Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah

...“Ada apa ini? Apakah Zhea menggunakan kekuasaan keluarganya untuk memaksaku bersamanya?”...

Jika Nathan sedang merasa ketar ketir dengan kedatangan keluarga Xavier, maka berbeda dengan Zhea yang kini tengah sibuk menyusun rencana untuk menaklukan Nathan dalam belenggu cintanya. Maka Zhea tengah melakukan pencarian di internet berbagai cara memikat pria, menanyakan pada teman social medianya dan bahkan menanyakannya langsung pada Shea yang tengah menemaninya di dalam kamar.

“Hai, apakah kau begitu cintanya dengan Kak Nath sampai harus berbuat sejauh ini?” tanya Shea mengganggu konsentrasi Zhea yang tengah serius membaca dan mencatat hasil pencariannya.

“Ya, begitulah caraku mencintai seseorang. Aku akan memperjuangkannya sampai batas tertentu untukku berhenti atau memilih merelakannya. Namun, selagi aku masih memiliki kesempatan, maka aku tidak akan pernah mundur sedikitpun.” Jawaban Zhea cukup membuat saudari kembarnya itu berdecak kagum.

“Ck, asalkan kau bersaing secara sehat dan tidak melakukan hal konyol yang nantinya akan merugikan atau menyakiti dirimu sendiri.” Shea hanya bisa memberi dukungan dan tidak lupa mengingatkan Zhea untuk tidak berbuat diluar kendalinya.

“Aku tahu, Shea!” balas Zhea yang menghargai kekhawatiran dari saudara kembarnya.

“Berhentilah, jika kau sudah tidak sanggup menahan rasa sakitnya. Jangan terlalu memaksakan dirimu sendiri, karena mungkin saat itu terjadi kau memang harus menyerah dan merelakannya.” Shea menambahkan pesannya.

Zhea tampak tersenyum dan menganggukkan kepalanya dengan patuh seraya berkata, “Kini aku sangat penasaran bagaimana ekspresi Kak Nath saat melihat Grandpa, Grandma, Daddy dan Mommy datang ke rumahnya?”

“Yang pasti dia sangat takut dipaksa menikahi gadis keras kepala sepertimu,” celetuk Shea yang bisa menebaknya dengan mudah.

“Hahaha, benar sekali! Apalagi kalau sudah berhadapan dengan Mommy.” Zhea membenarkan, keduanya lalu tertawa bersama membicarakan tentang ekspresi keluarga Coopers dengan kedatangan keluarga mereka.

...****************...

Dan tebakan keduanya memang tidak meleset jauh, dimana Nathan memang tampak ketakutan dan gugup saat melihat kedatangan keluarga Xavier di rumahnya. Ketakutan Nathan semakin menjadi ketika Papah Will berkata bahwa kedatangan mereka memang untuk membahas tentang Zhea.

“Nath, duduklah! Mereka datang untuk merundingkan masalah Nona Zhea, karena ini berhubungan denganmu. Maka kami juga membutuhkan saran serta pendapatmu di sini.”

Perasaan Nathan semakin terasa tidak enak, pikirannya sudah memiliki banyak dugaan buruk tentang permintaan Zhea kepada keluarga. Paksaan dan ancaman untuk menikahi Zhea menjadi pemikiran utama di kepala Nathan saat ini. Meski begitu, dia tetap mencoba untuk tenang dan duduk di salah satu kursi kosong seperti perintah dari Papahnya.

“Maaf, jika pembicaraan ini tentang perasaan Zhea kepadaku. A-aku—”

“Diamlah, apakah aku sudah menyuruhmu untuk bicara?” potong Lucia dengan tatapan tajamnya, “Kau tenang saja, kami tidak akan memaksamu untuk menikah dengan Zhea atau apapun pikiran buruk yang ada di kepalamu saat ini tentang putriku tidak akan pernah terjadi.” Sambungnya menegaskan.

