Bab 5

"Mau pulang bareng?" Aaron tersenyum ke arah Elena membuat hati gadis itu meleleh seketika. Bagaimana tidak? Ia di senyumin sama cowok yang paling ganteng di sekolahnya.

"Dia bakalan pulang sama gue" Medina menarik tangan Elena dan membawanya pergi begitu saja dari hadapan Aaron. Cowok itu berlari kecil mengejar langkah kaki dua gadis yang sedeng berjalan menuju pintu utama.

"Medina, bentar" Elena berbalik menatap Aaron yang ikut berhenti kala langkah kaki gadis di hadapannya itu tertentu juga. "Kayanya aku pulang bareng Medina dulu, gapapa?" tanya Elena

Aaron tersenyum lembut ke arah Elena dan mengusap rambut gadis itu perlahan. "Okey, tapi kamu hati-hati ya" ucap Aaron. Elena mengangguk patuh dan kembali melangkah bersama Medina untuk keluar dari area sekolah.

"Kenapa nyeret gue kesini?" tanya Elena saat kedua wanita itu berdiri di sebuah taman yang luas dan tak jauh dari area sekolah.

"Lo harus ngejelasin ke gue bagaimana bisa keluarga lo sampe bangkrut gitu. Gak mungkin kan itu terjadi secara tiba-tiba? Kaya ada yang aneh" ucap Medina

"Sejujurnya gue juga ngerasa gitu tapi gue beneran gatau apa-apa" ucap Elena

"It's okey kalau lo butuh bantuan gue ngomong aja" ucap Medina

"Thanks ya" Elena tersenyum ke arah Medina kemudian menatap lurus. Tatapannya tertuju pada satu titik dimana sosok manusia seolah sedang memantau dirinya dan juga Medina.

"Medina" panggil Elena tanpa mengalihkan pandangannya.

"Ada yang lagi mantau kita" ucap Elena membuat Medina langsung menatap ke arah yang dituju Elena. Hilang. Gak ada siapapun disana.

"Lo liat apa? Ga ada siapapun disana" ucap Medina.

"Dia udah pergi"

"Lo salah liat mungkin" ucap Medina meyakinkan Elena. "Mungkin orang biasa yang lagi lewat. Udah gausah nething gitu ah" Elena beranjak dari duduknya membuat Medina mendongak.

"Pulang yuk" Elena dan Medina berjalan beriringan menuju mobil Alphard milik Medina yang berada di sebrang jalan.

"Lo mau langsung pulang ke rumah atau mau ke rumah gue dulu?" tanya Medina

"Langsung ke rumah gue aja" Medina meminta supirnya untuk mengantarkan mereka berdua menuju kediaman Elena.

...Room chat...

Aaron

Udah sampe di rumah?

^^^Elena ^^^

^^^Ini lagi perjalanan pulang^^^

Aaron

Hati-hati ya, kalau udah sampe kabarin

"Lagi chat sama Aaron?" tanya Medina yang hanya dijawab deheman oleh Elena. "Lo gak kasih tau dia soal masalah ini?" tanya Medina membuat Elena langsung meletakkan ponselnya.

"Belum waktunya dia tau. Gue mau cari tau dulu sebenernya apa yang udah terjadi karena gue ngerasa janggal sama semuanya" ucap Elena

"Tapi kalau dia tau mungkin dia bisa bantu lo" ucap Medina yang ada benarnya juga.

"Lupain soal gue. Sekarang lo" ucap Elena membuat Medina mengernyitkan keningnya. Kenapa jadi tiba-tiba dia? Memangnya dia kenapa?

"Gue? Emang gue kenapa?" tanya Medina

"Felix keliatannya suka sama lo deh" ucap Elena membuat Medina mendengus sebal. "Gausah bahas soal itu" ucap Medina membuat Elena tertawa seketika melihat wajah sahabatnya yang langsung berubah saat mendengar nama Felix disebutkan.

"Emang apa yang salah sama Felix? Dia baik kok menurut gue" ucap Elena

"Dia itu nyebelin sekaligus tukang rese' jadi stop bahas soal Felix" ucap Medina

"Awas nanti ujung-ujungnya lo yang kecintaan sama dia" ucap Elena sembari tertawa membuat Medina semakin mendengus sebal.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!