Bab 04. Meminta Dijodohkan

...“Apa kau sekarang sudah menyerah mendapatkan cinta dari Kakakku?”...

Mendengar pertanyaan Thalia, Zhea pun segera melepas genggaman tangan sahabatnya itu dan menatapnya dengan lekat. Zhea tampak menghela napas beberapa kali sebelum berkata, “Dengar Nathalia Willea Coopers! Tidak ada kata menyerah dalam kamus hidupku.”

“Kau tenang saja! Aku tidak akan menyerah dengan muda untuk menjadi Kakak Iparmu. Aku harus pergi sekarang untuk memulai rencanaku untuk mendapatkan Kakakmu. Doa ‘kan semoga rencana ini berhasil kali ini.” Imbuhnya dengan penuh kepercayaan diri.

Setelah mengatakan itu, Zhea pun langsung masuk ke dalam mobilnya. Meninggalkan Thalia begitu saja yang kebingungan dengan perkataan yang Zhea lontarkan barusan. Rencana? Kakak Ipar? Sungguh, sahabatnya itu sepertinya memang sudah gila karena terlalu mencintai Kakaknya.

“Dasar bucin! Tapi baiklah, aku akan mendoakan mu agar benar-benar menjadi Kakak Iparku. Sepertinya tidak buruk memiliki Kakak ipar yang usianya lebih muda dariku.”

Thalia menatap kepergian mobil yang dinaiki Zhea sejenak. Lalu setelahnya dia pun memutuskan kembali masuk ke ruang keluarga untuk mendengarkan lebih lanjut rencana Kakaknya dengan wanita yang diperkenalkan sebagai kekasihnya.

Selepas kepergian Zhea, tampak Nathan menghela napas lega. Karena gadis yang bersikeras ingin menjadi istrinya itu, akhirnya pergi dan menyerah setelah mendengar penolakannya. Setidaknya Nathan mengartikan kepergian Zhea seperti itu, meski kenyataannya sebaliknya. Namun, tidak dengan Will dan Alea yang tahu persis bagaimana karakter Zhea yang menuruni sifat kedua orang tuanya yaitu Levi dan Lucia.

“Aku harap setelah ini dia berhenti menyukaiku dan bisa mencari pria yang seusianya. Aku tidak habis pikir, bagaimana bisa Zhea menyimpan perasaan seperti itu padaku selama ini?” ujar Nathan memulai pembicaraan selepas kepergian Zhea.

“Namun, seharusnya kau tidak bicara keterlaluan seperti tadi padanya. Bagaimana pun juga perasaannya tulus kepadamu.” Alea mengingatkan sang putra untuk bisa menghargai perasaan orang lain.

“Benar! Minta maaf ‘lah jika kalian bertemu lagi nanti.” Will menambahkan, “Dan apakah kau yakin bahwa Zhea akan menyerah begitu saja mengejar cintamu. Setahu yang Papah tahu, Zhea itu seperti orang tuanya yang tidak mudah menyerah dalam menginginkan sesuatu.”

“Apa maksud perkataan Papah? Hanya orang bodoh yang tidak menyerah setelah cintanya ditolak seperti itu,” balas Nathan yang merasa tidak mungkin bahwa Zhea akan tetap bersikeras mengejarnya.

“Bukan orang bodoh, tapi malah sebaliknya! Dia tahu bahwa dirinya masih memiliki kesempatan untuk mendapat cintamu, karena itulah dia akan berjuang sampai batas kemampuan dan kesanggupannya menghadapi penolakanmu.”

Perkataan Alea lantas membuat Nathan menjadi terdiam. Ada perasaan tidak tenang setelah mendengar perkataan Mamahnya, begitu juga dengan Giselle yang kin menjadi was-was takut bahwa perkataan Zhea akan menjadi kenyataan.

