Sang primadona

Sebuah pertemuan di hotel berbintang sudah menjadi rutinitas kalangan elit dan orang-orang jetset mengadakan sebuah acara penting. Seperti halnya PT Mega persada yang bergerak di bidang properti dan perhotelan.

Sebenarnya Vana bukan lah wanita yang ambisius atau gila kerja. Dia telah memiliki segalanya dari berbagai bidang perusahaan keluarga besarnya. Mulai dari kapal pesiar, property, rumah sakit, perhotelan dan beberapa bisnis lainnya yang tersebar di Asia dan mancanegara. Tetapi kali ini Vana ingin bersaing dengan beberapa perusahaan besar untuk ikut andil dalam project property dan menunjukkan kemampuan dirinya sebagai seorang CEO.

"Tetap lah terus berada di samping ku dan memastikan diri mu baik-baik saja. Aku tidak ingin kamu dapat masalah." Kenzo memperingatkan Vana setelah mobil terparkir sempurna.

Gadis yang memiliki bulu mata lentik tersenyum sumringah, tubuh putihnya berbalut dress hitam batas lutut. Hells hitam terbuat dari kulit di padu tas hitam bermerek Hermes, menambah totalitas Vana sebagai seorang CEO. Cantik, modis energik, cerdas dan berwawasan luas menjadi modal dan daya tarik Vana sebagai seorang CEO.

"Tidak usah terlalu mengkhawatirkan diriku kenz, aku harus bisa menjaga diri sendiri."

Kenzo menautkan alisnya "Hey, apa kamu lupa? kau baru saja sembuh dari serangan binatang buas yang hampir merengut nyawa mu beberapa hari yang lalu. Apa kamu tidak trauma?"

Vana gelengkan kepala "Seorang Zevanya tidak boleh takut apalagi trauma. Aku sudah melakukan banyak hal dalam hidup ku bersama Nathan!"

"Nathan! kau masih mengingat pria itu?" Kenzo semakin bingung dengan arah pembicaraan Vana, kenapa tiba-tiba ia mengingat pria yang hampir membunuhnya dulu di area pertandingan pedang samurai.

Seperti keceplosan, Vana membekap mulutnya. Dia sendiri juga bingung, kenapa masih mengingat pria tersebut. Apalagi bayangan Nathan terus terbayang di pelupuk matanya. Mata biru pria Korea yang menolong dirinya terasa mirip dengan Nathan, seakan cinta lamanya telah hadir kembali.

"Ti-dak! aku hanya salah bicara. Sebaiknya kita masuk kedalam, acara akan segera di mulai." balas Vana mengalihkan pembicaraan.

Vana meriah tas Hermes di samping kemudi dan membuka pintu mobil. Wajah Kenzo begitu suram saat Vana menyebut nama Nathan. Entah lah perasaan kesal menyeruak dalam hatinya.

Dua orang penjaga membuka pintu dan mempersilahkan Vana dan Kenzo untuk masuk ke sebuah ruangan yang sudah di persiapkan untuk meeting bersama para owner dari masing-masing perusahaan. PT Mega Bintang adalah perusahaan besar di mancanegara, banyak kalangan pebisnis ingin berkerja sama dengan Perusahaan Asing tersebut. Sebaliknya nama besar Mahesa grup juga salah satu perusahaan besar di Asia yang menelurkan banyak anak perusahaan, kebanyakan dari mereka yang ingin bekerja sama dengan perusahaan Reno. Tetapi kali ini Vana lah yang membuka diri untuk bekerja sama dengan perusahaan asing.

Vana duduk dengan anggun di salah satu kursi eksekutif bersama Kenzo. Wajah cantik penuh pesona itu menghipnotis kaum adam yang berada di ruangan meeting. Baru kali ini mereka bertemu dengan salah satu anak dari Reno Mahesa yang begitu cantik. Tidak banyak yang tahu tentang kehidupan Vana, sebab Reno selalu menutup perihal anak-anaknya di depan halayak.

"Tidak menyangka putri tuan Reno begitu cantik, bahkan sekelas artis pun kalah cantik." bisik salah seorang CEO pada teman di sampingnya.

