Kedatangan penatua Hong

"Kau tumbuh dengan baik"

Sebaris kalimat yang di ucapkan oleh Sashuang pada keponakannya.

Meilan hanya tersenyum tipis, bingung harus menanggapinya seperti apa karna pada dasarnya Meilan yang sesungguhnya telah tiada.

"Bibi kenapa baru datang sekarang?"

Meilan bertanya dengan heran, selama in dia tidak memiliki ingatan apapun tentang keluarga ibunya.

Sashuang terdiam beberapa waktu.

Meilan menatap wajah gadis muda itu dengan intens, meski air mukanya terlihat tenang tapi gadis itu bisa menemukan ada jejak kemarahan di mata wanita tersebut.

"Terjadi sesuatu yang tidak bisa ku ceritakan, bibi datang agar membantumu untuk menjadi lebih kuat secepatnya"

Meilan mengerutkan keningnya mendengar penjelasan Sashuang.

"Apa sesuatu yang buruk terjadi bibi?"

Dia bertanya dengan cepat

Tangan Sashuang bergerak mengenggam tangan mungil gadis dihadapannya, baru saja dia ingin mengatakan sesuatu tiba tiba dia bisa merasakan kedatangan seseorang.

"Maaf jika pria tua ini menganggu romansa antara bibi dan keponakan"

Pria tua Bai tampak tertawa ringan, kemudian mendekat kearah dua gadis itu.

"Tidak masalah Tuan Bai"

Sashuang menjawab dengan senyum manis menggantung di bibirnya.

"Kakek ada apa? Kakek ingin mengatakan sesuatu?"

Meilan bertanya pada kakeknya itu, dia yakin pria tua itu ingin mengatakan sesuatu.

"Ahh kakek ingin memberikan ini padamu"

Pria itu lantas mengeluarkan sebuah buku yang cukup tebal dan mengulurkannya pada Meilan.

Meilan segera mengambil buku tersebut, sudah cukup usang, tapi ketika dia melihat rentetan huruf di sampul buku tersebut membuat senyumnya melebar.

"Teknik pedang es"

Kakeknya itu benar benar paling paham yang dia butuhkan saat ini.

"Kakek kau benar benar paling paham tentang aku, kau kakek terbaik sedunia"

Seru Meilan yang kemudian memeluk tubuh kakeknya dengan rasa sayang.

Pria tua Bai terkekeh, dia merasa bangga di puji seperti itu oleh cucu kesayangannya.

Sashuang juga tersenyum lembut, Tiba tiba dia teringat sesuatu hingga membuat kilatan kesedihan tersirat dalam matanya. Namun di sisi lain dia bersyukur karna keponakannya itu berada di keluarga yang tepat dan menyayanginya.

"Oh ya kakek, bukankah kau bilang akan pulang besok, tapi kenapa pulang hari ini?"

Tanya Meilan heran ketika pelukan itu terlepas, bukankah kakeknya mengatakan akan kembali besok, tapi hari ini kakeknya tiba tiba ingin kembali.

"Ahh kakek belum memberitahumu"

Pria tua itu menepuk jidatnya

"Nenekmu dan Chanzi terkena penyakit yang aneh, seluruh tubuhnya gatal tanpa sebab, mereka tidak memakan makanan yang membuatnya alergi, tapi seluruh tubuhnya di penuhi bentol bernanah dan itu cukup berbau"

Jelas Tuan besar Bai ketika mengingat keadaan istrinya beberapa hari belakang ini.

Meilan tersenyum tipis, sangat tipis sehingga tidak ada yang menyadarinya.

"Benarkah? Kasihan nenek, katakan salamku padanya"

Sahut Meilan kemudian.

"Tentu kakek akan menyampaikannya padamu"

Timpal tuan besar Bai

"Kakek pergi dulu"

"Begitu terburu buru?"

Meilan sesungguhnya ingin belajar banyak hal dengan kakeknya.

"Ini begitu di sayangkan, kakek harus kembali sekarang dan bergegas menemui Penatua Hong"

Meilan jelas saja mengerutkan keningnya.

"Penatua hong?"

