Hukuman

"Dan untuk kalian berenam, saya akan memberikan hukuman pada kalian. Karena telah melanggar peraturan dihari pertama ospek, karena atribut kalian tidak lengkap.

"Hukumannya cukup mudah kalian cukup minta tanda tangan, senior dikampus ini sesuai intruksi saya"... Sambung rully.

"Untuk kalian berempat, silahkan minta tanda tangan pada senior wanita dikampus ini" Ucap Rully menatap empat cowok dihadapannya.

"Dan untuk kalian berdua, silahkan minta tanda tangan senior pria di kampus ini" Sambung Rully lagi dan kali ini ia menatap dua wanita dihadapannya.

"Dan untuk kamu, karena tadi kamu menolak hukuman yang pertama. Maka khusus untuk kamu, kamu harus minta tanda tangan senior yang bernama Arsenio Bagas, silahkan kamu cari orangnya" ucap Rully menatap gadis bermata hazel dihadapannya.

"Tapi kenapa yang lain bisa bebas minta tanda tangan kak?" Ucap Zara yang merasa keberatan hukuman yang diberikan oleh Rully, Zara membayangkan jika nantinya akan kesusahan mencari pria yang bernama arsenio. Karena mahasiswa dikampus ini banyak..

"Kamu mau hukumannya di tambah lagi?.. tanya Rully.

"Maksud lo apa hah? Tiba_tiba saja Cindy dengan sikap arogannya mendorong bahu Rully, tindakan Cindy cukup membuat Zara bingung kenapa juga tiba_tiba dia marah.

Rully rupanya sengaja meminta Zara, untuk mencari pria yang bernama Arsenio untuk dimintai tanda tangan. Sebab Arsenio adalah pacar Cindy, Rully sengaja melakukan itu. Karena Rully tau jika Cindy tidak pernah suka, jika ada wanita yang mendekati pacarnya.

"Santai sis cuma tanda tangan.. Ucap Rully sambil tersenyum tipis, ia sangat muak dengan Cindy.

Cindy tidak menjawab apapun, ia hanya mengepalkan tangannya. Rasanya ia ingin menonjok Rully, saat ini juga jika dia tidak ingat sang ayah adalah rektor kampus. Ia tidak ingin merusak reputasi ayahnya sebagai rektor, jadinya ia hanya bisa menahan amarahnya.

Cindy pergi begitu saja meninggalkan lapangan kampus, karena sudah sangat geram dengan Rully. Dan ia tau jika Rully sengaja melakukan hal yang tidak ia sukai.

"Tapi gimana aku bisa nemuin cowok yang bernama Arsenio kak? tanya Zara bingung ia tidak perduli dengan Cindy yang pergi, dengan terlihat sangat marah sebab ia tidak tau soal apapun.

"Kamu cukup pergi ke lapangan basket, pasti dia ada disana.. Jawab Rully menatap Zara dalam.

"Baik kak.. Ucap Zara lalu pergi dari sana, setelah mengeluarkan selembar kertas dan juga pulpen dari dalam tasnya.

"Meskipun tertutup tapi dia terlihat sangat cantik".. Gumam Rully dan ia langsung senyum\_senyum sendiri, melihat Zara yang berjalan ke dalam kampus.

Rully langsung membubarkan seluruh calon maba, karena ospek hari pertama sudah selsai. Dan masih 2 hari lagi, untuk acara ospek itu. Zara berjalan seorang diri ke dalam kampus, ia bingung dimana letak lapangan basket. Dan ia memilih untuk bertanya, kepada mahasiswa yang ada disana.

"Permisi kak, kalau lapangan basket dimana ya? tanya Zara kepada laki\_laki bertubuh gempal.

"Lo lurus aja habis itu belok kiri, setelah itu belok kanan dan kiri lagi. Disitu letak lapangan basketnya" Jawab pria tersebut.

"Terimakasih kak.. Ucap Zara yang langsung di angguki oleh mahasiswa itu, Zara mulai melanjutkan langkahnya sesuai arahan mahasiswa tadi.

Setelah berjalan cukup lama, akhirnya Zara sudah berada di depan lapangan basket. Zara langsung memasuki lapangan, untuk mencari pria yang bernama Arsenio itu.

"Permisi kak aku mau tanya, cowok yang bernama Arsenio yang mana ya? Tanya Zara setelah menghampiri gadis di tribun.

"Itu.. tunjuk gadis itu dan mata Zara menangkap sosok pria yang bertubuh atletis, yang bermandikan keringat.

"Terimakasih kak.. Ucap Zara lalu turun kebawah dan menghampiri Arsenio, yang sedang istirahat bersama teman\_temannya di pinggir lapangan.

