Fakta Yang Terpendam

"Aa Ais?.. ucap mama elena dengan suara bergetar.

"Jadi Delisha anaknya A fais dengan Aisha? tanya mama elena yang sudah menitikan airmatanya.

"Iya elen dia putri saya.. Jawab Abah Fais.

"Kamu kemana saja elen? semenjak menikah dan pindah ke jakarta, kamu sudah tidak pernah lagi berkunjung ke bandung... Tanya Abah Fais.

"Elen belum sempat A.. Elak mama elena seperti menyembunyikan sesuatu.

"Elen, sebenarnya tidak etis membahas ini lewat telepon. Saya hanya ingin meluruskan sesuatu, yang selama ini belum sempat dijelaskan oleh Aisha" Ucap Abah Fais berubah sedih sementara, mama elena hanya menunggu ucapan dari Abah Fais selanjutnya.

"Elen, sebenarnya kejadian dulu itu yusuf yang menjebak Aisha... Sambung Abah Fais menjelaskan, dan ucapan Abah Fais di sebrang sana mampu membuat pak Abimana menjadi bingung. Sementara Zara dan Ar juga sama bingungnya, dan cukup penasaran juga tapi mereka berdua hanya menyimak. Sambil mendengarkan obrolan orang tuanya, Umi Aisha dan Mama Elena dulu adalah sahabat dekat.

Umi Aisha lebih dulu menikah dengan Abah Fais sebab perjodohan orang tua, umi Aisha adalah anak yang penurut orang tuanya menjodohkannya dengan Abah Fais. Karena memang sudah jelas Abah Fais adalah pria yang baik dan agamanya juga bagus, Abah Fais adalah seorang putra kiyai yang cukup terkenal dibandung. Dan sekarang dialah yang meneruskan jejak orang tuanya, terbukti saat ini Abah Fais telah berhasil, mendirikan pondok pesantren dengan ratusan santri.

Umi Aisha sebelum menikah dengan Abah Fais belum memakai hijab, dan Abah Fais tidak pernah memaksa Umi Aisha. Abah Fais selalu mengajarkan dan membimbing, Umi Aisha dengan prilaku yang sangat lembut.

Flasback on

Siang itu yusuf berkunjung kerumah Abah Fais dan Aisha, yusuf membawa rantang bersusun 3 yang berisi makanan.

"Assalamualaikum... Ucap Yusuf.

"Walaikumsalam... Jawab Abah Fais yang sedang duduk diteras.

"Is, Aisha ada? Tanya Yusuf.

"Ada apa Cup? Tanya Abah Fais malah balik bertanya, memang mereka kenal sudah cukup lama.

"Ini Is saya mau nitip rantang sama Aisha, minta tolong antarkan kerumah elena dan kedua orang tuanya.

"Elen yang meracuni orang tuamu itu yusuf bukan Aisha, Ucap laki_laki tua itu dengan suara yang bergetar. Kebetulan saya mau langsung berangkat kesurabaya, untuk pindah dinas kesana... Jawab yusuf yang berprofesi sebagai PNS, tapi profesi itu sama sekali tidak membuat hati kedua orang tua elena bisa menerimanya. Padahal yusuf sudah sangat ambisius sekali untuk menjadi seorang PNS, demi mengambil hati kedua orang tua elena. Apalah daya usahanya, tidak dihargai oleh orang tua elena.

"Mi.. panggil Abah Fais.

"Iya Bi bentar.. Jawab Umi Aisha dari dalam rumah.

Tak lama keluarlah Umi Aisha, dan duduk disamping Abah Fais.

"Ada apa Bi?

"Ini si Ucup minta tolong Umi, buat antarkan rantang kerumah elena katanya ini makanan untuk ayah dan ibunya elena.

"Kenapa kamu tidak kesana Cup? Tanya Umi Aisha.

"Ah aku harus segera berangkat kesurabaya Sha, dan tidak juga aku rasanya. Kalau aku kesana soalnya ada elena dan suaminya" jawab yusuf.

