setelah bi Ina pergi, tinggal Alira dan Fahri yg ada di dapur,, Alira menggoreng ayam tanpa perdulikan Fahri dan Fahripun hanya terdiam sambil sekali kali mencuri pandang ke Alira,, sambil menatap Alira dalam diam Fahri berfikir dan berkata kata dalam hatinya...
"ngga,,, aku ngga bisa menceraikan dia,, aku ngga bisa kehilangan dia,, mau brapa kali aku harus menikah,,,? aku ngga mau menikah lebih dari satu....
dan selesai memasak Alira pun langsung menyajikan makanan di atas meja,, sedangkan Fahri yg sudah duduk sedari tadi hanya menatap makanan yg ada di meja tanpa berkata apa apa dan kemudian mereka berdua langsung makan....
dan di saat baru selesai makan,, tiba tiba ponsel Fahri berdering yg ternyata itu panggilan telfon dari Anton temannya,, dengan segera Fahri langsung mengangkatnya...
("halo ton ada apa,,? tanya Fahri setelah mengangkat telfonnya....
("Fa,,, jam 9 kita tunggu di tempat biasa ya,,,? kata Anton....
("oke,,, jawab Fahri dan langsung memutuskan sambungan telfonnya...
tempat biasa yg di maksud Anton itu adalah bar besar dan terkenal yg ada di jakarta yg mereke sering datangi...
dan setelah itu Fahri langsung melangkah menuju kamar untuk bersiap siap sedangkan Alira sedang membereskan meja makan kemudian dia memilih untuk jalan jalan ke luar rumah mencari udara segar,, dan karna merasa kedinginan Alira segera menutupi kepalanya dengan topi switer yg dia kenakan,, sambil melangkah Alira bertanya tanya dalam hatinya...
"mau kemana dia,,? siapa sih yg nelpon dia,,,?....
sedangkan di dalam kamar Fahri yg sudah selesai bersiap siap langsung turun dari kamarnya dan dia melihat Alira yg baru masuk rumah,, karna merasa penasaran akhirnya Fahri pun bertanya......
"dari mana kamu,,,? tanya Fahri sambil menatap Alira tapi Alira malah cuek dan berjalan melewatinya...
"Aliraaaa,,! aku nanya,,! kamu dengar ngga sih,,,? tanya Fahri kesal dan Alira tetap pada prinsipnya untuk tetap diam...
Fahri tambah merasa kesal dan dia langsung menghampiri Alira dan menarik lengan alira sedikit kasar yg membuat Alira langsung berbalik dan tersandar di dada bidangnya...
"mau sampai kapan kita kaya gini,,,,?
aku ni suami kamu lo,, bukan musuh kamu yg kamu cuekin kaya gini,,, kata Fahri...
"trus aku ni apanya kamu,,,? aku ini istri kamu apa bukan sih,,,? kamu pergi dan pulang sesuka hati kamu,, kamu ngga perna ngertiin perasaan aku,,, jawab Alira dengan suara yg sudah bergetar karna menahan tangis....
"kamu pergi dan pulang dengan bibir yg sudah terluka,, perna ngga kamu berfikir bagaimana perasaan aku melihat semua itu,,,?
"aku terlukaaaaa,,,!
"aku menangis semalaman karna ngga sanggup membayangkan apa yg terjadi antara kamu sama wanita itu sampai bibir kamu terluka seperti itu...
"kamu egoiiiis...! Alira berkata panjang lebar dengan berlinang air mata yg membuat Fahri langsung tersentuh dan merasa bersalah kemudian Fahri pun membuka suaranya...
"ngga ada apa apa yg terjadi antara aku dan dia Alira,, aku menganggap dia cuma sebatas teman,, dan dia mencium aku secara tiba tiba dan aku langsung menolaknya,, tapi dia dengan cepat langsung menggigit bibir aku,,, jelas Fahri...
setelah mendengar penjelasan Fahri Alira langsung menatap mata Fahri dengan air mata yg sudah membasahi wajahnya,, dia mencari kejujuran dari mata yg dia tatap dan dia melihat kejujuran di mata yg sedang menatapnya itu...
akhirnya Alira pun luluh dengan penjelasan Fahri,, amarahnya sudah menghilang seketika di saat dia menatap wajah tampan itu,, kemudian sambil menghapus air matanya Alira pun bertanya...
"trus mas mau ke mana,,,? kenapa ngga ajak aku,,,? tanya Alira....
"aku mau ke bar sama Anton dan yg lain,, kamu mau ikut ke sana,,,? tanya Fahri dan segera Alira langsung menggelengkan kepalanya....
