Bukan hanya ancaman

For information

Ranah kultivasi dunia ada 5

Yakni, mortal,bumi , langit, duniawi, surgawi dan masing masing memiliki 9 tingkat

Meilan kini duduk di sebuah gazebo yang ada di kediamannya, menikmati semilir angin yang menerpa wajahnya. Kini wajahnya yang sebelumnya tampak biasa saja itu kini mulai terlihat cantik, wajahnya semakin mulus dan kulitnya semakin putih.

Itu tentu saja terjadi berkat dirinya yang mulai melakukan kultivasi, apa lagi dia melakukan kultivasi di danau ying dan yang dan berkat berendam di air ying dan yang racun yang dulunya bersarang di tubuh gadis itu telah berhasil di keluarkan.

Berbicara tentang kultivasi kini gadis itu telah menginjak ranah mortal tingkat 9. itu karna gadis itu telah berhasil membuka seluruh Meridian tubuhnya.

Entah bagaimana reaksi orang orang ketika mengetahui itu, bagaimana bisa seorang gadis yang baru saja melakukan kultivasi kini telah mencapai tahap mortal tingkat 9 dalam waktu 1 hari? Surga benar benar telah memihak gadis itu.

Bagaimana tidak terkadang untuk melakukan terobosan orang orang perlu mempunyai harta berharga semakin berharga harta yang di miliki semakin baik untuk mempercepat terobosan.

Meilan yang saat ini tampak sibuk membaca buku di tangannya, mempelajari berbagai hal tentang dunia ini. Lagi pula dia tidak memiliki ingatan lebih tentang dunia itu mungkin karna gadis pemilik tubuh sebelumnya tidak tertarik dengan dunia luar.

Namun saat ini jiwa Aurora yang menempati tubuh gadis itu, Jiwa gadis yang memiliki ambisi yang kuat untuk menjadi yang terkuat, sama seperti bagaimana dia menaklukan dunia modern, dia juga akan menaklukkan dunia barunya bagaimanapun caranya.

Sebelumnya ayahnya telah mengajaknya ke istana untuk jalan jalan, tapi dia menolaknya karna tidak ingin bertemu dengan pria sialan itu lebih dulu.

"Meilan ternyata kamu sudah sembuh"

Mendengar suara tersebut membuat gadis itu menghentikan gerakan tangannya, Kemudian mengalihkan perhatiannya pada sosok pemilik suara tersebut.

Meilan mengangkat sebelah alisnya, Menatap gadis itu dari atas hingga bawah. Sekelebat ingatan membuat dia bisa mengenal gadis itu.

"Ahh Chanzi kau rupanya"

Sahut Meilan kemudian, ada senyum tipis yang terbit di bibirnya ketika menyadari tingkat kultivasi Chanzi ternyata berada 1 tingkat di bawahnya.

Alis Chanzi tampak berkerut ketika melihat respon dari sepupunya itu, terasa begitu berbeda dari biasanya.

Jika dulu gadis itu akan menundukkan kepalanya ketika dirinya datang, maka berbeda dengan sekarang, gadis itu bahkan berani menatapnya.

"Tinggalkan kami berdua"

Perintah Chanzi kemudian, para pelayan segera pergi dari meninggalkan mereka berdua, namun tidak dengan Zinzin, pelayan milik Meilan tersebut tampak ragu meninggalkan nonanya.

"Untuk apa lagi kau disini, Apa kau tidak mendengarkan ku?"

Chanzi bertanya dengan tidak senang, menatap pelayan milik Meilan dengan marah.

"Untuk apa dia mendengarkan mu, sedangkan dia di beri upah oleh ayahku, dia di perintahkan untuk melayaniku, mengikuti segala perintahku, bukan perintah orang lain sekalipun itu kau"

Ucap Meilan dengan tenang.

Tangan Chanzi terkepal ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Meilan tadi.

"Aku adalah putri"

"Putri dari saudara ayahku? Yang kemudian numpang tinggal di kediaman Bai?"

Sela Meilan kemudian

"Aoyoyo tidak perlu memperkenalkan diri semua orang jelas tau itu"

Lanjut gadis itu kembali

Hui di dalam dimensi tertawa terbahak bahak, dia bahkan kesulitan menghentikan tawanya.