Sontak, Nathan seketika langsung menutup mulutnya rapat-rapat. Bagaimana pun juga Lucia adalah orang yang paling dikaguminya dari kecil hingga detik ini. Bahkan alasan dia menjadi seorang dokter karena ingin mengikuti jejak Lucia.

Bagi Nathan Lucia adalah orang terbaik dan terhebat dalam hidupnya, bahkan di saat dia mengetahui putrinya jatuh cinta kepadanya. Lucia tetap akan bersikap rasional dan membela putrinya mati-matian.

Bahkan Rayden dan Levi pun lebih memilih diam, jika Lucia sudah mengeluarkan tanduknya seperti itu. Dan begitu pun Mamah Zhia yang membiarkan Lucia menyelesaikan sendiri masalah putrinya.

“Kapan rencana pernikahanmu dengan kekasihmu itu?” tanya Lucia melenceng jauh dari pembicaraan awal mereka.

“Untuk pernikahan kami belum bisa memastikannya dengan pasti, karena kekasihku akan segera menyelesaikan pendidikannya sebagai dokter ahli bedah lebih dulu. Namun, kami sudah sepakat untuk bertunangan lebih dulu bulan depan,” jawab Nathan tanpa menutupi apapun.

“Dokter ahli bedah? Kalau begitu apakah kekasihmu salah satu dokter bedah utama di rumah sakit milikmu?” tebak Lucia yang tepat sasaran.

“Benar, Kak Lucia! Kekasihku adalah Dokter spesialis bedah subspesialis bedah Onkologi di rumah sakit milikku. Namun, kami sudah menjalani hubungan ini semenjak kami di universitas.”

“Siapa namanya? Apakah dia wanita yang waktu itu—”

“Benar, Kak! Dia wanita yang saat itu bersamamu, Dr. Giselle Alendiandra.” Dengan lantang Nathan memperkenalkan kekasihnya.

“Tidak buruk juga pilihanmu, Nath!”

Bukannya merasa kesal atau marah, Lucia malah memuji kekasih Nathan yang memang layak dibandingkan dengan putrinya. Dan ‘yah, Lucia memang beberapa kali bertemu dengan Giselle bahkan dia juga mengakui kemampuan wanita itu dalam dunia medis.

“Sayang, kenapa kau malah berkata seperti itu?” sela Levi yang tidak suka Lucia malah memuji saingan cinta putrinya.

“Levi, kau diam saja dan biarkan Lucia yang mengurusnya.”

Zhia memperingati menantunya untuk mempercayakan pembicaraan ini kepada Lucia. Mau tidak mau Levi terpaksa harus menahan diri dan membiarkan sang istri yang mengambil alih pembicaraan, meski sebenarnya Levi sangat ingin memaki Nathan yang secara tidak langsung menyakiti hati putrinya.

“Nathan!”

Entah mengapa cara Lucia memanggil namanya membuat seluruh bulu kuduk Nathan berdiri saat mendengarnya. Seketika suasana tampak sangat tegang, ditambah dengan ekspresi serius Lucia menatap Nathan saat itu.

“I-iya, Kak Lucia!” balas Nathan dengan nada bicara yang terbata karena merasa sangat gugup.

“Seperti yang telah aku katakan sebelumnya, bahwa kami datang bukan untuk memaksamu untuk menikahi Zhea, putriku. Dan bukan juga untuk menjodohkan mu dengannya.” Lucia kembali mengulang perkataannya sebelumnya, bahkan kali ini dia semakin menegaskan.

“Namun, setelah aku mendengar semua jawabanmu atas pertanyaan yang telah aku berikan. Bolehkan aku mengusulkan sebuah jalan tengah untuk permasalahan ini?”

Semua orang tampak tertegun mendengar penuturan Lucia. Mereka juga sangat penasaran dengan apa yang nantinya akan Lucia usulkan untuk menyelesaikan masalah perasaan Zhea kepada Nathan.

