Kekuatan roh

Beberapa waktu berlalu, Meilan benar benar menghabiskan waktunya untuk berkultivasi, Seperti tekadnya yang ingin menjadi kuat secepatnya maka dia tidak akan membuang buang waktunya dengan cuma cuma.

Dan setelah satu Minggu berlalu kini gadis itu telah mencapai ranah alam bumi tingkat 2, Gadis itu benar benar bagai monster yang mengerikan. Bahkan Hui yang sebelumnya meragukan kemampuan gadis itu kini diam diam menyimpan kekaguman yang luar biasa pada nonanya itu.

Meilan yang tadinya berada dalam posisi lotus kini perlahan membuka matanya, dia tidak melakukan terobosan saat ini, tapi tubuhnya menjadi lebih kuat dari biasanya.

Gadis itu tersenyum cerah, ini benar benar sesuatu yang menguntungkan untuknya. Tapi sepertinya kedepannya dia harus mencari harta agar bisa mempercepat terobosannya.

"Hui, orang seperti apa yang di hormati di dunia ini?"

Gadis itu bertanya pada Phoenix di sampingnya.

"Selain menjadi yang terkuat, orang yang memiliki bakat alkemis adalah orang yang paling di segani, bahkan para raja ataupun kaisar sangat menghormatinya"

Jelas Phoenix tersebut

Meilan yang mendengarnya semakin antusias, tentu dia benar benar berambisi menjadi yang terkuat.

"Benarkah? Apa aku bisa menjadi alkemis?"

Tanya gadis itu dengan semangat

"Itu tergantung kau memiliki kekuatan roh atau tidak, karna dalam pembuatan pil kau harus paham tentang pengendalian api dan itu memerlukan kekuatan roh"

Mendengar penjelasan Hui membuat Meilan mendecakkan lidah sebal.

"Ini kenapa begitu sulit"

Mendengar itu membuat Hui terkekeh, jika menjadi seorang alkemis mudah maka semua orang telah memiliki bakat alkemis, dan seorang alkemis tidaklah langka"

Jelas Hui kembali.

"Lalu dimana aku mengetes kekuatan rohku"

"Kenapa itu menjadi begitu sulit, minta ayahmu untuk mengantarmu, dia tentu saja tidak akan menolakmu"

Ucap Hui yang memandang nonanya dengan tatapan bodoh

"Ahahha kau benar, kalau begitu aku pergi"

Dan setelah mengatakan itu gadis itu benar benar telah keluar dari dimensi.

****************

Tok

Tok

Tok

Jendral Bai yang saat ini tengah berbincang dengan beberapa prajurit kepercayaannya seketika mengalihkan perhatiannya ketika pintu ruangan miliknya di ketuk

"Ayah apa kau sibuk?"

Meilan memunculkan kepalanya di balik pintu.

Namun gadis itu seketika merasa malu ketika semua mata tertuju padanya.

"Masuklah nak"

Sahut jenderal Bai

Tidak peduli sesibuk apapun dirinya, jika itu menyangkut Meilan pasti dia akan meluangkan waktunya.

Dia kemudian memerintahkan prajuritnya keluar dari ruangan tersebut hingga hanya menyisakan mereka berdua di sana.

"Ada sesuatu yang ingin kau katakan?"

Tanya jendral Bai kembali

"Aku ingin memeriksa kekuatan rohku, apa ayah bisa menemaniku?"

Sahut gadis itu kemudian

"Hari ini?"

Jendral Bai bertanya, sebenarnya dia memiliki janji temu dengan raja hari ini.

"Iya ayah, aku benar benar tidak sabar ingin mengetahui apa aku memiliki kekuatan roh atau tidak"

Jawab gadis itu dengan antusias.

"Baiklah kita akan pergi, Tunggu ayah di luar, ayah akan bersiap sebentar"

Meilan segera menganggukkan kepalanya, kemudian segera pergi dari sana.

****************

Jendral Bai dan Meilan kini telah sampai di sebuah tempat untuk memeriksa kekuatan roh.

Mereka menunggu beberapa saat hingga seorang pria tua dengan rambutnya yang hampir seluruhnya memutih berjalan mendekati mereka.

"Maaf karna menganggu waktu anda penatua Hong"

Ucap jendral Bai dengan hormat dia sedikit membungkukkan kepalanya

"Ahahah tidak masalah, mari mari"

Orang tua tersebut segera membawa mereka kedalam ruangan miliknya.

