Kehancuran Sekte teratai hitam

Langit perlahan mulai gelap, sinar matahari yang tadinya bersinar terang kini mulai meredupkan sinarnya.

Dalam sebuah bangunan besar nan kokoh, tampak seorang wanita yang tengah di ikat dengan tinggi di sebuah tiang dan di bawahnya terdapat tumpukan kayu bakar dalam jumlah yang cukup banyak. Bisa di pastikan jika kayu bakar itu terkena api maka sosok wanita itu akan menjadi daging panggang dalam waktu singkat.

Disisi kanan maupun di sisi kiri wanita muda itu terlihat masing masing seorang pria dengan pakaian merah dan hitamnya tampak memegang sebuah cambuk di tangan mereka.

Sashuang kini terikat lemah, Kekuatan wanita itu benar benar telah habis kini dia hanya berharap jika keponakannya tidak datang untuk menyelamatkannya.

"Ayah, kakak sepertinya aku tidak akan melakukan tugasku kedepannya"

Batin wanita itu yang merasa pedih ketika mengingat tugas yang di berikan padanya belum terlaksana dengan baik.

Uhhuk

Uhuuk

Kembali lagi wanita itu terbatuk dan mengeluarkan darah

Suaranya sudah serak setelah mengalami luka yang begitu banyak di sekujur tubuhnya. Kini jubah putih miliknya telah penuh dengan darah dan robekan dimana mana.

Di bawah sana suara cambukan kembali menggema di udara, Suara desisan dari wanita muda itu membuat suasana semakin suram, Suara gelak tawa para anggota sekte teratai hitam yang menyaksikan kejadian itu yang tampak tertawa puas melihat penderitaan orang lain.

"Jangan menyesalkan hal ini wanita muda, Kau dengan sombong menentang anggota sekte ku, maka tentu kau harus menerima imbalannya"

He tang tampak berkata dengan penuh kebahagiaan.

"Aku berniat untuk melakukan pembakaran di depan gadis itu, bagaimana menurut kalian?"

Pandangan mata He tang jatuh pada sosok wanita yang kini terlihat tidak berdaya di depan sana.

"Tentu, itu akan terlihat lebih menyenangkan"

Salah satu daru anggota sekte teratai hitam tampak menyuarakan pendapatnya yakni Tua Jeali pria tua yang sempat kalah di tangan Sashuang beberapa waktu yang lalu.

"Ada hal yang lebih menyenangkan, Melihat kau merenggang nyawa di tanganku"

Tiba tiba terdengar suara lembut namun terkesan dingin dari kejauhan.

Kini pandangan semua orang tertuju pada sosok gadis yang memakai jubah putih dan rambutnya dia biarkan tergerai begitu saja di ujung sana.

Sashuang membawa pandangannya, menatap keponakannya dengan sejuta kekhawatiran

Kenapa gadis itu kemari? Apa yang dia lakukan sendiri? Tidak masalah jika aku tiada, karna hanya gadis itu yang menjadi kunci dari semua masalah akan selesai.

Banyak pikiran pikiran buruk masuk di otak wanita muda itu. Namun semuanya seketika buyar ketika dia memusatkan pandangannya pada Meilan yang berdiri di ujung sana.

Gadis itu berdiri dengan raut wajah mematikannya.

Satu hal yang mengejutkan untuknya, jika tadi tingkat kultivasi gadis itu masih berada di ranah alam bumi tingkat 2 maka sekarang dia tidak bisa mendeteksinya.

"Apa yang terjadi?"

pikiran Sashuang menjadi rumit.

Sedangkan He tang, dan Tuan Jeili juga terkejut melihat gadis itu.

Tuan Jeili menyipitkan matanya, kenapa kini kekuatan gadis itu tidak bisa di deteksi? Bahkan gadis itu seolah tidak terkena dampak dari tekanan He tang.

Meilan berdiri dengan tegap, pandangannya tertuju pada bibinya yang saat ini dalam kondisi yang menyedihkan.

"Kalian memanggil maut kalian sendiri"

Gumam gadis itu, Amarah benar benar menyelimutinya.

"Gadis, kau ingin menyusul bibimu atau menyetujui keinginanku?"