"kalu gitu kamu istrahat saja,,! tunggu aku pulang aku ngga akan lama... kata Fahri kemudian dia mengangkat wajah Alira dengan kedua tangannya dan Alira yg sudah mengetahui maksud dari suminya itu langsung memejamkan mata dan setelah itu Fahri langsung mencium bibir Alira dengan rakusnya dan tidak lama Alirapun langsung membalas ciuman suaminya itu...
Alira tidak dapat menolak,, karna diapun sudah sangat merindukan ciuman itu dan setelah mereka beradu bibir sampai hampir kehabisan nafas,, akhirnya Fahri melepaskan Alira dan menatapnya kemudian berkata...
"aku minta maaf atas semuanya,, kata Fahri...
Fahri sadar bahwa dia sudah jatuh cinta terhadap istrinya dan dia ngga tahan di cuekin seperti itu,, tapi dia tidak mengungkapkan cintanya dengan kata kata karna kenyataannya dia pria yg tidak pandai dan tidak bisa mengumbar kata kata cinta...
"aku pergi dulu,, tambah Fahri dan Alira hanya mengangguk tanpa bersuara...
Fahri yg sudah melangkah dan hendak keluar pintu itu kembali menghampiri Alira yg hendak menuju kamar tamu dan dia langsung meraih tangan Alira sambil berkata...
"tidur di kamar kita,,! kembalikan semua barang2 kamu dari dalam kamar tamu,,! kata Fahri...
dan setelah itu Fahri langsung melangkah keluar dari rumah dan melajukan mobilnya menuju bar tempat mereka janjian...
sesampainya di bar Fahri melihat sudah ada Anton dan teman2nya yg lain,, kemudian Fahri pun ikut bergabung,, mereka memesan minuman dan mulai minum dan tiba tiba ponsel Anton berdering dan itu panggilan masuk dari Bela...
Bela menghubungi Anton karna dia ingin menanyakan keberadaan Fahri,, soalnya Fahri tidak pernah menjawap telfonnya setelah kejadian malam itu dan Anton adalah sepupu Bela yg selalu comblangin Bela dan Fahri sejak dulu tapi tidak perna di respon oleh Fahri..
("ton,, lagi di mana,,,? tanya Bela setelah Anton menjawab telfonnya...
("lagi di tempat biasa,, jawap Anton dan Bela sudah tau tempat biasa yg di maksud oleh Anton...
("ada Fahri juga,,,? tanya Bela bersemangat...
("iya ada,, jawap Anton...
("aku ke sana ya,,? kebetulan ada dua teman cewek aku dari Amerika tadi siang,, biar ku ajak siapa tau kamu bisa dekati,,, kata Bela...
("ok...ok... jawab Anton bersemangat...
setelah mengakhiri obrolannya dengan Anton Bela langsung tersenyum licik karna dia merencanakan sesuatu yg gila,, dan setelah itu dia langsung menatap ke dua temannya sambil berkata....
"hay kawan,, kita ke bar yuk,,! ajak Bela kepada kedua temannya yg baru datang dari Amerika itu...
"ayo,,,ayo,,,! tapi ada yg bisa di makan ngga,,,? tanya kedua wanita itu dengan senyum mesumnya....
"adaaaaa,, kalian tenang aja,, tapi kalian bawa itu ngga,,,? karna aku ingin memiliki pria yg amat aku cintai malam ini... kata Bela...
"bawa dong,, ini yg baru loh,, efeknya sangat dasyat dan jangka panjang,,! kata salah satu teman Bela yg bernama Alexa sambil memberikan botol yg berukuran kecil yg baru dia ambil dari dalam tasnya kepada Bela..
"maksud lo,,? tanya Bela kurang faham...
"gini sayang,, kalau yg biasa setelah tumpah,, reaksinya langsung habis,, tapi yg ini,, apabila laki2 itu meminumnya dan kalian melakukannya berarti dia akan candu dengan tubuhmu selamanya,,,...
"dia ngga akan tertarik sama wanita lain,, asalkan kamu pastikan setelah dia meminumnya dia melakukannya denganmu jangan sampai sama yg lain,, nanti kamu ngga akan pernah menarik di mata dia selamanya,, hehehehe.... jelas Monika salah satu teman Bela sambil tertawa..
"iya,, karna kalu sampai dia melakukannya sama orang lain,, berati dia akan candu kepada orang itu dan tidak akan tertarik denganmu walaupun kamu bertelanjang di depannya sekalipun,,,tambah Alexa.....
"ok,,, itu yg aku mau... jawab Bela dengan senyum liciknya...
setelah itu,, Bela berdandan dan memakai pakaian yg sesexi mungkin kemudian mereka bertiga melaju ke bar dengan penuh kegirangan dan senyum bahagia terutama Bela...
sesampainya di bar mereka langsung menemui Fahri dan ya lainnya yg sedang asik minum.....
