Rey dan Tomi sudah kembali ke Jakarta. Dan Tomi sudah mulai melaksanakan rencana mereka untuk mengakuisi perusahaan Ardian secara perlahan. Radit ingin perusahaan Ardian jatuh miskin. Terlilit hutang dan bangkrut, hingga merasa lebih baik mati daripada hidup penuh penderitaan dan malu.
Radit telah sampai di rumahnya. Dia masuk dan memanggil pelayan.
"Bik, dimana Alya?" tanya Radit.
"Non Alya lagi keluar tuan dengan temannya, non Bella." jawab pelayan.
"Kemana dia pergi?" tanya Radit lagi.
"Nggak tahu tuan, non Alya nggak ada bilang ma bibik." ucap pelayan.
"Terima kasih Bik," jawab Radit.
Radit naik ke atas melihat kamar Alya. Pintu kamar tidak terkunci, Radit masuk ke dalam.
Dia duduk diatas tempat tidur Alya. "Aku memiliki istri tapi seperti tidak memilikinya. Apa yang harus aku lakukan!!" ucap Radit prustasi. Dia teringat akan ucapan Tomi untuk mempertahankan rumah tangga nya.
"Aku sudah menikah dengan nya, aku adalah suaminya, jadi aku berhak atas dirinya. Ya Tomi benar, aku harus mempertahankan rumah tanggaku dengan caraku." Ucap Radit dalam hati.
"Suami?, istri yang pergi tanpa ijin suami. Apa dia pernah menganggap mu suami?" ucap hati Radit.
Radit mengambil telpon dan menyuruh anak buahnya mencari Alya. Lima menit kemudian anak buah Radit mengabarkan jika Alya pergi dan Bella sedang shopping di mall. Radit mengambil kunci mobilnya terus melaju menyusul Alya.
Alya asyik memilih baju di mall. Dia sedang mencoba beberapa gaun. Dia sudah membeli beberapa sepatu dan tas. Alya benar benar menikmati waktunya.
Radit samapai di mal dan melihat Alya. Dia langsung mendatangi Alya. Menarik nya dan membawa Alaya pulang. Alya marah dan meronta. Radit tidak ambil pusing. Dia terus saja menyeret Alya masuk ke dalam mobilnya. Alya memaki dan menggigit tangan Radit. Radit tidak menghiraukan nya. Bella hanya bisa menonton tanpa berniat menolong Alya. Dia kenal betul dengan Radit.
Radit mengemudikan mobilnya dengan sangat kencang. Alya yang awalnya meronta dan memaki Radit kini diam, karena ketakutan. "Radit memang gila, awas nanti kalau sudah turun aku akan menghajarnya." ucap Alya dalam hati.
Begitu sampai di rumah, Alya akan membuka pintu mobi. Tapi pintunya masih dikunci oleh Radit.
"Buka, cepat buka!" teriak Alya pada Radit.
"Buka..."
Radit diam dan memandang Alya sangat tajam. Matanya sudah bersiap menerkam Alya. Sebenar Alya takut tapi dia tetap berusaha melawan.
"Kau jangan lupa, kau hanya pelayan disini. Cepat buka!" ucap Alya ketus.
Radit seketika murka dan wajahnya merah padam mendengar ucapan alya. Radit turun dari mobil, membuka pintu Alya dan menariknya turun dengan kasar.
Radit menarik paksa Alya, hingga dia terseok Seok, karena Radit berjalan dengan sangat cepat. Alya terus saja meronta.
Begitu sampai di dalam rumah Radit melepaskan genggamannya dan melemparkan Alya ke sofa.
Radit memandangnya dengan sorot mata tajam dan penuh amarah. Alya ketakutan dan bergerak mundur di sofa.
"Kau bilang apa! Pelayan!! Ya, aku memang pelayan. Asal kau tahu pelayan ini adalah suamimu!" ucap Radit berteriak meluapkan semua emosinya.
Radit masih memandang Alya dengan tatapan penuh amamrah. Alya tertunduk takut.
"Kenapa diam!!! Mana kesombonganku tadi hah!!"
Alya masih diam membisu.
"Mulai saat ini kemanapun kau pergi, harus dengan seijinku. Ingat itu!!"
"Kenapa kita tidak bercerai saja! Aku akan memberikan sebagian harta papa padamu jika kau mau bercerai denganku!" ucap Alya.
Radit memandang Alya lagi. "Aku akan menceraikanmu setelah kau berusia dua puluh lima tahun. Masalah perusahaan papamu, kau tenang saja, aku tidak akan mengambilnya walau seperpun. Jika kita bercerai sekarang seluruh harta kekayaanmu akan diberikan kepanti asuhan.Jika kau mau, silahkan ajukan perceraian sekarang." ucap Radit meninggalkan alya sendiri.
Alya menangis sedih. "Bagaimana aku melewati dua tahun ini bersama pria kaku dan kejam seperti Radit."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Nia Nara
Alya kasar, Radit tdk sabar
2025-03-08
0
Radiah Hassan
Lanjut
2024-10-02
1
Wati_esha
Kau ingin orang baik padamu? Ya kau berbuat baiklah pada orang itu Alya!
2023-08-27
2