"Menikah dengan Putra mahkota Jingguo malam ini, maka bibimu akan ku bebaskan"

Sahut He tang yang tampak terkekeh setelah menyelesaikan perkataannya.

Ahh putra mahkota Jingguo rupanya, dia pikir setelah ini dia akan memberikan hadiah terbaik pada pria itu karna telah membuat rencana indah untukknya.

"Bagaimana jika aku menolak"

Gadis itu menjawab dengan datar

"Maka kau lebih baik mati bersama wanita itu"

Timpal He Tang dengan dingin

"Mari kita lihat siapa yang akan mati di tangan siapa"

Meilan mengangkat yang membentuk pola tertentu, melihat hal tersebut membuat dahi He tang berkerut, dia seketika menjadi waspada.

Dan hal yang paling mengejutkan adalah di detik kemudian sebuah segel besar terbentuk dengan sempurna.

Meilan menyunggingkan senyum dinginnya, Tinjunya terarah dengan kecepatan yang menakutkan untuk menghantam tubuh He Tang, pria tua itu tidak tinggal diam, dia melapisi tubuhnya dengan qi spiritual untuk memblokir serangan Meilan.

Keduanya memulai pertengkaran yang menabjubkan, Kilatan kilatan muncul akibat serangan yang menabrak segel yang di buat oleh Meilan.

Semua orang menatap pertarungan itu bergetar ketakutan, mereka benar benar tidak bisa lari dari tempat tersebut karna segel yang di buat Meilan benar benar terlalu menakjubkan.

Di tengah tengah pertempuran gadis itu membuka tangannya membentuk segel dalam pola tertentu seketika suhu sekitar mulai menurun

Saat mereka sibuk mencari cara untuk melarikan diri, tanpa sadar ribuan anak panah meluncur kearah mereka tanpa sadar.

Ribuan anak panah itu menbentuk gelombang besar dalam kecepatan yang menakutkan hingga membuat mereka tidak dapat menghindar.

Sashuang menatap kejadian itu dengan rumit, apakah gadis itu masih sosok yang sama dengan keponakannya yang dia temui beberapa jam yang lalu? Ini terasa begitu berbeda, dari mana gadis itu mendapatkan kemampuan mematikannya.

Meilan tidak peduli dengan apa yang dipikirkan orang orang, matanya sempat melirik kearah bawah dimana kini para mayar sekte teratai hitam telah membeku di bawah sana, bahkan Tuan Jeili juga tidak lupuk terkena dampak dari serangannya.

Selanjutnya tanpa membuang buang waktu, Meilan terus terus melepaskan serangannya pada He tang tanpa henti, hingga beberapa kali pria tua itu harus terdorong kebelakang karna serangan Meilan cukup membuatnya kelelahan.

Pada saat itu juga seberkas kekuatan masuk ke tubuh Meilan, tubuh gadis itu memancarkan sinar biru yang cukup terang aura Phoenix yang begitu sakral tiba tiba keluar dari tubuh gadis itu.

Meilan membuka matanya, kilatan amarah dan keinginan membunuh yang tak terbatas menggelutinya.

"Ph Phoenix"

Pria tua itu terbata karna keterkejutan yang luar biasa, dia pikir pantas saja gadis itu berani menentangnya ternyata siapa pikir jika di balik lengan baju gadis itu memiliki Phoenix legenda sebagai hewan kontraknya.

Sorot mata He Tang tampak redup, punggung terasa dingin dengan tubuhnya yang menegang.

He Tang benar benar ingin mundur, tapi dia tidak memiliki kesempatan untuk kabur dari segel gadis itu.

Tiba tiba Meilan kembali melepaskan serangannya, serangan yang penuh dengan amarah dan kebencian kembali menghantam tubuh pria tua itu.

BOMMMM

Tubuh He Tang meledak menciptakan kabut darah yang beterbangan dalam segel tersebut.

Meilan menatap dingin pada sosok sosok anggota sekte teratai hitam kini telah tergelak di bawah sana.

Gadis itu kemudian bergerak keluar dari segel, dan menggerakkan tangannya menyentuh segel itu dengan gerakan perlahan.

BOMMMM

Kini segel tersebut meledak tanpa sisa, bahkan semua orang yang ada dalam segel itu turut hancur lebur menjadi kabut

Tanpa membuang buang waktu dia segera berlari kearah bibinya.

