PENGADILAN AULA HUKUM

Merasa tak mungkin mengalahkan semua murid, akhirnya Yan Kai memutuskan untuk lari, dia lari masuk kedalam hutan, puluhan murid terus mengejarnya, ketika Yan Kai mulai kelelahan berlari tiba-tiba seekor harimau berlari di sampingnya sambil mengaum berulang kali.

"Bukankah ini harimau yang semalam? Kenapa dia ada disini, dia terus mengaum seperti mengatakan sesuatu" gumamnya

Harimau itu terus berlari di sampingnya dan perlahan semakin mendekat, karena harimau itu tak menyerangnya Yan Kai mengusap kepala harimau sambil berlari lalu harimau itu mengaum lagi.

"Yan Kai! Jangan lari, terimalah hukuman mu!" teriak para murid

Karena sudah kelelahan akhirnya Yan Kai mengambil resiko menaiki punggung harimau itu, setelah naik, harimau itu berlari lebih kencang dari sebelumnya hingga meninggalkan  para murid yang mengejar di belakang lalu membawa Yan Kai ke suatu tempat.

"Huuuff! Huuiff!" suara nafas Yan Kai yang jatuh tergeletak di tanah

"Murid-murid sialan! Aku hampir saja mati hari ini, tapi dimana ini?" ujar Yan Kai Yang baru memikirkan dia dimana

Kemudian sepasang harimau menghampirinya.

"Oohh! Pasti dia pasanganmu, karena semalam kau membawa pergi sepotong daging" ucap Yan Kai

Harimau itu mengaum dengan pelan seperti mengatakan sesuatu.

"Aku tidak mengerti maksudmu, tapi kau sangat lucu seperti kucing kesayanganku dirumah, sebentar lagi waktuku disini akan habis, aku akan diteleportasi ke pintu keluar" ucap Yan Kai

Kemudian harimau jantan itu menggesek-gesekan kepalanya pada kepala Yan Kai dan itu membuat Yan Kai semakin teringat pada kucing orennya di rumah.

"Tempat ini sangat berbahaya untuk kalian, setiap kali para murid akan masuk lalu menjadikan kalian bahan latihan" gumam Yan Kai

Lalu Yan Kai teringat pada bola kristal yang baru dia dapatkan yang di dalamnya ada dunia yang tersegel. Yan Kai langsung mengeluarkan bola kristal itu lalu memasukan kesadarannya dan sebuah pintu cahaya muncul di depannya.

"Aku tidak tau apa kau mengerti ucapanmu atau tidak, jika kalian ingin pergi dari sini masuklah ke pintu ini, meski aku tidak tau dunia dibalik pintu ini seperti apa tapi setidaknya lebih aman dari pada alam rahasia ini" ujarnya

Dua harimau itu seperti mengerti ucapan Yan Kai lalu masuk ke pintu cahaya dan Yan Kai pun ikut masuk namun tiba-tiba bola kristal jatuh dari tangannya.

"Cerobohnya aku, bagaimana mungkin sebuah dunia memasuki dirinya sendiri" gumamnya

Yan Kai membiarkan bola kristal itu diluar dan ikut masuk kedalam bersama dua harimau itu.

"Kalau kalian mau tinggalah disini, nanti aku juga akan sering kesini, ini waktunya aku keluar dari alam rahasia, sampai ketemu lagi, oh iya, mulai sekarang kau aku panggil Xiao Bai dan pasanganmu Xiao Yu"

Kedua harimau itu mengaum bersamaan dan Yan Kai segera keluar, setelah menyimpan bola kristalnya tiba-tiba ada sesuatu yang menarik tubuhnya hingga dia sampai di pintu keluar, dia segera keluar dari alam rahasia yang telah di tunggu gurunya.

"Apa kau baik-baik saja?" tanya gurunya

"Aku baik-baik saja guru"

"Guru Shen, Yan Kai membunuh belasan orang murid puncak pedang kita dan beberapa orang murid dalam" kata salah satu murid

"Shi Mei! Jika ini benar, kau tidak akan bisa keluar dari hukuman akademi" kata guru Shen

"Apapun itu, aku percaya muridku tidak bersalah" jawab guru Shi Mei

"Membunuh banyak orang tidakkah sebuah kesalahan? Ingatlah! Dua hari lagi adalah pertarungan antar murid kita"

"Kita lihat saja nanti"

Kemudian Yan Kai kembali ke puncak spiritual dan menceritakan apa yang terjadi di alam rahasia kecuali tentang bola kristalnya.