Dia melirik sebentar kearah gadis kecil di samping Jendral Bai, kemudian kembali fokus pada jalan di hadapannya.

Meilan mengikuti dua orang dewasa di hadapannya, dia memperhatikan isi ruangan tersebut dengan teliti, Tidak banyak benda disana, hanya barang barang sederhana yang tidak cukup menarik bagi Meilan.

Hingga mereka menghentikan langkah tepat dihadapan sebuah pilar yang menjulang tinggi di depan sana.

"Mendekatlah, ulurkanmu untuk menyentuh pilar tersebut, dengan otomatis dia akan mengeluarkan cahaya sesuai dengan bakat kekuatan roh yang kamu miliki, bakat terendah di mulai dari merah, kuning, hijau, ungu yang tertinggi"

Jelas penatua Hong dengan cermat.

Meilan menganggukkan kepalanya mengerti, dia segera mendekati pilar tersebut tanpa ragu, menempelkan tangannya dan merasakan hawa dingin di telapak tangannya.

Jendral Bai menanti dengan was was, dia sangat berharap jika putrinya memiliki bakat kekuatan roh. Melihat bagaimana antusias putrinya jelas saja jika dia tidak memiliki bakat dalam hal itu akan membuatnya bersedih dan dia tidak ingin itu.

Namun selang beberapa saat tidak ada satupun warna yang muncul di pilar tersebut.

"Penatua hong, sepertinya pilarmu rusak"

Meilan berucap dengan gelisah, dia benar benar takut jika dia tidak memiliki kekuatan roh.

Mendengar bagaimana keunggulan kekuatan roh seperti yang di jelaskan oleh Hui padanya membuat gadis itu sangat ingin memiliki bakat kekuatan roh.

Sedangkan penatua Hong yang mendengar apa yang dikatakan gadis kecil dihadapannya itu membuat dia mendelikkan mata nya sebal.

Bagaimana bisa pilar kebanggaannya itu dikatakan rusak, sedangkan pilar itu telah berusia ratusan tahun dari buyutnya

"Hehhh bukan pilarku yang rusak, tapi itu karna kau tidak memiliki bakat ke. "

Dan belum sempat pria tua itu melanjutkan perkataannya tiba tiba pilar itu memunculkan cahaya merah.

"ohh hanya bakat merah"

Kuning

"Bakat ku

Hijau

Ungu

Putih

Hitam

Pelangi

penatua Hong "0"

Dia menatap gadis dihadapannya dengan tatapan terkejut, matanya melotot dengan rahangnya terbuka lebar.

Melihat reaksi penatua Hong membuat Meilan semakin gelisah, apalagi ayahnya juga bereaksi sama seperti penatua Hong.

"Ini ada apa, apa aku tidak memiliki kekuatan roh"

Gadis itu berbicara dengan kegelisahan luar biasa.

"Itu itu itu itu bakat legenda, Selamat Jendral Bai putrimu memiliki bakat legendaris"

Penatua hong segera berbicara setelah kesadarannya terkumpul.

Tangannya bergerak memegang tangan Jendral Bai, memberi selamat pada pria itu.

Meilan yang mendengar itu akhirnya bernafas lega dia segera menarik tangannya dari pilar itu.

"Tidak itu, Merunduk"

Penatua Hong berteriak dengan cepat mengejutkan semua orang.

Banggggggggg

Pilar yang disentuh Meilan meledak begitu saja, menyisahkan debu berterbangan di ruangan tersebut.

Uhukkk

Uhukkk

Uhukkk

Meilan terbatuk batuk, dia menatap pilar yang tadinya berdiri kokoh itu kini telah hancur tak bersisa.

"Penatua maafkan aku, aku menghancurkan pilarmu"

Gadis itu menundukkan kepalanya sebagai permintaan maaf

Penatua Hong seolah ingin menangis saat ini, namun mengingat jika yang menghancurkannya adalah seorang gadis yang memiliki bakat legendaris dia sedikit tidak mempermasalahkannya.

"Penatua Hong, Saya akan mengganti rugi atas pilar yang di pecahkan oleh putriku"

Ucap jenderal Bai dengan penyesalan yang mendalam, dia jelas tau jika pilar itu adalah harta penatua Hong dari sejak lama, dan putrinya tanpa segaja menghancurkannya.

