Berangkat ke sekte teratai hitam

Chanzi mengangkat tangannya di udara, melihat itu membuat Sashuang menjadi tidak senang. Seseorang ingin menyerang keponakannya di depan matanya sendiri, jelas saja dia tidak akan membiarkannya, namun sebelum dia bertindak Meilan membuka suaranya.

"Biarkan aku menanganinya bibi"

Gadis itu berkata dengan tenang

Mau tidak mau Sashuang memilih untuk menyerah, sekaligus dia cukup penasaran bagaimana kemampuan keponakannya saat ini.

Meilan kemudian berlari keluar dari ruangan, melihat hal tersebut membuat Chanzi terkekeh, dia berfikir jika Meilan lari darinya karna takut.

Dia mengikuti langkah Meilan dengan cepat, dia benar benar tidak akan melepaskan gadis itu saat ini, persetan dengan pamannya lagi pula dia sudah tidak tinggal di kediaman ini lagi.

Berbeda yang dipikirkan oleh Chanzi, Meilan sendiri keluar dari ruangan karna tidak ingin ruangan tersebut menjadi runtuh atau hancur karna pertarungan mereka nanti. Dan gadis itu memutuskan berlari di tempat arena latihan para prajurit terpilih ayahnya.

Melihat kedua gadis itu, membuat prajurit dan pelayan seketika berbondong bondong menyaksikan pertarungan.

"Kau tidak bisa lari sekarang"

Chanzi berkata dengan dingin

"Tidak ada yang lari, aku hanya mencari tempat yang luas agar bisa melemparkanmu sesuka hatiku"

Meilan berkata dengan santai.

Hal tersebut membuat darah Chanzi semakin mendidih.

Tanpa membuang waktu Chanzi membuka tangannya gelombang serangan spritual langsung melonjak kearah Meilan.

Meilan tentu saja tidak tinggal diam, Dia menangkis serangan Chanzi dengan mudah.

Chanzi mengutuk dengan keras, dia melemparkan berbagai serangan spritual pada Meilan namun gadis itu masih bisa menghindar dengan baik.

Saat tengah menikmati pertarungan, Meilan tiba tiba merasa sesuatu yang aneh, dia melihat ke sekelilingnya tidak ada bibinya di ujung sana.

Bukankah tadi bibinya menyaksikannya dari jauh, tapi dimana dia saat ini, tiba tiba dia melihat kalung bibinya terjatuh di tanah. Sekelebat kekhawatiran menghantam gadis itu.

"Mari selesaikan ini dengan cepat"

Ucap Meilan kemudian, tidak ingin membuang buang waktu saat ini, dia harus memastikan jika bibinya baik baik saja.

Meilan membuka tangannya, terlihat energi spiritual melonjak di balik tangannya hingga menciptakan sekumpulan es melayang di atas tangan gadis itu, hingga dalam hitungan detik berubah menjadi ratusan anak panah.

Chanzi membulatkan matanya karna terkejut, wajahnya memucat saat ini.

Tiba tiba Meilan mengerahkan serangannya, membuat ratusan anak panah itu kini mengarah ke Chanzi.

Chanzi berusaha menghindar namun kecepatan anak panah itu jauh lebih cepat di banding dengan gerakannya.

Hingga dia benar benar harus merelakan tubuh dan wajahnya tergores anak panah es milik Meilan.

Belum sempat dia mengambil nafas, Meilan kembali melayangkan tendangannya hingga membuat tubuhnya terpental jauh di belakang sana.

Para pelayan dan prajurit menatap ngeri pada sosok Meilan, mereka benar benar tidak menyangka jika gadis itu bisa mengalahkan Chanzi yang telah di katakan genius muda dalam waktu singkat.

Meilan tidak peduli dengan keadaan, gadis itu membawa langkahnya, lantas mengambil kalung milik bibinya yang kini tergeletak di tanah.

"Dimana bibiku?"

Dia bertanya dengan cepat ke arah pelayan yang posisinya tidak jauh darinya, dia yakin ada pelayan yang melihat bibinya tadi.