Dia mengguman pelan

"Ya, penatua Hong mengerti banyak tentang alkimia, dia adalah alkemis tingkat 3, kakek berharap jika dia bersedia membantu kakek untuk menyembuhkan nenek dan sepupumu"

Jelas tuan besar Bai

Sebenarnya dia cukup merasa resah, bagaimana pun tuan Hong begitu sulit untuk di temui, atau bahkan meminta bantuannya dia orang yang cukup pemilih.

Meilan hanya menganggukkan kepalanya tanpa berkomentar sedikitpun, dia jelas saja tidak bersimpati pada kedua wanita itu.

"Maafkan hamba tuan besar bai, Putri, Nona"

Zinzin masuk kedalam ruangan tersebut, dia membungkukkan badannya.

"Ada apa zinzin?"

"Di luar ada Penatua Hong yang ingin menemui putri Meilan secara pribadi"

Jawab pelayan milik Meilan tersebut.

Jika Sashuang hanya diam tidak bereaksi apapun karna tidak mengetahui siapa itu penatua Hong, maka tidak dengan tuan besar Bai, pria itu terkejut bukan main.

"Kau tidak membuat masalah dengan penatua Hong bukan?"

Meilan yang di tanya seperti itu seketika mendelik

"Kakek apa aku terlihat seperti orang pembuat masalah"

Gadis itu tampak merajuk beberapa waktu.

"Ahahahaha baiklah baiklah, maafkan pria tua ini, kakek hanya tidak ingin kau memiliki masalah dengan orang orang berpengaruh"

Tuan besar Bai terkekeh ketika melihat cucunya itu kesal

Krieettttt

Semua orang seketika mengalihkan pandangan mereka ketika pintu terbuka.

Dimana sosok pria tua dengan pakaiannya yang tampak sederhana masuk kedalam ruangan tersebut

"Ahhh ada banyak orang"

Penatua hong tertawa

"Penatua Hong kau ada di sini"

panglima Bai menundukkan sedikit kepalanya begitupun dengan Meilan

Penatua Hong menganggukkan kepalanya.

"Aku memiliki perlu dengan cucumu Bai tua"

Sahut Penatua Hong kemudian, lantas kemudian perhatiannya teralihkan pada sosok wanita muda yang kini duduk tepat di samping Meilan, wanita itu melemparkan senyum anggun padanya.

Dia melototkan matanya dengan rahang yang terbuka.

Surga? Siapa gadis itu, kenapa tingkat pencapaiannya seperti monster, bahkan dia menyamai Jeili tua yang merupakan orang terkuat di belakang kekaisaran.

Entahlah bagaimana jika penatua Hong tau jika wanita muda itu telah mengalahkan Jeili di pertempuran tadi, mungkin pria tua itu akan jatuh tidak sadarkan diri.

"Ahh perkenalkan Penatua Hong, dia adalah bibi dari Meilan, saudara dari Mei Yin"

Tuan besar Bai memperkenalkan Sashuang ketika menyadari tatapan Penatua Hong.

"Salam untuk anda penatua Hong"

Sashuang menundukkan sedikit kepalanya.

"Ahh tidak perlu sopan nona Sashuang"

Penatua Hong terkekeh, kini dia sadar mengapa Meilan gadis yang beberapa hari yang lalu memeriksa kekuatan rohnya memiliki bakat legenda.

Bibi dan ibunya sendiri merupakan kultivator jenius pada masanya, maka tentu saja buah jatuh tidak jauh dari pohonnya bukan.

"Penatua Hong, ada apa? Kau memiliki urusan denganku?"

Meilan bertanya dengan penasaran.

"Untuk kedatanganku kemari, aku ingin meminta kau untuk menjadi muridku"

Ucap penatua Hong yang memberitahukan niat kedatangannya.

Bukan Meilan yang terkejut, melainkan kakeknya yang terkejut setengah mati.

Penatua Hong merupakan orang berbakat dalam alkemia, Dan dia memiliki kualifikasi tertinggi untuk seseorang yang ingin menjadi muridnya. Sudah banyak para putri maupun pangeran yang ingin menjadi muridnya namun dia menolaknya.

"Penatua Hong apa itu sungguhan?"

Tuan besar Bai bertanya dengan terkejut

"Tentu saja, Bahkan setiap orang pasti ingin merekrut Meilan menjadi muridnya, siapa yang tidak ingin memiliki murid yang memiliki kekuatan roh yang legendaris"

Jawab penatua hong dengan antusias

Tuan besar Bai semakin terkejut saja, karna pada dasarnya dia belum mengetahui jika cucunya memiliki bakat legendaris.

