi orang.
Willona Anatta
Willona Anatta
Aduh gue malu lagi, lo sih will pake acara tidur segala.
Willona pun prustasi mengingat kejadian tadi malam yang dirinya tertidur dan berakhir di gendong oleh stev karena dia tak kunjung bangun.
Dan tak lama kemudian ia pun memutuskan untuk mandi dan membuat sarapan untuk stev dan dirinya.
Willona Anatta
Willona Anatta
Akhirnya selesai, untung pak stev hanya sarapan ringan kalau dia sarapan berat apa nggak kerepotan gue tiap pagi nya.
Willona Anatta
Willona Anatta
Haishh tapi gue malu kalau liat pak stev, mau di taruh dimana wajah ini.
Dan tak lama kemudian orang yang ia bicarakan akhirnya muncul sungguh panjang umur sekali.
Willona Anatta
Willona Anatta
Ehm, pagi mas.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
(mengangguk).
Dan tak lama kemudian keduanya hanya disibukan dengan menyantap sarapannya saja.
Willona Anatta
Willona Anatta
Mas, ehm tadi malam mas yang gendong saya yah?
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Menurut kamu?
Willona Anatta
Willona Anatta
Maaf yah mas, saya ketiduran dan malah susah di bangunin dan malah buat repot mas.
Dan tidak ada respon apapun dari stev, dan tak lama kemudian stev berdiri dan mengeluarkan sebuah kartu dari dompetnya.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Gunakan ini (menyerahkan sebuah kartu hitam kepada willona).
Willona Anatta
Willona Anatta
Ehh untuk apa mas?
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Lalu, uang dari mana kamu untuk beli semua perlengkapan rumah?
Willona Anatta
Willona Anatta
Ehh iya juga yah, selama seminggu ini gue selalu beli bahan dapur pakai uang gue sendiri, tapi gue juga sadar diri posisi gue dan gue juga gak mengharapkan uang atau apapun dari pal stev (batinya).
Willona Anatta
Willona Anatta
Tapi mas-
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Ambil dan gunakan.
Willona Anatta
Willona Anatta
Tapi sepertinya gak perlu mas, sepertinya itu berlebihan ngasih saya kartu mas, karena kan saya orang asing bagi mas. Nanti kalau hilang kartunya bagaimana.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Ambil!
Jika sudah begini mau tak mau willona pun mengambil kartu yang di berikan oleh stev.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kebutuhan apartemen juga kebutuhan saya juga, saya cukup tau walaupun kamu orang asing tapi untuk saat ini kamu sudah menjadi tanggung jawab saya (ucapnya datar).
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Gunakan itu dan pinnya 081202.
Seetelah mengatakan itu stev pun keluar dan segera berangkat bekerja.
Willona Anatta
Willona Anatta
Tunggu ini gak salah? (masih kebingungan dan bertanya-tanya).
Willona Anatta
Willona Anatta
Ya tuhan saya harus bagaimana ini?
.
.
.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Nah, begitu dong. Masa nunggu mama yang suruh baru kamu kasih, yang kamu pikirin apa sih stev.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Sudah saya kasih.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Yah itu nunggu mama yang nyuruh kan, kalau nggak mana mungkin kamu kasih. Ayolah stev jadi pria yang romantis dong masa hal begini harus mama yang turun tangan.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Kamu seharusnya udah kasih kartunya ke willona dari pertama kalian menikah, masa kamu biarin dia gunakan uangnya sendiri, kan dia saat ini udah jadi tanggung jawab kamu.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Yang penting sekarang sudah sesuai dengan yang mama mau kan?
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Sudah mama jangan ganggu saya, saya sedang sibuk.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Kamu mah gak ada pengertiannya sama mama.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Yaudah deh kalau kamu gak bisa diganggu, panggil mantu mama kemari biar mama ajak dia aja.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Sekarang masih jam kerja.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Lalu?