"Wiih siapa tuh.. Ucap Gilang yang menangkap sosok Zara, yang sedang berjalan kearahnya.

"Kayaknya calon maba dech, liat aja penampilannya.. sahut Romi, yang melihat Zara mengenakan papan nama yang bertuliskan panda.

"Panda anjir... Ucap Raka terkekeh.

"Ini mah bidadari bukan panda.. celetuk dirga.

Sementara Ar yang mempunyai sikap dingin, sama sekali tidak perduli bahkan tidak menengok sedikit pun.

"Permisi kak.. Ucap Zara.

"Iya cantik.. jawab gilang, yang langsung mendapat keplakan di kepalanya dari dirga.

"Sakit beg\*.. maki gilang.

"Kak maaf ganggu.. aku mau minta tanda tangan kak Ar... Ucap Zara, dengan tangan yang sudah dingin. Pasalnya, ia jarang sekali berinteraksi dengan cowok.

Ar langsung menatap malas ke arah Zara, sementara keempat teman Ar hanya senyum_senyum saja menatap sang kapten basketnya.

"Ar kasih lah, kasian tuh.. Ucap Dirga.

"Males.. Jawab Ar dingin.

"Jarang\_jarang lo punya fans spek ustadzah.. biasanya kan fans lo yang sexy\_sexy.. Celetuk Romi.

"Maaf tapi aku gak ngefans sama kak Ar.. Jawab Zara polos, Sementara Gilang, Romi, Raka dan Dirga hanya terkekeh.

"Gue juga ogah punya fans yang penampilannya aneh kayak lo.. Jawab Ar pedas.

"Aku cuma ingin minta maaf pada kakak..Ucap Zara kekeh.

"Kalo gak mau jangan maksa.. Tiba_tiba Cindy sudah berada di belakang mereka.

"Sayang sudah latihannya? Tanya Cindy menghampiri Ar dan langsung bergelayut manja di tangan Arsenio.

"Oh jadi dia pacarnya kakak judes ini.. gumam Zara dalam hati melihat Cindy dan Ar.

"Kenapa lo malah ngeliatin gue? cabut dari sini.. Pekik Cindy yang membuat telinga pekak, Ar langsung memegang telinganya.

"Tapi aku disuruh kak Rully yang menyuruh minta tanda tangan kak Arsenio.. jawab Zara.

Mendengar nama Rully, Ar langsung merebut kertas dan pulpen yang ada di tangan Zara. ia langsung tanda tangan, di kertas kosong tersebut.

"Nih.. Ucap Ar lalu melempar kertas dan pulpen, kewajah Zara hingga membuat gadis itu terkejut.

Zara langsung mengambil kertas dan pulpen yang jatuh ke bawah. "Makasih kak.. ucapnya lalu pergi dari sana.

"Sayang kenapa kamu kasih.. Tanya Cindy menatap Ar dengan tatapan tidak suka.

"Cuma tanda tangan...Jawab Ar santai, Padahal sebenarnya ia sangat tidak suka jika harus berurusan dengan Rully. Seisi kampus pun tau jika kapten basket, dan ketua BEM tersebut adalah musuh bebuyutan dari dulu.

"Lo kenal siapa dia? Tanya Dirga menatap Cindy, dia rupanya penasaran sama Zara karena hanya dia. Satu\_satunya mahasiswi dikampus ini, dengan pakaian tertutup.

"Calon mahasiswi baru jurusan kedokteran.. jawab Cindy.

"Perfect.. ucap Dirga.

"Apanya yang perfect? tanya Cindy.

"Udah cantik, calon dokter pula.. Jawab Dirga tersenyum.

"Sejak kapan lo suka sama cewe yang penampilannya tertutup.. tanya Gilang penuh selidik.

"Sebandel_bandelnya gue bro, kalo nyari istri pengennya yang baik.ditambah solehah kaya dia.. Ucap Dirga percaya diri.

"Halu.. sindir Romi.

"Sirik aja lo semua, pokoknya dia incaran gua.. awas aja lo nikung gua dari belakang.. Ucap Dirga memperingati teman_temannya.

"Serah lo lah.. Jawab Gilang males.

