TES PENERIMAAN MURID AKADEMI DOULUO

Keesokan siangnya Yan Kai tak ada menemui Xiao Chen lalu Xiao Chen mendatanginya ke rumah, begitu masuk kamar ternyata Yan Kai sedang terbaring yang tiba-tiba sakit.

"Yan Kai, ada apa denganmu?"

"Aku juga tidak tau, tiba-tiba pagi ini tubuhku sakit semua"

"Kenapa bisa begitu? Memangnya apa yang kau lakukan?" tanya Xiao Chen

"Kemaren aku hanya menyerap dua inti monster?"

"Seharusnya itu tidak masalah, memangnya inti monster tingkat berapa yang kau serap?"

"Aku juga tidak tau, tapi master Li bilang itu inti monster terbaik yang ada di paviliunnya?" ujar Yan Kai dengan lemas

"Apa? Inti monster terbaik di paviliun master Li? Itu mungkin tingkat lima, apa kau cari mati berani melakukan itu?" ujar Xiao Chen

"Ini salahmu juga karena tidak memberitahuku sebelumnya"

"Kenapa kau malah menyalahkan aku? Makanya kalau mau melakukan sesuatu tanyakan dulu, tapi ini cukup aneh, jika orang seperti kita menyerap inti monster seperti itu seharusnya kau sudah mati"

"Apa kau sedang mengutuk ku agar cepat mati" ujar Ya Kai yang terbaring

"Aku juga ingin memberitahumu kalau kultivasi ku meningkat, ini berkat sup jamur yang kau berikan, dengan begini aku bisa masuk akademi Douluo"

"Dewa sialan! Kenapa mereka bisa menaikkan kultivasi dengan mudah, sedangkan aku hampir mati seperti ini" gerutu Yan Kai dalam hati

Di hari berikutnya tubuh Yan Kau sudah pulih, dia dipanggil ayahnya ke aula pertemuan keluarga, semua anggota keluarga berkumpul disana.

"Besok adalah hari penerimaan akademi Douluo, pencapaian kalian akan menaikkan derajat keluarga Yan kita"

"Ternyata aku punya banyak saudara juga, tapi aku bukan dari keluarga ini" gumam Yan Kai dalam hati

"Yan Kai! Aku tidak peduli apa yang ingin kau lakukan tapi jangan membuat masalah yang akan memberikan saudara-saudarimu masalah nantinya, mereka sudah berlatih dengan keras selama ini" kata ayahnya

"Sebaiknya jangan biarkan Yan Kai keluar rumah, karena pasti ada terjadi masalah saat dia keluar rumah" ujar Yan Lang

"Itu benar, jika dia membuat masalah, bisa-bisa kami dikeluarkan dari akademi" kata saudari Yan Kai yang bernama Yan Zhi

"Kenapa kalian selalu menganggap ku pembuat masalah, lagian juga belum tentu diterima di akademi, kalau kalian sangat khawatir kenapa tidak keluarkan saja aku dari anggota keluarga ini?" ucap Yan Kai

"Yan Kai! Kau ini!, apa kau mengutuk kami?" ucap Ya Lang

"Aku tidak tau apa yang akan terjadi padaku nanti, meski mereka menjengkelkan tapi aku juga tidak ingin melibatkan keluarga ini" ujar Yan Kai dalam hati

"Sudah! Sudah! Siapapun yang membuat masalah akan dihukum bahkan dikeluarkan dari keluarga Yan" kata Ayah Yan Kai

Tibalah hari penerimaan murid akademi Douluo, semua orang berkumpul di pusat kota.

"Yan Kai, aku sedikit gugup juga" ujar Xiao Chen

"Apa yang kau gugupkan? ini tidak seperti malam pertama setelah pernikahan" balas Yan Kai

"Kenapa tiba-tiba kau membahas pernikahan?"

Pengujian akar spiritual mulai dilakukan, para penguji mengeluarkan sebuah batu penguji, pada batu itu terdapat batu lima warna yaitu hijau, biru, merah, kuning emas dan ungu, dengan menempelkan telapak tangan lalu mengalirkan Qi, batu akan bercaya menunjukan warna akar spiritual, satu persatu peserta maju ke depan. Saat giliran Yan Lang terdeteksi akar spiritualnya warna merah yang berarti dia jadi murid dalam akademi Douluo.