"Wahh ku kira hanya kultivasi mu yang meningkat, ternyata kepedasan mulutmu juga meningkat jauh lebih banyak"

Ucap Hui yang berbicara melalui pikirannya, Meilan tidak menanggapi perkataan Hui, dia hanya menatap gadis di hadapannya yang kini bertindak seolah ingin memakannya hidup hidup

Zinzin menatap syok terhadap nonanya yang berani mengatakan itu dengan terang terangan kepada Chanzi, meskipun itu fakta, namun Chanzi adalah salah satu jenius muda di negara Xingsheng sehingga tidak ada yang berani menyinggungnya.

Wajah Chanzi menghitam, Meilan benar benar telah memberi penghinaan untuknya, dan tentu saja dia tidak akan membiarkan hal itu.

Meski disisi lain dia terkejut dengan perubahan sepupunya tersebut, namun dia memilih mengesampingkannya, kali ini dia harus memberi pelajaran pada Meilan karna telah menyinggungnya

"Kau sudah berani rupanya"

Chanzi tersenyum miring, dia mengangkat tangannya ke udara.

Zinzin yang melihat itu seketika menjadi panik, dia jelas bukan tandingan dari Chanzi, sekalipun dirinya bisa berkultivasi tapi dia masih berada di ranah mortal tingkat 3, perbedaan tingkat kultivasi mereka sangat jauh, tentu saja dia akan kalah telak di tangan gadis itu.

Di sisi lainnya, jika zinzin tampak begitu panik maka Meilan hanya menatap datar gadis di hadapannya.

Wushhhhhh

Seseorang melemparkan serangannya

Brakkkkk

"Arghhhhhh"

Gadis itu terbang menabrak dinding hingga kini berakhir terjatuh di tanah.

Zinzin melongo menyaksikan kejadian didepannya, Dia menatap dua gadis dalam kondisi berbeda itu secara bergantian.

Dia merasa heran, bukankah seharusnya yang terjatuh menabrak dinding itu nonanya, bukan Chanzi? Tapi ini benar benar diluar prediksinya

"Sejak kapan putri bisa berkultivasi?"

Dia bertanya dengan terkejut, namun di sisi lain dirinya merasa senang.

Chanzi juga sama terkejutnya, dia menekan perutnya yang terasa sakit karna serangan gadis di hadapannya saat ini.

Berbagai pertanyaan masuk kedalam pikirannya, sejak kapan gadis itu berkultivasi? Dan kenapa dia tidak bisa melihat tingkat kultivasi nya, bukankah itu berarti gadis itu berada di atasnya? Tapi dia merasa itu adalah hal yang mustahil, Tidak mungkin gadis yang baru saja berkultivasi telah melangkahinya.

"Sepertinya selama ini aku terlalu membiarkanmu bersenang senang"

Meilan berkata dengan dingin, Lantas bergerak mendekati Changzi yang kini terduduk di depan sana.

"Kau seharusnya pintar membawa diri, Jangan bertindak seolah kau adalah putri dari pemilik kediaman ini, seharusnya kau sadar jika kau hanya menumpang di kediaman Bai, dan itu atas dasar kasihan"

Sarkas Meilan yang menatap dingin gadis di hadapannya.

Mulut Chanzi seolah terkunci rapat rapat, dia seolah kehilangan kata katanya beberapa waktu, entah mengapa dia merasa takut dengan tatapan Meilan saat ini.

"Aku bukan orang yang baik hati, Jadi berusahalah kedepannya untuk tidak muncul di hadapanku apa lagi membuat masalah denganku, karna aku tidak akan membiarkan orang yang membuat masalah denganku masih bisa bernafas dengan baik"

Meilan memperhatikan gadis dihadapannya, Wajah gadis itu telah pucat, entah karna merasakan sakit karna serangannya atau karna merasa takut dengan apa yang dia katakan

"Ini bukan ancaman, hanya sekedar peringatan untukmu, tapi jika kau tidak percaya, maka cobalah, aku dengan senang hati membuktikannya"

Lanjut Meilan dingin yang kemudian segera beranjak dari sana, meninggalkan Chanzi yang masih membisu di bawah tanah.