____Tbc___

Episodes
1 Zara
2 Calon Maba
3 Ospek
4 Hukuman
5 Modus Rully
6 Insiden Dilapangan Basket
7 Zara Dibawa Kerumah Sakit
8 Fakta Yang Terpendam
9 Perjodohan
10 Arsenio Bimbang
11 Demi Black Card
12 Ar Nginap Di Rumah Zara
13 Suara Adzan Yang Indah
14 Obsesi Hanif
15 Terbukti Ar Pelindung Zara
16 SAH!!!
17 Pengantin Baru yang Unik
18 Ketemu Mantan
19 Imam untuk Zara
20 Tanda hati
21 Sensi
22 Arsenio Terjatuh
23 Ketiduran
24 Mulai Penasaran
25 Merampas Hak Secara Paksa
26 Mulai Bucin
27 Kenapa Harus Ar, Za
28 Cintai Aku Karena Allah
29 Tiba_tiba Di Drop Out
30 Dirga Ikhlas
31 Cantik Sekali Menantu Papah
32 Dirga Mendatangi Tempat Kerja Adiba
33 Gaji Pertama
34 Wanita Penggoda
35 PMS
36 Hari Patah Hati Sedunia
37 Kebohongan Rosi
38 Sekertaris Gatel
39 Sensitif
40 Istri Sah VS Sekertaris
41 Muka Tembok
42 Sintya Mendorong Zara
43 Sintya Memeluk Ar
44 Manipulatif
45 Pura Pura Pingsan
46 Calon Istri
47 Gara-gara Seblak
48 Ada Apa Dengan Zara
49 Happiness
50 Telur Gulung
51 Rekaman CCTV
52 Kehilangan Akal
53 Pijit
54 Menyenangkan Suami
55 Habis Ninu Ninu
56 Di Culik
57 My Wife
58 Sold Out
59 Gagal unboxing
60 Istri Lo Sakit
61 Kejutan
62 Insiden
63 Runtuhnya Dunia Ar Dan Zara
64 Sabar dan Ikhlas
65 Kalian Berdua Pacaran
66 Kelakuan Bejat Hanif
67 Di usir
68 Penyesalan
69 Seperti Jalang Lo
70 Vidio Call Bella
71 Couple Goals
72 Hanya Menjadi Pemuas Nafsu
73 Berhasil Mendapat Barang Bukti
74 Pertolongan Untuk Mira
75 Balasan Untuk Hanif
76 Ar junior part 2
77 Kabar Kematian Hanif
78 Nunggu Masa Iddah
79 Jaga Jarak
Episodes

Updated 79 Episodes

1
Zara
2
Calon Maba
3
Ospek
4
Hukuman
5
Modus Rully
6
Insiden Dilapangan Basket
7
Zara Dibawa Kerumah Sakit
8
Fakta Yang Terpendam
9
Perjodohan
10
Arsenio Bimbang
11
Demi Black Card
12
Ar Nginap Di Rumah Zara
13
Suara Adzan Yang Indah
14
Obsesi Hanif
15
Terbukti Ar Pelindung Zara
16
SAH!!!
17
Pengantin Baru yang Unik
18
Ketemu Mantan
19
Imam untuk Zara
20
Tanda hati
21
Sensi
22
Arsenio Terjatuh
23
Ketiduran
24
Mulai Penasaran
25
Merampas Hak Secara Paksa
26
Mulai Bucin
27
Kenapa Harus Ar, Za
28
Cintai Aku Karena Allah
29
Tiba_tiba Di Drop Out
30
Dirga Ikhlas
31
Cantik Sekali Menantu Papah
32
Dirga Mendatangi Tempat Kerja Adiba
33
Gaji Pertama
34
Wanita Penggoda
35
PMS
36
Hari Patah Hati Sedunia
37
Kebohongan Rosi
38
Sekertaris Gatel
39
Sensitif
40
Istri Sah VS Sekertaris
41
Muka Tembok
42
Sintya Mendorong Zara
43
Sintya Memeluk Ar
44
Manipulatif
45
Pura Pura Pingsan
46
Calon Istri
47
Gara-gara Seblak
48
Ada Apa Dengan Zara
49
Happiness
50
Telur Gulung
51
Rekaman CCTV
52
Kehilangan Akal
53
Pijit
54
Menyenangkan Suami
55
Habis Ninu Ninu
56
Di Culik
57
My Wife
58
Sold Out
59
Gagal unboxing
60
Istri Lo Sakit
61
Kejutan
62
Insiden
63
Runtuhnya Dunia Ar Dan Zara
64
Sabar dan Ikhlas
65
Kalian Berdua Pacaran
66
Kelakuan Bejat Hanif
67
Di usir
68
Penyesalan
69
Seperti Jalang Lo
70
Vidio Call Bella
71
Couple Goals
72
Hanya Menjadi Pemuas Nafsu
73
Berhasil Mendapat Barang Bukti
74
Pertolongan Untuk Mira
75
Balasan Untuk Hanif
76
Ar junior part 2
77
Kabar Kematian Hanif
78
Nunggu Masa Iddah
79
Jaga Jarak

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!