Fahri dan Alira duduk dan menyantap sarapan yg sudah di siapkan bi Ina,, sedangkan bi Ina yg sedang berdiri tidak jauh dari mereka hanya terdiam sambil sekali kali melirik ke arah Fahri juga Alira sambil berbicara dalam hati...
"gimana den Fahri ngga serakus itu kalau bodi istrinya seperti gitar spanyol gitu..
gumam bi Ina sambil melirik Alira...
selesai sarapan Fahri dan Alira langsung berangkat ke kampus,, kemudian Fahri menurunkan Alira di tempat biasa karna itu permintaan Alira..
"kamu bisa sendiri,,? tanya Fahri di saat Alira sudah berdiri di samping mobilnya..
"ya bisa,, kalau ngga bisa memangnya mas mau ngapain,,,? tanya Alira..
"ya udah kalau gitu,, Fahri berkata dan langsung melaju memasuki area kampus...
sampainya di parkiran Fahri memilih untuk tetap duduk di dalam mobil,, dia menunggu Alira karna dia lupa memberika sesuatu kepada Alira,, dia melihat lihat ke arah gerbang kampus mencari cari Alira sambil berkata...
"ko lama bangat sih,,? apa jangan jangan dia kenapa napa,,? tanya Fahri pada dirinya sendiri...
karna merasa hawatir akhirnya Fahri memilih untuk menyusul Alira, tapi belum sempat dia keluar dari dalam mobil,, dia melihat Alira sudah muncul di depan gerbang kampus,, Fahri yg melihatnya tidak jadi turun dari mobilnya dan dia langsung mengambil ponsel di dalam sakunya kemudian mengirim pesan kepada Alira...
*ke sini bentar,, aku mau kasih sesuatu..pesan Fahri..
*aku takut mas di lihat yg lain.. balas Alira...
kemudian Alira terus berjalan ke dalam gedung kampus tanpa melirik Fahri..
"ni salepnya,, di olesin terus biar cepat sembuh...
bisik Fahri dari arah blakang sambil memasukan salep ke dalam tas Alira yg membuat jantung Alira hampir lompat dari dalam rongga dadanya,, dan setelah itu Fahri berlalu meninggalkan Alira yg masih tegang di tempatnya...
"untung saja ngga ada yg liat.. gumam Alira setelah dia melihat ke samping kiri dan kanannya,, tapi tanpa dia sadari ternyata Sifa melihatnya dari arah belakang sana..
"ada apa dengan Alira sama ka Fahri,, aku harus nanya ngga ya,,,? sudah ah,, nanti aja aku nanyanya.. gumam Sifa dalam hati..
setelah itu Sifa langsunh melangkah menuju Alira yg masih berdiri di tempatnya itu..
"hay seksi,, ngapain lo bengong di situ,,,?
di sambar kolor ijo baru tau rasa lo,, hehehehehe.. kata Sifa sambil tertawa..
"apaan si lo,,,? bikin kaget aja tau ngga,,? jawab Alira..
"ayo kita pergi,,,! ajak Sifa sambil menarik lengan Alira..
"lira,, panggil Sifa sambil memandang Alira dari atas sampai bawah....
"hmmmm.. jawab Alira..
"lo cantik bangat hari ini,,? dan karna hari ini lo sangat cantik jadi aku ingin memberikanmu ini.. kata Sifa sambil memberikan setangkai mawar putih untuk Alira dan Alira langsung mengambilnya sambil tersenyum...
hari itu Alira terlihat sangat cantik dengan dres putih tanpa lengan di atas lutut yg sangat pas di badannya...
"aku tu ngga perlu di puji,, walaupun ngga di puji aku tau ko aku cantik dan mempesona..
Alira berkata sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah sifa...
"ih najis lo,, kata Sifa dan mereka berdua langsung tertawa bersamaan...
tapi tiba tiba langkah mereka tertahan di saat melihat teman teman mereka yg sedang duduk di kursi taman sambil mengobrol,, dengan segera mereka langsung melangkah mengampiri teman teman mereka ke taman..
sampainya di taman tiba tiba mereka saling menatap karna mereka melihat ada Fahri dan teman temannya yg duduk ngga jauh dari teman teman mereka...
