Pria pemberani

Helikopter mengitari di atas permukaan perairan Eropa dengan kecepatan 300km/perjam. Dari atas helikopter Vano sudah melihat orang-orang di kapal pesiar sedang menunggu kedatangannya.

"Lihat disana kapal pesiar milik Daddy ku! tunjuk Vano pada seorang teman yang mengemudikan helikopter

"Sepertinya mereka sedang menunggu kedatangan mu Van!

"Kau benar, mereka mengibarkan bendera merah agar aku turun."

"Apa kamu yakin ingin datang sendiri?" bagaimana bila pembajak itu menjebak mu dan bermain curang!"

Vano menepuk bahu Sean "Itu sudah kesepakatan dan aku harus turun ke sana sendiri, keselamatan orang-orang di atas kapal lebih penting."

"Sungguh besar nyali mu bro! kau korban kan nyawa demi mereka." Sean gelengkan kepala tak percaya, karena Vano berani datang sendiri untuk bernegosiasi dengan para pembajak. Vano adalah teman satu kampusnya dulu, kini mereka sama-sama sudah sukses dan mengembangkan bisnis kelurga.

"Aku datang membawa takdir ku sendiri, bila memang aku harus mati di tangan pembajak itu, berarti memang sudah takdir hidup ku. Tetapi bila Tuhan masih berkehendak aku hidup, pasti ada jalan untuk aku kembali."

"Kamu jangan bermain-main dengan nyawa. Ingatlah, masih ada anak dan kelurga mu yang menanti kau kembali."

Vano menghela nafas panjang "Demi orang-orang yang aku sayangi, aku berjanji akan kembali."

"Kalau begitu, aku akan ikut menemani mu."

"Jangan bro! ini bukan urusan mu, Aku tidak ingin melibatkan orang lain. Setelah aku turun pergilah segera."

Sean menghela nafas panjang, sebelum Vano turun ke bawah, ia memberikan sebuah arloji. "Pakai lah Arloji ini, akan sangat bermanfaat buat mu. Aku akan mengetahui keberadaan mu melalui Arloji genius ini."

Vano mengangguk seraya menerima Arloji tersebut dan memakainya. "Terima kasih Sean, Aku pergi dulu." Vano menaruh tas ransel di belakang panggung dan beberapa senjata tersembunyi sudah ia simpan dengan rapih.

Sean melihat Vano menurunkan tali, ia menatap kepergian Vano dengan perasaan sedih.

"Jaga dirimu baik-baik, dan cepatlah kembali!" seru Sean, saat Vano mulai meluncur dari tali untuk turun ke bawah.

Lompatan kaki Vano begitu tepat di atas dek saat ia menjatuhkan kakinya diatas kapal pesiar. sekelompok orang yang sudah menunggu kedatangan Vano berjalan mendekat sambil menodongkan pistol ke arahnya.

"Apa kau salah satu anak Reno Mahesa."

Vano mengangguk, Mata tajam Vano melihat sekeliling orang-orang yang sedang berkumpul dengan tangan terborgol. Wajah mereka begitu suram dan ketakutan, dari sorot mata orang-orang tersebut seakan meminta pertolongan. Mereka adalah Sandra yang berjumlah sekitar 30 orang.

"Cepat geledah pria itu, apa dia membawa senjata!"

Tiga pria berkepala plontos mendapat perintah dari pria berkumis tebal, ia mendekati dan mulai menggeledah tubuh Vano. Pria bertubuh atletis itu tidak berkutik apa lagi melawan, sebab ia tidak mau gegabah di sarang penyamun.

"kami menemukan ini di saku celananya." pria itu mengangkat pisau lipat dan pistol yang baru saja ia temukan.

"Cepet buka isi tasnya! Aku sudah tidak sabar ingin melihat uang! teriak pria berkumis.

"Hanya beberapa potong pakaian dan Roti!" balas anak buah si kumis sambil mengeluarkan isi tas ransel Vano.

"Hey! mana uang yang telah kau janjikan, ternyata kau berani datang tanpa membawa uang yang kami minta!"

Vano berdecak "Aku akan memberikan uang yang kalian inginkan, terapi aku ingin kalian lepaskan orang-orang tidak berdosa itu, lalu pertemukan aku dengan Ketua genk kalian!"

Pria berkumis bertubuh gempal berjalan kearah Vano, ia memukul kepala Vano dengan senjata api di tangannya "Besar juga nyali mu, hah!

"BUGH!