"Nona Sashuang dibawa oleh seseorang dari sekte teratai hitam, putri"

Pelayan tersebut menjawab dengan gemetar, dia tidak berani menatap Meilan yang kini terlihat begitu mengerikan.

Tatapan Meilan berkilat dingin, wajahnya menjadi datar tangan gadis terkepal kuat dengan dada bergemuruh.

"Kalian benar benar merayu kematian"

Batin Meilan berteriak dengan kemarahan.

Meilan seketika berlari dengan cepat kearah belakang.

Saat ini dia harus segera sampai ke sekte teratai hitam secepatnya, dia tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi menimpa bibinya.

Di tengah langkah kakinya yang semakin cepat, Meilan memutar otaknya memikirkan cara bagaimana dia harus sampai disana dalam waktu singkat tanpa bantuan Hui, dia tidak ingin mengekspos Phoenix itu secepat ini.

Tiba tiba satu nama terlintas di benaknya, gadis itu kemudian mengguman pelan

"Jika kau pria yang di takdirkan untukku, maka datanglah sekarang, aku membutuhkan bantuanmu, Fan Zhuang"

1

2

3

Tidak ada yang terjadi, Meilan menghela nafasnya pasrah, sepertinya dia benar benar harus mengeluarkan Hui saat ini.

Namun sedetik kemudian, dia benar benar terkejut ketika merasa badannya melayang di udara, dan yang lebih mengejutkan adalah saat ini dia berada dalam pelukan Pria yang baru saja dia sebut namanya.

"Kamu memerlukan bantuanku?"

Pria itu bertanya dengan tenang, menatap dalam mata gadis yang saat ini dalam gendongannya.

Meilan menganggukkan kepalanya cepat ketika mendengar pertanyaan pria itu.

"Bawa aku pergi ke tempat sekte teratai hitam"

Jawab gadis itu langsung.

"Apa imbalan yang aku dapat?"

Mendengar itu membuat Meilan mengumpat dalam hatinya

"Bah pria ini benar benar bisa mengambil keuntungan pada situasi apapun"

"Kau bisa minta apapun nanti"

Jawab gadis itu pasrah.

"Kau yakin?"

"Aku tidak pernah berbohong"

Mendengar jawaban gadis di dalam gendongannya membuat Fan Zhuang tersenyum tipis, kemudian segera menghilang dalam udara

...****************...

Di kediaman Bai

Semua orang begitu heboh, terutama Jendral Bai yang tergesa gesa kembali dari istana ketika mendapat kabar jika putri dan keponakannya kembali bertarung.

Dia kembali ke kediaman dalam waktu singkat untuk menghentikan pertarungan itu, namun sayangnya yang dia dapat bukanlah pertarungan melainkan keponakannya yang kini telah tergelak tidak sadarkan diri dengan bersimbah darah, kini gadis itu sedang dalam pemeriksaan tabib Ziu.

Dan satu hal yang kembali membuatnya terkejut, yakni pelayan memberitahu dirinya jika Meilan pergi ke sekte teratai hitam untuk menyelamatkan bibinya.

"Kau yakin yang menculik nona Sashuang adalah orang dari sekte teratai hitam?"

Jendral bertanya untuk memastikan kebenarannya.

"Iya Jendral, kami melihat sebuah plakat di pinggang mereka, mereka benar benar orang dari sekte teratai hitam"

Jawab pelayan tersebut dengan yakin.

Mendengar hal itu membuat jendral Bai semakin panik, sekte teratai hitam merupakan sekte terkuat dari kekaisaran ini. Dan memikirkan gadis sekecil putrinya ke tempat berbahaya itu membuat dirinya semakin panik, dia jelas tidak ingin Meilan kenapa kenapa

"Segera beri kabar pada ayahku untuk menyiapkan pasukannya, kita akan pergi ke sekte teratai hitam secepatnya"

"Bergerak dengan cepat, aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada putriku"

Perintah jendral Bai dengan tegas.

"Baik Jendral"

Lantas prajurit mulai bubar, mereka dengan cepat mempersiapkan diri untuk berangkat ke sekte teratai hitam.