Bakat legendaris? Wah kali ini benar benar membuktikan jika cucunya itu adalah genius yang di berkahi dewa dengan sejuta keberuntungan

Meilan terdiam beberapa waktu kemudian menganggukkan kepalanya sebagai tanda menyetujui penatua Hong menjadi gurunya.

Dia perlu seseorang membimbingnya tentangp

 di dunia ini, dan dia rasa penatua Hong adalah orang yang pas.

Terlebih saat ini dia akan mempelajari sesuatu yang terkait alkemia dan dia membutuhkan bantuan pria tua itu.

"Hahahaha bagus bagus, Aku sangat senang saat ini"

Penatua Hong bertepuk tangan dengan semangat.

"Salam untuk guru Hong"

Gadis itu membungkukkan badannya"

"Ayayaya tidak perlu sopan muridku"

Penatua Hong menepuk punggung Meilan pelan

Terpopuler

Comments

"Candy75

"Candy75

dapat guru tanpa kesulitan membujuk

2024-11-20

0

lihat semua
Episodes
1 Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2 Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3 Cahaya biru yang menjengkelkan
4 Berniat memutuskan pertunangan
5 Bukan hanya ancaman
6 Gadis yang berbeda?
7 Kedatangan nyonya besar Bai
8 Aku yang jenius atau cucumu?
9 Fan Zhuang
10 Kekuatan roh
11 Di dalam mimpi yang menyedihkan
12 Mei Sashuang
13 Pertarungan level langit tingkat 9
14 Kedatangan penatua Hong
15 Orang bermarga Tao
16 Meledakkan 2 tungku
17 Berangkat ke sekte teratai hitam
18 Kehancuran Sekte teratai hitam
19 Memulihkan diri
20 gadis kecil dari sekte teratai hitam
21 Berbeda buka berarti buruk
22 Perkara ciuman
23 Syarat yang tidak masuk akal
24 Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25 Kemarahan Chanzi
26 Pembalasan
27 Aula rapat
28 Hukuman Chanzi
29 Rumah pelelangan
30 Rumah lelang
31 Tungku Tua
32 Berangkat ke akademi
33 Serigala putih tingkat 3
34 Kekacauan
35 Pendaftaran
36 Pergi bersama fan Zhuang
37 Spiritualis Dunia
38 Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39 Guru dan murid
40 Pertarungan
41 masuk kedalam hutan
42 Sulit melawan spritualis dunia
43 Pria mengerikan di belakangnya
44 Hadiah untuk Tuan Yie
45 Munculnya naga ilahi
46 Binatang Kontrak yang membangkang
47 Berangkat ke Klan Shuoxue
48 Tombak
49 Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50 Aula rapat
51 Bertemu orang orang Tao
52 Pertarungan dengan Shuanggo
53 Putri dari anak surga
54 Menghindarlah
55 Perjalanan ke akademi Zhishu
56 Cerita masa lalu
57 Murid sombong dari akademi Yueyin
58 Hari pertama pertandingan
59 Hong Yini
60 Babak kedua
61 Kecurangan
62 Kecurangan 2
63 Pertandingan membuat obat
64 Menang
65 Salah memilih target
66 Pertandingan memanah : Babak pertama
67 Pertandingan memanah : Babak kedua
68 Cincin merah yang berkelip
69 Kemarahan Meilan
70 Berburu binatang roh
71 Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72 Berburu binatang roh 2
73 Wanita pembunuh induk serigala
74 Kembali merasakan kecurangan
75 Aura dingin yang menusuk
76 Cerita tentang raja iblis
77 Yang terjadi di alam Zenith
78 Adanya sayembara
79 Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80 Di dalam hutan
81 Kabut ilusi
82 Raja iblis
83 Melakukan kontrak
84 Efek dari ledakan
85 Takut
86 Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87 Cara yang berbahaya
88 Pamit
89 Pulang
90 Sesuatu yang mengejutkan
91 Meilan terluka
92 Jaga matamu
93 Berangkat ke jurang iblis
94 Musuh yang semakin menggila
95 Darurat
96 Informasi
97 Informasi yang bocor
98 Wanita bernama Rui
99 Wanita yang selama ini di cari
100 Aku yang kalian cari
101 Tujuan yang sama
102 apakah kau mengenalnya?
103 Berita untukmu Rui
