Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan

Kepulangan Rayden, Zhia, Levi dan Lucia langsung disambut dengan penuh harap oleh Zhea yang memang telah menanti kabar baik semenjak kepergian mereka. Shea bahkan hanya bisa terdiam sembari menggeleng-gelengkan kepala melihat saudari kembarnya itu yang tengah bucin akut kepada Nathan.

“Mom! Dad, bagaimana? Apakah aku masih memiliki kesempatan?” Zhea langsung menanyakan kabar yang ingin dia dengan sejak tadi.

“Astaga, mirip siapa anak ini? Bukannya menyambut kedatangan kami lebih dulu dengan pelukan, dia malah langsung menanyakan tujuan utamanya,” ucap Rayden yang sedikit menyindir kelakuan cucu kesayangannya itu.

“Sepertinya lebih mirip Mommy nya,” ujar Levi yang seketika mendapat tatapan tajam dari sang istri tercinta.

“Sudah, sebaiknya kita masuk ke dalam dulu baru membicarakannya lagi.” Zhia menengahi, karena tidak pantas membicarakan hal penting di depan pintu rumah.

Jika Zhia sudah mengatakan sesuatu, maka sebaiknya tidak ada bantahan apapun lagi. Mereka lalu masuk ke Mansion dan memilih ruang keluarga untuk melanjutkan pembicaraan yang sangat di nantikan oleh Zhea.

Apalagi Zhea kini sudah menempel erat kepada Mommy dan Grandma nya, sedangkan Shea pun tidak mau kalah dia lebih suka menempel pada Daddy dan Grandpa nya yang sering mengajarinya ilmu bela diri.

“Mom, bagaimana dengan pertanyaanku yang tadi? Apakah aku masih memiliki kesempatan untuk mengejar cinta Kak Nath?” Zhea yang tidak sabaran kembali menanyakan hal yang sama seperti sebelumnya.

“Tentu saja, Sayang! Kau masih memiliki kesempatan untuk mengejarnya, tapi hanya dalam waktu satu bulan. Karena bulan depan mereka sudah merencanakan pertunangan dan pernikahan.”

Perkataan sang Mommy bagaikan sebuah roller coaster bagi Zhea. Bagaimana tidak? Baru saja dia mendapatkan kabar baik bahwa dia masih memiliki kesempatan untuk mengejar cintanya, seolah dia tengah dibuat bahagia sebelum di jatuhkan dengan kalimat selanjutnya. Dimana Nathan dan kekasihnya ternyata akan segera merencanakan pertunangan dan pernikahan.

“Kini keputusan berada di tanganmu, Zhea! Jika kau memang masih ingin memperjuangkan cintamu kepada Nathan, maka kau memiliki waktu satu bulan untuk membuatnya berpaling kepadamu. Namun, jika kau gagal maka kau harus berhenti ketika mereka sudah resmi bertunangan. Apa kau mengerti maksud perkataan Mommy, Sayang?” Lucia menjelaskan agar putrinya juga tidak melewati batasnya.

“Namun, jika kau ingin menyerah sekarang juga tidak masalah. Itu bahkan lebih baik untukmu, karena kau bisa membuka hati dengan yang lainnya,” imbuh Lucia sembari membelai lembut wajah putrinya.

“Benar, Zhea! Masih banyak pria yang lebih baik dan menarik diluar sana. Hanya saja saat ini kau tengah mengunci hati untuk Nathan seorang. Coba saja kau membuka hati untuk orang lain, maka kau akan tahu banyak yang mencintai dan menginginkanmu. Apalagi putri kesayangan Daddy sangat cantik dan menawan.” Sebagai seorang ayah Levi selalu menginginkan yang terbaik untuk putrinya.

“Namun, jika kau masih ingin mencoba memperjuangkannya. Maka kami semua akan menjadi orang pertama yang mendukungmu, Zhea!”

Shea yang melihat keinginan tidak ingin menyerah begitu saja di sorot mata saudari kembarnya hanya bisa memberikan dukungan yang terbaik, jika memang Zhea tetap ingin mencoba memperjuangkan cintanya.

“Aku sangat mengerti, Mommy! Dan maaf, Daddy! Karena seperti kata Shea aku masih ingin mencoba memperjuangkannya. Jika waktunya aku harus berhenti seperti perkataan Mommy, maka aku akan berhenti.” Zhea memberikan keputusan akhirnya.

“Baiklah, kalau begitu kami hanya bisa mendukungmu, Sayang! Gunakan kesempatan ini dengan sebaik mungkin. Kau tahu satu bulan adalah waktu yang sangat cukup untukmu memperjuangkannya,” ujar Zhia menyemangati cucunya.

“Benar, manfaatkan kesempatan satu bulan ini sebaik mungkin. Jika butuh bantuan katakan saja pada Grandpa dan yang lainnya. Kami pasti akan membantumu dengan senang hati.” Tidak ada lagi yang bisa Rayden lakukan, selain memberikan dukungan dan semangat kepada cucunya.

“Tentu kau harus menggunakan kesempatan ini dengan sebaik mungkin, putriku! Karena untuk mendapatkan kesempatan ini Mommy mu bahkan hampir saja mengamuk tadi.” Dalam hatinya Levi kembali mengingat kejadian beberapa saat yang lalu di kediaman Will.

...Flashback On …...

...“Berikan putriku kesempatan untuk mengejar dan mendapatkan cintamu, setidaknya sampai kalian memutuskan untuk menikah. Akan tetapi, jangan pernah melukai hatinya terlalu jauh cukup dengan kau mengabaikannya atau sedikit memarahinya. Itulah batas toleransi yang bisa aku berikan kepadamu, Nathan!”...