"Ahahhh tidak masalah jendral Bai itu bukan sesuatu yang penting"

Jawab penatua Hong kemudian.

"Ahh benarkah? Kalau begitu ayah tidak perlu menggantinya"

Timpal Meilan dengan senyum manis menggantung di bibirnya.

jendral Bai "_"

penatua Hong "_"

Sepertinya gadis itu tidak benar benar merasa bersalah

Terpopuler

Comments

Erna Fkpg

Erna Fkpg

hahaha dasar meilan simulut pedas

2025-02-23

0

Kartika Lina

Kartika Lina

hahahaha,, makanya jangan malu-malu minta ganti rugi,, kan jadi rugi beneran 😆😆😆

2025-01-08

2

"Candy75

"Candy75

Meilan gak sensitif

2024-11-20

0

lihat semua
Episodes
1 Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2 Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3 Cahaya biru yang menjengkelkan
4 Berniat memutuskan pertunangan
5 Bukan hanya ancaman
6 Gadis yang berbeda?
7 Kedatangan nyonya besar Bai
8 Aku yang jenius atau cucumu?
9 Fan Zhuang
10 Kekuatan roh
11 Di dalam mimpi yang menyedihkan
12 Mei Sashuang
13 Pertarungan level langit tingkat 9
14 Kedatangan penatua Hong
15 Orang bermarga Tao
16 Meledakkan 2 tungku
17 Berangkat ke sekte teratai hitam
18 Kehancuran Sekte teratai hitam
19 Memulihkan diri
20 gadis kecil dari sekte teratai hitam
21 Berbeda buka berarti buruk
22 Perkara ciuman
23 Syarat yang tidak masuk akal
24 Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25 Kemarahan Chanzi
26 Pembalasan
27 Aula rapat
28 Hukuman Chanzi
29 Rumah pelelangan
30 Rumah lelang
31 Tungku Tua
32 Berangkat ke akademi
33 Serigala putih tingkat 3
34 Kekacauan
35 Pendaftaran
36 Pergi bersama fan Zhuang
37 Spiritualis Dunia
38 Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39 Guru dan murid
40 Pertarungan
41 masuk kedalam hutan
42 Sulit melawan spritualis dunia
43 Pria mengerikan di belakangnya
44 Hadiah untuk Tuan Yie
45 Munculnya naga ilahi
46 Binatang Kontrak yang membangkang
47 Berangkat ke Klan Shuoxue
48 Tombak
49 Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50 Aula rapat
51 Bertemu orang orang Tao
52 Pertarungan dengan Shuanggo
53 Putri dari anak surga
54 Menghindarlah
55 Perjalanan ke akademi Zhishu
56 Cerita masa lalu
57 Murid sombong dari akademi Yueyin
58 Hari pertama pertandingan
59 Hong Yini
60 Babak kedua
61 Kecurangan
62 Kecurangan 2
63 Pertandingan membuat obat
64 Menang
65 Salah memilih target
66 Pertandingan memanah : Babak pertama
67 Pertandingan memanah : Babak kedua
68 Cincin merah yang berkelip
69 Kemarahan Meilan
70 Berburu binatang roh
71 Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72 Berburu binatang roh 2
73 Wanita pembunuh induk serigala
74 Kembali merasakan kecurangan
75 Aura dingin yang menusuk
76 Cerita tentang raja iblis
77 Yang terjadi di alam Zenith
78 Adanya sayembara
79 Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80 Di dalam hutan
81 Kabut ilusi
82 Raja iblis
83 Melakukan kontrak
84 Efek dari ledakan
85 Takut
86 Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87 Cara yang berbahaya
88 Pamit
89 Pulang
90 Sesuatu yang mengejutkan
91 Meilan terluka
92 Jaga matamu
93 Berangkat ke jurang iblis
94 Musuh yang semakin menggila
95 Darurat
96 Informasi
97 Informasi yang bocor
98 Wanita bernama Rui
99 Wanita yang selama ini di cari
100 Aku yang kalian cari
101 Tujuan yang sama
102 apakah kau mengenalnya?
103 Berita untukmu Rui
104 Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105 Aku merindukanmu
106 Kematian nyonya besar Bai
