Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat

...“Selamat datang, Nona Giselle! Silahkan tunggu sebentar, karena Tuan besar masih ada tamu.”...

Akan tetapi, karena rasa penasarannya Giselle tidak duduk seperti yang kepala pelayan itu dikatakan oleh kepala pelayan tersebut. Diam-diam Giselle malah mendekati ruangan dimana sang ayah dan tamunya tengah melakukan pembicaraan serius. Pintu yang sedikit terbuka itu membuat Giselle bisa dengan mudah mendengar percakapan keduanya.

“Bagaimana bisa transaksi kita gagal? Apa kau berapa banyak kerugian yang harus aku tanggung karena kegagalan kalian, Hah? Milyaran dollar, kau tahu tidak?” Tuan Vigor jelas tengah melampiaskan kemarahannya pada anak buah kepercayaannya itu.

“Maaf, Tuan! Itu diluar kendali kami, apalagi klan Black Sky yang memimpin penyergapan malam itu. Bahkan sebelum kami menyadari keberadaan mereka, sebagian anak buah kita sudah dikalahkan,” jelas pria tersebut yang dipanggil sebagai Alden.

“Aish, Sialan! Sejak kapan klan itu berani mengacaukan bisnisku, Hah? Keluarga Xavier memang benar-benar tidak bisa dibiarkan berkuasa begitu saja,” umpat Tuan Vigor sembari memukul keras meja di hadapannya.

Lalu tiba-tiba dia menyadari ada seseorang yang tengah menguping pembicaraannya di depan pintu. Dengan nada penuh ancaman Tuan Vigor berkata, “Cepat tunjukan wajahmu, jika tidak maka akan aku pastikan kepalamu penuh lubang dari senjata kesayanganku ini.”

Giselle jelas tertegun mendengar ancaman mengerikan dari sang Ayah. Dia memang tahu persis bagaimana sikap kejam ayahnya selama ini, apalagi dalam mendidik kedua saudara laki-lakinya. Namun, setiap kali bersamanya sang ayah akan selalu menunjukkan sisi yang jauh berbeda bahkan kebalikan.

Tidak ingin berakhir mengenaskan di tangan ayahnya sendiri, Giselle pun akhirnya memutuskan masuk ke dalam ruangan itu sambil berkata, “Apakah Papah mau aku bantu untuk menghancurkan keluarga Xavier?”

“Aaah, ternyata putri kesayanganku!” ujar Tuan Vigor yang kembali menyimpan senjatanya, “Kemarilah dan ceritakan bantuan seperti apa yang bisa kau berikan untuk Papahmu ini?” sambungnya menyambut kedatangan Giselle bahkan beralih dalam mode ramahnya.

“Papah tahu sendiri ‘kan? Kalau aku saat ini tengah menjalin hubungan yang cukup serius dengan Nathan Willy Coopers, putra sulung dari William Coopers yang merupakan orang yang paling dipercaya oleh keluarga itu,” ujar Giselle yang seolah mendapatkan sebuah kesempatan di waktu yang sangat tepat.

“Jika aku menikah dengan Nathan nantinya, maka aku bisa dengan mudah menjadi mata-mata untuk Papah ke depannya tanpa diketahui oleh mereka, bukan?” Giselle mengutarakan sebuah ide yang membuat sang ayah sangat tertarik.

“Lalu sebagai gantinya apa yang kau inginkan, Putriku Sayang?”

Tuan Vigor tahu persis bagaimana sifat asli putrinya, karena sifatnya memang yang paling mirip dengannya. Jika dia memberikan bantuan, maka dia harus mendapatkan imbalan yang menguntungkan untuknya sendiri.

“Bunuh salah satu putri kembar dari Levi dan Lucia yaitu Zheara Zain Xavier, karena dia bisa berusaha merebut Nathan dariku, Pah!” Giselle langsung saja mengutarakan keinginannya untuk melenyapkan Zhea dari hidup Nathan selamanya.

“Hanya itu? Baiklah, Papah akan membunuh keluarga itu sebagai bonusnya,” ujar Tuan Vigor dengan penuh percaya diri, tanpa mengetahui betapa mengerikan ketika iblis Xavier sudah menggila, "Seperti biasa, kau akan mendapatkan apapun yang kau inginkan, Putriku Sayang!” sambungnya.

Tuan Vigor dan Giselle seolah mengabaikan seorang Alden di sana. Dimana Alden hanya bisa diam mendengarkan rencana kejam ayah dan putrinya itu.

Akan tetapi, dalam hatinya Alden berkata, “Astaga, apakah mereka tidak mengetahui betapa mengerikannya iblis Xavier. Aku bahkan lebih baik mati di tangan kalian daripada harus mati di tangan salah satu iblis Xavier itu. Karena itulah aku melarikan diri saat penyergapan itu terjadi.”