Ada rasa takut dibenak mereka bagaimanapun orang orang dari sekte teratai hitam merupakan kumpulan orang terkuat dari kekaisaran, namun mereka tidak bisa mengelak karna ini bagian dari tugas.

Mereka hanya berharap jika kembali nanti, Mereka masih bisa bernafas dengan baik

Terpopuler

Comments

weixao

weixao

cieh manggil2 ayang kiw kiw kiw/Chuckle//Chuckle/

2025-01-12

0

Nf@. Conan 😎

Nf@. Conan 😎

tergeletak X thor

2024-12-16

0

"Candy75

"Candy75

pakai Bom

2024-11-20

0

lihat semua
Episodes
1 Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2 Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3 Cahaya biru yang menjengkelkan
4 Berniat memutuskan pertunangan
5 Bukan hanya ancaman
6 Gadis yang berbeda?
7 Kedatangan nyonya besar Bai
8 Aku yang jenius atau cucumu?
9 Fan Zhuang
10 Kekuatan roh
11 Di dalam mimpi yang menyedihkan
12 Mei Sashuang
13 Pertarungan level langit tingkat 9
14 Kedatangan penatua Hong
15 Orang bermarga Tao
16 Meledakkan 2 tungku
17 Berangkat ke sekte teratai hitam
18 Kehancuran Sekte teratai hitam
19 Memulihkan diri
20 gadis kecil dari sekte teratai hitam
21 Berbeda buka berarti buruk
22 Perkara ciuman
23 Syarat yang tidak masuk akal
24 Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25 Kemarahan Chanzi
26 Pembalasan
27 Aula rapat
28 Hukuman Chanzi
29 Rumah pelelangan
30 Rumah lelang
31 Tungku Tua
32 Berangkat ke akademi
33 Serigala putih tingkat 3
34 Kekacauan
35 Pendaftaran
36 Pergi bersama fan Zhuang
37 Spiritualis Dunia
38 Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39 Guru dan murid
40 Pertarungan
41 masuk kedalam hutan
42 Sulit melawan spritualis dunia
43 Pria mengerikan di belakangnya
44 Hadiah untuk Tuan Yie
45 Munculnya naga ilahi
46 Binatang Kontrak yang membangkang
47 Berangkat ke Klan Shuoxue
48 Tombak
49 Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50 Aula rapat
51 Bertemu orang orang Tao
52 Pertarungan dengan Shuanggo
53 Putri dari anak surga
54 Menghindarlah
55 Perjalanan ke akademi Zhishu
56 Cerita masa lalu
57 Murid sombong dari akademi Yueyin
58 Hari pertama pertandingan
59 Hong Yini
60 Babak kedua
61 Kecurangan
62 Kecurangan 2
63 Pertandingan membuat obat
64 Menang
65 Salah memilih target
66 Pertandingan memanah : Babak pertama
67 Pertandingan memanah : Babak kedua
68 Cincin merah yang berkelip
69 Kemarahan Meilan
70 Berburu binatang roh
71 Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72 Berburu binatang roh 2
73 Wanita pembunuh induk serigala
74 Kembali merasakan kecurangan
75 Aura dingin yang menusuk
76 Cerita tentang raja iblis
77 Yang terjadi di alam Zenith
78 Adanya sayembara
79 Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80 Di dalam hutan
81 Kabut ilusi
82 Raja iblis
83 Melakukan kontrak
84 Efek dari ledakan
85 Takut
86 Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87 Cara yang berbahaya
88 Pamit
89 Pulang
90 Sesuatu yang mengejutkan
91 Meilan terluka
92 Jaga matamu
93 Berangkat ke jurang iblis
94 Musuh yang semakin menggila
95 Darurat
96 Informasi
97 Informasi yang bocor
98 Wanita bernama Rui
99 Wanita yang selama ini di cari
100 Aku yang kalian cari
101 Tujuan yang sama
102 apakah kau mengenalnya?
103 Berita untukmu Rui
104 Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105 Aku merindukanmu
106 Kematian nyonya besar Bai
107 Kabar baik untuk Dong Hai
108 Meilan kembali ke akademi
