Orang bermarga Tao

Meilan tampak berfikir beberapa waktu saat penatua Hong memintanya untuk masuk ke akademi, Karna secara kebetulan penatua Hong merupakan salah satu penatua di akademi Qiancheng.

Seharusnya dia masuk di satu bulan yang lalu, tapi karna kondisi kesehatannya Jendral Bai tidak mendaftarkannya untuk masuk ke akademi.

"Tapi aku memiliki persyaratan"

Sahut gadis itu kemudian.

"Apa itu?"

Tanya Penatua Hong langsung, dia akan melakukan apapun demi gadis itu masuk ke akademinya, sebuah kebanggaan ketika seorang genius berada di akademi Qiancheng.

"Aku ingin bibiku ikut denganku"

Jawab Meilan.

seperti kata bibinya tadi yang akan membantunya menjadi kuat secepatnya, maka dia harus bersama bibinya untuk sekarang ini.

Masih banyak tanda tanya di benaknya terkait keluarga dari ibunya, entah dimana tempat mereka berasal, Siapa yang melenyapkan ibunya, dan kenapa keluarga ibunya tidak pernah datang menemuinya yang merupakan seorang cucu.

"Itu bukanlah hal yang sulit, kau bisa masuk bersama bibimu, aku akan memberikan kalian token khusus sehingga tidak perlu melakukan tes masuk ke akademi"

Tanpa pikir panjang penatua Hong langsung saja menyetujuinya, Ini seperti membeli emas, beli 1 gratis 1.

Penatua Hong tertawa dalam hatinya.

"Kalau begitu aku akan kembali lebih dulu, kita bisa bertemu di akademi Qiancheng nanti"

Sahut Penatua Hong kembali.

Meilan menganggukkan kepalanya, lantas penatua Hong mulai bergerak meninggalkan gadis itu.

...****************...

Malam harinya, kini dua gadis cantik yakni Meilan dan Sashuang tengah duduk di sebuah gazebo yang ada di taman kediaman Bai.

Gadis itu menikmati air hangat di temani kue bulan yang merupakan makanan kesukaan Meilan saat ini.

Kedua wanita itu terdiam beberapa waktu, membuat suasana semakin sunyi dimana para pelayan meninggalkan kedua wanita tersebut.

"Ibumu belum tiada"

Sebaris kalimat membuat Meilan segera menatap bibinya.

Dadanya terasa bergemuruh hebat, ada suatu perasaan aneh yang masuk kedalam hatinya.

Benarkah itu? Atau dia salah dengar? Tapi bukankah ayahnya mengatakan ibunya telah tiada, mati dalam sebuah tragedi kebakaran di masa lalu. Apa benar ayahnya membohonginya? Tapi kenapa?

Beberapa pertanyaan muncul di benaknya.

"Ayahmu tidak tau hal ini"

Sahut Sashuang kembali yang seolah mengerti apa yang ada di pikiran keponakannya itu.

Mendengar itu membuat dahi Meilan berkerut, dia semakin tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bibinya itu

"Aku tidak mengerti maksud bibi"

Ucap Meilan yang mengatakan apa yang dia rasakan

"Saat kebakaran itu, Seseorang membawa ibumu"

Mendengar itu membuat Meilan segera bangkit dari tempat duduknya.

"Lalu dimana ibuku?"

Dia bertanya dengan sedikit keras.

"Meilan pelankan suaramu, ini tidak boleh di dengar oleh siapapun saat ini"

Sashuang sedikit menegur keponakannya, takut jika seseorang mendengar percakapan mereka.

"Maafkan aku bibi"

Meilan mengutuk dirinya atas tingkahnya yang sembrono.

Sashuang menggelengkan kepalanya kemudian berkata.

"Kami tidak tau siapa yang membawa ibumu, sosoknya begitu misterius saat itu, namun kami yakin ibumu masih hidup".

Ucap Sashuang dengan penuh keyakinan

"Setiap anggota keluarga kita memiliki lentera hidupnya masing masing, dan lentera itu tidak bisa padam kecuali ketika pemiliknya telah tiada, dan lentera ibumu masih menyala sampai saat ini"

Lanjut wanita muda itu kembali

"Tapi"

Sashuang menggantung perkataannya, dia menatap keponakannya beberapa waktu.