“Hai, kau sudah mendengar apa yang putriku katakan, bukan? Maka tugasmu sekarang adalah membunuh gadis yang putriku sebutkan sebelumnya,” perintah Tuan Vigor kepada Alden yang sontak membuatnya terpaku di tempat.

Dia bahkan melarikan diri dari penyergapan yang dilakukan anak buah Xavier dan sekarang sialnya dia malah mendapat tugas untuk membunuh salah satu cucu kembar kesayangan keluarga mafia itu. Sungguh, jujur saja Alden tidak sanggup untuk melakukannya dan berharap akan dengan senang hati mengambil alih tugas tersebut.

Doa orang teraniaya sepertinya memang selalu terdengar, buktinya belum sempat Alden memberikan jawaban tiba-tiba pintu ruangan itu kembali terbuka. Memperlihatkan seorang pemuda yang cukup tampan yang mulai memasuki ruangan tersebut tanpa meminta ijin lebih dulu.

“Kali ini siapa target yang ingin kau bunuh, Giselle? Bolehkah aku yang melakukannya untukmu? Karena sungguh menyenangkan melihatnya memohon untuk tetap dibiarkan hidup, seperti targetmu sebelumnya,” ujar Pria itu yang ternyata putra kedua Tuan Vigor, Dario Alland Harrison.

“Ouh, kau sudah tiba rupanya. Jika kau ingin maka lakukan saja seperti biasa yang kau lakukan, untuk lebih jelasnya kalian berdua bicarakan di tempat lain. Karena Papah masih harus membicarakan hal penting lainnya dengan orang ini,” ujar Tuan Vigor yang menyerahkan permasalahan keinginan Giselle pada orang yang tepat menurutnya.

Giselle segera beranjak dari tempat duduknya dan berjalan meninggalkan ruangan itu, dikuti oleh Dario di belakangnya. Dia pun menceritakan semuanya tentang Zhea yang menjadi orang ketiga dalam hubungannya dengan Nathan, padahal pertunangan mereka aku dilangsungkan beberapa hari lagi.

...****************...

Sementara di Mansion kediaman keluarga Xavier, Jaydon kembali menyeret Rayden, sedangkan Felix menyeret Levi sampai tepat dihadapan Zhia sebagai bukti bahwa dia sudah melakukan sesuai yang diperintahkan. Zhia, Lucia dan si kembar Shea serta Zhea memang sudah menunggu kedatangan mereka di ruang tamu.

“Nyonya Zhia, saya sudah menyeret Tuan Rayden dan Levi sesuai yang telah anda perintahkan sebelumnya,” ujar Jaydon melaporkan bahwa tugasnya telah dia selesaikan dengan sangat baik.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Rani R.i

Rani R.i

🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kok aku gemmmesss pass jaydon bilang udah menyeret tuan raden dan tua dewa kematian🤣🤣🤣🤣🤣🤣