Vano tidak perduli untuk menahan rasa sakit saat kepalanya mulai mengeluarkan darah segar, ia masih berpikir panjang untuk melawan komplotan perampokan kapal pesiar miliknya. Ia tahu pasti komplotan ini bukan lah orang sembarangan. Sudah pasti di belakang mereka ada orang-orang penting yang menunggangi

"Aku ingin bertemu dengan kepala genk kalian, baru aku keluarkan uang yang aku janjikan pada kalian!" seru Vano tegas, sorot matanya menyiratkan kekuatan.

"BUGH!

Pria berkepala plontos menendang perut Vano dengan keras, hingga tubuh Vano terdorong ke belakang.

"Berikan kami uang 300 Milyar dan emas batangan murni satu peti, baru kami akan bebaskan manusia-manusia tidak berguna itu!!

"Aku tidak memiliki uang cash, tetapi mudah bagi ku memberikan apa yang kalian inginkan! Beritahu aku di mana Ketua kalian, lalu bebaskan mereka!"

"Bedebah, kau cari mati ingin bertemu dengan ketua genk kami! pria bertubuh gempal dengan kumis tebal menghantam tubuh Vano, tetapi kali ini Vano melawan dengan menghantam balik.

"Berani sekali kau melawan ku!

"Habisi pria itu, dia telah membohongi kita!' seruan pria tersebut membuat anak buahnya yang lain ikut melawan. Parang dan golok adalah senjata mereka untuk melawan Vano, tetapi Vano bertarung hanya dengan tangan kosong dan berhasil merubuhkan mereka sekaligus.

"Sialan! ternyata dia tangguh juga! aku harus buat perhitungan pada pemuda itu sebelum anak buah ku mati sia-sia

"Dorr

"Dorr

"Aaakhh!

Tembakan di arahkan pada para sandraan, dua orang dari mereka langsung meregang nyawa dan ambruk. Suara pekikan dan teriakan ketakutan semakin menambah tegang suasana.

"Berhenti! Vano berteriak, menantang pria bertubuh gempal.

"Aku tidak akan menghentikan sebelum kau menyerah!

Vano melihat orang-orang sandraan ketakutan, ia mulai mengangkat tangan "Aku menyerah, asalkan kau tidak membunuh mereka lagi!"

"Kau selalu ingin bernegosiasi, tetapi tidak tepati janji! Borgol dia dan masukan ke dalam ruangan bawah!"

Beberapa anak buah pria berkumis tebal itu memborgol kedua tangan Vano dan mendorong nya untuk berjalan menuju tangga bawah.

"Bos, kenapa tidak tembak mati saja pria Itu! tukas salah satu teman nya.

"Bodoh! dia itu berlian, kita sandra dia agar Tuan Reno menebusnya dengan harga fantastis."

Pria itu terkekeh "Kamu sungguh cerdas, ketua pasti senang mendapatkan harta karun yang tak ternilai.

💜💜💜💜

Jangan lupa terus dukung karya Bunda, agar lebih semangat untuk Nulis...

Terpopuler

Comments

Yuli a

Yuli a

akhirnya.... muncul juga hot Daddy....
Vano makin mempesona dan tak terkalahkan...
bisa sesantai itu ya masuk ke sarang penyamun... keren....
sekarang jarang pulang dan berkubang dengan dunia bawah ya...
mudah-mudahan aja ketemu sama cewek yang sama-sama Badas... biar keren... nanti bisa kolaborasi ngelawan para mafia/gengster ....

2024-12-06

7

💜⃞⃟𝓛 ᎩᏬᏁ ⍣⃝ꉣꉣ 𝆯⃟ ଓε❀∂я

💜⃞⃟𝓛 ᎩᏬᏁ ⍣⃝ꉣꉣ 𝆯⃟ ଓε❀∂я

Keturunan Macan Asia tak akan mati iya kan bunda @💞 ᴮ͢ᵁᴺᴰᴬ𝆯𝑬𝒏𝒏͠𝒚𝆯⃟ ଓε💜 🤗 semoga saja ada keajaiban yang menyelamatkan Vano dulu Dedy Reno juga begitu hampir mati di tangan para mafia semoga saja bunda Eni menyelamatkan vano 🤗
jadi tegang bacanya bun up lagi ya bun semangat bun semoga sehat selalu , lanjut bunda 🤗🙏

2024-12-06

5

Irma Juniarti

Irma Juniarti

semoga aja Vano Gpp,jadi penasaran siapa kira2 yg menjadi dalang prnyanderaaan orang2 yg kerja dikapal pesiar milik keluarga Mahesa 🤔,ayok Vano tetap semangat💪💪,basmi para musuh.

