Episode 6
Setelah mereka selesai makan, willona pun segera membereskan piring kotor. Apakah kalian menanyakan kenapa tidak ada pembantu jawabanya adalah saat ini mereka berdua tinggal di apartemen milik stev, apartemen yang mereka tinggali saat ini adalah apartemen minimalis saja.
Kenapa tidak tinggal dirumah? kalau ini tanyakan pada stev yah.
Stev El Bastara
Tolong potongkan buah.
Willona Anatta
Ehh iya mas, mau buah apa aja?
Willona Anatta
saya letak dimana jika sudah selesai mas?
Setelah mengatakan itu stev pun menuju ruang tv dan melakukan sedikit pekerjaannya, ada sedikit kerjaan yang belum ia selesaikan di kantor dan ia malas berjalan menuju ruang kerjanya.
Willona Anatta
Ehmm apel, semangka, ehmm sama buah naga aja deh lagian mas juga gak request.
Setelah selesai memotongnya willona pun mengantarnya ke ruang tv dan disitu stev sedang berkutat dengan laptopnya.
Willona Anatta
Ini mas (meletakan piring yang berisi potongan buah).
Stev El Bastara
(melihat willona).
Willona Anatta
Saya boleh duduk disini? Biasanya waktu malam saya duduk disini kalau nggak boleh saya bisa pindah ke kamar saya.
Willona Anatta
Ehh terima kasih mas.
Stev El Bastara
(mengangguk).
Dan keduanya pun sibuk dengan kesibukannya masing-masing. Yang satu sibuk dengan laptopnya dan yang satu sibuk dengan ponselnya.
Willona Anatta
Ehh ini lucu deh (menunjukan sebuah video lucu ke stev tanpa sadar).
Stev El Bastara
(menatap willona).
Willona Anatta
Ehh mampus, bodoh lo will (batinya).
Willona Anatta
Ehh maaf mas (menarik ponselnya dari hadapan stev).
Willona Anatta
Maaf mas, saya gak sengaja.
Willona Anatta
Maaf mas, saya ganggu kerjaan mas, maaf mas (menunduk).
Willona Anatta
Saya bakal pindah ke kamar saya kok mas, maaf yah mas saya gak sengaja. Saya pindah ke kamar saya yah mas sekali lagi saya minta maaf.
Willona Anatta
Saya pindah yah mas, maaf mas (pergi menuju kamarnya).
Willona Anatta
Dasar bodoh lo will, sungguh lo sedang gali lubang kubur buat diri lo sendiri, ini mah kebiasaan sih (gerutunya).
Willona Anatta
Haisshhh gue malu (sembari masuk kamar tetapi ia salah masuk kamar).
Stev El Bastara
(melihat willona yang masuk ke dalam kamar milik nya).
Willona Anatta
Saya minta maaf mas, maaf mas, saya salah masuk kamar, maaf mas.
Willona Anatta
Saya minta maaf yah mas (ucapnya sambil menunduk ketakutan).
Willona Anatta
(memberanikan diri melihat stev).
Stev El Bastara
(menatap datar).
Willona Anatta
Saya minta maaf yah mas (ucapnya terbata bata).
Stev El Bastara
Masuk ke kamar mu (ucapnya datar).
Willona Anatta
Iya mas, saya minta maaf mas (ucapnya menunduk lalu kemudian masuk ke dalam kamarnya sendiri).
Willona Anatta
Bodoh, willona bodoh, astaga will kenapa lo lakuin itu coba.
Willona Anatta
Haishh muka gue mau di letak dimana coba, astaga ya tuhan saya malu banget. Mana gue tadi dengan percaya dirinya nunjukin video lucu ke mas stev, terus dengan pintarnya gue masuk ke kamar dia.
Willona Anatta
Astaga gue beneran cari mati, aduh gue takut lihat tatapanya itu, dari makan malam dia natap gur terus tatapannya pas lihat gue salah masuk kamar serem banget.
Willona Anatta
Ehh Handphone gue mana yah! (meraba kantong piayamanya).
Willona Anatta
Astaga handphone gue kemana!?
willona pun panik saat hp nya tidak ada pada genggamannya ataupun kantong piayamanya dan tak lama kemudia dia tersadar.
Willona Anatta
Mampus gue!!
Stev El Bastara
(memandangi handphone yang ada di meja sebelah kasurnya)
Suara ketukan pintu menggema di dalam ruangan itu.
Pintu pun terbuka memeperlihatkan sesosok yang saat ini berdiri sambil menunduk.
Willona Anatta
Maaf mengganggu mas, saya mau cari handphone saya yang mungkin ketinggalan di kamar mas (ucapnya sambil terbata bata)
Stev El Bastara
Ini? (menunjukan sebuah ponsel di tanganya)
Willona Anatta
Ehm, boleh saya ambil mas? Maaf saya kelupaan tadi (ucapnya sambil ketakutan setengah mati).