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Kamu larang mama yah? Kamu gak mau nuruti pemintaan mama yah? Kamu udah gak sayang sama mama lagi yah? Sekarang anak mama ternyata udah berubah yah? (memulai aktingnya).
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Keatas sekarang!! (menelepon seseorang).
Tut
Setelah mengatakan itu panggilan langsung ditutup oleh stev.
Dan tidak lam kemudian pintu terbukan dan menunjukan sesosok yang sedari tadi dibicarakan.
NovelToon
Willona Anatta
Willona Anatta
Permisi pak, ada yang bisa saya bantu pak? (menunduk memberi hormat).
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Aduh mantu mama, udah gak usah nunduk nunduk gitu.
Willona Anatta
Willona Anatta
Ehh, mama disini? (batinya).
Willona Anatta
Willona Anatta
Maaf pak, kenapa panggil saya? Apakah ada pekerjaan yang perlu saya lakukan?
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kamu-
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Udah gak usah di teruskan, mama yang manggil kamu. Mama mau ajak kamu keluar.
Willona Anatta
Willona Anatta
Tapi, willona masih jam kerja ma.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Mama udah izin sama suami kamu, jangan takut gitu backingan kamu mama, jangan takut sama tuh laki yang hanya gila kerja aja.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Sekarang ayo temanin mama (menggeret willona).
Willona Anatta
Willona Anatta
Pak-
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Ikuti saja.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Ayo will, kan udah mama bilang gak usah perdulikan itu anak.
Dan stella pun tetap menggeret willona keluar.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
(memijat keningnya).
Dan sekarang kembali lagi ke menantu dan mertua yang sekarang sudah berada di mall.
Willona Anatta
Willona Anatta
Untuk apa kita kemari ma?
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Astaga sayang, kita kemari untuk belanja dong. Kamu udah dikasih kartu sama suami kamu kan?
Willona Anatta
Willona Anatta
Ehh, sudah ma.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Kalau begitu gunakan kartu itu untuk kita belanja sekarang.
Willona Anatta
Willona Anatta
Tapi ma-
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Gak ada tapi-tapi, sekarang kita belanja barang-barang untuk kamu. Kalau stev udah kasih kartu kita harus mempergunakannya sebaik baiknya.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Lest go kita belanja !!
Willona dengan terpaksa mengikuti kemauan ibu mertuanya sebenarnya dia sangat takut mempergunakan kartu yang diberikan stev. Dan terlebih lagi saat dia melihat tatapan orang kantor yang melihat dirinya keluar dengan ibu dari pemilik perusahaan dan terutama tatapan dari nayana.
Willona Anatta
Willona Anatta
Ma sepertinya ini sudah cukup, ini sudah terlalu banyak (menunjukan barang yang ia bawa).
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Haishh sayang, ini masih sedikit loh, uang stev gak bakal habis jika kamu beli rumah sekalipun.
Willona Anatta
Willona Anatta
Tapi ma, ini sudah cukup kok untuk willona, lagian sayang jika nanti gak bakal kepakai sama willona.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Ihh kamu mah, jangan gitu dong. Gak papa kok belanja aja nanti disimpan aja dipakainya kapan-kapan aja.
Willona Anatta
Willona Anatta
Kapan-kapan lagi saya yah ma (menunjukan wajah memohonya).
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Kamu mah tau aja kelemahan mama, mama mana tega kalau muka kamu begitu. Yaudah kapan-kapan aja kita belanja lagi dan barang ini biar supir yang bawa ke apartemen kamu.
Willona Anatta
Willona Anatta
Yasudah ma, willona kembali ke kantor yah.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Ehmm untuk apa lagi sayang? Kenapa gak pulang aja pasti kamu capek habis keliling-keliling sama mama.
Willona Anatta
Willona Anatta
Masih jam kerja ma, willona segan sama pak stev.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Ya ampun, dia suami kamu sayang. Mana mungkin dia marahi kamu, kalau dia marahi kamu bilang sama mama.