"Aku pernah mendengar, kecantikan putri tuan Reno secantik istrinya. Sampai-sampai tuan Reno meratukan istrinya. Ternyata memang benar gadis itu terlihat cantik luar biasa, anggun dan berkelas." puji pria tersebut dengan tatapan kagum.

Melihat para pria di ruangan tersebut terus menatap ke arah Vana, membuat Kenzo kesal dan marah. Sorot tajam mata Kenzo mengintimidasi siapa saja yang menatap wanita di sampingnya.

"Zee.. bila kau tidak nyaman dengan tatapan pria-pria sialan itu, lebih baik kita batalkan saja pertemuan ini. Aku tidak bisa melihat kau di perhatikan seperti itu, membuat aku ingin mencolok bola mata mereka!" Api cemburu mulai membakar hati Kenzo.

"Tidak Kenz, aku tetap akan ikut tender ini. untuk mengasah kemampuan ku."

"Zee dengar? kau tidak kekurangan uang untuk ikut tender proyek Mega bintang. Perusahaan ini sama besar dengan perusahaan Ayah mu."

"Kenapa sekarang kau banyak aturan Kenzo, daddy saja tidak pernah mengintimidasi ku perihal kerja sama dengan perusahaan mana pun. Aku harap kau mengerti dan mengikuti rencana ku."

Kenzo membuang-buang nafas kasar sambil mengusap wajahnya berkali-kali. "Terserah kau saja, aku sudah memperingati mu."

"Terima kasih atas pengertian mu." ucap Vana seraya membuka lembaran kertas yang sudah ia persiapkan untuk orientasi.

Sementara di barisan paling ujung, pria tampan berwajah Oriental menatap tak berkedip kearah Vana. Setiap kali menatap wajah blasteran indo tersebut membuat jantung nya berdebar tak karuan dan ingin melompat keluar.

"Kali ini, tidak akan aku biarkan kau lepas dari ku lagi. Bertahun-tahun aku sudah menunggu lama." bathin pria tersebut berkata lirih, tatapan nya tidak pernah lepas dari gadis bermulu mata lentik.

💜💜💜💜

Bunda telat lagi🤭 beneran beberapa hari ini mager banget 😢 Tapi setelah Indonesia menang melawan Arab Saudi, hati ini mulai ceria 🤣 hahahaha... Semoga Update lagi ya All..

Jangan lupa untuk terus dukung karya bunda. Bantu bunda untuk LIKE setelah membaca. Kasih GIFT/VOTE untuk penyemangat bunda. Beri komentar yang membangun dan beri bintang 5 untuk karya baru bunda.

Terima kasih sebelumnya, Happy reading 🥰

Terpopuler

Comments

eman xD

eman xD

wih tambah seru ini ma cerita semoga sehat selalu bunda dan semangat trs utk menulis cerita nya

2024-11-20

7

Zainab Ddi

Zainab Ddi

wah Nathan Uda ganti wajah kayaky mulai ingin.mendekati vana lg

2024-11-20

8

Zainab Ddi

Zainab Ddi

bunda ternyata suka bola jg 💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻🙏🏻🙏🏻😍😍😍untuk kelanjutannya