Zinzin segera tersadar ketika melihat Nonanya telah pergi, dia dengan cepat mengikutinya dari arah belakang.

"Meilan sialannnnnnnn"

Chanzi berteriak dengan penuh kemarahan.

"Tunggu saja, aku akan membalasmu"

Ucap gadis itu dengan tangan terkepal, dadanya naik turun cukup menandakan jika gadis itu dalam emosi yang tinggi.

Terpopuler

Comments

Jade Meamoure

Jade Meamoure

udah numpang malah ngerasa pemilik ini nih semua yg harus d basmi

2025-03-02

1

weixao

weixao

Mak jleb nggak tuh di tampar oleh fakta/Yawn//Yawn/

2025-01-12

0

Kartika Lina

Kartika Lina

ying ini mungkin maksud othor adalah yin

2025-01-08

0

lihat semua
Episodes
1 Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2 Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3 Cahaya biru yang menjengkelkan
4 Berniat memutuskan pertunangan
5 Bukan hanya ancaman
6 Gadis yang berbeda?
7 Kedatangan nyonya besar Bai
8 Aku yang jenius atau cucumu?
9 Fan Zhuang
10 Kekuatan roh
11 Di dalam mimpi yang menyedihkan
12 Mei Sashuang
13 Pertarungan level langit tingkat 9
14 Kedatangan penatua Hong
15 Orang bermarga Tao
16 Meledakkan 2 tungku
17 Berangkat ke sekte teratai hitam
18 Kehancuran Sekte teratai hitam
19 Memulihkan diri
20 gadis kecil dari sekte teratai hitam
21 Berbeda buka berarti buruk
22 Perkara ciuman
23 Syarat yang tidak masuk akal
24 Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25 Kemarahan Chanzi
26 Pembalasan
27 Aula rapat
28 Hukuman Chanzi
29 Rumah pelelangan
30 Rumah lelang
31 Tungku Tua
32 Berangkat ke akademi
33 Serigala putih tingkat 3
34 Kekacauan
35 Pendaftaran
36 Pergi bersama fan Zhuang
37 Spiritualis Dunia
38 Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39 Guru dan murid
40 Pertarungan
41 masuk kedalam hutan
42 Sulit melawan spritualis dunia
43 Pria mengerikan di belakangnya
44 Hadiah untuk Tuan Yie
45 Munculnya naga ilahi
46 Binatang Kontrak yang membangkang
47 Berangkat ke Klan Shuoxue
48 Tombak
49 Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50 Aula rapat
51 Bertemu orang orang Tao
52 Pertarungan dengan Shuanggo
53 Putri dari anak surga
54 Menghindarlah
55 Perjalanan ke akademi Zhishu
56 Cerita masa lalu
57 Murid sombong dari akademi Yueyin
58 Hari pertama pertandingan
59 Hong Yini
60 Babak kedua
61 Kecurangan
62 Kecurangan 2
63 Pertandingan membuat obat
64 Menang
65 Salah memilih target
66 Pertandingan memanah : Babak pertama
67 Pertandingan memanah : Babak kedua
68 Cincin merah yang berkelip
69 Kemarahan Meilan
70 Berburu binatang roh
71 Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72 Berburu binatang roh 2
73 Wanita pembunuh induk serigala
74 Kembali merasakan kecurangan
75 Aura dingin yang menusuk
76 Cerita tentang raja iblis
77 Yang terjadi di alam Zenith
78 Adanya sayembara
79 Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80 Di dalam hutan
81 Kabut ilusi
82 Raja iblis
83 Melakukan kontrak
84 Efek dari ledakan
85 Takut
86 Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87 Cara yang berbahaya
88 Pamit
89 Pulang
90 Sesuatu yang mengejutkan
91 Meilan terluka
92 Jaga matamu
93 Berangkat ke jurang iblis
94 Musuh yang semakin menggila
95 Darurat
96 Informasi
97 Informasi yang bocor
98 Wanita bernama Rui
99 Wanita yang selama ini di cari
100 Aku yang kalian cari
101 Tujuan yang sama
102 apakah kau mengenalnya?
103 Berita untukmu Rui
104 Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105 Aku merindukanmu
106 Kematian nyonya besar Bai