"Tapi apa bibi"

Meilan bertanya dengan tidak sabar, ada sedikit rasa takut didalam hatinya.

"Lentara kehidupan milik ibumu tidak seterang biasanya, dan kami menyakini jika Ibumu dalam keadaan yang tidak baik baik saja"

Jawab Sashuang yang mengatakan kesedihannya, saat dia dan keluarganya dalam kondisi yang tidak baik baik saja.

Mendengar perkataan sang bibi membuat dada Meilan bergemuruh, rasa amarah menyelimuti gadis itu.

"Apa tidak ada petunjuk siapa yang membawa ibuku bibi?"

Dia bertanya dengan datar, tangannya saling terkepal hingga kuku kukunya memutih.

"Kami mencurigai jika itu berasal dari orang atas"

Jawab Sashuang yang menatap Meilan dengan serius.

"Orang atas?"

Meilan jelas saja tidak mengerti dengan kata yang di ucapkan oleh Sashuang.

"Kalangan para dewa? Dan untuk mencari tau apa itu benar atau tidak, kau harus tumbuh dengan kuat secepatnya"

Jelas Sashuang

"Lalu dimana keluarga kita? Nenek kakek? Apa aku bisa menemuinya?"

Tanya Meilan dengan tidak sabar

Di tanya seperti itu membuat Sashuang menggeleng.

"Itu akan sulit tempat kita terlalu jauh, dan untuk masuk kesana ada waktu yang sudah di tentukan"

"Kenapa begitu sulit? Sebenarnya dimana tepat tinggal kita bibi?"

Meilan benar benar frustasi saat ini.

"Alam Zenith, Dan untuk masuk ke gerbang Zenit tidaklah mudah"

Jawab Sashuang dengan serius

"Apa yang harus aku lakukan agar aku bisa kesana?"

"Mencapai ranah alam surgawi"

Jawab Sashuang cepat.

Meilan seketika membisu, alam surgawi? Tiba tiba dia merasa kecil mendengar itu, apakah harus sehebat itu? Apakah dia bisa? Tapi bagaimana dengan ibunya? Bagaimana dengan keluarganya?

Begitu banyak keraguan dalam hatinya.

"Aku akan mencapai tahap itu, lalu setelah aku kuat kita akan kembali ke Zenith"

Ucap Meilan ketika tekadnya benar benar bulat.

Dia akan mencapai ranah itu apapun yang terjadi, tidak peduli apapun yang terjadi di masa depan dia akan bisa melaluinya, dia yakin itu.

Dia akan menaklukkan dunia ini, jika tidak bisa dengan seratus cara maka dia akan mencoba seribu cara di kemudian hari

Dewa? Persetan dengan dewa, dia akan tetap mengalahkannya

Sashuang tersenyum tiba tiba dia teringat akan kakaknya sifat keduanya benar benar mirip.

"Itu bagus, Kita akan berjuang bersama"

Sashuang berkata dengan senang, senyum indah menggantung di bibir gadis itu.

"Tapi bagaimana kesini? Lalu apakah bibi tidak bisa masuk kesana kembali?"

Tanya Meilan penasaran

"Situasi di Zenith saat ini sedang tidak baik, dan Ayah memintaku untuk menemukanmu dan membawamu kembali, dan untuk kembali kesana Seseorang harus mencapai ranah surgawi tapi tidak bagi orang yang memiliki kekuasaan tertentu"

Meilan kini menganggukkan kepalanya mengerti, ternyata dia benar benar bukan berasal dari kekaisaran ini, dia berada di tempat yang berbeda.

"Tapi saat ini kita harus menjauhi orang orang yang bermarga Tao"

Meilan mengerutkan keningnya kemudian berkata.

"Apa kita memiliki masalah dengan orang orang bermarga Tao?"

Sashuang tidak langsung menjawab

"Saat ini aku belum bisa mengatakannya padamu, kau hanya perlu berusaha menghindari orang orang dari marga itu"

Meilan lantas menganggukkan kepalanya mengerti, tidak lagi bertanya meski ada banyak pertanyaan dalam hatinya.

