Berniat memutuskan pertunangan

"Kau terlalu banyak omong kosong"

"Beritahu aku tempat apa ini?"

Tanya Meilan dengan tidak sabar.

"Ini dimensi ying dan yang, seseorang menciptakannya untukmu"

Jawab Phoenix tersebut.

"Ying dan yang?"

Meilan mengguman pelan dia jelas tau istilah ying dan yang, yang merupakan sebuah energi yang memiliki kekuatan yang tidak dapat di prediksi kehebatannya jika di gabungkan

"Kemarilah, ikuti aku, melihatmu lemah seperti itu benar benar memalukan"

Meilan mendengus ketika mendengar kalimat itu, tapi dia memilih diam karna pada faktanya dia benar benar lemah saat ini.

Jangankan untuk berkultivasi, meridiangnya bahkan belum terbuka dengan baik.

Hingga pada akhirnya gadis itu memilih mengikuti langkah Sang Phoenix yang kini berjalan di hadapannya.

"Entah kenapa aku bisa memiliki tuan yang lemah sepertimu"

Phoenix tersebut benar benar menggerutu sepanjang jalan. Sebagai hewan ilahi yang melegenda dan di hormati dia seharusnya memiliki tuan yang hebat, tapi sekarang jangankan untuk hebat, gadis yang menjadi tuannya itu baru memulai berkultivasi bahkan Meridiang gadis itu sedikit bermasalah.

Meilan hanya merotasi malas dia seolah menulikan telinganya di sepanjang jalan.

Hingga setelah beberapa saat kini mereka telah tiba, Meilan tampak membulatkan matanya, menatap sesuatu di hadapannya dengan penuh rasa takjub.

Sebuah danau yang berisi air jernih hingga dia bahkan bisa melihat dasar danau di bawah sana.

Meilan benar benar tidak sabar, dia yakin jika air tersebut begitu menyegarkan.

"Ini adalah alasan kenapa dimensi ini di katakan dimensi ying dan yang, air dari danau ini mengandung energi ying dan yang, serta memiliki energi spiritual yang padat, sehingga sangat pas untuk berkultivasi"

Jelas Phoenix tersebut

"Berendamlah di danau ini agar nona segera melakukan terobosan, itupun jika nona bisa"

Lanjut Phoenix tersebut dengan malas.

Meilan tampak tak peduli dengan ekspresi hewan tersebut, lagi pula tidak ada gunanya berdebat dia hanya perlu berusaha dengan keras untuk menjadi lebih kuat agar bisa menampar pantat burung sialan itu.

"Dari tadi kau terus berbicara tanpa henti, tanpa memberitahu siapa namamu"

Sahut Meilan yang secara perlahan melepas jubah luarnya.

"Hui itu namaku"

"Hahahaha kau menamai dirimu dengan Hui dengan begitu percaya diri, aku tidak yakin jika kau seperti itu"

Ucap Meilan yang tampak terkekeh beberapa waktu

Hui (cerdas)

"Hee lihat saja nanti"

"Yakk kau, bagaimana bisa kau membuka pakaianmu di depan orang lain"

Hui berteriak dengan kemarahan, wajahnya memerah antara malu dan marah ketika melihat Nonanya itu membuka baju luarnya tanpa memperhatikan sekitar

"Orang lain? Aku tidak melihat siapapun di sini, selain seekor burung kecil yang bewarna biru"

Hui benar tidak terima di katai seperti itu

"Hei seharusnya kau bersikap sopan padaku, aku bahkan lebih tua darimu"

Sargah Hui dengan kesal.

"Sejak kapan umur seorang manusia di bandingkan dengan hewan"

Meilan tampak terkekeh beberapa waktu, yang kemudian dengan perlahan mulai memasuki danau tersebut.

Rasa segar benar benar menerpa kulitnya, Jika seharusnya air di danau ini terasa begitu dingin karna berada di tengah tengah hamparan es yang padat.