107 Kabar baik untuk Dong Hai
108 Meilan kembali ke akademi
109 Pria mesum
110 Bertindak bodoh
111 Kembali ke Alam Zenith
112 Situasi yang kacau
113 Di bunuh atau membunuh
114 Dalam posisi yang sama
115 Bergerak menuju klan Ziu
116 Masuk ke klan Ziu
117 Berita yang pecah
118 Mempersiapkan diri
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2
Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3
Cahaya biru yang menjengkelkan
4
Berniat memutuskan pertunangan
5
Bukan hanya ancaman
6
Gadis yang berbeda?
7
Kedatangan nyonya besar Bai
8
Aku yang jenius atau cucumu?
9
Fan Zhuang
10
Kekuatan roh
11
Di dalam mimpi yang menyedihkan
12
Mei Sashuang
13
Pertarungan level langit tingkat 9
14
Kedatangan penatua Hong
15
Orang bermarga Tao
16
Meledakkan 2 tungku
17
Berangkat ke sekte teratai hitam
18
Kehancuran Sekte teratai hitam
19
Memulihkan diri
20
gadis kecil dari sekte teratai hitam
21
Berbeda buka berarti buruk
22
Perkara ciuman
23
Syarat yang tidak masuk akal
24
Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25
Kemarahan Chanzi
26
Pembalasan
27
Aula rapat
28
Hukuman Chanzi
29
Rumah pelelangan
30
Rumah lelang
31
Tungku Tua
32
Berangkat ke akademi
33
Serigala putih tingkat 3
34
Kekacauan
35
Pendaftaran
36
Pergi bersama fan Zhuang
37
Spiritualis Dunia
38
Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39
Guru dan murid
40
Pertarungan
41
masuk kedalam hutan
42
Sulit melawan spritualis dunia
43
Pria mengerikan di belakangnya
44
Hadiah untuk Tuan Yie
45
Munculnya naga ilahi
46
Binatang Kontrak yang membangkang
47
Berangkat ke Klan Shuoxue
48
Tombak
49
Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50
Aula rapat
51
Bertemu orang orang Tao
52
Pertarungan dengan Shuanggo
53
Putri dari anak surga
54
Menghindarlah
55
Perjalanan ke akademi Zhishu
56
Cerita masa lalu
57
Murid sombong dari akademi Yueyin
58
Hari pertama pertandingan
59
Hong Yini
60
Babak kedua
61
Kecurangan
62
Kecurangan 2
63
Pertandingan membuat obat
64
Menang
65
Salah memilih target
66
Pertandingan memanah : Babak pertama
67
Pertandingan memanah : Babak kedua
68
Cincin merah yang berkelip
69
Kemarahan Meilan
70
Berburu binatang roh
71
Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72
Berburu binatang roh 2
73
Wanita pembunuh induk serigala
74
Kembali merasakan kecurangan
75
Aura dingin yang menusuk
76
Cerita tentang raja iblis
77
Yang terjadi di alam Zenith
78
Adanya sayembara
79
Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80
Di dalam hutan
81
Kabut ilusi
82
Raja iblis
83
Melakukan kontrak
84
Efek dari ledakan
85
Takut
86
Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87
Cara yang berbahaya
88
Pamit
89
Pulang
90
Sesuatu yang mengejutkan
91
Meilan terluka
92
Jaga matamu
93
Berangkat ke jurang iblis
94
Musuh yang semakin menggila
95
Darurat
96
Informasi
97
Informasi yang bocor
98
Wanita bernama Rui
99
Wanita yang selama ini di cari
100
Aku yang kalian cari
101
Tujuan yang sama
102
apakah kau mengenalnya?
103
Berita untukmu Rui
104
Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105
Aku merindukanmu
106
Kematian nyonya besar Bai
107
Kabar baik untuk Dong Hai
108
Meilan kembali ke akademi
109
Pria mesum
110
Bertindak bodoh
111
Kembali ke Alam Zenith
112
Situasi yang kacau
113
Di bunuh atau membunuh
114
Dalam posisi yang sama
115
Bergerak menuju klan Ziu
116
Masuk ke klan Ziu
117
Berita yang pecah
118
Mempersiapkan diri

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!