2024-12-06

5

lihat semua
Episodes
1 Penyerangan
2 Sebuah Teka-teki
3 Ancaman
4 Jebakan
5 Bukan lawan yang tepat
6 Jebakan wanita licik
7 Dia Wanita ku
8 Menunggu hari pembalasan
9 Berharap mencintai
10 Sang primadona
11 Rahasia masa lalu
12 Pertemuan Yang di rindukan.
13 Mengutarakan isi hati
14 Pria pemberani
15 Pria bermata satu
16 Identitas tawanan
17 Bertemu musuh lama
18 Penyelamatan
19 Halusinasi
20 Petualangan Vano dan Sean
21 Pencarian
22 Bertemu seseorang
23 Kehilangan
24 Perlawanan Vano
25 Pencarian sang putra
26 Monster penunggu bukit
27 Perjanjian Vano dan Markus
28 Pertemuan yang tidak sengaja
29 Kedok wanita jahat
30 Keluar mulut Harimau, masuk ke sarang buaya.
31 Berkorban Nyawa
32 Perjuangan tiga sekawan
33 Pembebasan Luna
34 Menuju jalan pintas
35 Perkelahian
36 Titisan Dragon black
37 Kehilangan
38 Kehilangan part 2
39 Cinta atau Buta
40 Isi hati Safira
41 Kisah Safira
42 kisah Safira 2 (Merasa bersalah)
43 Hati yang mati
44 kecurigaan Safira
45 Lelah Hati
46 Mulai terkuak (Vana)
47 Membuat Onar
48 episode 48
49 Berani Melawan
50 Rencana jitu
51 Yang telah hilang, kini kembali.
52 Amarah Janeta
53 Ketahuan
54 Hidup atau mati
55 Masih ada perasaan
56 Cinta telah kembali
57 Rahasia Reyhan
58 Meregang nyawa
59 Menunggu hari pembalasan.
60 Menjadi Raja Xenzial
61 Harta karun
62 Desa Xenzial
63 Sebuah misi
64 Meninggalkan Desa misteri
65 Kembali pulang
66 Hanya halusinasi
67 Rencana jitu
68 Trauma masa lalu
69 Wanita yang sama
70 ketegaran Safira
71 Mari kita bercerai
72 Sulit melepaskan
73 Masa lalu Shella
74 Rencana busuk
75 Keakraban di mansion
76 Penguntit
77 Serangan
78 Cemburu
79 Perjodohan
80 Rencana Licik
81 Memilih pergi
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Penyerangan
2
Sebuah Teka-teki
3
Ancaman
4
Jebakan
5
Bukan lawan yang tepat
6
Jebakan wanita licik
7
Dia Wanita ku
8
Menunggu hari pembalasan
9
Berharap mencintai
10
Sang primadona
11
Rahasia masa lalu
12
Pertemuan Yang di rindukan.
13
Mengutarakan isi hati
14
Pria pemberani
15
Pria bermata satu
16
Identitas tawanan
17
Bertemu musuh lama
18
Penyelamatan
19
Halusinasi
20
Petualangan Vano dan Sean
21
Pencarian
22
Bertemu seseorang
23
Kehilangan
24
Perlawanan Vano
25
Pencarian sang putra
26
Monster penunggu bukit
27
Perjanjian Vano dan Markus
28
Pertemuan yang tidak sengaja
29
Kedok wanita jahat
30
Keluar mulut Harimau, masuk ke sarang buaya.
31
Berkorban Nyawa
32
Perjuangan tiga sekawan
33
Pembebasan Luna
34
Menuju jalan pintas
35
Perkelahian
36
Titisan Dragon black
37
Kehilangan
38
Kehilangan part 2
39
Cinta atau Buta
40
Isi hati Safira
41
Kisah Safira
42
kisah Safira 2 (Merasa bersalah)
43
Hati yang mati
44
kecurigaan Safira
45
Lelah Hati
46
Mulai terkuak (Vana)
47
Membuat Onar
48
episode 48
49
Berani Melawan
50
Rencana jitu
51
Yang telah hilang, kini kembali.
52
Amarah Janeta
53
Ketahuan
54
Hidup atau mati
55
Masih ada perasaan
56
Cinta telah kembali
57
Rahasia Reyhan
58
Meregang nyawa
59
Menunggu hari pembalasan.
60
Menjadi Raja Xenzial
61
Harta karun
62
Desa Xenzial
63
Sebuah misi
64
Meninggalkan Desa misteri
65
Kembali pulang
66
Hanya halusinasi
67
Rencana jitu
68
Trauma masa lalu
69
Wanita yang sama
70
ketegaran Safira
71
Mari kita bercerai
72
Sulit melepaskan
73
Masa lalu Shella
74
Rencana busuk
75
Keakraban di mansion
76
Penguntit
77
Serangan
78
Cemburu
79
Perjodohan
80
Rencana Licik
81
Memilih pergi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!