Bab 19. Hukuman Menanti

...“Nyonya Zhia, saya sudah menyeret Tuan Rayden dan Levi sesuai yang telah anda perintahkan sebelumnya.”...

“Kerja bagus, Jay! Begitu juga denganmu, Felix.”

Puji Zhia pada keduanya, tampak Rayden dan Levi mendengus kesal karena tidak bisa melawan ataupun memberontak di depan para istri tercinta mereka. Keduanya lebih takut kalau jatah malamnya menghilang, dibandingkan di seret oleh anak buah sendiri seperti tadi.

Tak lama kemudian, Will pun tiba di ruang tamu sambil memapah Nathan yang sudah babak belur di wajah tampannya. Zhea yang melihat wajah tampan pria yang sangat dicintainya babak belur di tangan Grandpa dan Daddy nya sendiri, segera menghampiri Nathan untuk memastikan keadaannya meski harus memaksakan diri berjalan.

Sedangkan Zhia dan Lucia sudah melontarkan tatapan tajamnya pada suami masing-masing yang kini hanya menundukkan kepalanya tanpa rasa bersalah, ingat tanpa rasa bersalah.

“Astaga, Kak Nath? Bagaimana bisa sampai separah ini? ‘Kan sangat disayangkan wajah tampan Kak Nath menjadi babak belur seperti ini?” ujar Zhea sembari memeriksa keadaan wajah Nathan yang memang cukup parah.

“Salahkan saja, Grandpa dan Daddy mu itu yang tidak mau percaya dengan apa yang putraku katakan.”

Jelas sekali Will kesal, karena kenyataannya semua itu hanya kesalahpahaman saja. Bahkan Rayden dan Levi sama sekali tidak mempercayai apa yang putranya katakan, padahal Nathan sudah berkata dengan sejujur-jujurnya.

“Tidak, ini semua salahku! Aku yang tidak bisa menjaga diriku sendiri hingga terluka dan membuat Kak Nath seolah menjadi orang yang menyebabkan aku seperti ini,” ujar Zhea yang berakhir menyalahkan dirinya sendiri.

“Apa yang Will katakan memang benar, Zhea! Semua ini karena kesalahan dan kebodohan Grandpa dan Daddy mu yang langsung bertindak tanpa mencari tahu kebenarannya lebih dulu. Mengutamakan otot mereka dibandingkan otak mereka.” Perkataan Zhia jelas langsung menusuk hati siapapun yang mendengarnya, terutama Rayden dan Levi.

“Pasti kejadian selanjutnya akan sangat seru ‘nih!” gumam Shea yang memilih menjadi penonton di sana bersama dengan Jaydon dan Felix.

“Waah, entah mengapa ini terasa sangat mendebarkan. Bukan begitu, Jay?” bisik Felix yang tidak sabar melihat hukuman seperti apa yang akan di terima Tuannya dan Levi kali ini.

Dan Jaydon hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, tanpa keduanya sadari tatapan tajam yang Rayden dan Levi lontarkan setelah mendengar bisikan tersebut.

“Akan aku seret kalian berdua, bahkan sampai ujung neraka sekalipun,” gumam Rayden dengan hati yang sudah bertekad bahwa dia dan Levi tidak akan menjalani hukuman ini sendirian.

“Benar, Pah! Apapun yang terjadi, mereka berdua juga harus mendapatkan hukuman yang sama seperti kita. Baru itu yang dinamakan dengan setia kawan,” imbuh Levi sembari menunjukan seringainya.

“Hai, apa yang kalian berdua lihat, Hah?”

Bentakan dari Mamah Zhia hampir saja membuat Rayden dan Levi pindah alam karena serangan jantungan. Belum lagi tatapan tajamnya yang bak anak panah beracun yang jelas tertuju pada keduanya.

Ditambah Lucia tiba-tiba beranjak dari tempat duduknya dan mulai berjalan menghampiri keduanya, dimana Levi sudah pasang badan untuk menerima pukulan maut atau pukulan penuh cinta, entahlah Levi tidak bisa membedakannya untuk saat ini. Yang pasti pukulan dari Lucia tidak akan main-main, apalagi posisi Levi di sini yang bersalah.

Levi sudah memejamkan kedua matanya dengan sangat rapat, tapi rupanya Lucia hanya melewatinya saja dan malah berjalan menghampiri Nathan untuk memeriksa keadaannya.

Nathan memilih diam dan membiarkan Lucia memeriksa luka-lukanya, dia sudah kehabisan tenaga untuk melakukan pembelaan terhadap dirinya ditambah dengan pikirannya yang terus mengarah pada pertengkarannya dengan sang kekasih sebelumnya.

“Tidak ada patah tulang atau luka serius lainnya, hanya beberapa luka lebam dan lecet. Mungkin beberapa hari akan sembuh, jika mendapatkan perawatan yang tepat,” ujar Lucia menjelaskan kondisi Nathan setelah memeriksanya.

“Syukurlah, tidak ada luka serius dan berbahaya. Jika sampai ada luka yang membuat Kak Nath-Ku menjadi cacat, maka aku tidak akan pernah memaafkan Grandpa dan Daddy!” Ancam Zhea yang melontarkan tatapan tajamnya pada Rayden dan Levi, meskipun dia tahu keduanya melakukan hal seperti itu untuk melindunginya.

“Paman Will, tolong pindahkan Nathan ke kamar yang biasa dia gunakan. Nanti biar Zhea yang membantu mengobati lukanya dan untuk sementara waktu biarkan Nathan menginap di sini, karena kami yang bertanggung jawab atas kondisinya yang sekarang,” pinta Lucia dengan tatapan memohon.