Maka itu tidaklah seperti itu, air di danau itu benar benar menyegarkan, Meilan sendiri bisa merasakan kesegaran luar biasa dalam tubuhnya.

"Mulutmu benar benar setajam pedang"

Ucap Hui yang kemudian segera pergi dari sana meninggalkan tempat tersebut, dia benar benar kesal saat ini, belum ada orang lain yang memperlakukan dirinya seperti itu, dan melihat tingkah gadis itu benar benar berhasil memancing kemarahannya.

"Ini benar benar surga"

Gadis itu terkekeh beberapa waktu, lantas mulai bergerak ke tengah danau dimana tampak sebuah batu lempeng terletak disana.

Gadis itu memutuskan berkultivasi di atas batu tersebut, dia segera mengambil posisi lotus.

Selang beberapa saat dahi gadis itu terlihat berkerut beberapa waktu, dia telah berhasil membuka Meridiangnya hanya saja meridiang yang menjadi tempat masuknya energi qi spritual benar benar sangat sempit, dan itu benar benar menyebalkan untuknya.

Bagaimana tidak, energi qi spritual yang terserap hanya sepertiga dari seorang manusia, dan jika seperti ini dia akan kesulitan dan membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk melakukan terobosan.

Setelah berjuang beberapa waktu, Meilan memilih membuka matanya, dia benar benar kecewa saat ini.

Melihat gadis yang menjadi tuannya itu merasa sedih membuat Hui mendekat, dia berniat menghibur gadis itu.

Namun sebelum burung itu membuka mulutnya untuk memberi semangat, Meilan lebih dulu berbicara.

"Cihh air hebat apanya, Danau itu bahkan tidak bisa memperbaiki meridiang milikku"

Ucap gadis itu dengan datar

Hui merasa ingin muntah darah mendengarnya, bagaimana bisa surga yang begitu di inginkan oleh semua orang karna kesucian dan manfaatnya itu malah di ragukan oleh tuannya.

"Nona kau benar benar"

"Berhenti berbicara, Katakan bagaimana aku keluar dari dimensi ini"

Potong Meilan dengan cepat, ekspresi dingin di wajahnya membuat Hui meneguk ludahnya kasar, tidak menyangka jika gadis sombong itu tampak menakutkan saat ini.

"Kau hanya perlu menggosok tanda di lenganmu itu maka..."

Hui menggantung kalimatnya ketika melihat Nonanya itu kini telah menghilang dalam udara.

"Bahh gadis itu benar benar tidak tau sopan santun"

Gerutu Phoenix itu kemudian.

****************

Meilan yang sedang berada di suasana hati yang buruk memilih merebahkan dirinya di tempat tidur miliknya.

Saat ini otaknya tengah sibuk memikirkan bagaimana cara mengatasi meridiangnya yang bermasalah saat ini. Namun tiba tiba sebuah ingatkan muncul di kepalanya.

Lee Changzi, gadis yang usianya 15 tahun, merupakan keponakan ayahnya. Dalam ingatannya gadis itu kerap menindas Meilan tanpa sepengetahuan Jendral Bai.

Terlebih gadis itu juga menyimpan perasaan diam diam terhadap putra mahkota yang telah menjadi tunangan sepupunya itu.

Karna merasa dirinya lebih pantas bersanding dengan putra mahkota dari pada Meilan yang hanya seorang sampah kekaisaran.

Meilan yang sebelumnya memiliki kepribadian lembut dan tidak banyak bicara benar benar tidak pernah memberitahu ayahnya tengang perilaku sepupunya tersebut.

"Hahahahah aku cukup penasaran dengan gadis itu, Bagaimana jika kita bermain di hari esok"

Meilan terkekeh beberapa waktu.

Tapi memikirkan putra mahkota Jingguo membuat gadis itu semakin berfikir keras, Dia jelas tidak ingin menikah muda, terlebih dia jelas tau jika selama ini putra mahkota tidak memiliki perasaan apapun padanya selain perasaan benci.