"hay,, Sifa berteriak sambil melambaikan tangan ke arah teman temannya sambil menarik tangan Alira..
"sini sini,,,! balas Amel dan Ara..
sedangkan Fahri dan teman temannya menatap Alira dan Sifa tanpa berkedip karna melihat kecantikan Alira,, dan akhirnya teman taman Fahri pun membuka suara...
"cantik bangat tu cewek,, apalagi bodinya,, huhh seksi bangat.. kata Anton sambil menatap Alira dengan tatapan mesumnya...
"iya iya benar,, semua cowo cowo di kampus ini sangat mengagumi tu cewe... sambung Rian dan yg lainnya...
sedangkan Fahri hanya terdiam tanpa expresi sambil terus menatap Alira...
"aduh seksi,, kita di tatap sama oppa oppa korea dan sekutunya,, kata Sifa kegirangan...
"ngga usah GR lo,, balas Alira sambil terus melangkah menghampiri teman temannya...
Agus yg melihat Alira langsung berdiri dan mendekati Alira sambil berkata..
"waaaao,,, kamu cantik bangat,, kata Agus sambil menatap Alira dari atas sampai bawa dan tiba tiba jitakan Alira mendarat di kepalanya...
"kotok,,, jitakan Alira mendarat di kepala Agus...
"aduuuuh Alira,, sakit tau,, gerutu Agus sambil mengusap kepalanya sendiri..
"aku tau aku cantik,, tapi kamu ngga usah natap aku kaya gitu,, ketus Alira..
"kenapa emang,,? jawab Agus..
"aku ngga suka tatapan mesum kamu tau...
"beb,,, aku yakin hari ini siapapun yg menatapmu pasti mesum.. kata Amel dan serempak mereka tertawa bersamaan..
"hahahahahaha...
"tunggu tunggu,, ngomong ngomong kenapa kalian di sini,,,? tanya Sifa..
"semua dosen lagi rapat,, jadi kita bersantai aja di sini.. jawab Ara..
"oooooh gitu,, sambung Sifa..
dan tiba tiba mereka semua di kagetkan dengan suara yg memanggil nama Fahri..
"Fa,, Fahri... teriakan Bella dari arah sana...
dan mereka semua langsung berbalik dan menatap ke arah Bella,, sedangkan Bella dia langsung melangkah menuju Fahri dan teman temannnya dan duduk di sebelah Fahri sambil menggandeng lengan Fahri manja dan berkata...
"semalam kamu kemana Fa,,? tanya Bella..
"iya Fa,, kamu kemana semalam,,,? dari tadi kita lupa nanyain.. sambung Anton dan yg lainnya...
"kita cari lo kemana mana tapi ngga ada.. tambah Bella..
"aku merasa pusing dan memilih pulang..
"oooo gitu,,,,? sambung Bella....
"sukurlah dia langsung pulang,, di rumahnya kan cuma ada orang tuanya,, ngga mungkin dia macam macam,, aku pikir dia kelayapan mencari mangsa.. gumam Bella sambil mengembangkan senyum liciknya..
Alira yg melihat Bella menggelayut manja di lengan Fahri dari tadi merasa ngga tahan dan beranjak dari tempat duduknya...
"mau ke mana lir,,,? tanya Sifa yg dari tadi memperhatikan Alira..
"aku mau ke toilet bentar.. jawab Alira sambil berlalu meninggalkan teman temannya..
setelah kepergian Alira,, Fahripun pamit ke toilet dan membuat Sifa makin penasaran dan curiga,, setelah Fahri melangkah pergi,, akhirnya Sifa memutuskan untuk menyusul mereka...
"kalian di sini dulu ya,,,? aku mau nyusul Alira,, kata Sifa ke teman temannya dan langsung pergi meninggalkan teman temannya...