“Tidak, Kak Lucia! Lebih baik aku tinggal di rumahku saja dan anggap saja masalah ini telah selesai.” Nathan berniat menolak, karena jika Giselle mengetahui bahwa dia tinggal di kediaman Xavier bersama dengan Zhea maka kemungkinan besar akan terjadi pertengkaran lainnya.

“Haruskah aku memukulmu sampai tidak sadarkan diri sekalian agar kau tidak menolak apa yang Kakakmu ini sarankan yang terbaik untukmu, hmm?” Lucia sungguh merasa gemas sekali, karena Nathan kini selalu saja menolak permintaannya.

Nyali Nathan seketika menciut, Will yang berniat membantu menolaknya harus menutup mulutnya rapat-rapat. Rayden dan Levi memang sangat menakutkan dalam pertarungan, apalagi saat menggila. Akan tetapi, Lucia akan lebih menakutkan ketika sudah mengeluarkan tanduknya seperti ini. Dan harus kalian ingat, keluarga Xavier selalu memegang teguh apa yang mereka katakan.

Dengan cepat Will berkata, “Aku akan membawa Nathan ke kamarnya.”

“Pah ….”

“Sudah menurut saja, kau akan aman di sini bersama mereka! Dan mungkin ini salah satu cara Nyonya Zhia dan Lucia untuk menghukum Tuan Rayden dan Levi,” bisik Will ketika Nathan kembali berniat untuk menolak tinggal sementara di sana.

“Zhea, ikutlah dengan mereka!” ujar Lucia yang menyuruh Zhea untuk merawat luka-luka Nathan dan secara tidak langsung membantu mendekatkan keduanya.

Tanpa memberikan jawaban, Zhea segera mengikuti Will dan Nathan menuju salah satu kamar yang biasa Nathan tempati ketika menginap.

“Kini waktunya hukuman untuk kalian berdua.” Perkataan Zhia spontan membangunkan bulu kuduk mereka, terutama untuk Rayden dan Levi.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Firanty Ranty

Firanty Ranty

ini kemana yaa si triple R dan Luca kok GK pada nongol

2024-11-17

0

Ratna Sumaroh

Ratna Sumaroh

siap siap papa Ray dan Levi dapat hukuman

2024-11-20

0

Fahmi Ardiansyah

Fahmi Ardiansyah

seorg mafia takut istri ya ini rayden n Levi🤣🤣🤣🤣

2024-10-29

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Hati Yang Patah
2 Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3 Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4 Bab 04. Meminta Dijodohkan
5 Bab 05. Haruskah Menyerah?
6 Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7 Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8 Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9 Bab 09. Rencana Penolakan
10 Bab 10. Rencana Memikat
11 Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12 Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13 Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14 Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15 Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16 Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17 Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18 Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19 Bab 19. Hukuman Menanti
20 Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21 Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22 Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23 Bab 23. Salah Sasaran
24 Bab 24. Hampir Saja
25 Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26 Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27 Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28 Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29 Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30 Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31 Bab 31. Wajah Asli Giselle
32 Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33 Bab 33. Hanya Milikku
34 Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35 Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36 Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37 Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38 Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39 Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40 Bab 40. Senjata Makan Tuan
41 Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42 Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43 Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44 Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45 Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46 Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47 Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48 Bab 48. Terbongkar Sudah
49 Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50 Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51 Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52 Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53 Bab 53. Masih Ada Rahasia
54 Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55 Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56 Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57 Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58 Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59 Bab 59. Kelicikan Giselle
60 Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61 Bab 61. Benar-Benar Menggila
62 Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63 Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64 Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65 Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66 Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67 Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68 Bab 68. Sejak Awal Milikku
69 Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70 Bab 70. Kabar Perjodohan
71 Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72 Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73 Bab 73. Kegundahan Hati
74 Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75 Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76 Bab 76. Kesalahpahaman
77 Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78 Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79 Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80 Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81 Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82 Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83 Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84 84. Keputusan Nathan
85 Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86 Bab 86. Pasangan Jahil
87 Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88 Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89 Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90 Bab 90. Happy Ending
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Bab 01. Hati Yang Patah
2
Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3
Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4
Bab 04. Meminta Dijodohkan
5
Bab 05. Haruskah Menyerah?
6
Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7
Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8
Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9
Bab 09. Rencana Penolakan
10
Bab 10. Rencana Memikat
11
Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12
Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13
Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14
Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15
Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16
Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17
Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18
Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19
Bab 19. Hukuman Menanti
20
Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21
Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22
Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23
Bab 23. Salah Sasaran
24
Bab 24. Hampir Saja
25
Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26
Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27
Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28
Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29
Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30
Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31
Bab 31. Wajah Asli Giselle
32
Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33
Bab 33. Hanya Milikku
34
Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35
Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36
Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37
Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38
Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39
Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40
Bab 40. Senjata Makan Tuan
41
Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42
Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43
Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44
Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45
Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46
Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47
Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48
Bab 48. Terbongkar Sudah
49
Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50
Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51
Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52
Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53
Bab 53. Masih Ada Rahasia
54
Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55
Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56
Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57
Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58
Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59
Bab 59. Kelicikan Giselle
60
Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61
Bab 61. Benar-Benar Menggila
62
Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63
Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64
Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65
Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66
Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67
Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68
Bab 68. Sejak Awal Milikku
69
Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70
Bab 70. Kabar Perjodohan
71
Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72
Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73
Bab 73. Kegundahan Hati
74
Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75
Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76
Bab 76. Kesalahpahaman
77
Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78
Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79
Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80
Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81
Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82
Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83
Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84
84. Keputusan Nathan
85
Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86
Bab 86. Pasangan Jahil
87
Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88
Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89
Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90
Bab 90. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!