"Kau memiliki keberuntungan dari dewa"

Sebaris kalimat yang di ucapkan Sashuang pada keponakannya yang saat ini tengah sibuk melepaskan tali yang mengikat tubuhnya.

Meilan yang mendengar itu tidak menanggapi, bukankah dia tidak memiliki keberuntungan apapun, bahkan dewa selalu mencoba mengambil apa yang telah menjadi miliknya.

"Aku akan membawa bibi kembali"

Sashuang tidak lagi membuka mulutnya, dia membiarkan Meilan melakukan apapun untuk saat ini

Terpopuler

Comments

"Candy75

"Candy75

waaaah gak perlu bom ternyata

2024-11-20

0

Dewi Ansyari

Dewi Ansyari

Keren meilan 👍🏻👍🏻👍🏻 Pasti ada campur tangan dari pria itu

2024-10-28

1

Tri Wahyuanta

Tri Wahyuanta

keren

2024-09-26

0

lihat semua
Episodes
1 Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2 Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3 Cahaya biru yang menjengkelkan
4 Berniat memutuskan pertunangan
5 Bukan hanya ancaman
6 Gadis yang berbeda?
7 Kedatangan nyonya besar Bai
8 Aku yang jenius atau cucumu?
9 Fan Zhuang
10 Kekuatan roh
11 Di dalam mimpi yang menyedihkan
12 Mei Sashuang
13 Pertarungan level langit tingkat 9
14 Kedatangan penatua Hong
15 Orang bermarga Tao
16 Meledakkan 2 tungku
17 Berangkat ke sekte teratai hitam
18 Kehancuran Sekte teratai hitam
19 Memulihkan diri
20 gadis kecil dari sekte teratai hitam
21 Berbeda buka berarti buruk
22 Perkara ciuman
23 Syarat yang tidak masuk akal
24 Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25 Kemarahan Chanzi
26 Pembalasan
27 Aula rapat
28 Hukuman Chanzi
29 Rumah pelelangan
30 Rumah lelang
31 Tungku Tua
32 Berangkat ke akademi
33 Serigala putih tingkat 3
34 Kekacauan
35 Pendaftaran
36 Pergi bersama fan Zhuang
37 Spiritualis Dunia
38 Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39 Guru dan murid
40 Pertarungan
41 masuk kedalam hutan
42 Sulit melawan spritualis dunia
43 Pria mengerikan di belakangnya
44 Hadiah untuk Tuan Yie
45 Munculnya naga ilahi
46 Binatang Kontrak yang membangkang
47 Berangkat ke Klan Shuoxue
48 Tombak
49 Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50 Aula rapat
51 Bertemu orang orang Tao
52 Pertarungan dengan Shuanggo
53 Putri dari anak surga
54 Menghindarlah
55 Perjalanan ke akademi Zhishu
56 Cerita masa lalu
57 Murid sombong dari akademi Yueyin
58 Hari pertama pertandingan
59 Hong Yini
60 Babak kedua
61 Kecurangan
62 Kecurangan 2
63 Pertandingan membuat obat
64 Menang
65 Salah memilih target
66 Pertandingan memanah : Babak pertama
67 Pertandingan memanah : Babak kedua
68 Cincin merah yang berkelip
69 Kemarahan Meilan
70 Berburu binatang roh
71 Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72 Berburu binatang roh 2
73 Wanita pembunuh induk serigala
74 Kembali merasakan kecurangan
75 Aura dingin yang menusuk
76 Cerita tentang raja iblis
77 Yang terjadi di alam Zenith
78 Adanya sayembara
79 Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80 Di dalam hutan
81 Kabut ilusi
82 Raja iblis
83 Melakukan kontrak
84 Efek dari ledakan
85 Takut
86 Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87 Cara yang berbahaya
88 Pamit
89 Pulang
90 Sesuatu yang mengejutkan
91 Meilan terluka
92 Jaga matamu
93 Berangkat ke jurang iblis
94 Musuh yang semakin menggila
95 Darurat
96 Informasi
97 Informasi yang bocor
98 Wanita bernama Rui
99 Wanita yang selama ini di cari
100 Aku yang kalian cari
101 Tujuan yang sama
102 apakah kau mengenalnya?
103 Berita untukmu Rui
104 Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105 Aku merindukanmu
