Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati

...“Kini waktunya hukuman untuk kalian berdua.”...

“Sayang, aku bisa jelaskan mengapa aku memukuli Nathan seperti itu. Dia menyakiti cucu kita dan sebagai Grandpa yang baik hanya ingin berusaha melindunginya saja. Tolong pertimbangkan niat baik kami dibaliknya, Zhia sayang!” Rayden mencoba menjelaskan atau lebih tepatnya alasan mengapa dia tega memukuli Nathan sampai seperti itu.

“Benar, Mah! Luci, kami hanya ingin melindungi Zhea saja dari bajingan seperti Nathan. Apalagi aku sebagai Daddy nya, tidak mungkin aku bisa diam saja melihat putriku yang menangis seperti itu. Lagi pula aku hanya sedikit memberinya pelajaran, tidak langsung membunuhnya mengingat dia juga salah satu anak Will.”

Kali ini penjelasan atau alasan versi Levi yang secara tidak langsung semakin membangkitkan kemarahan Zhia dan Lucia.

“Ouh, jadi seperti itu pemikiran kalian? Apakah kalian berdua ingin tahu apa yang aku dan Lucia pikirkan saat ini, hmm?”

Apapun yang Zhia katakan selalu berhasil membuat orang yang mendengarnya menjadi merinding, apalagi orang yang menjadi lawan bicaranya saat itu.

“Bukankah aku selalu memperingati kalian untuk mencari tahu lebih dahulu kebenarannya sebelum bertindak! Sekarang kalian melihat dan mendengarnya sendiri, bukan? Kalau Nathan tidak melakukan apapun kepada Zhea.” Perkataan Zhia penuh penekanan, “Dan kalian berdua malah membuatnya babak belur seperti itu.” imbuhnya.

“Dan kau Levi! Ingin membunuhnya? Sebelum kau melakukannya akan aku kubur kau hidup-hidup, biar saja Lucia menikah lagi dengan pria lain dan Shea serta Zhea mencari Daddy baru untuk mereka,” ujar Zhia yang jelas geram mendengar pengakuan Levi sebelumnya.

“Maaf, Mah! Tolong jangan lakukan itu, a-aku benar-benar menyesalinya dan berjanji tidak akan melakukan hal seperti itu lagi. Bahkan sampai jadi hantu pun aku tidak akan rela membiarkan pria lain berada di sisi istriku dan menjadi ayah dari kedua putriku,” ucap Levi yang jelas sangat ketakutan mendapat ancaman seperti itu.

“Ck, makanya jangan asal main menghajar anak orang.” Lucia berdecak kesal dengan kelakuan suaminya.

“Sebagai hukuman atas perbuatan kalian kali ini, maka selama satu bulan kau akan tidur diluar! Lalu membersihkan halaman dan mengerjakan semua pekerjaan pelayan di sini selama satu bulan, serta tugas utama kalian adalah merawat Nathan sampai kondisinya membaik,” ujar Zhia memberikan hukuman yang menurutnya pas untuk membuat suami dan menantunya itu jera.

“Sayang, kau boleh menyuruhku untuk mengerjakan pekerjaan pelayan selamanya tapi tolong jangan suruh aku untuk tidur diluar. Kau tahu sendiri ‘kan kalau aku tidak bisa tidur, jika tidak ada dirimu dalam pelukanku.” Seperti biasa Rayden mencoba menawar hukumannya, sebab dia tidak bisa jauh dari istri tercintanya.

“Benar, Mah! Lucia juga tidak bisa tidur, jika tidak ada aku di sampingnya ….”

“Kata siapa aku seperti itu? Shea haruskah kita cari Daddy baru saja untuk kalian,” sela Lucia yang malah memberikan ancaman paling mematikan untuk Levi.