“Mamah benar! Dan Kakak bukannya sudah tahu sendiri bagaimana karakter Zhea, bukan? Jadi, bersiap saja untuk menghadapi setiap caranya untuk mengejar cinta Kakak.” Thalia membenarkan ucapan Mamahnya.

“Kalau begitu, sebaiknya aku percepat saja pertunangan kami!” Nathan tidak kehabisan akal untuk menghentikan kegilaan Zhea, “Aku akan mengatur jadwal pertemuan antara kita dengan keluarga Giselle untuk membahas pertunangan sekaligus pernikahan kami.” Lanjutnya.

“Jika itu sudah menjadi keputusan kalian berdua, maka kami hanya bisa merestui dan mendukungnya. Lakukan saja yang menurutmu baik untuk dirimu sendiri dan hubungan kalian.”

Mendengar keputusan putranya, Will pun tidak bisa berbuat apapun. Dia hanya bisa menghargai dan merestuinya, karena bagaimana pun juga Nathan sendiri yang akan menjalani hubungan tersebut.

“Benar! Sebagai orang tua kami hanya bisa memberikan restu dan mendukung apapun keputusanmu, Nath! Mamah selalu berdoa yang terbaik untukmu.”

Begitu juga Alea, asalkan putranya bahagia dia akan memberikan restunya. Tidak dengan Thalia yang memilih diam, karena bagaimana pun juga dia menghargai perasaan sahabatnya Zhea yang pada akhirnya menjadi pihak yang terluka.

“Terima kasih, Om! Tante! Dan Thalia! Karena kalian sudah mau merestui hubungan kami,” ucap Giselle yang tersenyum bahagia, karena kekhawatirannya terhadap Zhea hanyalah perasaannya saja. Mereka lalu melanjutkan pembicaraan satu sama lain dan sebisa mungkin menghindari topik tentang Zhea.

...****************...

Beralih pada Zhea yang baru saja tiba di kediaman utama Mansion Xavier. Begitu keluar dari dalam mobil, Zhea segera berlari masuk mencari keberadaan Daddy dan Mommy nya. Bahkan Zhea mengabaikan keberadaan Noah dan Shea yang saat itu berpapasan dengannya di ruang tamu.

“Zhe, kenapa pul—” Shea terpaksa menghentikan pertanyaan, ketika Zhea malah melewatinya, “Astaga, ada apa dengannya? Dia bahkan mengabaikan keberadaan kita di sini.” Lanjut Shea.

“Entahlah, bagaimana kalau kita ikuti saja untuk mencari tahu.”

Noah mengusulkan, sebab dia tahu bahwa ada yang tengah Zhea inginkan hingga bersikap seperti itu. Tanpa perlu menjawab, Shea langsung saja menyeret Noah untuk mengikuti saudari kembarnya yang ternyata benar dugaan mereka bahwa Zhea tengah menginginkan sesuatu, sehingga mencari keberadaan orang tua mereka.

Setelah tidak menemukan di ruang keluarga ataupun ruang makan, Zhea akhirnya berhasil menemukan keberadaan Daddy dan Mommy nya yang saat itu ternyata berada di taman bersama dengan Grandpa dan Grandma yang tengah minum teh bersama.

“Daddy! Mommy!”

Zhea sudah memanggil kedua orangnya dari kejauhan, lalu dia berlari menghampiri mereka dengan perasaan tidak sabar untuk mengutarakan keinginannya.

“Ada apa, Zhea sayang! Kenapa sudah pulang? Bukankah sebelumnya kau minta ijin pada Daddy untuk menginap di rumah Thalia?” tanya Levi yang langsung meminta sebuah pelukan kepada putri kesayangannya.

“Dad! Mom! Bisakah kalian mengatur perjodohan untukku dengan Kak Nath?” Tanpa perlu berbasa basi Zhea langsung mengutarakan keinginannya. Bahkan tanpa menjawab pertanyaan sang Daddy sebelumnya.