2024-11-05

0

Abinaya Albab

Abinaya Albab

baru kali ini ada ketua mafia diseret anak buahnya tanpa perlawanan /Facepalm/

2024-11-13

0

ㄒ丨卂尺卂

ㄒ丨卂尺卂

Giselle dan ayahnya salah mencari lawan 🤣🤣🤣

2024-11-20

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Hati Yang Patah
2 Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3 Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4 Bab 04. Meminta Dijodohkan
5 Bab 05. Haruskah Menyerah?
6 Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7 Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8 Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9 Bab 09. Rencana Penolakan
10 Bab 10. Rencana Memikat
11 Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12 Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13 Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14 Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15 Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16 Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17 Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18 Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19 Bab 19. Hukuman Menanti
20 Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21 Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22 Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23 Bab 23. Salah Sasaran
24 Bab 24. Hampir Saja
25 Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26 Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27 Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28 Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29 Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30 Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31 Bab 31. Wajah Asli Giselle
32 Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33 Bab 33. Hanya Milikku
34 Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35 Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36 Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37 Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38 Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39 Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40 Bab 40. Senjata Makan Tuan
41 Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42 Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43 Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44 Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45 Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46 Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47 Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48 Bab 48. Terbongkar Sudah
49 Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50 Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51 Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52 Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53 Bab 53. Masih Ada Rahasia
54 Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55 Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56 Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57 Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58 Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59 Bab 59. Kelicikan Giselle
60 Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61 Bab 61. Benar-Benar Menggila
62 Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63 Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64 Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65 Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66 Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67 Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68 Bab 68. Sejak Awal Milikku
69 Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70 Bab 70. Kabar Perjodohan
71 Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72 Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73 Bab 73. Kegundahan Hati
74 Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75 Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76 Bab 76. Kesalahpahaman
77 Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78 Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79 Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80 Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81 Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82 Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83 Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84 84. Keputusan Nathan
85 Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86 Bab 86. Pasangan Jahil
87 Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88 Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89 Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90 Bab 90. Happy Ending
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Bab 01. Hati Yang Patah
2
Bab 02. Tidak Akan Pernah Menyerah
3
Bab 03. Langsung Lamar Dong!
4
Bab 04. Meminta Dijodohkan
5
Bab 05. Haruskah Menyerah?
6
Bab 06. Rundingan Para Orang Tua
7
Bab 07. Mengusulkan Jalan Tengah
8
Bab 08. Persetujuan Yang Dipaksakan
9
Bab 09. Rencana Penolakan
10
Bab 10. Rencana Memikat
11
Bab 11. Perubahan Sikap Nathan
12
Bab 12. Kepercayaan Diri Zhea
13
Bab 13. Menjadi Orang Ketiga Yang Diutamakan
14
Bab 14. Apakah Sudah Menyerah?
15
Bab 15. Dimulainya Kesalahpahaman
16
Bab 16. Berakhir Dengan Pertengkaran
17
Bab 17. Terlanjur Babak Belur
18
Bab 18. Kesempatan Diwaktu Yang Tepat
19
Bab 19. Hukuman Menanti
20
Bab 20. Bicara Dari Hati Ke Hati
21
Bab 21. Tidak Akan Menyerah Terhadapmu!
22
Bab 22. Babysitter Untuk Nathan
23
Bab 23. Salah Sasaran
24
Bab 24. Hampir Saja
25
Bab 25. Target Utamanya Adalah Zhea!
26
Bab 26. Tidak Terima Kegagalan
27
Bab 27. Rivalku, Grandpa Dan Daddy-ku Sendiri!
28
Bab 28. Membangunkan Iblis Xavier
29
Bab 29. Rencana Untuk Memastikan
30
Bab 30. Saling Menyusun Rencana
31
Bab 31. Wajah Asli Giselle
32
Bab 32. Pagi Yang Cerah, Suasana Hati Yang Mendung
33
Bab 33. Hanya Milikku
34
Bab 34. Sejak Awal Sudah Mengetahuinya
35
Bab 35. Bujuk Rayu Giselle
36
Bab 36. Hati Yang Mulai Goyah
37
Bab 37. Jika Zhea Sudah Beraksi!
38
Bab 38. Jika Zhea Sudah Beraksi Part. 2
39
Bab 39. Jika Zhea Sudah Beraksi Part.3
40
Bab 40. Senjata Makan Tuan
41
Bab 41. Perjuangan Thalia Membantu Sahabatnya
42
Bab 42. Semua Mulai Mencari Tahu
43
Bab 43. Hampir Saja Ketahuan
44
Bab 44. Misi Berjalan Sukses
45
Bab 45. Ditemukannya Ruangan Rahasia
46
Bab 46. Mendapatkan Kartu As
47
Bab 47. Kebusukan Giselle Mulai Terbongkar
48
Bab 48. Terbongkar Sudah
49
Bab 49. Akhirnya Nathan Mengetahui Semuanya
50
Bab 50. Amukan Kemarahan Giselle
51
Bab 51. Awal Pertarungan Sesungguhnya
52
Bab 52. Pengawal Untuk Zhea
53
Bab 53. Masih Ada Rahasia
54
Bab 54. Rahasia Yang Disembunyikan
55
Bab 55. Dibalik Keputusan Mengejutkan
56
Bab 56. Rencana Misterius Zhea
57
Bab 57. Malam Sebelum Pertunangan
58
Bab 58. Hari Yang Ditunggu
59
Bab 59. Kelicikan Giselle
60
Bab 60. Ternyata Lebih Licik Zhea
61
Bab 61. Benar-Benar Menggila
62
Bab 62. Tujuan Utama Zhea
63
Bab 63. Kematian Mengenaskan Dario
64
Bab 64. Bukan Hari Pertunangan Ataupun Pernikahan
65
Bab 65. Tapi Hari Kematian Kita
66
Bab 66. Menggilanya Ayah Dan Putrinya
67
Bab 67. Menggilanya Ayah Dan Putrinya Part. 2
68
Bab 68. Sejak Awal Milikku
69
Bab 69. Beruntung Bukan Luka Berbahaya
70
Bab 70. Kabar Perjodohan
71
Bab 71. Akhirnya Kembali Bertemu
72
Bab 72. Sama-Sama Tidak Jujur
73
Bab 73. Kegundahan Hati
74
Bab 74. Akhirnya Rayden Turun Tangan
75
Bab 75. Cemburu Tapi Gengsi
76
Bab 76. Kesalahpahaman
77
Bab 77. Hadiah Yang Di Tolak
78
Bab 78. Kejutan Di Hari Ulang Tahun
79
Bab 79. Dilarang Mengacau Ataupun Kabur?
80
Bab 80. Persiapan Pernikahan Atau Persiapan Melepaskan?
81
Bab 81. Pengakuan Cinta Kayla
82
Bab 82. Pembatalan Pernikahan
83
Bab 83. Fakta Yang Sangat Mengejutkan
84
84. Keputusan Nathan
85
Bab 85. Akhir Yang Ditunggu Zhea
86
Bab 86. Pasangan Jahil
87
Bab 87. Pernikahan Alexei Dan Luna
88
Bab 88. Buket Bunga Pengantin
89
Bab 89. Dibalik Kedatangan Jamie
90
Bab 90. Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!