Fahri melangkah menyusul Alira karna dia tau Alira marah melihat Bella yg menggandeng lengannya,, sampainya di sana dia memilih untuk menunggu Alira di luar toilet cewek yg bersebelahan dengan toilet cowok...
sedangkan Sifa yg sedang melangkah menuju toilet langsung keget setelah melihat Fahri yg berdiri di pertengahan toilet cewek dan cowok seperti sedang menunggu seseorang..
akhirnya dia mengintip dari balik dinding,, tidak berapa lama tiba tiba dia melihat satu pintu dari toilet cewek tebuka dan yg keluar dari sana adalah Alira..
dan yg membuat Sifa tambah kaget karna dia melihat Fahri dengan cepat mendorong Alira kembali masuk ke dalam toilet kemudian pintunya tertutup...
Sifa yg kaget langsung menutupi mulutnya yg terbuka dengan ke dua tangannya sambil berbicara dalam hatinya...
"apa yg terjadi ini,,,? tanya Sifa kaget tak percaya dengan apa yg dia lihat...
sedangkan di dalam toilet Fahri sudah memegang kedua tangan Alira dan menyandarkannya ke dinding sambil berkata..
"Alira, kamu kenapa,,? kamu marah,,? tanya Fahri yg sudah memepet Alira ke didinding..
"mas,, apa paan kamu ini,,,? kalau di liat yg lain gimana,,? kata Alira..
"ngga ada orang di luar,, jawab Fahri santai..
"ya aku marah,,,aku ngga suka melihat Bella menggandeng mas kaya gitu,, tapi aku lihat kayanya mas senang senang aja tu...
ketus Alira sambil melirik Fahri yg sudah terkekeh...
"kenapa tertawa,,? tanya Alira kesal..
"kamu cemburu ya,,? tanya Fahri mengejek Alira sambil melepaskan tangan Alira..
"ah tau ah,, aku mau pergi.. Alira berkata sambil mendorong Fahri dan menarik pintu kemudian keluar..
tapi Alira baru melangkah beberapa langkah Fahri sudah menyusulnya dan karna Fahri melihat suasananya sepi,, dengan segera dia meraih lengan Alira dan langsung ****** bibir Alira dengan rakusnya...
Alira sangat kaget dengan apa yg di lakukan Fahri, tapi tidak berapa lama akhirnya dia pun terbuai dan langsung membalas ****** Fahri tanpa mereka sadari Sifa hampir pingsan melihat apa yg mereka lakukan...
karna hampir kehabisan nafas,, Alira mendorong dada bidang Fahri sampai Fahri tersandar di dinding,, kemudian Alira dengan nafas yg ngos ngosan berbalik dan berlari meninggalkan Fahri yg tidak kalah ngos ngosan...
Sifa yg ada di balik dinding dan melihat semua itu terkejut bukan main dan dia yg melihat keganasan Fahri terhadap Alira begitu kagetnya sampai dia tidak bisa mengatur nafasnya sendiri...
"apa mereka pacaran,,,? tanya Sifa sambil mengelus ngelus dadanya dan mengatur nafasnya yg sangat memburu seperti orang yg baru selasai lari memutar lapangan 20 kali..
setelah dia merasa sudah bisa mengontrol pernapasannya,, dia kembali melangkah menuju taman untuk menyusul Alira dan yg lainnya...
sedangkan Fahri yg tersandar di diding sudah sangat tegang setelah apa yg dia lakukan tadi,, dia merasakan Fahri kecil sudah mulai bangun,, akhirnya dia cepat cepat masuk ke toilet untuk mencuci mukanya yg sudah memerah dan berkeringat itu...
"siaaaaal,,,, kenapa bisa bangun hanya karna ****** bibirnya sih..? gerutu Fahri di depan kaca di dalam toilet..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 130 Episodes
Comments
Nty🍎
masa ke kampus pakaiannya terbuka, agak tidak sopan keliatannya😬
2025-01-19
0
Alvika cahyawati
ya benar d kampus ada sifa y lihat dan d rumah ada si bibi y lihat
2024-06-26
1
drmh bibi... di kampus Sifa
slalu ada saksi mata 🤭
2023-11-12
0