Byurrrr ….

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Abinaya Albab

Abinaya Albab

itu kpn Will sama alea lsg aja kasih restu,gk cari tau dlu apa dari keluarganya, biasnya kn gitu apalagi mafia yg banyak musuh

2024-11-12

0

Ratna Sumaroh

Ratna Sumaroh

semua pada kaget noh zhea atas permintaanmu untuk jodohin sama nathan

2024-11-18

0

ᐪᖇᓵคຖคᶜᵘᵗᵉ

ᐪᖇᓵคຖคᶜᵘᵗᵉ

semogaa saja Levi mengabulkan permintaan zhea🤣🤭

2024-11-20

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Hati Yang Patah
2 Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3 Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4 Bab 04. Meminta Dijodohkan
5 Bab 05. Haruskah Menyerah?
6 Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7 Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8 Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9 Bab 09. Rencana Penolakan
10 Bab 10. Rencana Memikat
11 Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12 Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13 Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14 Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15 Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16 Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17 Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18 Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19 Bab 19. Hukuman Menanti
20 Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21 Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22 Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23 Bab 23. Salah Sasaran
24 Bab 24. Hampir Saja
25 Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26 Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27 Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28 Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29 Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30 Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31 Bab 31. Wajah Asli Giselle
32 Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33 Bab 33. Hanya Milikku
34 Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35 Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36 Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37 Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38 Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39 Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40 Bab 40. Senjata Makan Tuan
41 Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42 Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43 Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44 Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45 Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46 Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47 Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48 Bab 48. Terbongkar Sudah
49 Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50 Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51 Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52 Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53 Bab 53. Masih Ada Rahasia
54 Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55 Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56 Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57 Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58 Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59 Bab 59. Kelicikan Giselle
60 Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61 Bab 61. Benar-Benar Menggila
62 Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63 Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64 Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65 Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66 Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67 Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68 Bab 68. Sejak Awal Milikku
69 Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70 Bab 70. Kabar Perjodohan
71 Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72 Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73 Bab 73. Kegundahan Hati
74 Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75 Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76 Bab 76. Kesalahpahaman
77 Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78 Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79 Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80 Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81 Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82 Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83 Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84 84. Keputusan Nathan
85 Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86 Bab 86. Pasangan Jahil
87 Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88 Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89 Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90 Bab 90. Happy Ending
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Bab 01. Hati Yang Patah
2
Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3
Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4
Bab 04. Meminta Dijodohkan
5
Bab 05. Haruskah Menyerah?
6
Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7
Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8
Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9
Bab 09. Rencana Penolakan
10
Bab 10. Rencana Memikat
11
Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12
Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13
Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14
Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15
Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16
Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17
Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18
Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19
Bab 19. Hukuman Menanti
20
Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21
Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22
Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23
Bab 23. Salah Sasaran
24
Bab 24. Hampir Saja
25
Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26
Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27
Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28
Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29
Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30
Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31
Bab 31. Wajah Asli Giselle
32
Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33
Bab 33. Hanya Milikku
34
Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35
Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36
Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37
Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38
Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39
Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40
Bab 40. Senjata Makan Tuan
41
Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42
Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43
Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44
Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45
Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46
Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47
Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48
Bab 48. Terbongkar Sudah
49
Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50
Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51
Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52
Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53
Bab 53. Masih Ada Rahasia
54
Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55
Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56
Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57
Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58
Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59
Bab 59. Kelicikan Giselle
60
Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61
Bab 61. Benar-Benar Menggila
62
Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63
Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64
Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65
Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66
Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67
Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68
Bab 68. Sejak Awal Milikku
69
Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70
Bab 70. Kabar Perjodohan
71
Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72
Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73
Bab 73. Kegundahan Hati
74
Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75
Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76
Bab 76. Kesalahpahaman
77
Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78
Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79
Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80
Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81
Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82
Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83
Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84
84. Keputusan Nathan
85
Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86
Bab 86. Pasangan Jahil
87
Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88
Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89
Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90
Bab 90. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!