107 Kabar baik untuk Dong Hai
108 Meilan kembali ke akademi
109 Pria mesum
110 Bertindak bodoh
111 Kembali ke Alam Zenith
112 Situasi yang kacau
113 Di bunuh atau membunuh
114 Dalam posisi yang sama
115 Bergerak menuju klan Ziu
116 Masuk ke klan Ziu
117 Berita yang pecah
118 Mempersiapkan diri
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Berada dalam pusaran waktu yang berbeda
2
Bereinkarnasi di tubuh yang salah
3
Cahaya biru yang menjengkelkan
4
Berniat memutuskan pertunangan
5
Bukan hanya ancaman
6
Gadis yang berbeda?
7
Kedatangan nyonya besar Bai
8
Aku yang jenius atau cucumu?
9
Fan Zhuang
10
Kekuatan roh
11
Di dalam mimpi yang menyedihkan
12
Mei Sashuang
13
Pertarungan level langit tingkat 9
14
Kedatangan penatua Hong
15
Orang bermarga Tao
16
Meledakkan 2 tungku
17
Berangkat ke sekte teratai hitam
18
Kehancuran Sekte teratai hitam
19
Memulihkan diri
20
gadis kecil dari sekte teratai hitam
21
Berbeda buka berarti buruk
22
Perkara ciuman
23
Syarat yang tidak masuk akal
24
Berkunjung ke kediaman Tuan besar Bai
25
Kemarahan Chanzi
26
Pembalasan
27
Aula rapat
28
Hukuman Chanzi
29
Rumah pelelangan
30
Rumah lelang
31
Tungku Tua
32
Berangkat ke akademi
33
Serigala putih tingkat 3
34
Kekacauan
35
Pendaftaran
36
Pergi bersama fan Zhuang
37
Spiritualis Dunia
38
Menantang orang yang telah menyakiti adikku
39
Guru dan murid
40
Pertarungan
41
masuk kedalam hutan
42
Sulit melawan spritualis dunia
43
Pria mengerikan di belakangnya
44
Hadiah untuk Tuan Yie
45
Munculnya naga ilahi
46
Binatang Kontrak yang membangkang
47
Berangkat ke Klan Shuoxue
48
Tombak
49
Klan Shuoxue : Hilangnya senjata patung dewa
50
Aula rapat
51
Bertemu orang orang Tao
52
Pertarungan dengan Shuanggo
53
Putri dari anak surga
54
Menghindarlah
55
Perjalanan ke akademi Zhishu
56
Cerita masa lalu
57
Murid sombong dari akademi Yueyin
58
Hari pertama pertandingan
59
Hong Yini
60
Babak kedua
61
Kecurangan
62
Kecurangan 2
63
Pertandingan membuat obat
64
Menang
65
Salah memilih target
66
Pertandingan memanah : Babak pertama
67
Pertandingan memanah : Babak kedua
68
Cincin merah yang berkelip
69
Kemarahan Meilan
70
Berburu binatang roh
71
Berburu binatang roh : Memasuki bukit Fenyui
72
Berburu binatang roh 2
73
Wanita pembunuh induk serigala
74
Kembali merasakan kecurangan
75
Aura dingin yang menusuk
76
Cerita tentang raja iblis
77
Yang terjadi di alam Zenith
78
Adanya sayembara
79
Jalur bekas pertempuran dewa dan raja iblis
80
Di dalam hutan
81
Kabut ilusi
82
Raja iblis
83
Melakukan kontrak
84
Efek dari ledakan
85
Takut
86
Alasan di balik hukuman yang menimpa raja iblis
87
Cara yang berbahaya
88
Pamit
89
Pulang
90
Sesuatu yang mengejutkan
91
Meilan terluka
92
Jaga matamu
93
Berangkat ke jurang iblis
94
Musuh yang semakin menggila
95
Darurat
96
Informasi
97
Informasi yang bocor
98
Wanita bernama Rui
99
Wanita yang selama ini di cari
100
Aku yang kalian cari
101
Tujuan yang sama
102
apakah kau mengenalnya?
103
Berita untukmu Rui
104
Raja iblis : Apa yang kau lakukan padaku?
105
Aku merindukanmu
106
Kematian nyonya besar Bai
107
Kabar baik untuk Dong Hai
108
Meilan kembali ke akademi
109
Pria mesum
110
Bertindak bodoh
111
Kembali ke Alam Zenith
112
Situasi yang kacau
113
Di bunuh atau membunuh
114
Dalam posisi yang sama
115
Bergerak menuju klan Ziu
116
Masuk ke klan Ziu
117
Berita yang pecah
118
Mempersiapkan diri

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!