Bab 11. Perubahan Sikap Nathan

...“Tentu, karena kita adalah saudara bahkan saudara kembar. Jika kau terluka, maka aku juga akan terluka. Jika kau sakit, maka aku juga akan merasakan sakit yang kau rasakan. Namun, jika kau bahagia maka aku akan lebih bahagia dibandingkan siapapun.”...

Malam itu, Shea akhirnya menemani Zhea sepanjang malam sembari menceritakan segala hal yang menyenangkan. Tidak lupa dukungan dan semangat terus Shea lontarkan agar Zhea tidak mudah menyerah mengejar cintanya. Jujur saja, sebenarnya semua orang setuju untuk menjodohkan Nathan dengan Zhea, tetapi bagaimanapun juga saat ini Nathan telah menemukan pilihan hatinya sendiri.

...****************...

Keesokan paginya, seperti biasa keluarga Xavier wajib mengikuti sarapan bersama. Melihat Zhea yang berpenampilan sangat rapi, sontak mengundang tanya untuk semua orang. Pasalnya saat ini mereka sudah memasuki masa liburan semester, sehingga tidak ada jadwal kuliah. Shea sendiri bahkan masih mengenakan baju santai dengan handuk yang masih berada di atas kepalanya.

“Hai, bukankah kita sudah memasuki masa liburan semester? Lalu kenapa kau sudah terlihat sangat rapi pagi-pagi begini?” tanya Shea yang tak kuasa menahan rasa penasarannya.

“Benar, kita memang sudah memasuki masa liburan. Tapi apakah kau lupa dengan apa yang aku bicarakan denganmu semalam?” ujar Zhea sembari menikmati sandwich yang sudah tersedia di atas piringnya.

“Jangan katakan kalau kau ….”

“Kenapa? Aku hanya ingin memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meraih cintaku, Shea. Tapi kau tenang saja, aku tidak akan berbuat terlalu jauh dalam prosesnya nantinya,” sela Zhea sembari menikmati sarapannya.

“Sudah hentikan dan makanlah sarapan kalian dengan tenang. Mommy sangat percaya Zhea akan mengerti batasannya tanpa perlu kita semua mengingatkannya lagi,” ujar Lucia yang memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada putrinya.

Mereka pun melanjutkan sarapan bersama itu dengan penuh canda tawa satu sama lain. Setelahnya mereka akan pergi untuk menyelesaikan urusan masing-masing, begitu juga dengan Zhea yang merupakan hari pertamanya dia akan mengejar cinta Nathan.

...****************...

Dengan penuh semangat, Zhea memutuskan untuk pergi ke rumah sakit tempat Nathan bekerja sekaligus rumah sakit milik Nathan pribadi. Mungkin karena sudah terlalu sering mengunjungi Nathan di rumah sakit, semua karyawan di sana baik dokter hingga petugas kebersihan menjadi sangat mengenal Zhea dan selalu menyapanya ramah setiap kali berkunjung.

“Nona Zhea! Apakah kau ingin mengunjungi Dr. Nathan seperti biasa?” Seorang dokter cantik menyapa dan mencoba menebak tujuan kedatangan Zhea yang sudah pasti untuk bertemu dengan Dr. Nathan sekaligus temannya saat kuliah.

“Kak Helena! Kakak ada jadwal tugas hari ini?” Bukannya menjawab, Zhea malah balik bertanya karena sudah lama dia tidak bertemu dengan Helena Veronika, itulah nama dokter cantik yang dengan ramah menyapa Zhea seperti biasanya.

“Ya begitulah! Lalu apa kau sedang mencari keberadaan Dr. Nath?” Helena membenarkan sembari mengulang pertanyaannya yang belum mendapat jawaban dari Zhea.

“Hmm, aku mencarinya di ruangannya tapi tidak ada. Padahal kata Thalia Kak Nath pergi bekerja hari ini,” ujar Zhea membenarkan tebakan Helena.

“Dia memang sedang bekerja sekarang, sebab dia sedang melakukan operasi yang cukup sulit hari ini. Mungkin operasinya masih akan berjalan beberapa jam, karena kau tahu sendiri kalau bagian kepala itu sangat sensitive.” Helena secara tidak langsung memberitahukan keberadaan Nathan saat itu.

“Yaaah, sepertinya aku harus menunggu selama beberapa jam ‘deh,” gumam Zhea sembari menghela napas penuh kecewa.

“Bagaimana kalau menunggu di ruanganku saja! Bukankah kau mengambil jurusan kedokteran, maka anggap saja kau sedang mendapatkan pelajaran secara langsung dariku,” ajak Helena yang entah mengapa sangat menyayangi Zhea seperti adik kandungnya sendiri.

“Baiklah, akan sangat membosankan jika aku menunggu sendirian di ruangannya.” Zhea tak ragu menerima tawaran tersebut.

Keduanya pun berjalan menuju ke ruangan praktek Helena sembari bercerita panjang lebar. Sementara di ruang operasi tampak Nathan dan beberapa dokter pembantu lainnya tengah fokus mengoperasi pasiennya.

...****************...

Hingga beberapa jam telah berlalu, akhirnya Nathan keluar juga dari ruang operasi dengan wajah lelahnya. Dia bahkan belum sempat sarapan dan sekarang lihatlah jam makan siang sudah lewat satu jam yang lalu.

“Dr. Nath, kami yang akan mengawasi pasiennya untuk sementara waktu. Dengan begitu anda bisa beristirahat dan makan siang lebih dulu,” ujar Dr. Kyle Jovani, seorang dokter anestesi salah satu rekan kerja Nathan.

