selesai meeting Fahri langsung pulang,, dan sesampainya di rumah dia langsung menanyakan Alira kepada salah satu pembantunya,,,...
"bi,,, Aliranya sudah pulang,,? tanya Fahri...
"belum den,, non Alira belum pulang,,, jawap bi Ira salah satu pembantunya,,...
"kemana wanita itu,,? apa dia sudah pulang ke bandung,,,? gumam Fahri dalam hati,, dan tiba tiba dia di kagetkan dengan suara dering di ponselnya dan ternyata itu panggilan masuk dari ibu Vivi,, ibu mertuanya...
("halo nak Fahri,, ini ibu,, suara ibu Vivi setelah Fahri menjawab telfonnya...
("iya bu,, jawap Fahri....
("Alira ngga apa2 kan nak,,,? soalnya ibu telfon dari tadi tapi tidak di angkat dan ibu jadi hawatir... kata ibu mertuanya...
("oooo iya bu dia lagi tidur mungkin kecapean,,, jawap Fahri berbohong karna dia tidak mau membuat mertuanya hawatir...
("ooo sukurlah kalau gitu,, begitu dulu ya nak,,,? soalnya ibu lagi masak ... kata ibu Vivi...
("iya bu,,, jawap Fahri dan langsung memutuskan sambungan telfonnya...
setelah itu Fahri langsung melangkah menuju kamarnya,, dia sangat pusing memikirkan Alira dan dia tidak tau harus mencarinya ke mana,, dan setelah berfikir selama beberapa menit akhirnya Fahri memutuskan untuk keluar mencari Alira walaupun dia belum tau ke mana dia harus mencari istrinya itu...
dan di saat dia sudah berada di lantai satu hendak melangkah menuju pintu,, tiba tiba pintu terbuka dan Alirapun masuk tanpa berkata apa apa...
"dari mana saja kamu,,,? tanya Fahri kesal...
"bukan urusan kamu,, jawap Alira tanpa menoleh dan terus melangkah naik ke kamarnya...
Fahri makin kesal dengan sikap keras kepala Alira itu dan dia langsung melangkah mengikuti Alira yg sudah berlalu darinya,,,..
"apa kamu bilang,,,? bukan urusan aku,,,? kata Fahri dengan nada yg sudah mulai naik di saat dia sudah berada di belakang Alira
"kamu anggap apa aku ini haaaa,,,? tambah Fahri dengan berteriak...
"kamu dan aku adalah dua orang asing yg di jodohkan dan di paksa untuk menikah,, kamu sendiri yg mengatakan kalau kamu ngga mengenal aku di depan wanita itu,, jadi untuk apa sekarang kamu nanya nanya aku,,,? kata Alira dengan nada kesalnya...
sebenarnya aku sudah terlanjur mencintaimu,, tapi kalau kamu bilang ngga kenal sama aku,, aku juga akan berusaha untuk melupakan dan menghapus rasa yg membuat aku jadi lemah kaya gini,,, kata Alira sambil berlinang air mata...
"deeeg,,,...
jantung Fahri berdetak tak menentu setelah mengetahui kenyataan kalau Alira punya perasaan cinta padanya...
"aku tidak mau sakit hati,, jadi aku memutuskan akan bicara dengan orang tua kita agar pernikahan kita yg terpaksa ini cepat di akhiri... kata Alira sambil menangis membelakangi Fahri...
"maksud kamu apa,,,? kamu kira mengakhiri sebuah pernikahan itu sesuatu hal yg bagus,,,? kamu mau jadi janda di umur segini,,,? tantang Fahri...
"bagus buat kamu biar bisa bebas dengan wanita wanita ****** di luar sana,, biar bisa peluk sana sini dasar laki2 murahan,,,!
teriak Alira dengan suara bergetar sambil berbalik menghadap Fahri dengan berlinang air mata...
"kamu kalau bicara jangan sembarangan,,
Bella itu bukan ****** sepertimu yg genit sama semua laki laki,, kata Fahri dengan suara yg keras...
hati Alira hancur mendengar perkataan Fahri yg menyebutnya ****** dan lebih membela wanita lain,, tanpa berkata apa apa Alira langsung pergi meninggalkan Fahri di kamar mereka,, sambil menangis dia keluar berlari ke kamar tamu, dan mengunci diri di sana dan dia langsung terduduk di lantai samping ranjang sambil menangis...
Fahri menyadari kata katanya yg membuat Alira menangis,, dia berlari mengikuti Alira tapi alira sudah mengunci pintunya...
Alira mengunci diri di kamar tamu sampai pagi,, pukul 9:30 dia segera beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan setelah selesai mandi dan berpakaian,, dia langsung ke dapur membantu bi ina dan bi ira karna itulah kebiasaannya,,,...