Bahkan pria itu kerap menindas Meilan dan mempermalukan tunangannya di hadapan orang lain. pria itu berfikir jika gadis itu lelah maka itu lebih baik, sehingga dia akan meminta jendral Bai memutuskan pertunangan mereka.

Akan percuma jika dirinya yang meminta pada kaisar, karna tentu saja permintaannya tidak akan di dengar oleh ayahnya, mengingat jika gadis itu memiliki status yang tidak bisa di anggap remeh.

Dia adalah seorang putri sah dari seorang jendral perang Bai, kakeknya juga seorang panglima peran yang begitu di segani, dia memiliki pasukan tersendiri, selain itu Keluarga Bai juga memiliki beberapa usaha yang cukup besar di kekaisaran ini.

Tidak heran jika kaisar begitu menghormati keluarga Bai, bahkan semua orang tidak berani membuat masalah pada keluarga itu.

"Aku akan mencari cara agar pertunangan itu di putuskan"

Dan saat gadis itu tengah berkelut dengan pemikirannya tanpa sadar kini dia benar benar tertidur.

Dalam kegelapan malam, tampak sebuah bayangan masuk kedalam kamar gadis itu, bergerak mendekatinya menatapnya dengan intens.

"Akhirnya kau datang, Tumbuhlah kuat secepatnya, gadis"

Bisik pria itu dengan pelan tepat di telinga Meilan.

Gadis itu menggeliat pelan, ketika beberapa helai rambut panjang bewarna perak pria itu tampak mengenai wajahnya.

Pria itu terkekeh beberapa waktu, tangannya bergerak memegang sebuah tanda burung Phoenix di lengan gadis tersebut dalam beberapa waktu.

Itu terjadi tidak berlangsung lama, Hingga pria itu kembali hilang dalam udara.

Meilan benar benar tidak menyadarinya dia seolah tengah menikmati tidur indahnya tanpa mempedulikan apa yang terjadi dengan dirinya.

****************

Keesokan paginya, Meilan bangun lebih awal dia di bantu zinzin yang merupakan pelayan pribadinya untuk membersihkan diri.

"Nona, coba cek meridiangmu"

Meilan yang tengah di bantu oleh zinzin untuk mengenakan pakaiannya sedikit terkejut mendengar suara Hui di dalam pikirannya.

Namun tanpa banyak tanya dia segera melakukannya.

Dan setelah mengetahui apa yang terjadi, matanya jelas saja melotot tanpa sadar.

"Ini"

Gadis itu benar benar terkejut beberapa waktu.

Untuk memulai berkultivasi seseorang harus membuka 17 meridiangnya, dan kemarin Meilan hanya berhasil membuka merediangnya.

Dan saat ini merediangnya itu telah terbuka semua, tidak hanya sampai di situ, meridiang miliknya juga telah di perluas.

Meilan benar benar terkejut setengah mati, jantungnya terasa ingin loncat dari tempatnya.

Ini bagaimana bisa terjadi

Otaknya ngeblank beberapa waktu

"Hui apa sesuatu terjadi tanpa aku ketahui?"

Gadis itu berbicara dengan Hui melalui pikirannya.

"Itu, aku tidak tau apapun"

Jawab burung Phoenix biru tersebut dengan cepat.

"Putri, putri"

Meilan sedikit tersentak kaget dalam pemikirannya ketika, kini melihat zinzin yang tengah menatapnya aneh.

"Apa ada sesuatu yang buruk putri?"

Zinzin bertanya dengan cemas

"Ahh tidak, aku hanya tiba tiba mengingat sesuatu, dan itu cukup mengejutkanku"

bohong gadis itu cepat.