Stev El Bastara
(menyerahkan ponsel tersebut).
Willona Anatta
(menerimanya).
Willona Anatta
Terima kasih mas, maaf yah karena saya kelupaan jadi ganggu mas.
Stev El Bastara
Lain kali jangan sembarangan letak barang kamu, kalau hilang kamu sendiri yang repot (kemudian menutup pintu).
Willona Anatta
Astaga!! (terkejut).
Willona Anatta
Kalau bukan atasan gue udah gue bejek bejek lo, ihh ngeselin deh namanya juga lupa. Setiap manusia pasti punya yang namanya sifat lupa seperti dia gak pernah aja.
Willona Anatta
Ihh ngeselin banget sih, udah tatapanya datar banget lagi kan gue jadi gak fokus mau ngomongnya.
Stev El Bastara
(Memandangi pemandangan kota).
Stev El Bastara
Hufttt, gue juga capek (lirihnya sambil mendongakan kepalanya).
Stev El Bastara
Agrhhh sial!!
Nayana Leandra
Gimana will?
Willona Anatta
Ya bagus mbak.
Nayana Leandra
Ishhh kamu mah, bagus-bagus aja dari tadi.
Willona Anatta
Yah willona bingung mbak mau jawab apa, karena memang bagus jadinya willona bilang bagus.
Nayana Leandra
Masa sih, sebenernya mbak gak pede buat pake ini, tapi karena kamu bilang bagus jadinya mbak lega deh.
Willona Anatta
Mbak pakai apa aja bagus kok, jadinya nggak usah insecure gitu deh mbak.
Nayana Leandra
Ihh kamu mah bisa aja.
Nayana Leandra
Mbak merasa sih kayak gimana gitu, jadinya mbak minta pendapat kamu dong.
Nayana Leandra
mbak takut terlihat aneh aja di mata karyawan lainnya terlebih lagi pak stev.
Willona Anatta
Kalau ceritanya lari kemari jadinya gue bingung mau bilang apa kan (batinya).
Yara kallara
Ehhh willona, ketemu lagi kita (sapanya).
Willona Anatta
Ehh iya yar hehehe.
Yara kallara
Udah dari tadi will? Soalnya gue baru lihat lo nih.
Willona Anatta
Nggak kok, baru aja kok mungkin kira kira 10 menit lah gue udah disini.
Yara kallara
Ehh sama siapa ini? Temen lo will?
Willona Anatta
Ehh iya,kenalin ini mbak Naya, temen sekantor gue. Dan ini temen willona mbak namanya yara.
Yara kallara
Yara (mengulurkan tangan).
Nayana Leandra
Naya (membalas uluran tangan yara).
Nayana Leandra
Udah kenal lama will?
Willona Anatta
Udah mbak, dari kecil kami udah saling kenal.
Nayana Leandra
Ohh lama juga yah.
Nayana Leandra
Ohh yah will, mbak duluan yah ada urusan sedikit nih. Tiba tiba pak stev nyuruh mbak ngirim file penting mana mbak gak bawa laptop lagi.
Willona Anatta
Ehh iya mbak.
Nayana Leandra
Kalau mbak gak lama nanti mbak balik lagi, ini mbak bayar aja yah sekalian sama punya kamu.
Willona Anatta
Ehh nggak usah mbak, punya saya biar saya aja yang bayar.
Nayana Leandra
Nggak papa, mbak nggak enak sama kamu, tadi mbak yang ngajak kamu kemari terus mbak malah pergi karena ada urusan mendadak dan kita gak bisa makan bareng jadinya.
Willona Anatta
Tapi ngerepotin mbak.
Nayana Leandra
Nggak papa, sesekali.
Nayana Leandra
Saya bayar ini semua sekalian punya willona dan makanan saya di take away aja ya.
Yara kallara
iya baik, saya siapakan yah.
5 menit kemudian yara kembali mambawa pesanan yang akan di take away.
Yara kallara
Kemana dia will?
Willona Anatta
Sebentar lagi balik kok.
Dan tak lama naya pun kembali.
Yara kallara
Ini pesanannya (menyerahkan pesanan yanh di take away).
Nayana Leandra
Terima kasih.
Nayana Leandra
Mbak duluan yah will, maaf yah.
Willona Anatta
Nggak papa mbak, makasih juga atas traktiran mbak.
Nayana Leandra
Iya, duluan yah.
Naya pun keluar dari cafe tersebut.
Yara kallara
Udah lama kenal wil?
Willona Anatta
Baru beberapa bulan sih, dia yang nawari kerjaan ke gue, orangnya baik kan, gue segan sama dia belum lagi nih malah bayarin makanan gue.
Yara kallara
Ternyata dia baik yah.
Comments