Demi Black Card

  Selsai mengerjakan sholat subuh dilanjut tadarus, Zara berniat kebawah tuk menyiapkan sarapan karena waktu sudah menunjukkan jam 6 pagi.

   "Masih ada waktu satu jam, sepertinya cukup untuk masak nasi goreng" Gumam Zara dalam hati kemudian ia keluar dari kamarnya.

Sebelum ia turun kebawah, Zara memutuskan untuk menghampiri kamar yang ditempati abahnya. Baru saja mau mengetuk pintu tapi terdengar suara abahnya yang sedang membaca Al Qur'an, Zara pun menjadi urung kemudian ia memilih untuk bergabung kedapur saja.

Sesampainya di dapur, ia melihat 2 orang maid yang sedang bersih_bersih.

    "Ada yang bisa bibi bantu non? Tanya bibi.

   "Saya mau menyiapkan sarapan bi.. Jawab Zara.

   "Tidak usah non nanti biar bibi aja, takut nanti Ibu Elena marah"

   "Tidak apa bi, nanti biar saya yang beritahu Tante Elena..

   "Baiklah kalau seperti itu, apa non butuh bantuan?

    "Tidak bi, biar saya saja...Jawab Zara yang diangguki oleh maid.

   "Kalau begitu saya permisi kebelakang dulu non, buat beres_beres" Pamit maid.

   "Iya bi silahkan...Jawab Zara sambil tersenyum.

Setelah 1 jam berkutat didapur, akhirnya nasi goreng seafood jadi juga. Ia langsung menyiapkannya diatas meja makan, tidak lupa juga ia membuat roti panggang dan juga susu.

    "Kamu sedang apa nak? Tiba_tiba saja Mama Elena datang.

   "Eh tante sudah bangun, kebetulan Zara sudah membuat sarapan"

   "Kenapa kamu masak? kemana para maid? Tanya Pak Abimana juga.

  "Maaf om tapi Zara sendiri yang ingin membuat sarapan, tadi maid sudah menawarkan bantuan tapi Zara menolak. Dan sekarang mereka sedang beres_beres di belakang" Ucap Zara menjelaskan.

   "Ya sudah tapi lain kamu tidah perlu memasak nak, itu sudah tugas maid.. Sambung Mama Elena.

   "Ia Tante...

   "Ya sudah ayo kita sarapan bareng" Ajak Pak Abimana.

   "Zara mau panggil abah dulu Om.. Kata Zara.

   "Tante sekalian minta tolong sekalian panggil Ar ya...Pinta Mama Elena.

   "I_ya Tante.. Jawab Zara gugup, pasalnya setelah kejadian kemarin Zara takut bertatap muka dengan Ar. Bagi Zara, sikap dan ucapan Ar sangat kasar.

Zara pun menaiki anak tangga untuk memanggil abahnya, tapi begitu sampai diatas abahnya baru keluar dari kamar.

    "Abah, baru saja Zara mau panggil abah buat sarapan.. Ucap Zara.

   "Iya Neng ini Abah juga mau turun.. Jawab Abah Fais.

   "Yasudah Abah turun duluan aja, Tante Elena minta Zara buat bangunin Kak Ar" Ucap Zara dan Abah Fais mengangguk, kemudian beliau langsung turun kebawah.

Saat ini Zara sedang memberanikan dirinya untuk membangunkan Ar, dengan tangan gemetar ia pun mengetuk pintu.

Tok tok tok

Lama tidak ada jawaban dari dalam, Zara pun terus mengetuk pintu kamar Ar dan setelah 5 menit barulah pintu terbuka.

Ceklek

Zara langsung menundukan kepalanya

"Berisik banget sih lo pagi_pagi" bentak Ar.

  "Maaf kak Tante Elena minta aku buat bangunin kakak, dan sekarang Kak Ar sudah ditunggu sama Om dan Tante" Ucap Zara masih menunduk.

   "Minggir.. bentak Ar kemudian Zara menggeser tubuhnya, sementara Ar langsung menuju kebawah setelah membantingkan pintu.

Bbrakk

  "Astagfirullah.. Ucap Zara terkejut sambil memegang dadanya.

  "Kenapa dia kasar banget sih, apa aku tolak aja ya perjodohan ini" Gumam Zara dalam hati, dan ia pun jadi melamun setelah itu lalu turun kebawah.