106 Kematian nyonya besar Bai
107 Kabar baik untuk Dong Hai
108 Meilan kembali ke akademi
109 Pria mesum
110 Bertindak bodoh
111 Kembali ke Alam Zenith
112 Situasi yang kacau
113 Di bunuh atau membunuh
114 Dalam posisi yang sama
115 Bergerak menuju klan Ziu
116 Masuk ke klan Ziu
117 Berita yang pecah
118 Mempersiapkan diri
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2
Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3
Cahaya biru yang menjengkelkan
4
Berniat memutuskan pertunangan
5
Bukan hanya ancaman
6
Gadis yang berbeda?
7
Kedatangan nyonya besar Bai
8
Aku yang jenius atau cucumu?
9
Fan Zhuang
10
Kekuatan roh
11
Di dalam mimpi yang menyedihkan
12
Mei Sashuang
13
Pertarungan level langit tingkat 9
14
Kedatangan penatua Hong
15
Orang bermarga Tao
16
Meledakkan 2 tungku
17
Berangkat ke sekte teratai hitam
18
Kehancuran Sekte teratai hitam
19
Memulihkan diri
20
gadis kecil dari sekte teratai hitam
21
Berbeda buka berarti buruk
22
Perkara ciuman
23
Syarat yang tidak masuk akal
24
Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25
Kemarahan Chanzi
26
Pembalasan
27
Aula rapat
28
Hukuman Chanzi
29
Rumah pelelangan
30
Rumah lelang
31
Tungku Tua
32
Berangkat ke akademi
33
Serigala putih tingkat 3
34
Kekacauan
35
Pendaftaran
36
Pergi bersama fan Zhuang
37
Spiritualis Dunia
38
Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39
Guru dan murid
40
Pertarungan
41
masuk kedalam hutan
42
Sulit melawan spritualis dunia
43
Pria mengerikan di belakangnya
44
Hadiah untuk Tuan Yie
45
Munculnya naga ilahi
46
Binatang Kontrak yang membangkang
47
Berangkat ke Klan Shuoxue
48
Tombak
49
Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50
Aula rapat
51
Bertemu orang orang Tao
52
Pertarungan dengan Shuanggo
53
Putri dari anak surga
54
Menghindarlah
55
Perjalanan ke akademi Zhishu
56
Cerita masa lalu
57
Murid sombong dari akademi Yueyin
58
Hari pertama pertandingan
59
Hong Yini
60
Babak kedua
61
Kecurangan
62
Kecurangan 2
63
Pertandingan membuat obat
64
Menang
65
Salah memilih target
66
Pertandingan memanah : Babak pertama
67
Pertandingan memanah : Babak kedua
68
Cincin merah yang berkelip
69
Kemarahan Meilan
70
Berburu binatang roh
71
Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72
Berburu binatang roh 2
73
Wanita pembunuh induk serigala
74
Kembali merasakan kecurangan
75
Aura dingin yang menusuk
76
Cerita tentang raja iblis
77
Yang terjadi di alam Zenith
78
Adanya sayembara
79
Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80
Di dalam hutan
81
Kabut ilusi
82
Raja iblis
83
Melakukan kontrak
84
Efek dari ledakan
85
Takut
86
Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87
Cara yang berbahaya
88
Pamit
89
Pulang
90
Sesuatu yang mengejutkan
91
Meilan terluka
92
Jaga matamu
93
Berangkat ke jurang iblis
94
Musuh yang semakin menggila
95
Darurat
96
Informasi
97
Informasi yang bocor
98
Wanita bernama Rui
99
Wanita yang selama ini di cari
100
Aku yang kalian cari
101
Tujuan yang sama
102
apakah kau mengenalnya?
103
Berita untukmu Rui
104
Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105
Aku merindukanmu
106
Kematian nyonya besar Bai
107
Kabar baik untuk Dong Hai
108
Meilan kembali ke akademi
109
Pria mesum
110
Bertindak bodoh
111
Kembali ke Alam Zenith
112
Situasi yang kacau
113
Di bunuh atau membunuh
114
Dalam posisi yang sama
115
Bergerak menuju klan Ziu
116
Masuk ke klan Ziu
117
Berita yang pecah
118
Mempersiapkan diri

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!