Akhirnya Yan Kai sampai dibawah dan jatuh kedalam air, ketika dia terdorong ke bawah lalu membuka mata di dalam air dia melihat ada sebuah lubang yang mengarah ke dinding air terjun.
"Ada lubang besar disini, apakah lubang menuju ke suatu tempat?" gumam Yan Kai
Karena nafasnya habis Yan Kai kembali ke atas untuk mengambil nafas panjang lalu menyelam lagi dan pergi memasuki lubang, setelah beberapa meter masuk lubang terlihat ada cahaya di ujungnya.
"Untung ujung lubang ini tidak terlalu dalam, jika tidak aku akan kehabisan nafas" ujarnya
Setelah sampai di ujung Yan Kai langsung keluar dari air.
"Penerangan disini ternyata dari kristal cahaya, tempat apa ini? Sepertinya tidak ada orang yang memasuki tempat ini dalam waktu yang lama" gumam Yan Kai
Yan Kai terus masuk hingga sampai di sebuah ruangan seperti kamar istirahat dan terdapat sebuah gerbang cahaya.
"Ini aneh! Cahaya ini seperti pintu"
Lalu Yan kai memasukan tangannya ke cahaya itu dan terasa hawa sejuk di dalamnya, kemudian memasukkan kepala dan dia sangat terkejut melihat ada sebuah dunia dibalik pintu itu.
"Ini sebuah tempat yang sangat luas, apa ada orang yang tinggal disini? Tapi suasananya sangat sepi"
Karena tak ingin mengambil resiko Yan Kai segera mundur dan keluar dari pintu itu, lalu memperhatikan ruangan itu namun tak ada benda berharga yang terlihat kecuali sebuah lubang kecil di samping pintu cahaya yang di dalamnya ada bola kristal kecil biru.
"Tak ada harta apapun disini, sepertinya sia-sia aku datang kesini" gerutunya
Lalu Yan Kai mengambil bola kristal kecil itu, tiba-tiba pintu cahaya itu menghilang kemudian bola kristal itu ditaruh kembali namun pintu cahaya tadi tidak muncul.
"Kristal apa ini? Kenapa pintu cahaya menghilang?"
Tiba-tiba terdengar bunyi seperti batu besar yang bergeser, Yan Kai segera menuju ke arah bunyi itu dan ternyata itu sebuah pintu keluar yang terdapat di samping bawah air terjun.
"Rasanya ini seperti permainan game, pintu keluar terbuka ketika harta utama didapatkan, ini sudah hampir tengah hari, waktu di alam rahasia hampir habis" ujar Yan Kai
Sambil berjalan Yan Kai terus memandangi bola kristal yang baru ditemukannya, tanpa sengaja dia memasukan kesadarannya ke bola kristal itu, tiba-tiba dia bisa melihat dunia yang ada didalam bola kristal itu dan pintu cahaya juga muncul didepannya.
"Oohh! Ternyata begitu rupanya, ada dunia tersegel dibola kristal ini, sepertinya dunia ini bagus untuk beternak sapi dan domba, hehe" gumamnya
"Sepertinya kau mendapatkan benda berharga, cepat serahkan benda itu!" ujar seseorang
Lalu Yan Kai menoleh ke arah suara itu ternyata ada beberapa orang murid dalam yang ingin mencegatnya.
"Kalian itu berlagak seperti penguasa dan menganggap orang lain akan mengikuti semua perkataan kalian, kalian masih hidup di dalam mimpi"
"Aku mengingatkanmu, jika kau macam-macam dengan murid dalam, maka kau akan mendapat masalah besar"
"Justru mengikuti perkataan kalian yang merupakan masalah besar" balas Yan Kai
"Kalau begitu, kami akan merebutnya darimu"
Empat orang murid dalam langsung menyerang, setelah menyimpan bola kristal ke dalam cincin ruang, Yan Kai mencabut pedangnya untuk menangkis serangan lawan.
"Murid dalam akademi jauh lebih kuat dari murid luar, apakah ini perbedaan akar spiritual?" pikir Yan Kai
Dua orang menyerang bagian atas dan dua orang lang menyerang kaki Yan Kai dengan pedang dan berhasil merobek kaki celananya.