"ngga usah non biar kita aja yg mengerjakannya... kata bi Ina...
"ngga apa2 bi,, kebetulan hari saptu libur ngga ada aktifitas pagi jadi aku ingin belajar masak sama bibi... jawab Alira...
sakit hati Alira sedikit terobati dengan kesibukannya membantu para bibi menyiapkan makanan,, dan setelah semuanya sudah siap Alira langsung duduk di meja makan dan bersiap untuk makan dan tiba tiba Fahri muncul dengan badan yg penuh keringat karna baru selesai berolahraga dan dia langsung melangkah ke arah meja makan kemudian duduk di depan Alira yg tidak memperdulikannya sama skali...
mereka makan tanpa ada yg bersuara hanya ada suara sendok dan piring yg saling beradu,, setelah selesai nakan Alira langsung berdiri dan naik ke kamar tamu tanpa memperdulikan Fahri yg sedang menatapnya itu,,,....
kemudian Fahripun langsung melangkah menuju kamar mereka dan langsung bergegas mandi,, selesai mandi dan berpakaian santai langsung menuju balkon dan bersantai di sana,, setelah beberapa jam bersantai di balkon kemudian Fahri memilih untuk masuk dan berbaring di tempat tidurnya,, tapi tiba tiba dia di kagetkan dengan suara dering ponselnya yg berada di sampingnya dan itu panggilan dari Bela...
("halo,,, sapa Fahri,,,...
("Fa,, kita jalan yuk,,,! ajak Bela...
("aku lagi malas bel,, jawap Fahri...
("ayolah Fa,,,! aku kan baru datang,, ko kamu ngga mau nemanin aku sih.... bujuk Bella..
("ya udah,,, jawap Fahri,,,,...
("kamu jemput aku di apartemen aku ya,,! kata Bela...
("ya udah jawap Fahri,,, Fahri segera melangkah keluar dan di sempat melihat kamar tamu yg masih tertutup,,,,...
dia turun dan keluar menaiki mobilnya kemudian melaju ke tempat Bela,, dan Bella sudah berdandan secantik mungkin kemudian menunggu Fahri di di depan jalan...
Fahri berhenti di depan Bela kemudian membukakan pintu buat Bela dan setelah Bela masuk Fahri langsung menjalankan mobilnya sambil bertanya....
"mau ke mana,,,? tanya Fahri,,,..
"ke bioskop aja...kata Bella...
sedangkan Alira yg sedang mengurung diri di kamar tamu hanya duduk termenung dan tiba tiba dia di kagetkan dengan suara dering ponselnya yg ternyata telfon dari Sifa sahabatnya...
("halo Sif,, ada apa,,? tanya Alira setelah menjawab telfon dari Sifa...
("kita nonton yuk,,,! ada Film romantis di bioskop hari ini lo,,, kata Sifa,,,...
("ya uda aku ganti baju dulu ya..? jawap Alira..
("oke nanti aku,, Amel,, Agus,, Bima sama Ara jemput kamu ya,,,?
("iya,,, aku tunggu di depan jalan,,, jawab Alira,, Alira memilih tunggu di depan jalan karna dia tidak mau teman2nya tau tempat tinggalnya..
setelah menunggu hampir setengah jam,, teman temannya pun akhirnya datang dan mereka langsung pergi,, sedangkan di bioskop Fari dan Bela suda duduk di tempat mereka menunggu film yg akan di putar,, Bela bersandar di lengan Fahri dan Fahri pun membiarkannya,,,...
tiba2 ada seseorang yg tidak sengaja mnjatuhkan popkron di depan Fahri dan membuat Fahri langsung menoleh
dan ternyata itu Sifa temannya Alira,,,...
"ah maaf kak ngga sengaja,,, Sifa meminta maaf sambil memungut popkronnya yg ngga sengaha jatuh di depan Fahri,,,...