“Tidak, tidak! Kau tidak boleh mencari Daddy lain untuk kedua putri cantikku, kau juga tidak boleh memiliki pria lain selain aku. Karena Nona kecil Lucia hanya milik Zaen Der Levi.” Dengan penuh penegasan Levi tidak akan membiarkan istri dan anaknya diambil oleh siapapun.

“Kalau begitu lakukan saja hukumanmu dan jadikan ini pelajaran untukmu kedepannya,” ujar Lucia.

“Benar, jadikan hukuman ini sebagai pelajaran berharga untuk kalian berdua!” Zhia menolak keras tawar menawar yang Rayden berikan. Hingga akhirnya Rayden dan Levi terpaksa menerima hukuman tersebut dengan sangat berat hati.

“Lalu kenapa hanya kami yang mendapat hukuman? Sedangkan Jaydon dan Felix juga ikut memukuli Nathan bersama kami.” Rayden tidak akan membiarkan Jaydon dan Felix lolos begitu saja, mereka juga harus mendapatkan hukuman yang sama.

“Tuan, Fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan,” ujar Jaydon memperingati.

“Haruskah kita meminta kesaksian Will, Jay? Siapa tahu Tuan dan Levi bisa mendapatkan hukuman lebih dari ini,” imbuh Felix yang berhasil membuat Rayden dan Levi menjadi panik.

“Ck, kalian berdua ini! Sudah salah masih saja memfitnah orang, mau aku tambahkan hukumannya.” Zhia jelas sangat geram akan kelakuan Rayden dan Levi, keduanya lantas menggeleng cepat menolak adanya hukuman tambahan itu.

...****************...

Beralih pada Zhea yang tengah mengobati luka pukulan di wajah dan tubuh Nathan dengan sangat hati-hatinya. Will yang sedari tadi hanya diam mengawasi, akhirnya memutuskan pergi dari kamar itu untuk menghubungi istrinya tentang apa yang terjadi pada Nathan.

Sekaligus membiarkan Nathan dan Zhea bicara dari hati ke hati, karena keduanya terlihat ingin saling mengatakan sesuatu tapi mungkin karena keberadaan dirinya di sana, hingga keduanya saling diam.

“Nath, Papah akan menghubungi Mamahmu dulu bahwa kau akan menginap di sini selama beberapa hari,” pamit Will memecah keheningan yang sempat terjadi.

“Iya, Pah!” Nathan hanya menyahut sekenanya.

Setelah Will benar-benar meninggalkan kamar itu untuk beberapa saat keheningan memang masih terjadi, dimana Zhea masih memilih diam dan fokus mengobati luka Nathan. Hingga tiba saat Zhea harus mengobati luka di wajah pria yang sangat dicintainya itu, tatapan mata mereka akhirnya bertemu tanpa bisa saling menghindarinya lagi.

“Apa dengan seperti ini kau baru puas sekarang?” Pertanyaan dengan nada dan tatapan mata yang dingin dari Nathan tepat menembus hati Zhea.

“Maaf, aku sungguh tidak menyangka Grandpa dan Daddy akan berbuat sampai sejauh ini tanpa mendengar apa yang terjadi lebih dulu.” Zhea hanya bisa mengucapkan kata maaf atas apa yang Nathan alami.

“Tidak bisakah kau berhenti sekarang? Kau bahkan tahu sendiri bahwa aku dan Giselle akan segera bertunangan dalam beberapa hari lagi dan setelah itu kami juga akan mempersiapkan pernikahan. Pada akhirnya kau tidak akan bisa mendapat aku seperti yang kau inginkan, Zhea. Kau malah akan berakhir terluka sendiri.” Ya, Nathan mencoba kembali membujuk Zhea untuk menghentikan kesepakatan yang sempat terjalin.