109 Pria mesum
110 Bertindak bodoh
111 Kembali ke Alam Zenith
112 Situasi yang kacau
113 Di bunuh atau membunuh
114 Dalam posisi yang sama
115 Bergerak menuju klan Ziu
116 Masuk ke klan Ziu
117 Berita yang pecah
118 Mempersiapkan diri
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2
Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3
Cahaya biru yang menjengkelkan
4
Berniat memutuskan pertunangan
5
Bukan hanya ancaman
6
Gadis yang berbeda?
7
Kedatangan nyonya besar Bai
8
Aku yang jenius atau cucumu?
9
Fan Zhuang
10
Kekuatan roh
11
Di dalam mimpi yang menyedihkan
12
Mei Sashuang
13
Pertarungan level langit tingkat 9
14
Kedatangan penatua Hong
15
Orang bermarga Tao
16
Meledakkan 2 tungku
17
Berangkat ke sekte teratai hitam
18
Kehancuran Sekte teratai hitam
19
Memulihkan diri
20
gadis kecil dari sekte teratai hitam
21
Berbeda buka berarti buruk
22
Perkara ciuman
23
Syarat yang tidak masuk akal
24
Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25
Kemarahan Chanzi
26
Pembalasan
27
Aula rapat
28
Hukuman Chanzi
29
Rumah pelelangan
30
Rumah lelang
31
Tungku Tua
32
Berangkat ke akademi
33
Serigala putih tingkat 3
34
Kekacauan
35
Pendaftaran
36
Pergi bersama fan Zhuang
37
Spiritualis Dunia
38
Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39
Guru dan murid
40
Pertarungan
41
masuk kedalam hutan
42
Sulit melawan spritualis dunia
43
Pria mengerikan di belakangnya
44
Hadiah untuk Tuan Yie
45
Munculnya naga ilahi
46
Binatang Kontrak yang membangkang
47
Berangkat ke Klan Shuoxue
48
Tombak
49
Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50
Aula rapat
51
Bertemu orang orang Tao
52
Pertarungan dengan Shuanggo
53
Putri dari anak surga
54
Menghindarlah
55
Perjalanan ke akademi Zhishu
56
Cerita masa lalu
57
Murid sombong dari akademi Yueyin
58
Hari pertama pertandingan
59
Hong Yini
60
Babak kedua
61
Kecurangan
62
Kecurangan 2
63
Pertandingan membuat obat
64
Menang
65
Salah memilih target
66
Pertandingan memanah : Babak pertama
67
Pertandingan memanah : Babak kedua
68
Cincin merah yang berkelip
69
Kemarahan Meilan
70
Berburu binatang roh
71
Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72
Berburu binatang roh 2
73
Wanita pembunuh induk serigala
74
Kembali merasakan kecurangan
75
Aura dingin yang menusuk
76
Cerita tentang raja iblis
77
Yang terjadi di alam Zenith
78
Adanya sayembara
79
Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80
Di dalam hutan
81
Kabut ilusi
82
Raja iblis
83
Melakukan kontrak
84
Efek dari ledakan
85
Takut
86
Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87
Cara yang berbahaya
88
Pamit
89
Pulang
90
Sesuatu yang mengejutkan
91
Meilan terluka
92
Jaga matamu
93
Berangkat ke jurang iblis
94
Musuh yang semakin menggila
95
Darurat
96
Informasi
97
Informasi yang bocor
98
Wanita bernama Rui
99
Wanita yang selama ini di cari
100
Aku yang kalian cari
101
Tujuan yang sama
102
apakah kau mengenalnya?
103
Berita untukmu Rui
104
Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105
Aku merindukanmu
106
Kematian nyonya besar Bai
107
Kabar baik untuk Dong Hai
108
Meilan kembali ke akademi
109
Pria mesum
110
Bertindak bodoh
111
Kembali ke Alam Zenith
112
Situasi yang kacau
113
Di bunuh atau membunuh
114
Dalam posisi yang sama
115
Bergerak menuju klan Ziu
116
Masuk ke klan Ziu
117
Berita yang pecah
118
Mempersiapkan diri

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!