"Lagi-lagi mereka yang memaksaku bertindak kejam" gumam Yan Kai
Dengan jurus pedang angin Yan Kai menyerang lawan dibagian yang tidak vital dengan tujuan hanya menghentikan pergerakan mereka, dua orang terkena tebasan di bagian rusuk, satu orang di paha dan satu lagi di bagian punggung karena tebasan saat lompatan salto Yan Kai.
"Kau tunggu saja kami di akademi, kau tidak akan bisa tidur nyenyak nantinya" ujar mereka
"Kalian itu memang berotak babi, jelas-jelas kalian yang mencari masalah tapi malah ingin membalas ku, sepertinya kalian dibesarkan di kandang babi" balas Ya Kai
Karena mereka sudah tidak bisa melawan lagi, kemudian Yan Kai meninggalkan mereka. Lagi-lagi Yan lang muncul disana.
"Kak Yan Lang! Bantu kami memberi pelajaran pada Yan Kai sialan itu, dia selalu bersikap sombong" kata mereka
"Baiklah, aku akan membantu kalian membalas dendam" jawab Yan Lang
"Terima kasih kak Lang, kami akan berterima kasih nantinya"
Kemudian Yan Lang menggunakan Langkah Hantu dan menebas leher keempat orang itu dalam sekejap lalu menuliskan nama Yan Kai lagi di tanah dengan darah mereka.
"Sepertinya tidak ada alasan lagi bagimu untuk tetap di akademi" ujar Yan Lang
Tak lama setelah Yan Lang pergi kemudian Yu Shi juga lewat disana dan melihat empat murid dalam mati dan meninggalkan nama Yan Kai di tanah.
"Yan Kai, kau benar-benar kejam, aku kira kau orang yang baik, ternyata aku salah, aku akan melaporkan ini ke akademi nantinya" gumam Yu Shi
"Haaaaacchiie! Haaaacchhiie! Kenapa aku tiba-tiba bersin? Padahal cuaca disini panas" ujar Yan Kai sambil berjalan
Ketika menjelang sore dan waktu memasuki alam rahasia hampir habis Yan Kai sampai di sebuah tempat dan banyak orang telah menunggunya disana dengan tatapan kemarahan.
"Yan Kai! Kau sudah melanggar aturan akademi" teriak seseorang
"Memangnya aturan apa yang aku langgar?"
"Jangan berpura-pura bodoh! Kau sudah membunuh banyak murid luar, jadi jika kami membunuh mu, itu akan dianggap hukuman untukmu"
"Merekalah yang ingin membunuhku, kalau aku tidak membela diri maka aku yang akan mati" jawab Yan Kai
"Jangan mencari alasan lagi, kenyataannya kau membunuh banyak murid" ujar murid luar yang lain
"Apa kalian melihat ku membunuh mereka? Kalau ada yang melihatnya pasti dia tau seperti apa situasiku" ujar Yan Kai
"Aku melihatnya! Aku melihatmu membunuh empat orang murid dalam dengan menebas lehernya, dan disisa nafasnya salah satu dari mereka menulis nama mu di tanah dengan darah mereka" ujar Yan Lang dengan menyudutkan
"Yan Lang! Jangan bicara sembarangan! Jika kau melihat seseorang membunuh mereka, itu pasti bukan aku, karena aku hanya melumpuhkan mereka saja" terang Yan Kai
"Aku ini masih muda dan mataku masih sehat, aku tidak akan salah melihat orang" balas Yan Lang
"Jika hanya ucapanmu sendiri, itu tidak bisa dipercaya, bisa saja kau mengarang cerita"
"Aku juga melihat keempat mayat murid dalam dan keadaannya sama seperti yang dikatakan Yan Lang" ujar Yu Shi yang baru datang
"Apa kalian sengaja bersekongkol untuk menuduhku?" ujar Yan Kai
"Sebentar lagi batas waktu memasuki alam rahasia akan berakhir, mari kita bunuh Yan Kai ini disini, jika sudah diluar itu akan sulit bertindak" kata seseorang
"Ayo cabut pedang kalian, hanya kematian yang pantas sebagai hukumannya" tambah yang lain
Semua murid luar dan beberapa murid dalam mencabut pedang mereka untuk membalas kematian rekan mereka pada Yan Kai.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 61 Episodes
Comments