Willona Anatta
Willona Anatta
(sedikit terharu karena teringat mendiang mamanya).
Willona Anatta
Willona Anatta
Willona harus kembali ke kantor ma, nanti apa kata karyawan lainnya kalau willona gak kembali. Mereka kan tidak tau kalau willona sudah menikah walaupun willona tau ini keinginan willona untuk merahasia kan pernikahan willona.
Willona Anatta
Willona Anatta
Willona belum siap ma, apalagi pak stev dia adalah orang yang berpengaruh, dan pastinya semua orang tau siapa pak stev. Willona belum siap ma, walaupun willona tau seharusnya gak begini, willona minta maaf karena permintaan willona yah ma.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Willona hey, jangan bicara begitu. Sebenernya ini bukan salah kamu, ini salah mama yang sudah maksa kamu nikah sama stev dan mama tau apa yang willona rasain untuk saat ini, seharusnya mama yang minta maaf.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Oke, kamu mau kembali ke kantor kan? Biat supir yang antar yah, jangan nolak mereka pasti gak bakal tau kok itu supir keluarga kita, karena supit kita banyak.
Willona Anatta
Willona Anatta
Sekali lagi willona minta maaf ya ma.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
No sayang, jangan minta maaf lagi ya ini bukan salah kamu kok (mengelus rambut willona).
Willona Anatta
Willona Anatta
Willona pamit ya ma.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Iya, hati-hati yah sayang.
Dan pada akhirnya willona kembali ke kantor dan pada akhirnya dirinya terbebas dari mama mertuanya yang terus memaksanya belanja, kan dirinya jadi takut dirinya sudah memakai uang stev terlalu banyak dan sekarang ia sedang bingung harus bilang bagaimana kepada stev.
Willona Anatta
Willona Anatta
Haiss, gue sudah habis puluhan juta untuk hari ini, gue harus gimana ya? Ya ampun gue takut banget ya tuhan.
Willona terus berjalan menuju ruangannya dan tak lama kemudian seseorang memanggilnya.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Will!!
Willona Anatta
Willona Anatta
Ya mbak, kenapa?
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Kamu habis darimana? Tadi yang sama kamu nyonya stella kan, ibu dari pak stev bukan?
Willona Anatta
Willona Anatta
Sungguh tuhan, cobaan apalagi yang kau berikan (batinya).
Willona Anatta
Willona Anatta
Iya mbak, tadi nyonya stella.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Kok bisa kamu bareng dia will?
Willona Anatta
Willona Anatta
Ahh tadi willona disuruh oleh pak stev untuk menjaga nyonya stella mbak.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Disuruh apa kamu will, kenapa bukan mbak? biasanya kalau ada tamu entah dari mana termasuk keluarga pak stev, mbak yang dipanggil kenapa tiba-tiba kamu yang dipanggil.
Willona Anatta
Willona Anatta
Saya tadi disuruh jaga nyonya stella mbak sekalian bantu-bantu pegang barang yang di beli di mall, kalau kenapa saya yang dipanggil saya kurang tau mbak.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Ohh, cuma itu aja?
Willona Anatta
Willona Anatta
Iya mbak, cuma itu aja kok.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Ohh yasudah, tumben aja biasanya mbak yang dipanggil oleh pak stev. Mbak kaget aja kenapa bukan mbak yang disuruh dan mala tiba-tiba kamu yang disuruh. Yasudah kamu masuk gih ke ruangan kamu mbak juga mau keruangan pak stev.
Willona Anatta
Willona Anatta
Iya mbak, mungkin hanya kebetulan saja saya disuruh oleh pak stev.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Yaudah mbak duluan.
Setelah itupun nayana langsung pergi menuju ruangan stev.
Willona Anatta
Willona Anatta
Syukur deh, untuk kali ini gue bisa kasih alasan. Kalau mbak naya tau kebenarannya bagaimana ya?
.
.
.
.
NovelToon

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!