   "Loh Zara kenapa lama sekali? Tanya Mama Elena.

   "Maaf tante tadi Zara ke kamar mandi dulu" Ucap Zara berbohong, padahal tadi dia habis melamun.

  "Ya sudah ayo kita sarapan dulu.. Ajak Mama Elena dan Zara pun mengangguk, lalu ia duduk disamping Abah.

Mereka semua mulai makan nasi goreng seafood buatan Zara, Pak Abimana dan Mama Elena tidak berhenti tersenyum. Ketika melihat Ar memakan nasi goreng itu begitu lahap.

    "Pelan_pelan saja Ar, masih banyak nasi gorengnya.. Ledek Pak Abimana.

Ar tidak menjawab apa_apa, ia dengan cepat menghabiskan nasi goreng dipiringnya tak tersisa.

    "Tambah aja Ar.. Ucap Mama Elena.

   "Tumben maid masak nasi goreng spesial kaya gini" Ucap Ar.

   "Enak kan?

  "Iya enak banget, ini Ar mau tambah lagi" Ucap Ar yang hendak menyendok nasi goreng lagi.

   "Zara memang tidak pernah gagal kalau sudah masak, sudah siap jadi istri" Ucap Mama Elena.

Mendengar perkataan mama Elena, Ar langsung mengurungkan niatnya untuk menyendok nasi goreng tersebut.

    "Loh Ar katanya mau nambah? Tanya Mama Elena.

   "Kenyang..

  "Kenyang apa gengsi? Sarkas Pak Abimana dan Ar tidak menanggapi ucapan papanya dan pokus memainkan ponselnya.

Setelah selsai sarapan, kini mereka semua berkumpul diruang keluarga. Karena Pak Abimana, ingin membahas sesuatu.

    "Papa mau bahas apa? Ar ada latihan hari ini" Ucap Ar.

   "Kamu latihan apa Ar? Tanya Abah.

   "Basket bah, 3 bulan lagi Ar ada pertandingan antar kota"

"Hebat kamu Ar, nanti kalau ada waktu Abah pengen lihat kamu bertanding...

"Abah serius?.. tanya Ar kaget.

"Serius Ar, Abah gini_gini juga suka basket loh" Ucap Abah Fais terkekeh.

Ar yang mendengar itupun langsung tersenyum, ada raut bahagia diwajahnya. Zara yang melihat Ar tersenyum seakan terhipnotis, karena selama bertemu Ar. Zara tidak pernah, melihat dia selalu memasang wajah datar.

"Kebetulan nanti Ar bakal bertanding di bandung Bah" Ucap Ar.

"Wah kalau seperti itu nanti Abah akan datang...

"Ok Bah nanti Ar kasih tiket VIP, biar Abah duduk di kursi tribun paling depan" Ucap Ar tersenyum.

"Loh kok cuma Pak Fais yang dikasih? Papa dan Mama enggak? Tanya Pak Abimana.

"Papa dan Mama juga mau ikut? Tanya Ar terkejut.

"Seperti yang Papa ucapkan semalam Ar.. Ucap Pak Abimana, Seketika Ar ingat obrolannya dengan sang Papa.

"Jadi gimana Ar, kamu mau menerima perjodohan ini? Tanya Pak Abimana, seketika ruang keluarga menjadi hening.

"Ar.. Mama Elena memegang lengan putranya.

"Ar ikut apa kata Papa saja... Jawab Ar pasrah, entahlah hati dan pikirannya sangat kacau saat ini. Apalagi setelah dia mengetahui Cindy telah berbohong, dan juga selingkuh di belakangnya.

Mendengar jawaban Ar Zara pun langsung terkejut, jantungnya seakan_akan mau copot. Zara pikir kalau Ar akan menolak perjodohan ini.

"Baiklah kalau seperti itu pernikahan kalian, akan dilaksanakan 1 minggu lagi. Dan Papa akan mengurus izin cuti, kuliah untuk kalian" Ucap Pak Abimana.

"Kenapa cepat sekali Pah?, tanya Ar yang tidak setuju pernikahannya di adakan satu minggu lagi.

"Sesuai kesepakatan kita semalam Ar" Jawab Pak Abimana.

"Tapi Om" Ucap Zara tiba_tiba.

"Kenapa nak? apa kamu keberatan? Tanya Abah Fais.

"Abah, apa boleh hanya akadnya saja tanpa resepsi"

Tanya Zara.