104 Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105 Aku merindukanmu
106 Kematian nyonya besar Bai
107 Kabar baik untuk Dong Hai
108 Meilan kembali ke akademi
109 Pria mesum
110 Bertindak bodoh
111 Kembali ke Alam Zenith
112 Situasi yang kacau
113 Di bunuh atau membunuh
114 Dalam posisi yang sama
115 Bergerak menuju klan Ziu
116 Masuk ke klan Ziu
117 Berita yang pecah
118 Mempersiapkan diri
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2
Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3
Cahaya biru yang menjengkelkan
4
Berniat memutuskan pertunangan
5
Bukan hanya ancaman
6
Gadis yang berbeda?
7
Kedatangan nyonya besar Bai
8
Aku yang jenius atau cucumu?
9
Fan Zhuang
10
Kekuatan roh
11
Di dalam mimpi yang menyedihkan
12
Mei Sashuang
13
Pertarungan level langit tingkat 9
14
Kedatangan penatua Hong
15
Orang bermarga Tao
16
Meledakkan 2 tungku
17
Berangkat ke sekte teratai hitam
18
Kehancuran Sekte teratai hitam
19
Memulihkan diri
20
gadis kecil dari sekte teratai hitam
21
Berbeda buka berarti buruk
22
Perkara ciuman
23
Syarat yang tidak masuk akal
24
Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25
Kemarahan Chanzi
26
Pembalasan
27
Aula rapat
28
Hukuman Chanzi
29
Rumah pelelangan
30
Rumah lelang
31
Tungku Tua
32
Berangkat ke akademi
33
Serigala putih tingkat 3
34
Kekacauan
35
Pendaftaran
36
Pergi bersama fan Zhuang
37
Spiritualis Dunia
38
Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39
Guru dan murid
40
Pertarungan
41
masuk kedalam hutan
42
Sulit melawan spritualis dunia
43
Pria mengerikan di belakangnya
44
Hadiah untuk Tuan Yie
45
Munculnya naga ilahi
46
Binatang Kontrak yang membangkang
47
Berangkat ke Klan Shuoxue
48
Tombak
49
Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50
Aula rapat
51
Bertemu orang orang Tao
52
Pertarungan dengan Shuanggo
53
Putri dari anak surga
54
Menghindarlah
55
Perjalanan ke akademi Zhishu
56
Cerita masa lalu
57
Murid sombong dari akademi Yueyin
58
Hari pertama pertandingan
59
Hong Yini
60
Babak kedua
61
Kecurangan
62
Kecurangan 2
63
Pertandingan membuat obat
64
Menang
65
Salah memilih target
66
Pertandingan memanah : Babak pertama
67
Pertandingan memanah : Babak kedua
68
Cincin merah yang berkelip
69
Kemarahan Meilan
70
Berburu binatang roh
71
Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72
Berburu binatang roh 2
73
Wanita pembunuh induk serigala
74
Kembali merasakan kecurangan
75
Aura dingin yang menusuk
76
Cerita tentang raja iblis
77
Yang terjadi di alam Zenith
78
Adanya sayembara
79
Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80
Di dalam hutan
81
Kabut ilusi
82
Raja iblis
83
Melakukan kontrak
84
Efek dari ledakan
85
Takut
86
Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87
Cara yang berbahaya
88
Pamit
89
Pulang
90
Sesuatu yang mengejutkan
91
Meilan terluka
92
Jaga matamu
93
Berangkat ke jurang iblis
94
Musuh yang semakin menggila
95
Darurat
96
Informasi
97
Informasi yang bocor
98
Wanita bernama Rui
99
Wanita yang selama ini di cari
100
Aku yang kalian cari
101
Tujuan yang sama
102
apakah kau mengenalnya?
103
Berita untukmu Rui
104
Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105
Aku merindukanmu
106
Kematian nyonya besar Bai
107
Kabar baik untuk Dong Hai
108
Meilan kembali ke akademi
109
Pria mesum
110
Bertindak bodoh
111
Kembali ke Alam Zenith
112
Situasi yang kacau
113
Di bunuh atau membunuh
114
Dalam posisi yang sama
115
Bergerak menuju klan Ziu
116
Masuk ke klan Ziu
117
Berita yang pecah
118
Mempersiapkan diri

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!