"Oh iya Sha jangan bilang pada orang tua elena, kalau ini dari saya karena mereka tidak akan menerimanya.. sambung yusuf. ( nah guys dari cerita ini kita bisa mengambil kesimpulan, pentingnya tidak mudah menerima pemberian dari siapapun dan selalu waspada )

"Oh ya sudah kalau gitu, saya antar sekarang aja rantangnya.. Jawab Umi Aisha tanpa curiga apapun.

"Bi Umi minta izin kerumah elena dulu.. izin Umi Aisha lalu mencium tangan Abah Fais.

"Hati_hati ya mi, langsung pulang kalau udah selsai" Pesan Abah Fais yang di angguki oleh Umi Aisha sambil tersenyum.

"Is sepertinya saya harus berangkat sekarang, karena saya menggunakan bus kesana takut ketinggalan.. pamit yusuf.

"Ya sudah kau hati\_hati Cup.. ucap Abah Fais.

"Amiin.. jawab yusuf lalu berlalu dari kediaman Abah Fais.

Sementara Umi Aisha sudah sampai dirumah elena. "Assalamualaikum.. ucapnya sambil mengetuk pintu.

"Walaikumsalam.. Jawab bu eli dari dalam begitu pintu terbuka.

"Ehh Aisha kenapa?

"Ini bu Aisha mau anter makanan, buat bapak sama ibu..

"Wah kamu ini pake repot_repot segala, ya udah yuk masuk dulu" Ajak bu eli.

"Kayaknya Aisha langsung pulang aja bu"

"Ya udah ayo dimakan bareng_bareng.. ajak bu eli.

"Ibu sama bapak makan duluan aja, elena nanti nungguin mas Abi..

"Ya udah kalau gitu ibu makan dulu.. ucap bu eli.

"Kamu mau ngomong apa elen?

"Besok aku mau pindah ke jakarta ikut mas Abi.. jawab elena.

"Tapi kamu akan sering berkunjung kesini kan len?

"Pasti dong Sha.. jawab elena.

Prraaanngg

Tiba_tiba saja terdengar suara pecahan piring dari arah meja makan, Elena dan Aisha terkejut dan langsung berlari kearah sumber suara.

"Bapak.. ibu.. teriakan elena mengundang ketua RT sehingga mereka pun datang.

"Inalillahi wainailaihi rojiun... Ucap ketua RT setelah memeriksa denyut nadi bu eli dan pak edi.

"Gak.. gak mungkin.. pekik elena histeris.

"Puas kamu Sha, sudah membunuh ibu dan bapakku!!! ... Teriak elena sambil mendorong Aisha hingga jatuh ke lantai.

"Len, aku bisa jelasin.. ucap Aisha.

"Sebenarnya ada apa ini neng? tanya pak RT.

"Dia yang sudah menaruh racun dimakanan ibu dan bapak.. ucap elena.

"Astagfirullah, Aisha kamu ini istri dari anak kiyai kenapa bisa melakukan hal sekeji itu.. ucap pak RT lagi.

"Demi Allah itu makanan titipan dari yus..

"Jangan bawa_bawa nama Allah Sha.. teriak elena dengan tatapan yang berapi_api.

Fais datang karena diberitahu tetangga, jika istrinya telah meracuni orang tua elena.

"Aa bawa istrimu keluar dari rumahku.. ucap elena tidak mau mendengarkan penjelasan mereka berdua.

Tiga hari telah berlalu semenjak kejadian itu, tapi tidak ada kabar dari pihak elena maupun Pak RT. Aisha dan Fais pun berniat datang kerumah elena, untuk membicarakan yang sebenarnya bahwa yusuf lah dalang dibalik kematian kedua orang tua elena.

Setelah bertanya pada pak RT bahwa elena sudah pindah ke jakarta, dan tidak melaporkan Aisha pada polisi.