“A-apa maksud—”

“Berikan putriku kesempatan untuk mengejar dan mendapatkan cintamu, setidaknya sampai kalian memutuskan untuk menikah. Akan tetapi, jangan pernah melukai hatinya terlalu jauh cukup dengan kau mengabaikannya atau sedikit memarahinya. Itulah batas toleransi yang bisa aku berikan kepadamu, Nathan!” Lucia memotong pertanyaan Nathan dan menjelaskan tentang usulan yang dia pikirkan dan pertimbangkan sejak awal.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

几卂ᐯ丨丂卄卂

几卂ᐯ丨丂卄卂

nah bisakah Nathan memberikan kesempatan untuk zhea???

2024-11-20

1

Firanty Ranty

Firanty Ranty

Thor ini visual nya si kembar mana kan skrng mereka dah pada remaja menuju dewasa..

2024-11-16

0

Ratna Sumaroh

Ratna Sumaroh

jadi penasaran juga nih akankah zhea berhasil menarik perhatian nathan

2024-11-19

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Hati Yang Patah
2 Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3 Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4 Bab 04. Meminta Dijodohkan
5 Bab 05. Haruskah Menyerah?
6 Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7 Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8 Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9 Bab 09. Rencana Penolakan
10 Bab 10. Rencana Memikat
11 Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12 Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13 Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14 Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15 Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16 Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17 Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18 Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19 Bab 19. Hukuman Menanti
20 Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21 Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22 Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23 Bab 23. Salah Sasaran
24 Bab 24. Hampir Saja
25 Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26 Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27 Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28 Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29 Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30 Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31 Bab 31. Wajah Asli Giselle
32 Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33 Bab 33. Hanya Milikku
34 Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35 Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36 Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37 Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38 Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39 Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40 Bab 40. Senjata Makan Tuan
41 Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42 Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43 Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44 Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45 Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46 Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47 Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48 Bab 48. Terbongkar Sudah
49 Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50 Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51 Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52 Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53 Bab 53. Masih Ada Rahasia
54 Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55 Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56 Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57 Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58 Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59 Bab 59. Kelicikan Giselle
60 Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61 Bab 61. Benar-Benar Menggila
62 Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63 Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64 Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65 Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66 Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67 Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68 Bab 68. Sejak Awal Milikku
69 Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70 Bab 70. Kabar Perjodohan
71 Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72 Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73 Bab 73. Kegundahan Hati
74 Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75 Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76 Bab 76. Kesalahpahaman
77 Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78 Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79 Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80 Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81 Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82 Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83 Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84 84. Keputusan Nathan
85 Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86 Bab 86. Pasangan Jahil
87 Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88 Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89 Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90 Bab 90. Happy Ending
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Bab 01. Hati Yang Patah
2
Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3
Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4
Bab 04. Meminta Dijodohkan
5
Bab 05. Haruskah Menyerah?
6
Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7
Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8
Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9
Bab 09. Rencana Penolakan
10
Bab 10. Rencana Memikat
11
Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12
Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13
Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14
Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15
Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16
Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17
Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18
Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19
Bab 19. Hukuman Menanti
20
Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21
Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22
Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23
Bab 23. Salah Sasaran
24
Bab 24. Hampir Saja
25
Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26
Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27
Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28
Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29
Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30
Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31
Bab 31. Wajah Asli Giselle
32
Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33
Bab 33. Hanya Milikku
34
Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35
Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36
Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37
Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38
Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39
Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40
Bab 40. Senjata Makan Tuan
41
Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42
Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43
Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44
Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45
Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46
Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47
Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48
Bab 48. Terbongkar Sudah
49
Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50
Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51
Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52
Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53
Bab 53. Masih Ada Rahasia
54
Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55
Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56
Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57
Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58
Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59
Bab 59. Kelicikan Giselle
60
Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61
Bab 61. Benar-Benar Menggila
62
Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63
Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64
Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65
Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66
Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67
Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68
Bab 68. Sejak Awal Milikku
69
Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70
Bab 70. Kabar Perjodohan
71
Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72
Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73
Bab 73. Kegundahan Hati
74
Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75
Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76
Bab 76. Kesalahpahaman
77
Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78
Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79
Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80
Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81
Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82
Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83
Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84
84. Keputusan Nathan
85
Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86
Bab 86. Pasangan Jahil
87
Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88
Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89
Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90
Bab 90. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!