“Aku tidak bisa, Kak!” Siapa sangka Nathan langsung menolak permintaan itu dengan tegas, “Aku tidak ingin membuat Zhea semakin berharap akan perasaannya kepadaku. Bukankah itu akan semakin menyakiti hatinya? Lebih baik dia berhenti sampai di sini saja,” sambungnya memberikan alasan terbaik akan penolakannya.

Brakk ….

Dan yang lebih tidak duga lagi adalah Lucia menggebrak meja di depannya hingga retak dan sudah hampir bisa dikatakan Lucia siap mengamuk atas penolakan Nathan dilihat dari raut wajahnya. Detik berikutnya Lucia langsung beranjak dari tempat duduknya dan menarik kerah baju yang Nathan kenakan dengan kasar.

Dengan menekan segala emosinya Lucia berkata, “Apakah permintaanku terlalu berlebihan untukmu, Hmm? Aku bahkan tidak memintamu untuk menikahi putriku. Aku hanya memintamu untuk memberikan putri kesempatan untuk mengejar cintanya.”

“Kau boleh menolaknya berulang kali. Kau juga boleh mengabaikannya, tapi jangan pernah kau melukai fisik dan hatinya terlalu dalam. Dan aku bahkan bisa menjamin putriku akan berhenti mengejar mu setelah kau dan kekasihmu resmi bertunangan. Apakah permintaanku terlalu serakah?” sentak Lucia penuh penekanan, bahkan hampir membuat Nathan tak bisa bernapas. Dan tidak hanya Lucia, tetapi Rayden, Levi dan Zhia juga sudah mengeluarkan tatapan mengintimidasinya.

“Ba-baiklah, Kak! Aku setuju atas usulan dan permintaan Kakak tadi.”

Mau tidak mau Nathan pun menyetujui usulan tersebut karena adanya tekanan dan sedikit paksaan dari Lucia. Setidaknya dia bisa menolak semua bentuk perhatian Zhea nantinya. Sebenarnya itulah yang terjadi, persetujuan yang Nathan berikan atas sedikit paksaan dari Lucia dan yang lainnya.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

几卂ᐯ丨丂卄卂

几卂ᐯ丨丂卄卂

semangat zhea gak pernah pudar pokoknya 🤭

2024-11-20

1

Ratna Sumaroh

Ratna Sumaroh

gimana ya kira kira perjuangan zhea akankah ada hasilnya

2024-11-19

0

Atik Marwati

Atik Marwati

hhhhhhh.... akhirnya ilmu memaksanya keluar

2024-11-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Hati Yang Patah
2 Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3 Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4 Bab 04. Meminta Dijodohkan
5 Bab 05. Haruskah Menyerah?
6 Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7 Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8 Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9 Bab 09. Rencana Penolakan
10 Bab 10. Rencana Memikat
11 Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12 Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13 Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14 Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15 Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16 Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17 Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18 Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19 Bab 19. Hukuman Menanti
20 Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21 Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22 Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23 Bab 23. Salah Sasaran
24 Bab 24. Hampir Saja
25 Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26 Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27 Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28 Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29 Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30 Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31 Bab 31. Wajah Asli Giselle
32 Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33 Bab 33. Hanya Milikku
34 Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35 Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36 Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37 Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38 Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39 Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40 Bab 40. Senjata Makan Tuan
41 Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42 Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43 Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44 Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45 Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46 Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47 Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48 Bab 48. Terbongkar Sudah
49 Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50 Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51 Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52 Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53 Bab 53. Masih Ada Rahasia
54 Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55 Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56 Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57 Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58 Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59 Bab 59. Kelicikan Giselle
60 Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61 Bab 61. Benar-Benar Menggila
62 Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63 Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64 Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65 Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66 Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67 Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68 Bab 68. Sejak Awal Milikku
69 Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70 Bab 70. Kabar Perjodohan
71 Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72 Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73 Bab 73. Kegundahan Hati
74 Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75 Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76 Bab 76. Kesalahpahaman
77 Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78 Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79 Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80 Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81 Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82 Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83 Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84 84. Keputusan Nathan
85 Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86 Bab 86. Pasangan Jahil
87 Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88 Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89 Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90 Bab 90. Happy Ending
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Bab 01. Hati Yang Patah
2
Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3
Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4
Bab 04. Meminta Dijodohkan
5
Bab 05. Haruskah Menyerah?
6
Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7
Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8
Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9
Bab 09. Rencana Penolakan
10
Bab 10. Rencana Memikat
11
Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12
Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13
Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14
Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15
Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16
Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17
Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18
Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19
Bab 19. Hukuman Menanti
20
Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21
Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22
Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23
Bab 23. Salah Sasaran
24
Bab 24. Hampir Saja
25
Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26
Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27
Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28
Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29
Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30
Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31
Bab 31. Wajah Asli Giselle
32
Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33
Bab 33. Hanya Milikku
34
Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35
Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36
Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37
Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38
Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39
Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40
Bab 40. Senjata Makan Tuan
41
Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42
Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43
Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44
Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45
Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46
Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47
Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48
Bab 48. Terbongkar Sudah
49
Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50
Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51
Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52
Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53
Bab 53. Masih Ada Rahasia
54
Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55
Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56
Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57
Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58
Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59
Bab 59. Kelicikan Giselle
60
Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61
Bab 61. Benar-Benar Menggila
62
Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63
Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64
Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65
Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66
Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67
Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68
Bab 68. Sejak Awal Milikku
69
Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70
Bab 70. Kabar Perjodohan
71
Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72
Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73
Bab 73. Kegundahan Hati
74
Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75
Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76
Bab 76. Kesalahpahaman
77
Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78
Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79
Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80
Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81
Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82
Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83
Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84
84. Keputusan Nathan
85
Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86
Bab 86. Pasangan Jahil
87
Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88
Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89
Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90
Bab 90. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!