Episode 12

Yara kallara
Yara kallara
Lo gila yah will! Lo beneran nikah sama-
Willona Anatta
Willona Anatta
yara, shhh janga terlalu kuat kuat ngomongnya.
Yara kallara
Yara kallara
Lo beneran will, nikah sama dia? Lo tai dia siapa kan will, dan juga dia atasan lo juga kan.
Yara kallara
Yara kallara
Lo gak hamil diluar nikah kan?
Willona Anatta
Willona Anatta
Idih amit-amit yah yar, gak ada gue hamil diluar nikah ya.
Yara kallara
Yara kallara
Siapa tau kan kayak cerita-cerita dimana dua orang terjebak karena ONS dan akhirnya menikah karena hamil.
Willona Anatta
Willona Anatta
Kebanyakan baca novel lo.
Yara kallara
Yara kallara
Yakan siapa tau (mengerucutkan bibirnya).
Yara kallara
Yara kallara
Sejahtera yah hidup lo nikah sama orang besar kayak dia, banyak duit yang gak bakal habis tujuh turunan juga keluarganya terpandang, siapa sih yang gak kenal sama keluarganya.
Willona Anatta
Willona Anatta
Tapi gak ada yang mudah yar, dari ucapan lo aja itu udah salah semua.
Willona Anatta
Willona Anatta
Menikah sama pak stev itu gak semudah seperti yang lo ucapin. Ini bukan di dunia novel yang punya ending bahagia.
Willona Anatta
Willona Anatta
Ending gue masih digantung, gue gak tau seterusnya bakal gimana.
Yara kallara
Yara kallara
Pantas waktu itu gue tanya lo nikah sama siapa lo gak kasih gue jawaban. Dan malah gue jadinya luoa juga buat nanya lagi sama lo.
Yara kallara
Yara kallara
Gimana caranya lo bisa sama dia will? apa kayak yang di novel-novel itu sih kaya mabuk lalu gak sengaja niduri sih gadis biasa.
Willona Anatta
Willona Anatta
Kebanyakan baca novel jadi gini lo.
Yara kallara
Yara kallara
Hehehe, ayo dong jelasin gimana caranya lo bisa nikah sama cowok tajir.
Willona Anatta
Willona Anatta
Awalanya gue ketemu sama orang tuanya waktu di desa, ternyata orang tuanya kenal sama nenek gue. Mereka juga bantu gue dalam biaya pengobatan nenek.
Willona Anatta
Willona Anatta
Dan disitu gue ingin ganti uang mereka tapi mamanya ingin gue nikah sama anaknya gue juga awalnya gak tau siapa anaknya, awalnya gue tolak karena gue gak kenal siapa anaknya dan gue lebih memilih bayar uang ganti biaya pengobatan walaupun itu bukan jumlah yang sedikit.
Willona Anatta
Willona Anatta
Mamanya terus nyoba rayu gue, sampai pada akhirnya pak stev datang ke desa karena dengar mamanya mau bunuh diri. Dan disitu gue terkejut kan ternyata anaknya adalah atasan gue dikantor.
Willona Anatta
Willona Anatta
Disitu mamanya tetep kekeh buat minta gue nikah sama pak stev, gue awalnya mau nolak dan mencoba cara lain agar mamanya gak bunuh diri. Dan pada akhirnya pak stev setuju untuk nikah sama gue buat hentikan mamanya yang ingin bunuh diri.
Willona Anatta
Willona Anatta
Dan disitu gue gak ada pilihan lagi selain setuju karena gue takut kalau mamanya beneran bunuh diri, dan disitu gue juga takut dengan pak stev karena dia atasan gue dan keluarganya adalah keluarga terpadang dan apa daya gue yang hidup yang kurang berkecukupan.
Willona Anatta
Willona Anatta
Nenek disitu juga setuju buat gue nikah sama pak stev dan dihari itu dan detik itu juga gue langsung nikah sama pak stev dengan seadanya aja. Dan selang seminggu malah nenek yang ninggalin gue pergi.
Yara kallara
Yara kallara
Lalu kenapa beritanya gak ada menyebar sama sekali tentang pernikahan lo?
Willona Anatta
Willona Anatta
Gue yang minta gak di publish yar, bukanya apa gue sadar diri dengan latar belakang gue yang sangat bertolak belakang dengan keluarga pak stev.
Yara kallara
Yara kallara
lalu kenapa lo masih kerja di kantor? Bukanya sekarang lo udah jadi tanggung jawab dia?
Willona Anatta
Willona Anatta
Sebenernya-
Willona Anatta
Willona Anatta
Sebenernya gue masih punya hutang ke orang. Gue hutang sama orang buat bayar pengobatan nenek dan bagaimana gue bayar hutang gue kalau gue gak kerja.
Yara kallara
Yara kallara
Bukanya tadi lo bilang biaya nenek ditanggung mereka kenapa lo punya hutang sama orang jadinya?
Willona Anatta
Willona Anatta
Hutang ini ada sebelum mereka datang yar, gue cukup tau diri biaya nenek yang mereka keluarkan sangat besar. Dan gak mungkin hutang ini juga minta buat mereka bayar.
Willona Anatta
Willona Anatta
Dan jalan satu-satunya adalah gue tetep kerja, walaupun gue kerja bareng pak stev kami berdua tidak lebih dari bawahan dan atasan.
Yara kallara
Yara kallara
Berapa hutang lo will? mana tau gue bisa bantu.
Willona Anatta
Willona Anatta
150 juta.
Yara kallara
Yara kallara
Whatt?