"Ini seperti sudah mereka siapkan untuk kita, tapi tenang saja, apapun yang terjadi, aku pastikan kau akan baik-baik saja" kata gurunya

Keesokan harinya Yan Kai dipanggil ke aula penegak hukum untuk disidangkan guna mencari kebenaran.

"Yan Kai! Katakan dengan jujur kalau kau telah membunuh puluhan murid akademi di alam rahasia" kata hakim akademi

"Aku memang membunuh beberapa orang tapi tidak sebanyak itu, lagipula aku melakukan itu karena terpaksa, jika tidak akulah yang akan mereka bunuh, jadi aku hanya membela diri"

"Apa kau bisa membuktikannya?"

"Bukti seperti apa yang diinginkan mulia? Apakah ada sesuatu yang bisa dijadikan bukti disana? Di alam rahasia benar dan salah bisa tertukar dengan mudah"

"Tapi ada orang yang melihat kau membunuh mereka, dan jejak yang ditinggalkan sama, yaitu menebas leher mereka" kata hakim

"Bukankah bisa saja seseorang mengarang cerita tentangku?" ucap Yan Kai

"Tapi ada dua orang yang melihat kejadian itu" kata hakim lagi

Lalu Yan Lang dan Yu Shi dipanggil ke ruangan sidang.

"Itu benar yang mulia, aku melihat dia membunuh para murid" kata Yan Lang

"Dan aku melihat kematian para murid sama dengan yang dikatakan saudara Yan Lang yang mulia" tambah Yu Shi

"Dengan adanya dia saksi ini, kau tidak bisa mengelak lagi, dengan ini kau dijatuhi hukuman penghapusan kultivasi lalu dikeluarkan dari akademi"

"Aku tidak setuju yang mulia, apa yang dilakukan muridku adalah pembelaan diri" kata guru Shi 

"Apakah pembelaan diri bisa membunuh berulang kali? Aku mohon yang mulia memberikan keadilan untuk puncak pedang ku, jika tidak, puncak pedang akan menjadi bahan tertawan orang-orang nantinya" ujar guru Shen

"Guru Shen! Kau sengaja merencanakan ini pada muridku kan?" ujar guru Shi Mei

"Ini juga merupakan kesalahanmu sebagai guru yang tidak bisa mendidiknya, kau juga akan dihukum, ini akan menjadi pelajaran pada yang lain

"Ini tidak adil, saat seseorang berada diantara hidup dan mati apakah salah membela diri? Aturan macam apa itu? Kalau begitu aku akan membuktikan aturan seperti itu salah" kata guru Shi Mei

Dengan pergerakan yang sangat cepat dalam sekejap guru Shi sudah berada di samping hakim aula penegak hukum dsn meletakkan pedang di leher hakim.

"Katakan padaku yang mulia, apa yang akan kau lakukan? Mati di tanganku atau membunuhku lalu yang mulia juga akan dihukum mati?" ujar guru Shi

"Guru Shi! Apa yang kau lakukan? Ini akan memperberat kesalahanmu" kata hakim

"Kenapa menyerang orang di alam rahasia itu bukan kesalahan dan disini malah dianggap salah? Apakah aturan akademi ini sebegitu bobroknya?" ujar guru Shi

Tiba-tiba sosok bayangan muncul di belakang guru Shi lalu menekan titik sarafnya hingga guru Shi tak bisa bergerak lagi dan pingsan. Ternyata sosok itu adalah pengawas aula penegak hukum.

"Guru!" panggil Ya Kai

"Dengan ini diputuskan bahwa guru dan murid sama-sama dijatuhi hukuman..."

"Tunggu!" teriak seseorang

Kemudian seorang gadis masuk kedalam aula sidang.

"Dia? Apakah dia di akademi ini juga?" ucap Yan Kai dalam hati penuh kaget

"Yang mulia! Yan Kai adalah temanku, aku sangat mengenalnya, jadi aku percaya apa yang dia lakukan adalah sebuah pembelaan diri" kata gadis itu

"Salam putri, tapi pada kenyataannya dia membunuh banyak murid akademi kita"

"Kalau Yan Kai tetap dihukum, aku akan melaporkan kejadian ini pada ayahku, biarkan semua orang diperiksa nantinya"

Mendengar ucapan gadis itu semua orang terdiam tanpa berani bicara.