"Memangnya kenapa neng? Tanya Abah Fais bingung dan Zara tidak menjawab apa_apa, karena ia bingung mengatakan alasanya agar pernikahannya dirahasiaksn.

Pak Abimana langsung paham kecemasan Zara. "Tidak masalah nak, jika kamu mau hanya akadnya saja. Yang penting sah secara agama dan negara, masalah resepsi bisa dilakukan setelah kamu lulus kuliah nanti" Ucap Pak Abimana.

Mendengar ucapan Pak Abimana, Zara pun bernafas lega.

"Apa kamu ada permintaan nak? tanya Mama Elena.

"Emm apa boleh kalau acara akadnya diadakan dibandung" Tanya Zara tidak enak.

"Tidak perlu khawatir, karena Abah kamu memang minta pernikahannya di adakan di bandung.. Sahut Mama Elena.

"Kalau begitu saya akan menyiapkan semuanya nanti di sana... Ucap Abah Fais.

"Tidak perlu A' nanti Elen sama Abimana Yang Akan mengirim orang ke sana, untuk mengurus semuanya... Jawab Mama Elena.

"Di sana juga banyak santri yang akan membantu, jadi kamu tidak perlu mengirim orang Elena.. Ucap Abah Fais.

"Santri? Tanya Ar bingung.

"Loh Ar kamu memang belum tahu, kalau Abahnya Zara ini memiliki pesantren dengan ratusan Santri.. tanya Mama Elena, Ar hanya menggelengkan kepalanya dan ia sedikit bengong karena terkejut.

"Nanti kamu akan bertemu dengan mereka semua Ar, Jika kamu berada di Bandung.. Ucap Abah Fais, yang di angguki Ar.

"Ya sudah Pah apa Ar sudah boleh pergi?.. Tanya Ar.

"Ya tunggu sebentar.. Ucap Pak Abimana. kemudian ia menyuruh Mama Elena untuk mengambil sesuatu, lalu Mama Elina pun bangkit dari sofa.

"Oh iya Mah suruh maid buat bikin kopi.. sambung Abimana.

"Zara aja yang bikin Om.. Ucap Zara.

"Ya udah sekalian Abah kamu buatkan ya nak.. Ucap Abimana, yang dianggguki zara.

Zara sempat bertatap mata dengan Ar, tapi Ar langsung membuang muka. Sementara Zara langsung menuju ke dapur.

"Ini Pah.. ucap Mama Elena menyerahkan kartu berwarna hitam.

"Nah ini milik kamu Ar, ambillah.. Ucap Pak Abimana menyerahkan Black card.

"Terima kasih Pah.. Ucap Ar tetap memasang wajah datar, padahal dalam hatinya ia bersorak riang. Karena semua fasilitasnya, telah dikembalikan.

"Oh iya sore nanti pak Fais, akan pulang ke Bandung.. Ucap Pak Abimana.

"Baiklah nanti sore Ar antar Abah ke Bandung.. Ucap Ar, itu cukup membuat Pak Abimana Dan Mama Elena terkejut.

"Kamu serius Ar.. Tanya Mama Elena memastikan.

"Memangnya wajah Ar terlihat sedang bercanda Mah?.. Jawab Ar.

____Tbc___

Terpopuler

Comments

Nurwana

Nurwana

astaghfirullah Ar masa jatuh cinta sama Cindy yang WC umum... kemana aja Ar....??? kok WC umum dicintai....???