Yara kallara
Yara kallara
Banyak banget will, kalau segitu gue juga gak bisa bantu.
Willona Anatta
Willona Anatta
Itu sisa hutang gue sekarang, dan itu harus gue lunasin sampai akhir tahun nanti.
Yara kallara
Yara kallara
Gak semudah itu ternyata ya will, rupanya memang benar dunia nyata gak seindah dunia novel.
Willona Anatta
Willona Anatta
Yah, untuk saat ini gue masih aman dan gue juga udah bersiap jika suatu hari nanti gue didepak oleh pak stev.
Yara kallara
Yara kallara
Will (mengelus punggung willona).
Willona Anatta
Willona Anatta
Ini udah resiko yar, dan gue juga gak berharap lebih dengan pak stev. Sedari awal gue udah tau bagaimana endingnya.
Willona Anatta
Willona Anatta
Gue gak sepadan dengan dia yar, bagai langit dan bumi. Dia sempurna dan gue banyak kurangnya.
Yara kallara
Yara kallara
Will, gue jadi pingin nangis. Kenapa sih dari dulu gak pernah seneng hidup lo.
Willona Anatta
Willona Anatta
Sudah takdir yar, sebenernya udah gak sanggup tapi mau bagaimana lagi. Terkadang memang hidup itu gak adil.
Yara kallara
Yara kallara
Jadi lo nikah sama pak stev hanya karena mamanya yang minta dan juga pernikahan kalian biasa aja hanya mengucapkan sumpah pernikahan saja.
Willona Anatta
Willona Anatta
Ya, hanya itu.
Yara kallara
Yara kallara
Tapi pernikahan lo resmi secara negara juga kan will?
Willona Anatta
Willona Anatta
Resmi, karena nyonya stella ingin pernikahan kami sah secara agama dan negara.
Yara kallara
Yara kallara
Jadi gimana kehidupan rumah tangga lo will setelah menikah sama pak stev?
Willona Anatta
Willona Anatta
Ya mau bagaimana juga kami adalah dua orang asing yang saling bertemu, kami saling mengasih batasan.
Yara kallara
Yara kallara
lo tidur bareng gak?
Willona Anatta
Willona Anatta
(menggeleng).
Yara kallara
Yara kallara
Sebenernya udah gue duga cuma gue cuma mau mastiin aja.
Yara kallara
Yara kallara
Gue gak nyangka aja, sahabat gue tuba-tiba menikah. Dan yang tidak disangka-sangka itu adalah orang yang dia nikahi bukanlah orang sembarangan.
Yara kallara
Yara kallara
Makanya gue kaget waktu lo bilang udah nikah, karena di jari lo gak ada cincin.
Willona Anatta
Willona Anatta
Cincinnya gue kalungi.
Yara kallara
Yara kallara
Oh yah?
Willona Anatta
Willona Anatta
Ehmm, gue pakainya cuma waktu ketemu sama nyonya stella dan tuan sebastian aja.
Yara kallara
Yara kallara
Pak stev?
Willona Anatta
Willona Anatta
Gue rasa pak stev gak pakai, karena selama kerja gue gak pernah lihat di pakai cincinnya.
Yara kallara
Yara kallara
(mengangguk paham).
Yara kallara
Yara kallara
Semoga takdir lo dikemudian bahagia yah will, gue ingin lihat sahabat gue ini bahagia.
Willona Anatta
Willona Anatta
(terharu dengan ucapan yara).
Willona Anatta
Willona Anatta
Thanks yar, lo memang selalu ngertiin gue.
Yara kallara
Yara kallara
Karena gue sahabat lo.
.
.
.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Sudah selesai, kamu bisa bawa berkas ini ke devisi pemasaran.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Baik pak.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Maaf pak, saya ingin tanya.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
(melihat naya).
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Maaf pak, saya hanya ingin tau saja. Biasanya bapak akan menyuruh saya untuk menemani tamu yang berkunjung di perusaan juga termasuk keluarga bapak yang datang.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Kenapa bapak tiba-tiba menyuruh willona, saya hanya khawatir jika willona belum terlalu pandai dalam melayani tamu bapak karena dia masih baru.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Saya tau bagaimana willona pak, dia orangnya belum terlalu pandai berbaur dan juga masih malu-malu saya khawatir jika willona akan membuat kesalahan.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Sudah?
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Sudah pak, maaf saya lancang bertanya seperti ini.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Terserah saya ingin menyuruh siapa, dan kami sekretaris nayana leandra kamu sudah bekerja disini bertahun-tahun kamu seharusnya tau bagaimana saya bukan? (ucapnya datar).
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Maaf pak, saya hanya khawatir saja.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kekhawatiran kamu tidak diperlukan disini. Antar berkas itu sekarang juga dan sepertinya jawaban saya sudah cukup untuk menjawab rasa kekhawatiran kamu itu (jawabnya datar).
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Iya pak, sudah cukup. Saya minta maaf dan saya permisi pak.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Bagus, gunakan pengalaman kamu itu dengan baik jangan buat pengalaman kerja kamu selama bertahun-tahun ini akan berakhir.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Iya pak, saya permisi.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Sebelum itu, beritahu seluruh karyawan untuk berkumpul saya ingin rapat dadakan di lakukan.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Baik pak, saya akan mengumumkannya.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Saya permisi (membungkukan badanya).
Nayana pun keluar dari ruangan stev dan segera membuat pengumuman kepada karyawan lainnya tenyang rapat dadakan yang akan di adakan.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
NovelToon
.
.
.
.
NovelToon

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!