Episodes
1 TEMAN SEJATI
2 LEMBAH TERLARANG
3 NAGA JURA
4 PERTARUNGAN PERTAMA
5 XIA RUI
6 MENINGGALKAN LEMBAH JURA
7 MANTAN TUNANGAN
8 KRISTAL INTI MONSTER
9 TES PENERIMAAN MURID AKADEMI DOULUO
10 HUTAN AKADEMI
11 ARRAY ILUSI
12 SENGATAN TAWON
13 BUNUH
14 ALAM RAHASIA
15 RERUNTUHAN SEKTE
16 KEMATIAN PARA MURID
17 PENGADILAN AULA HUKUM
18 PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI
19 KEJUTAN TAK TERDUGA
20 MEDAN PERANG KUNO
21 BUNGA JANTUNG PHOENIX
22 REBUTAN MANIK-MANIK API
23 RACUN PENGGODA
24 HARTA LEMBAH TERLARANG
25 PEDANG KABUT
26 ROH REINKARNASI PHOENIX
27 TANGISAN XIA RUI
28 BUAH SPIRITUAL
29 MENJARAH CINCIN RUANG
30 PERTARUNGAN HARI HARI TERAKHIR
31 SERANGAN SENJATA KOMBINASI
32 PENINDASAN TINGKAT IMMORTAL
33 KEMBALI KE AKADEMI
34 MENUJU PERBATASAN TIGA KERAJAAN
35 PRIA MENYEDIHKAN
36 MEMASUKI TANAH LELUHUR
37 RUSA DARAH EMAS
38 MAKAM LELUHUR
39 KLAN SUCCUBUS
40 RATU YUJIA
41 TANGISAN SANG RATU
42 KULTIVASI GANDA
43 YAN KAI VS PANGERAN SUO
44 SERANGAN PANAH PEDANG KABUT
45 AREA KLAN NAGA
46 ISTANA NAGA
47 LELUHUR NAGA
48 PENGHIANAT
49 KEJUTAN JURA
50 DENDAM LAMA
51 SERANGAN PAMUNGKAS
52 PERISAI SISIK NAGA
53 MENGHADAP RAJA
54 MENINGGALKAN XIA RUI
55 EGO SANG RAJA
56 PERANG
57 PANGGILAN LELUHUR NAGA
58 JAMUAN RAJA
59 SERANGAN PEMBUNUH BAYARAN
60 SERANGAN BALIK
61 ANTARA BAHAGIA DAN DUKA
Episodes

Updated 61 Episodes

1
TEMAN SEJATI
2
LEMBAH TERLARANG
3
NAGA JURA
4
PERTARUNGAN PERTAMA
5
XIA RUI
6
MENINGGALKAN LEMBAH JURA
7
MANTAN TUNANGAN
8
KRISTAL INTI MONSTER
9
TES PENERIMAAN MURID AKADEMI DOULUO
10
HUTAN AKADEMI
11
ARRAY ILUSI
12
SENGATAN TAWON
13
BUNUH
14
ALAM RAHASIA
15
RERUNTUHAN SEKTE
16
KEMATIAN PARA MURID
17
PENGADILAN AULA HUKUM
18
PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI
19
KEJUTAN TAK TERDUGA
20
MEDAN PERANG KUNO
21
BUNGA JANTUNG PHOENIX
22
REBUTAN MANIK-MANIK API
23
RACUN PENGGODA
24
HARTA LEMBAH TERLARANG
25
PEDANG KABUT
26
ROH REINKARNASI PHOENIX
27
TANGISAN XIA RUI
28
BUAH SPIRITUAL
29
MENJARAH CINCIN RUANG
30
PERTARUNGAN HARI HARI TERAKHIR
31
SERANGAN SENJATA KOMBINASI
32
PENINDASAN TINGKAT IMMORTAL
33
KEMBALI KE AKADEMI
34
MENUJU PERBATASAN TIGA KERAJAAN
35
PRIA MENYEDIHKAN
36
MEMASUKI TANAH LELUHUR
37
RUSA DARAH EMAS
38
MAKAM LELUHUR
39
KLAN SUCCUBUS
40
RATU YUJIA
41
TANGISAN SANG RATU
42
KULTIVASI GANDA
43
YAN KAI VS PANGERAN SUO
44
SERANGAN PANAH PEDANG KABUT
45
AREA KLAN NAGA
46
ISTANA NAGA
47
LELUHUR NAGA
48
PENGHIANAT
49
KEJUTAN JURA
50
DENDAM LAMA
51
SERANGAN PAMUNGKAS
52
PERISAI SISIK NAGA
53
MENGHADAP RAJA
54
MENINGGALKAN XIA RUI
55
EGO SANG RAJA
56
PERANG
57
PANGGILAN LELUHUR NAGA
58
JAMUAN RAJA
59
SERANGAN PEMBUNUH BAYARAN
60
SERANGAN BALIK
61
ANTARA BAHAGIA DAN DUKA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!