"iya ngga apa2,, Fahri menjawap sambil menoleh ke belakang Sifa dan dia kaget melihat ada Alira di situ yg sedang menatap dia dan Bela tanpa ekspresi,,,,
Alira bersikap tenang tanpa ekspresi walau kenyataannya hatinya hancur berkeping keping melihat Bella yg bersandar di pundak Fahri seperti pasangan kekasih...
dengan segera Fahri kangsung melepaskan tangan Bela dari lengannya dan mendorong kepala Bela yg dari tadi bersandar di pundaknya itu dan membuat Bela langsung kaget dan menoleh ke arah Fahri kemudian ke arah beberapa orang yg sedang berada di situ dan setelah dia menatap ke arah Alira,, dia langsung memasang tampang sinisnya...
tanpa berkata apa apa Alira dan teman temannya langsung berlalu dan duduk di pojokan,, sedangkan Fari,, dia selalu mencuri curi pandang ke arah Alira,, dan tiba tiba dia langsung merasa geram dan kesal di saat melihat Agus menyuapi popkron kepada Alira dan yg membuatnya tambah marah di saat Alira menerima suapan Agus sambil tersenyum,, darah Fahri benar bebar mendidih tapi dia tidak bisa melakukan apa apa....
dan setelah film selesai mereka langsung beranjak keluar dari bioskop,, setelah itu Fahri langsung mengantarkan Bella pulang,, sampainya di apartemen,, Bella mengajak Fahri untuk masuk dan mereka berdua pun langsung masuk ke dalam apartemen Bela...
"kamu mau minum apa Fa,,,? tanya Bella,,,...
"ngga perlu bel,, aku pulang aja sudah malam... jawap Fahri dan segera berdiri dan hendak melangkah keluar tapi Bela dengan cepat memeluk Fahri dan langsung ******* bibir Fahri,, Fahri sangat kaget dengan apa yg di lakukan Bela padanya,, dan di saat Fahri hendak mendorong Bela,, Bela dengan keras menahan Fahri dan langsung menggigit bibir Fahri sampai terluka dan berdarah...
Fahri sangat emosi dengan kelakuan Bela dan dengan amarahnya dia mendorong Bela sampai terjatuh ke lantai kemudian dia menatap Bela dengan tatapan kesalnya sambil berkata...
"apa yg kamu lakukan,,,? teriak Fahri sambil memegang bibirnya yg sudah berdarah...
"Fa,,, aku cinta kamu,, kenapa kamu selalu menolaku,,? teriak Bela karna sakit hati di tolak Fahri...
Fahri tidak menghiraukan Bela,,, dia langsung keluar dan bergegas pulang tanpa menghiraukan Bela yg sudah menangis,, di dalam mobil Fahri berfikir dalam diam...
"mengapa aku sangat marah melihat Alira sama laki2 lain,,? dan mengapa aku sangat mersa bersalah di saat aku di cium Bella tadi,,,? apakah aku sudah mulai mencintai Alira...,,,? gumam Fahri dalam hati...
setelah sampai rumah,, Fahri langsung masuk ke dalam rumah setelah memasukan mobilnya ke dalam garasi,, dan dia langsung melangkah menuju kamar tamu menemui Alira yg sudah berbaring di ranjang,,,...
Fahri langsung masuk ke dalam kamar tamu kebetulan pintunya tidak di kunci,, kemudian Fahri langsung menarik tangan Alira dan membuat Alira yg sudah tertidur itu jadi kaget dan terbangun sambil berkata...
"apa apaan sih kamu,,,? tanya Alira kesal,,,.
dan Alira tambah kaget di saat dia melihat bibir Fahri yg terluka,, serentak Alira langsung teringat dengan Bela dan membuat hatinya makin hancur berkeping keping,, dengan mata yg sudah berkaca kaca Alira langsung mengebaskan tangan Fahri yg sedang memegang tangannya itu kemudian dia segerah membuang muka dari Fahri sambil berkata...
"keluar sana,,,! aku mau tidur,, Alira berkata dengan suara bergetar karna menahan tangis,,...
"mengapa kamu ke bioskap,,,? dan di depan aku kamu mau di suapin popkron oleh Agus,,,? tanya Fahri dengan suara yg sedikit tinggih...
"terserah aku mau ke mana dan di suapi oleh siapapun,, asalkan aku pulang masih utuh luar dalam,, tidak seperti kamu yg pulang dengan bibir yg sudah di gigit sampai luka...
"aku tau diri sebagai istri orang,,,
dan ****** yg kamu bilang ini,, tidak pernah serendah itu sampai mau menggigit bibir seorang pria,, perempuan ****** dan ganjen ini selalu menjaga diri sebelum dan setelah bertemu kamu... Alira berkata sambil menangis....
"keluar dari kamarku dan pergi sana obati bibirmu itu,,,! atau kamu mau membiarkannya biar kamu bisa melihatnya setiap kali menatap cermin,,? dan tanpa berkata kata Fahri langsung beranjak dari kamar tamu dan menuju kamarnya...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 130 Episodes
Comments
Jong Nyuk Tjen
ini kok cerita ny bnyk yg d ulang2 sih
2024-09-02
2
Alvika cahyawati
knp d ulang lg sich
2024-06-26
1
Cah qzx Tekel
/Good/
2024-05-25
0