“Aku tahu, Kak Nath! Aku akan mengurus perasaanku sendiri, jika pada akhirnya aku gagal mendapatkan cintamu. Tapi bisakah Kak Nath membiarkan aku memperjuangkannya sedikit lagi,” ujar Zhea yang masih tidak ingin menyerah begitu saja.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Firanty Ranty

Firanty Ranty

disaat zhea mundur nanti kau baru Nathan seperti apa perasaan mu dan kau tau dgn sendirinya siapa Giselle wanita yg kau puja" itu.dan disaat kau mengetahui dan menyadari semuanya bisa JD kau telah terlambat zhea akan pergi jaih dari mu.waaah..aku dh GK sabar menantikan itu semua.

2024-11-17

0

Ratna Sumaroh

Ratna Sumaroh

nathan siap siap sja dapat balasan dari lucia kalo sampai zhea celaka karna ulah giselle yg otomatis nyeret kamu juga... gk sabar nunggu Ray family menggila

2024-11-20

0

Rani R.i

Rani R.i

kau akan menyesal nath,,setelah tahu siapa Gisel,,mereka musuh keluarga Xavier yea nath

2024-11-05

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Hati Yang Patah
2 Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3 Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4 Bab 04. Meminta Dijodohkan
5 Bab 05. Haruskah Menyerah?
6 Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7 Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8 Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9 Bab 09. Rencana Penolakan
10 Bab 10. Rencana Memikat
11 Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12 Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13 Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14 Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15 Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16 Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17 Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18 Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19 Bab 19. Hukuman Menanti
20 Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21 Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22 Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23 Bab 23. Salah Sasaran
24 Bab 24. Hampir Saja
25 Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26 Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27 Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28 Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29 Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30 Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31 Bab 31. Wajah Asli Giselle
32 Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33 Bab 33. Hanya Milikku
34 Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35 Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36 Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37 Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38 Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39 Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40 Bab 40. Senjata Makan Tuan
41 Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42 Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43 Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44 Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45 Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46 Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47 Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48 Bab 48. Terbongkar Sudah
49 Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50 Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51 Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52 Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53 Bab 53. Masih Ada Rahasia
54 Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55 Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56 Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57 Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58 Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59 Bab 59. Kelicikan Giselle
60 Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61 Bab 61. Benar-Benar Menggila
62 Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63 Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64 Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65 Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66 Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67 Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68 Bab 68. Sejak Awal Milikku
69 Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70 Bab 70. Kabar Perjodohan
71 Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72 Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73 Bab 73. Kegundahan Hati
74 Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75 Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76 Bab 76. Kesalahpahaman
77 Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78 Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79 Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80 Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81 Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82 Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83 Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84 84. Keputusan Nathan
85 Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86 Bab 86. Pasangan Jahil
87 Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88 Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89 Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90 Bab 90. Happy Ending
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Bab 01. Hati Yang Patah
2
Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3
Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4
Bab 04. Meminta Dijodohkan
5
Bab 05. Haruskah Menyerah?
6
Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7
Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8
Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9
Bab 09. Rencana Penolakan
10
Bab 10. Rencana Memikat
11
Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12
Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13
Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14
Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15
Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16
Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17
Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18
Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19
Bab 19. Hukuman Menanti
20
Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21
Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22
Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23
Bab 23. Salah Sasaran
24
Bab 24. Hampir Saja
25
Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26
Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27
Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28
Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29
Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30
Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31
Bab 31. Wajah Asli Giselle
32
Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33
Bab 33. Hanya Milikku
34
Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35
Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36
Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37
Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38
Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39
Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40
Bab 40. Senjata Makan Tuan
41
Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42
Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43
Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44
Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45
Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46
Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47
Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48
Bab 48. Terbongkar Sudah
49
Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50
Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51
Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52
Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53
Bab 53. Masih Ada Rahasia
54
Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55
Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56
Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57
Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58
Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59
Bab 59. Kelicikan Giselle
60
Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61
Bab 61. Benar-Benar Menggila
62
Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63
Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64
Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65
Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66
Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67
Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68
Bab 68. Sejak Awal Milikku
69
Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70
Bab 70. Kabar Perjodohan
71
Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72
Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73
Bab 73. Kegundahan Hati
74
Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75
Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76
Bab 76. Kesalahpahaman
77
Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78
Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79
Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80
Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81
Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82
Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83
Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84
84. Keputusan Nathan
85
Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86
Bab 86. Pasangan Jahil
87
Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88
Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89
Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90
Bab 90. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!