2024-11-20

5

lihat semua
Episodes
1 Penyerangan
2 Sebuah Teka-teki
3 Ancaman
4 Jebakan
5 Bukan lawan yang tepat
6 Jebakan wanita licik
7 Dia Wanita ku
8 Menunggu hari pembalasan
9 Berharap mencintai
10 Sang primadona
11 Rahasia masa lalu
12 Pertemuan Yang di rindukan.
13 Mengutarakan isi hati
14 Pria pemberani
15 Pria bermata satu
16 Identitas tawanan
17 Bertemu musuh lama
18 Penyelamatan
19 Halusinasi
20 Petualangan Vano dan Sean
21 Pencarian
22 Bertemu seseorang
23 Kehilangan
24 Perlawanan Vano
25 Pencarian sang putra
26 Monster penunggu bukit
27 Perjanjian Vano dan Markus
28 Pertemuan yang tidak sengaja
29 Kedok wanita jahat
30 Keluar mulut Harimau, masuk ke sarang buaya.
31 Berkorban Nyawa
32 Perjuangan tiga sekawan
33 Pembebasan Luna
34 Menuju jalan pintas
35 Perkelahian
36 Titisan Dragon black
37 Kehilangan
38 Kehilangan part 2
39 Cinta atau Buta
40 Isi hati Safira
41 Kisah Safira
42 kisah Safira 2 (Merasa bersalah)
43 Hati yang mati
44 kecurigaan Safira
45 Lelah Hati
46 Mulai terkuak (Vana)
47 Membuat Onar
48 episode 48
49 Berani Melawan
50 Rencana jitu
51 Yang telah hilang, kini kembali.
52 Amarah Janeta
53 Ketahuan
54 Hidup atau mati
55 Masih ada perasaan
56 Cinta telah kembali
57 Rahasia Reyhan
58 Meregang nyawa
59 Menunggu hari pembalasan.
60 Menjadi Raja Xenzial
61 Harta karun
62 Desa Xenzial
63 Sebuah misi
64 Meninggalkan Desa misteri
65 Kembali pulang
66 Hanya halusinasi
67 Rencana jitu
68 Trauma masa lalu
69 Wanita yang sama
70 ketegaran Safira
71 Mari kita bercerai
72 Sulit melepaskan
73 Masa lalu Shella
74 Rencana busuk
75 Keakraban di mansion
76 Penguntit
77 Serangan
78 Cemburu
79 Perjodohan
80 Rencana Licik
81 Memilih pergi
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Penyerangan
2
Sebuah Teka-teki
3
Ancaman
4
Jebakan
5
Bukan lawan yang tepat
6
Jebakan wanita licik
7
Dia Wanita ku
8
Menunggu hari pembalasan
9
Berharap mencintai
10
Sang primadona
11
Rahasia masa lalu
12
Pertemuan Yang di rindukan.
13
Mengutarakan isi hati
14
Pria pemberani
15
Pria bermata satu
16
Identitas tawanan
17
Bertemu musuh lama
18
Penyelamatan
19
Halusinasi
20
Petualangan Vano dan Sean
21
Pencarian
22
Bertemu seseorang
23
Kehilangan
24
Perlawanan Vano
25
Pencarian sang putra
26
Monster penunggu bukit
27
Perjanjian Vano dan Markus
28
Pertemuan yang tidak sengaja
29
Kedok wanita jahat
30
Keluar mulut Harimau, masuk ke sarang buaya.
31
Berkorban Nyawa
32
Perjuangan tiga sekawan
33
Pembebasan Luna
34
Menuju jalan pintas
35
Perkelahian
36
Titisan Dragon black
37
Kehilangan
38
Kehilangan part 2
39
Cinta atau Buta
40
Isi hati Safira
41
Kisah Safira
42
kisah Safira 2 (Merasa bersalah)
43
Hati yang mati
44
kecurigaan Safira
45
Lelah Hati
46
Mulai terkuak (Vana)
47
Membuat Onar
48
episode 48
49
Berani Melawan
50
Rencana jitu
51
Yang telah hilang, kini kembali.
52
Amarah Janeta
53
Ketahuan
54
Hidup atau mati
55
Masih ada perasaan
56
Cinta telah kembali
57
Rahasia Reyhan
58
Meregang nyawa
59
Menunggu hari pembalasan.
60
Menjadi Raja Xenzial
61
Harta karun
62
Desa Xenzial
63
Sebuah misi
64
Meninggalkan Desa misteri
65
Kembali pulang
66
Hanya halusinasi
67
Rencana jitu
68
Trauma masa lalu
69
Wanita yang sama
70
ketegaran Safira
71
Mari kita bercerai
72
Sulit melepaskan
73
Masa lalu Shella
74
Rencana busuk
75
Keakraban di mansion
76
Penguntit
77
Serangan
78
Cemburu
79
Perjodohan
80
Rencana Licik
81
Memilih pergi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!