Terpopuler

Comments

weixao

weixao

fiks mulutnya minta di slepet nih ponix kagak ada hormat2nya sama tuanya,tapi aku suka, lebih suka liat tuan Ama bawahnya kek gini ketimbang yang terlalu formal/Joyful/

2025-01-12

0

weixao

weixao

aku sngaaaaat SUKA dengan karakter MC cowok yang punya rambut perak kek beeeh damage nya beda cuuy/Determined//Determined/

2025-01-12

0

weixao

weixao

maaf Thor kenapa selalu ada g nya yah setau aku sebutannya Meridian bukan meridiang

2025-01-12

0

lihat semua
Episodes
1 Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2 Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3 Cahaya biru yang menjengkelkan
4 Berniat memutuskan pertunangan
5 Bukan hanya ancaman
6 Gadis yang berbeda?
7 Kedatangan nyonya besar Bai
8 Aku yang jenius atau cucumu?
9 Fan Zhuang
10 Kekuatan roh
11 Di dalam mimpi yang menyedihkan
12 Mei Sashuang
13 Pertarungan level langit tingkat 9
14 Kedatangan penatua Hong
15 Orang bermarga Tao
16 Meledakkan 2 tungku
17 Berangkat ke sekte teratai hitam
18 Kehancuran Sekte teratai hitam
19 Memulihkan diri
20 gadis kecil dari sekte teratai hitam
21 Berbeda buka berarti buruk
22 Perkara ciuman
23 Syarat yang tidak masuk akal
24 Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25 Kemarahan Chanzi
26 Pembalasan
27 Aula rapat
28 Hukuman Chanzi
29 Rumah pelelangan
30 Rumah lelang
31 Tungku Tua
32 Berangkat ke akademi
33 Serigala putih tingkat 3
34 Kekacauan
35 Pendaftaran
36 Pergi bersama fan Zhuang
37 Spiritualis Dunia
38 Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39 Guru dan murid
40 Pertarungan
41 masuk kedalam hutan
42 Sulit melawan spritualis dunia
43 Pria mengerikan di belakangnya
44 Hadiah untuk Tuan Yie
45 Munculnya naga ilahi
46 Binatang Kontrak yang membangkang
47 Berangkat ke Klan Shuoxue
48 Tombak
49 Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50 Aula rapat
51 Bertemu orang orang Tao
52 Pertarungan dengan Shuanggo
53 Putri dari anak surga
54 Menghindarlah
55 Perjalanan ke akademi Zhishu
56 Cerita masa lalu
57 Murid sombong dari akademi Yueyin
58 Hari pertama pertandingan
59 Hong Yini
60 Babak kedua
61 Kecurangan
62 Kecurangan 2
63 Pertandingan membuat obat
64 Menang
65 Salah memilih target
66 Pertandingan memanah : Babak pertama
67 Pertandingan memanah : Babak kedua
68 Cincin merah yang berkelip
69 Kemarahan Meilan
70 Berburu binatang roh
71 Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72 Berburu binatang roh 2
73 Wanita pembunuh induk serigala
74 Kembali merasakan kecurangan
75 Aura dingin yang menusuk
76 Cerita tentang raja iblis
77 Yang terjadi di alam Zenith
78 Adanya sayembara
79 Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80 Di dalam hutan
81 Kabut ilusi
82 Raja iblis
83 Melakukan kontrak
84 Efek dari ledakan
85 Takut
86 Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87 Cara yang berbahaya
88 Pamit
89 Pulang
90 Sesuatu yang mengejutkan
91 Meilan terluka
92 Jaga matamu
93 Berangkat ke jurang iblis
94 Musuh yang semakin menggila
95 Darurat
96 Informasi
97 Informasi yang bocor
98 Wanita bernama Rui
99 Wanita yang selama ini di cari
100 Aku yang kalian cari
101 Tujuan yang sama
102 apakah kau mengenalnya?
103 Berita untukmu Rui
104 Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105 Aku merindukanmu
106 Kematian nyonya besar Bai
107 Kabar baik untuk Dong Hai
108 Meilan kembali ke akademi