2025-02-08

0

shabiraalea

shabiraalea

ceritanya seruu kak 🫶🏻

2025-02-19

0

lihat semua
Episodes
1 Zara
2 Calon Maba
3 Ospek
4 Hukuman
5 Modus Rully
6 Insiden Dilapangan Basket
7 Zara Dibawa Kerumah Sakit
8 Fakta Yang Terpendam
9 Perjodohan
10 Arsenio Bimbang
11 Demi Black Card
12 Ar Nginap Di Rumah Zara
13 Suara Adzan Yang Indah
14 Obsesi Hanif
15 Terbukti Ar Pelindung Zara
16 SAH!!!
17 Pengantin Baru yang Unik
18 Ketemu Mantan
19 Imam untuk Zara
20 Tanda hati
21 Sensi
22 Arsenio Terjatuh
23 Ketiduran
24 Mulai Penasaran
25 Merampas Hak Secara Paksa
26 Mulai Bucin
27 Kenapa Harus Ar, Za
28 Cintai Aku Karena Allah
29 Tiba_tiba Di Drop Out
30 Dirga Ikhlas
31 Cantik Sekali Menantu Papah
32 Dirga Mendatangi Tempat Kerja Adiba
33 Gaji Pertama
34 Wanita Penggoda
35 PMS
36 Hari Patah Hati Sedunia
37 Kebohongan Rosi
38 Sekertaris Gatel
39 Sensitif
40 Istri Sah VS Sekertaris
41 Muka Tembok
42 Sintya Mendorong Zara
43 Sintya Memeluk Ar
44 Manipulatif
45 Pura Pura Pingsan
46 Calon Istri
47 Gara-gara Seblak
48 Ada Apa Dengan Zara
49 Happiness
50 Telur Gulung
51 Rekaman CCTV
52 Kehilangan Akal
53 Pijit
54 Menyenangkan Suami
55 Habis Ninu Ninu
56 Di Culik
57 My Wife
58 Sold Out
59 Gagal unboxing
60 Istri Lo Sakit
61 Kejutan
62 Insiden
63 Runtuhnya Dunia Ar Dan Zara
64 Sabar dan Ikhlas
65 Kalian Berdua Pacaran
66 Kelakuan Bejat Hanif
67 Di usir
68 Penyesalan
69 Seperti Jalang Lo
70 Vidio Call Bella
71 Couple Goals
72 Hanya Menjadi Pemuas Nafsu
73 Berhasil Mendapat Barang Bukti
74 Pertolongan Untuk Mira
75 Balasan Untuk Hanif
76 Ar junior part 2
77 Kabar Kematian Hanif
78 Nunggu Masa Iddah
79 Jaga Jarak
Episodes

Updated 79 Episodes

1
Zara
2
Calon Maba
3
Ospek
4
Hukuman
5
Modus Rully
6
Insiden Dilapangan Basket
7
Zara Dibawa Kerumah Sakit
8
Fakta Yang Terpendam
9
Perjodohan
10
Arsenio Bimbang
11
Demi Black Card
12
Ar Nginap Di Rumah Zara
13
Suara Adzan Yang Indah
14
Obsesi Hanif
15
Terbukti Ar Pelindung Zara
16
SAH!!!
17
Pengantin Baru yang Unik
18
Ketemu Mantan
19
Imam untuk Zara
20
Tanda hati
21
Sensi
22
Arsenio Terjatuh
23
Ketiduran
24
Mulai Penasaran
25
Merampas Hak Secara Paksa
26
Mulai Bucin
27
Kenapa Harus Ar, Za
28
Cintai Aku Karena Allah
29
Tiba_tiba Di Drop Out
30
Dirga Ikhlas
31
Cantik Sekali Menantu Papah
32
Dirga Mendatangi Tempat Kerja Adiba
33
Gaji Pertama
34
Wanita Penggoda
35
PMS
36
Hari Patah Hati Sedunia
37
Kebohongan Rosi
38
Sekertaris Gatel
39
Sensitif
40
Istri Sah VS Sekertaris
41
Muka Tembok
42
Sintya Mendorong Zara
43
Sintya Memeluk Ar
44
Manipulatif
45
Pura Pura Pingsan
46
Calon Istri
47
Gara-gara Seblak
48
Ada Apa Dengan Zara
49
Happiness
50
Telur Gulung
51
Rekaman CCTV
52
Kehilangan Akal
53
Pijit
54
Menyenangkan Suami
55
Habis Ninu Ninu
56
Di Culik
57
My Wife
58
Sold Out
59
Gagal unboxing
60
Istri Lo Sakit
61
Kejutan
62
Insiden
63
Runtuhnya Dunia Ar Dan Zara
64
Sabar dan Ikhlas
65
Kalian Berdua Pacaran
66
Kelakuan Bejat Hanif
67
Di usir
68
Penyesalan
69
Seperti Jalang Lo
70
Vidio Call Bella
71
Couple Goals
72
Hanya Menjadi Pemuas Nafsu
73
Berhasil Mendapat Barang Bukti
74
Pertolongan Untuk Mira
75
Balasan Untuk Hanif
76
Ar junior part 2
77
Kabar Kematian Hanif
78
Nunggu Masa Iddah
79
Jaga Jarak

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!