"Hui, kau tau orang yang bermarga Tao?"

Dia bertanya melalui pikirannya

"Aku pernah mendengarnya beberapa tahun yang lalu, Orang dengan marga itu terdengar begitu serakah akan kekayaan hanya itu tidak lebih"

Jawab Hui kemudian

Meilan kembali terdiam dalam pikirannya

Terpopuler

Comments

Kartika Lina

Kartika Lina

lah ga jaman sekarang atau jaman dulu denger diskonan mah langsung oke wae 🤭😆

2025-01-08

0

weixao

weixao

gini aja gw terharu weeeh🤧🤧

2025-01-12

0

"Candy75

"Candy75

marga Tao orang kemaruk

2024-11-20

0

lihat semua
Episodes
1 Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2 Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3 Cahaya biru yang menjengkelkan
4 Berniat memutuskan pertunangan
5 Bukan hanya ancaman
6 Gadis yang berbeda?
7 Kedatangan nyonya besar Bai
8 Aku yang jenius atau cucumu?
9 Fan Zhuang
10 Kekuatan roh
11 Di dalam mimpi yang menyedihkan
12 Mei Sashuang
13 Pertarungan level langit tingkat 9
14 Kedatangan penatua Hong
15 Orang bermarga Tao
16 Meledakkan 2 tungku
17 Berangkat ke sekte teratai hitam
18 Kehancuran Sekte teratai hitam
19 Memulihkan diri
20 gadis kecil dari sekte teratai hitam
21 Berbeda buka berarti buruk
22 Perkara ciuman
23 Syarat yang tidak masuk akal
24 Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25 Kemarahan Chanzi
26 Pembalasan
27 Aula rapat
28 Hukuman Chanzi
29 Rumah pelelangan
30 Rumah lelang
31 Tungku Tua
32 Berangkat ke akademi
33 Serigala putih tingkat 3
34 Kekacauan
35 Pendaftaran
36 Pergi bersama fan Zhuang
37 Spiritualis Dunia
38 Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39 Guru dan murid
40 Pertarungan
41 masuk kedalam hutan
42 Sulit melawan spritualis dunia
43 Pria mengerikan di belakangnya
44 Hadiah untuk Tuan Yie
45 Munculnya naga ilahi
46 Binatang Kontrak yang membangkang
47 Berangkat ke Klan Shuoxue
48 Tombak
49 Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50 Aula rapat
51 Bertemu orang orang Tao
52 Pertarungan dengan Shuanggo
53 Putri dari anak surga
54 Menghindarlah
55 Perjalanan ke akademi Zhishu
56 Cerita masa lalu
57 Murid sombong dari akademi Yueyin
58 Hari pertama pertandingan
59 Hong Yini
60 Babak kedua
61 Kecurangan
62 Kecurangan 2
63 Pertandingan membuat obat
64 Menang
65 Salah memilih target
66 Pertandingan memanah : Babak pertama
67 Pertandingan memanah : Babak kedua
68 Cincin merah yang berkelip
69 Kemarahan Meilan
70 Berburu binatang roh
71 Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72 Berburu binatang roh 2
73 Wanita pembunuh induk serigala
74 Kembali merasakan kecurangan
75 Aura dingin yang menusuk
76 Cerita tentang raja iblis
77 Yang terjadi di alam Zenith
78 Adanya sayembara
79 Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80 Di dalam hutan
81 Kabut ilusi
82 Raja iblis
83 Melakukan kontrak
84 Efek dari ledakan
85 Takut
86 Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87 Cara yang berbahaya
88 Pamit
89 Pulang
90 Sesuatu yang mengejutkan
91 Meilan terluka
92 Jaga matamu
93 Berangkat ke jurang iblis
94 Musuh yang semakin menggila
95 Darurat
96 Informasi
97 Informasi yang bocor
98 Wanita bernama Rui
99 Wanita yang selama ini di cari
100 Aku yang kalian cari
101 Tujuan yang sama
102 apakah kau mengenalnya?
103 Berita untukmu Rui
104 Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105 Aku merindukanmu
106 Kematian nyonya besar Bai
107 Kabar baik untuk Dong Hai