109 Pria mesum
110 Bertindak bodoh
111 Kembali ke Alam Zenith
112 Situasi yang kacau
113 Di bunuh atau membunuh
114 Dalam posisi yang sama
115 Bergerak menuju klan Ziu
116 Masuk ke klan Ziu
117 Berita yang pecah
118 Mempersiapkan diri
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2
Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3
Cahaya biru yang menjengkelkan
4
Berniat memutuskan pertunangan
5
Bukan hanya ancaman
6
Gadis yang berbeda?
7
Kedatangan nyonya besar Bai
8
Aku yang jenius atau cucumu?
9
Fan Zhuang
10
Kekuatan roh
11
Di dalam mimpi yang menyedihkan
12
Mei Sashuang
13
Pertarungan level langit tingkat 9
14
Kedatangan penatua Hong
15
Orang bermarga Tao
16
Meledakkan 2 tungku
17
Berangkat ke sekte teratai hitam
18
Kehancuran Sekte teratai hitam
19
Memulihkan diri
20
gadis kecil dari sekte teratai hitam
21
Berbeda buka berarti buruk
22
Perkara ciuman
23
Syarat yang tidak masuk akal
24
Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25
Kemarahan Chanzi
26
Pembalasan
27
Aula rapat
28
Hukuman Chanzi
29
Rumah pelelangan
30
Rumah lelang
31
Tungku Tua
32
Berangkat ke akademi
33
Serigala putih tingkat 3
34
Kekacauan
35
Pendaftaran
36
Pergi bersama fan Zhuang
37
Spiritualis Dunia
38
Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39
Guru dan murid
40
Pertarungan
41
masuk kedalam hutan
42
Sulit melawan spritualis dunia
43
Pria mengerikan di belakangnya
44
Hadiah untuk Tuan Yie
45
Munculnya naga ilahi
46
Binatang Kontrak yang membangkang
47
Berangkat ke Klan Shuoxue
48
Tombak
49
Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50
Aula rapat
51
Bertemu orang orang Tao
52
Pertarungan dengan Shuanggo
53
Putri dari anak surga
54
Menghindarlah
55
Perjalanan ke akademi Zhishu
56
Cerita masa lalu
57
Murid sombong dari akademi Yueyin
58
Hari pertama pertandingan
59
Hong Yini
60
Babak kedua
61
Kecurangan
62
Kecurangan 2
63
Pertandingan membuat obat
64
Menang
65
Salah memilih target
66
Pertandingan memanah : Babak pertama
67
Pertandingan memanah : Babak kedua
68
Cincin merah yang berkelip
69
Kemarahan Meilan
70
Berburu binatang roh
71
Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72
Berburu binatang roh 2
73
Wanita pembunuh induk serigala
74
Kembali merasakan kecurangan
75
Aura dingin yang menusuk
76
Cerita tentang raja iblis
77
Yang terjadi di alam Zenith
78
Adanya sayembara
79
Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80
Di dalam hutan
81
Kabut ilusi
82
Raja iblis
83
Melakukan kontrak
84
Efek dari ledakan
85
Takut
86
Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87
Cara yang berbahaya
88
Pamit
89
Pulang
90
Sesuatu yang mengejutkan
91
Meilan terluka
92
Jaga matamu
93
Berangkat ke jurang iblis
94
Musuh yang semakin menggila
95
Darurat
96
Informasi
97
Informasi yang bocor
98
Wanita bernama Rui
99
Wanita yang selama ini di cari
100
Aku yang kalian cari
101
Tujuan yang sama
102
apakah kau mengenalnya?
103
Berita untukmu Rui
104
Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105
Aku merindukanmu
106
Kematian nyonya besar Bai
107
Kabar baik untuk Dong Hai
108
Meilan kembali ke akademi
109
Pria mesum
110
Bertindak bodoh
111
Kembali ke Alam Zenith
112
Situasi yang kacau
113
Di bunuh atau membunuh
114
Dalam posisi yang sama
115
Bergerak menuju klan Ziu
116
Masuk ke klan Ziu
117
Berita yang pecah
118
Mempersiapkan diri

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!