Flasback of

"A sebenarnya elen dan Abimana sudah mengetahui, jika pelakunya adalah yusuf 6 bulan setelah kepergian ibu dan bapak. Ada pesan misterius yang elen terima, isi pesannya begini: Gimana elena sakit bukan, kehilangan orang yang kita sayangi? itulah yang aku rasakan 6 bulan yang lalu. Syukurlah 2 tua bangka itu sudah berhasil aku lenyapkan, lewat sahabatmu yang tidak tau menau jika didalam makanan yang aku titipkan itu. Sudah kuberi racun siapa suruh dia tidak menerimaku, padahal aku sampai rela mati_matian berjuang untuk menjadi PNS. Agar ibu dan bapakmu menerimaku tapi dengan matrenya, dia malah menjodohkan dengan pria kaya raya.

"Astagfirullah.. Ucap Abah Fais.

"Alhamdulillah kalau kamu sudah tau kejadian yang sebenarnya, seperti apa elen tapi kenapa. Jika 6 bulan setelah kejadian itu kamu sudah mengetahui, kamu tidak berkunjung ke bandung.

"Aku malu A dengan Aisha, tapi sekarang aku ingin meminta maaf sama Aisha. Karena selama ini aku pun tidak pernah tenang, dimana Aisha A aku ingin bicara."

Tiba_tiba Abah Fais terdiam, sementara Zara sudah meneteskan air matanya. Dan Ar menyadari jika saat ini Zara sedang menangis, tanpa bersuara. Sedangkan mama elena dan pak Abimana, tentu saja tidak tau karena posisi mereka berdua membelakangi Zara.

"A kok malah diam?.. tanya mama elena bingung.

"Aisha sudah meninggal 2 tahun yang lalu..

Deegg..

Mama elena langsung menutup mulutnya, dan matanya kembali berkaca_kaca ia langsung menengok ke belakang. Mendapati Zara sedang menangis, mama elena pun langsung menghambur memeluknya.

"Ya Allah.. Ya Robb, sayang maafin tante ya" ucap mama elena sambil menangis, Zara pun langsung membalas pelukan mama elena. Dengan bahu yang sudah bergetar, karena ia menangis tanpa bersuara.

______

Zara sudah diperbolehkan pulang oleh dokter, setelah sehari ia dirawat saat ini ia sudah berada dipanti. Di antar langsung oleh mama Elena, dan pak Abimana.

"Pak Abi, Bu Elena silahkan diminum dulu.. Ucap Bu lastri.

"Terimakasih bu lastri.. Ucap Mama Elena lalu mengambil secangkir teh, kemudian meminumnya.

"Loh tante kok bisa tau nama Bu Lastri? tanya Zara heran.

"Zara Pak Abimana dan Bu Elena ini, donatur utama di panti ini.. Jawab Bu Lastri.

"Masyaallah, Ucap Zara tersenyum di balik cadarnya.

"Ibu minta maaf ya nak Zara, karena ibu tidak menjenguk kamu dirumah sakit kemarin. Karena ibu harus mengurus anak_anak, tapi syukurlah jika nak Zara baik_baik saja sekarang" Ucap Bu Lastri.

"Iya bu gak papa kok Zara juga sudah ditemani Om Abi sama Tante Elen.