108 Meilan kembali ke akademi
109 Pria mesum
110 Bertindak bodoh
111 Kembali ke Alam Zenith
112 Situasi yang kacau
113 Di bunuh atau membunuh
114 Dalam posisi yang sama
115 Bergerak menuju klan Ziu
116 Masuk ke klan Ziu
117 Berita yang pecah
118 Mempersiapkan diri
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2
Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3
Cahaya biru yang menjengkelkan
4
Berniat memutuskan pertunangan
5
Bukan hanya ancaman
6
Gadis yang berbeda?
7
Kedatangan nyonya besar Bai
8
Aku yang jenius atau cucumu?
9
Fan Zhuang
10
Kekuatan roh
11
Di dalam mimpi yang menyedihkan
12
Mei Sashuang
13
Pertarungan level langit tingkat 9
14
Kedatangan penatua Hong
15
Orang bermarga Tao
16
Meledakkan 2 tungku
17
Berangkat ke sekte teratai hitam
18
Kehancuran Sekte teratai hitam
19
Memulihkan diri
20
gadis kecil dari sekte teratai hitam
21
Berbeda buka berarti buruk
22
Perkara ciuman
23
Syarat yang tidak masuk akal
24
Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25
Kemarahan Chanzi
26
Pembalasan
27
Aula rapat
28
Hukuman Chanzi
29
Rumah pelelangan
30
Rumah lelang
31
Tungku Tua
32
Berangkat ke akademi
33
Serigala putih tingkat 3
34
Kekacauan
35
Pendaftaran
36
Pergi bersama fan Zhuang
37
Spiritualis Dunia
38
Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39
Guru dan murid
40
Pertarungan
41
masuk kedalam hutan
42
Sulit melawan spritualis dunia
43
Pria mengerikan di belakangnya
44
Hadiah untuk Tuan Yie
45
Munculnya naga ilahi
46
Binatang Kontrak yang membangkang
47
Berangkat ke Klan Shuoxue
48
Tombak
49
Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50
Aula rapat
51
Bertemu orang orang Tao
52
Pertarungan dengan Shuanggo
53
Putri dari anak surga
54
Menghindarlah
55
Perjalanan ke akademi Zhishu
56
Cerita masa lalu
57
Murid sombong dari akademi Yueyin
58
Hari pertama pertandingan
59
Hong Yini
60
Babak kedua
61
Kecurangan
62
Kecurangan 2
63
Pertandingan membuat obat
64
Menang
65
Salah memilih target
66
Pertandingan memanah : Babak pertama
67
Pertandingan memanah : Babak kedua
68
Cincin merah yang berkelip
69
Kemarahan Meilan
70
Berburu binatang roh
71
Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72
Berburu binatang roh 2
73
Wanita pembunuh induk serigala
74
Kembali merasakan kecurangan
75
Aura dingin yang menusuk
76
Cerita tentang raja iblis
77
Yang terjadi di alam Zenith
78
Adanya sayembara
79
Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80
Di dalam hutan
81
Kabut ilusi
82
Raja iblis
83
Melakukan kontrak
84
Efek dari ledakan
85
Takut
86
Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87
Cara yang berbahaya
88
Pamit
89
Pulang
90
Sesuatu yang mengejutkan
91
Meilan terluka
92
Jaga matamu
93
Berangkat ke jurang iblis
94
Musuh yang semakin menggila
95
Darurat
96
Informasi
97
Informasi yang bocor
98
Wanita bernama Rui
99
Wanita yang selama ini di cari
100
Aku yang kalian cari
101
Tujuan yang sama
102
apakah kau mengenalnya?
103
Berita untukmu Rui
104
Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105
Aku merindukanmu
106
Kematian nyonya besar Bai
107
Kabar baik untuk Dong Hai
108
Meilan kembali ke akademi
109
Pria mesum
110
Bertindak bodoh
111
Kembali ke Alam Zenith
112
Situasi yang kacau
113
Di bunuh atau membunuh
114
Dalam posisi yang sama
115
Bergerak menuju klan Ziu
116
Masuk ke klan Ziu
117
Berita yang pecah
118
Mempersiapkan diri

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!