"heloooo smuanya,,, sapa Bela dan membuat mereka semua menoleh termasuk Fahri...
"helooo,,, balas Anton dan teman temannya yg sudah menatap ke dua teman Bela...
"siapa ni bel,,,? tanya Rian salah satu teman Fahri...
"ini Monika dan ini Alexa,, kata Bela memperkenalkan teman temannya...
"haaaay,,, sapa ke dua perempuan itu kepada Fahri dan yg lainnya...
"hay Fa,,, sapa Bela manja kepada Fahri dan malah di cuekin oleh Fahri...
Alexa dan Monika yg melihat itu langsung tersenyum sinis,, karna buat mereka yg cuek cuek itu yg menantang,, setelah itu mereka mengobrol sambil tertawa,, dan Bela tidak pernah melepaskan tatapannya dari Fahri....
dan di saat mereka lagi asik asiknya mengobrol tiba tiba Fahri berdiri dan membuat mereka semua menatapnya dengan tatapan bingung...
"mau ke mana bro,,,? tanya Anton....
"ke toilet bentar,,, jawab Fahri,,,
"tapi abisin ini dulu,,! kata Anton sambil menyodorkan segelas minuman yg telah dia tuang kepa Fahri...
"nanti aku balik jawap Fahri sambil melangkah pergi dan Bela yg sedang menatapnya itu langsung tersenyum licik...
"wah kesempatan gue ni" gumam Bela dalam hatinya...
setelah Fahri pergi Bela langsung mendekati gelas minuman Fahri dan dia melirik kedua temannya dan memberi kode kepada mereka untuk terus mengobrol dengan Anton dan yg lainnya,, dan setelah merasa aman,, Bela dengan segera langsung memasukan obat yg sudah dia siapkan ke dalam minuman Fahri dan setelah itu dia kembali duduk di tempatnya...
dan tidak beberapa lama akhirnya Fahri pun kembali dari toilet dan duduk d tempat duduknya kemudian dia mengambil gelas yg berisi minumannya dan langsung meneguknya...
dan Bela yg melihatnya langsung mengembangkan senyum kemenangan dan dia segera menatap ke dua temannya yg sudah memberi jempol padanya...
tanpa mereka sadari Fahri melirik dan melihat tingkah mereka dan Fahri mulai curiga karna dia merasa badannya yg mulai panas dan menegang,, dengan segera dia mengambil ponselnya dan mencari tau gejala yg dia rasa melalui internet...
kemudian Fahri langsung terbelalak di saat mengetahui itu reaksi dari obat perangsang,, Fahri sangat emosi,, dia mengepalkan kedua tangannya sambil berkata dalam hatinya...
"kurang ajaaar,, dasar ******... gerutu Fahri dalam hati....
kemuadia Fahri merasa makin hari obat itu makin menguasai dirinya,, tapi dengan sekuat tenaga dia mencoba untuk mengendalikan dirinya dan bersikap santai seakan akan dia tidak merasakan apa apa,, kemudian Fahri mulai berfikir dan berkata kata dalam hatinya...
"aku harus pergi dari sini,, sebelum wanita ****** ini memanfaatka keadaanku...
setelah itu Fahri langsung beranjak dari tempat duduknya dengan tetap bersikap biasa saja dan membuat Bela langsung merasa bingung dan segera menatap kedua temannya yg juga sedang menatapnya dengan tatapan yg sama,, karna merasa penasaran akhirnya Bela pun bertanya...
"kamu pusing Fa,,? atau apa yg kamu rasakan,,? tanya Bela cari tau...
"aku ngga apa apa,, cuma aku mau ke toilet legi.....jawab Fahri...
"ooo ya uda,,, jawap Bela sambil berdiri mendekati Fahri dan memeluk lengan Fahri sambil berbisik...
"cepat kembali ya,,,!..
dan Fahri hanya mengangguk kemudian berlalu ke kamar mandi,, sampai di kamar mandi dia segera menelfon Refan asistennya untuk menjemputnya di depan bar...
dan setelah itu Fahri langsung keluar dan menunggu Refan di dalam mobilnya,,setelah hampir setengah jam menunggu akhirnya Refan pun sampai dengan menggunakan taksi karna Fahri yg menyuruhnya untuk tidak membawa mobil....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 130 Episodes
Comments
Erma Agustini
hadeh knp ceritanya harus d ulang ulang seh,,ber bab bab lagi🤦♀️
2023-10-26
5
Erma Agustini
hadeh knp ceritanya hrs d ulang lg seh,,ber bab bab lg..🤦♀️
2023-10-26
1
Rangga
p
2023-08-03
0