____Tbc____

Episodes
1 Zara
2 Calon Maba
3 Ospek
4 Hukuman
5 Modus Rully
6 Insiden Dilapangan Basket
7 Zara Dibawa Kerumah Sakit
8 Fakta Yang Terpendam
9 Perjodohan
10 Arsenio Bimbang
11 Demi Black Card
12 Ar Nginap Di Rumah Zara
13 Suara Adzan Yang Indah
14 Obsesi Hanif
15 Terbukti Ar Pelindung Zara
16 SAH!!!
17 Pengantin Baru yang Unik
18 Ketemu Mantan
19 Imam untuk Zara
20 Tanda hati
21 Sensi
22 Arsenio Terjatuh
23 Ketiduran
24 Mulai Penasaran
25 Merampas Hak Secara Paksa
26 Mulai Bucin
27 Kenapa Harus Ar, Za
28 Cintai Aku Karena Allah
29 Tiba_tiba Di Drop Out
30 Dirga Ikhlas
31 Cantik Sekali Menantu Papah
32 Dirga Mendatangi Tempat Kerja Adiba
33 Gaji Pertama
34 Wanita Penggoda
35 PMS
36 Hari Patah Hati Sedunia
37 Kebohongan Rosi
38 Sekertaris Gatel
39 Sensitif
40 Istri Sah VS Sekertaris
41 Muka Tembok
42 Sintya Mendorong Zara
43 Sintya Memeluk Ar
44 Manipulatif
45 Pura Pura Pingsan
46 Calon Istri
47 Gara-gara Seblak
48 Ada Apa Dengan Zara
49 Happiness
50 Telur Gulung
51 Rekaman CCTV
52 Kehilangan Akal
53 Pijit
54 Menyenangkan Suami
55 Habis Ninu Ninu
56 Di Culik
57 My Wife
58 Sold Out
59 Gagal unboxing
60 Istri Lo Sakit
61 Kejutan
62 Insiden
63 Runtuhnya Dunia Ar Dan Zara
64 Sabar dan Ikhlas
65 Kalian Berdua Pacaran
66 Kelakuan Bejat Hanif
67 Di usir
68 Penyesalan
69 Seperti Jalang Lo
70 Vidio Call Bella
71 Couple Goals
72 Hanya Menjadi Pemuas Nafsu
73 Berhasil Mendapat Barang Bukti
74 Pertolongan Untuk Mira
75 Balasan Untuk Hanif
76 Ar junior part 2
77 Kabar Kematian Hanif
78 Nunggu Masa Iddah
79 Jaga Jarak ( belum direvisi )
Episodes

Updated 79 Episodes

1
Zara
2
Calon Maba
3
Ospek
4
Hukuman
5
Modus Rully
6
Insiden Dilapangan Basket
7
Zara Dibawa Kerumah Sakit
8
Fakta Yang Terpendam
9
Perjodohan
10
Arsenio Bimbang
11
Demi Black Card
12
Ar Nginap Di Rumah Zara
13
Suara Adzan Yang Indah
14
Obsesi Hanif
15
Terbukti Ar Pelindung Zara
16
SAH!!!
17
Pengantin Baru yang Unik
18
Ketemu Mantan
19
Imam untuk Zara
20
Tanda hati
21
Sensi
22
Arsenio Terjatuh
23
Ketiduran
24
Mulai Penasaran
25
Merampas Hak Secara Paksa
26
Mulai Bucin
27
Kenapa Harus Ar, Za
28
Cintai Aku Karena Allah
29
Tiba_tiba Di Drop Out
30
Dirga Ikhlas
31
Cantik Sekali Menantu Papah
32
Dirga Mendatangi Tempat Kerja Adiba
33
Gaji Pertama
34
Wanita Penggoda
35
PMS
36
Hari Patah Hati Sedunia
37
Kebohongan Rosi
38
Sekertaris Gatel
39
Sensitif
40
Istri Sah VS Sekertaris
41
Muka Tembok
42
Sintya Mendorong Zara
43
Sintya Memeluk Ar
44
Manipulatif
45
Pura Pura Pingsan
46
Calon Istri
47
Gara-gara Seblak
48
Ada Apa Dengan Zara
49
Happiness
50
Telur Gulung
51
Rekaman CCTV
52
Kehilangan Akal
53
Pijit
54
Menyenangkan Suami
55
Habis Ninu Ninu
56
Di Culik
57
My Wife
58
Sold Out
59
Gagal unboxing
60
Istri Lo Sakit
61
Kejutan
62
Insiden
63
Runtuhnya Dunia Ar Dan Zara
64
Sabar dan Ikhlas
65
Kalian Berdua Pacaran
66
Kelakuan Bejat Hanif
67
Di usir
68
Penyesalan
69
Seperti Jalang Lo
70
Vidio Call Bella
71
Couple Goals
72
Hanya Menjadi Pemuas Nafsu
73
Berhasil Mendapat Barang Bukti
74
Pertolongan Untuk Mira
75
Balasan Untuk Hanif
76
Ar junior part 2
77
Kabar Kematian Hanif
78
Nunggu Masa Iddah
79
Jaga Jarak ( belum direvisi )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!