“Hmm, baiklah! Tolong segera hubungi aku jika terjadi sesuatu pada pasiennya.”

Nathan tidak menolak, sebab perutnya saat ini benar-benar minta di isi sesuatu. Setelah mempercayakan pasiennya kepada Dr. Kyle, Nathan pun segera mengganti baju operasinya. Dengan mengenakan jas dokter kebanggaannya, Nathan kemudian berjalan menuju kantin rumah sakit. Akan tetapi, ditengah jalan tiba-tiba Zhea dan Dr. Helena langsung menggandeng lengannya bersamaan.

“Baru selesai?” tanya Helena.

“Kami menunggu Kak Nath lama sekai sampai hampir bosan,” imbuh Zhea sembari bergelayut manja.

“Astaga, apakah Zhea benar-benar tidak menyerah terhadapku? Haish … Aku sungguh tidak tahu harus memperlakukannya seperti apa sekarang?”

Dalam hatinya Nathan sungguh tidak ingin memperlakukan Zhea dengan cara yang kejam, tapi jika Zhea tetap bersikeras seperti ini maka Nathan pun tidak punya pilihan lain dan harus membuatnya menyerah dengan penolakan dan sikap abainya.

“Zhea, tolong lepaskan tanganmu!”

Tiba-tiba Nathan menghentikan langkah kakinya, melepas tangan Shea yang menggandeng lengannya dengan sedikit memaksa, hingga membuat Helena yang tidak tahu apapun menatap keduanya penuh rasa penasaran.

“Mulai sekarang tolong jaga sikapmu, karena aku tidak ingin melukai hati kekasihku,” ujar Nathan yang membuat rasa penasaran Helena semakin memuncak, sedangkan Zhea jelas merasa sedih dan sakit hati dengan apa yang Nathan katakan.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Ratna Sumaroh

Ratna Sumaroh

nath dengan perjuangan menjauhi dan mau bikin zhea sadar akan perasaannya yg tidak mencintai zhea..
tapi sebaliknya zhea dengan usaha untuk nath bisa jatuh cinta ke zhea

2024-11-19

0

Abinaya Albab

Abinaya Albab

suatu saat bikin Nathan gantian yg mengejar² kamu zhea

2024-11-13

0

ㄒ丨卂尺卂

ㄒ丨卂尺卂

kuatkan hatimu ya zhea,,💪💪💪💪

2024-11-20

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Hati Yang Patah
2 Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3 Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4 Bab 04. Meminta Dijodohkan
5 Bab 05. Haruskah Menyerah?
6 Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7 Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8 Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9 Bab 09. Rencana Penolakan
10 Bab 10. Rencana Memikat
11 Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12 Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13 Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14 Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15 Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16 Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17 Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18 Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19 Bab 19. Hukuman Menanti
20 Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21 Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22 Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23 Bab 23. Salah Sasaran
24 Bab 24. Hampir Saja
25 Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26 Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27 Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28 Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29 Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30 Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31 Bab 31. Wajah Asli Giselle
32 Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33 Bab 33. Hanya Milikku
34 Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35 Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36 Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37 Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38 Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39 Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40 Bab 40. Senjata Makan Tuan
41 Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42 Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43 Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44 Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45 Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46 Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47 Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48 Bab 48. Terbongkar Sudah
49 Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50 Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51 Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52 Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53 Bab 53. Masih Ada Rahasia
54 Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55 Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56 Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57 Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58 Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59 Bab 59. Kelicikan Giselle
60 Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61 Bab 61. Benar-Benar Menggila
62 Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63 Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64 Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65 Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66 Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67 Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68 Bab 68. Sejak Awal Milikku
69 Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70 Bab 70. Kabar Perjodohan
71 Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72 Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73 Bab 73. Kegundahan Hati
74 Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75 Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76 Bab 76. Kesalahpahaman
77 Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78 Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79 Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80 Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81 Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82 Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83 Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84 84. Keputusan Nathan
85 Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86 Bab 86. Pasangan Jahil
87 Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88 Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89 Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90 Bab 90. Happy Ending
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Bab 01. Hati Yang Patah
2
Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3
Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4
Bab 04. Meminta Dijodohkan
5
Bab 05. Haruskah Menyerah?
6
Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7
Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8
Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9
Bab 09. Rencana Penolakan
10
Bab 10. Rencana Memikat
11
Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12
Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13
Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14
Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15
Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16
Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17
Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18
Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19
Bab 19. Hukuman Menanti
20
Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21
Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22
Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23
Bab 23. Salah Sasaran
24
Bab 24. Hampir Saja
25
Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26
Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27
Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28
Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29
Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30
Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31
Bab 31. Wajah Asli Giselle
32
Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33
Bab 33. Hanya Milikku
34
Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35
Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36
Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37
Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38
Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39
Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40
Bab 40. Senjata Makan Tuan
41
Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42
Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43
Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44
Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45
Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46
Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47
Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48
Bab 48. Terbongkar Sudah
49
Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50
Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51
Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52
Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53
Bab 53. Masih Ada Rahasia
54
Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55
Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56
Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57
Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58
Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59
Bab 59. Kelicikan Giselle
60
Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61
Bab 61. Benar-Benar Menggila
62
Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63
Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64
Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65
Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66
Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67
Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68
Bab 68. Sejak Awal Milikku
69
Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70
Bab 70. Kabar Perjodohan
71
Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72
Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73
Bab 73. Kegundahan Hati
74
Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75
Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76
Bab 76. Kesalahpahaman
77
Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78
Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79
Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80
Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81
Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82
Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83
Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84
84. Keputusan Nathan
85
Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86
Bab 86. Pasangan Jahil
87
Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88
Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89
Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90
Bab 90. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!