"Tuan muda Yan Lang punya akar spiritual Merah, dia diterima jadi murid dalam" ujar peserta lain

"Itu hal yang diimpikan semua orang" kata yang lain

Lalu Yan Zhi juga memiliki akar spiritual merah yang berarti dia jadi murid dalam, dan Qiu Jun memiliki akar spiritual merah, dan beberapa pemuda yang lain.

"Yan Kai, sebentar lagi giliran kita"

Sekarang giliran Xiao Chen, dengan gugup Xiao Chen menempelkan telapak tangannya sambil memejamkan mata lalu tiba-tiba batu giok merah bercahaya yang berarti dia murid dalam.

"Selamat! Kau akhirnya jadi murid dalam" ucap Yan Kai

"Ini semua berkatmu" ujar Xiao Chen sambil menangis terharu dan memeluk Yan Kai

"Sudah! Sudah! Aku tidak berharap dipeluk seorang pria" canda Yan Kai

"Aku tidak peduli, huuaaaa!"

Berikutnya giliran Yan Kai maju untuk pengecekan akar spiritualnya, namun yang terlihat gugup malah Xiao Chen, lalu Yan Kai menempelkan tangannya ke batu penguji, tiba-tiba semua batu menyala, semua orang langsung terdiam, namun sesaat kemudian cahaya batu itu padam yang tersisa hanya warna biru saja yang membuat para penguji bingung.

"Ini aneh dan belum pernah terjadi sebelumnya" kata salah satu penguji

"Bagaimana kita akan menilainya?" tanya penguji yang lain

"Kita nilai menurut warna batu yang masih menyala" kata penguji ketiga

"Apa ini? Apa warna akar spiritual ku yang sebenarnya?" gerutu Yan Kai

"Bukankah kau mengatakan aku tidak cocok untukmu? Lihatlah akar spiritual mu? Hanya bisa jadi murid luar akademi" kata Yu Shi

"Memangnya kenapa? Apa kau selalu ingin dekat denganku dan berharap aku punya akar spiritual merah?" balas Yan Kai

"Kau! Kau benar-benar mengkultivasikan mulutmu" ujar Yu Shi dengan sangat kesal

"Setelah mendapat bukti pengujian akar spiritual, kemudian Yan Kai dan Xiao Chen segera pergi dari sana.

"Yan Kai, kenapa akar spiritual mu malah berwarna biru? Kenapa akar spiritual ku tidak biru juga? Dengan begitu kita akan terus bersama" ujar Xiao Chen

"Hei bodoh! Apa yang kau katakan? Aku senang akar spiritual mu merah, dengan begitu sumber daya pelatihanmu akan lebih baik"

"Tapi aku hanya ingin terus bersamamu"

"Apa menurutmu aku ini lemah? Kalau aku bisa membuat kultivasimu naik, tentu aku juga bisa menaikkan kultivasi ku sendiri, kau tidak perlu mengkhawatirkan ku" jelas Yan Kai

"Benar juga, aku merasa kau menyembunyikan sesuatu, di akademi nanti jika ada yang mengganggumu beritahu aku"

"Baiklah baiklah!"

"Mari kita ke rumahku, ibuku pasti senang mendengar kabar ini, aku akan meminta ibu memasak sesuatu yang enak untuk kita"

"Aku juga sudah menantikan masakan ibumu"

Dalam perjalanan menuju rumah Xiao Chen, mereka berpapasan dengan Yan Lang dari suatu tempat.

"Yan Kai, kenapa kau ikut penerimaan murid akademi? Kau mempermalukan keluar saja, akar spiritual sampah mu itu membuat ku malu" kata Yan Lang

"Kenapa kau malu? Anggap saja aku bukan keluarga Yan, kalau kau punya kemampuan seharusnya tidak perlu mengkhawatirkan hal semacam ini" balas Yan Kai

"Kau memang tidak punya malu karena kau lahir dari seorang ibu yang tidak punya malu"

Mendengar itu tiba-tiba Yan Kai terpikir akan orang yang dianggap ibunya di keluarga Yan, karena dari dunia lain dan tidak punya ibu di dunia yang sekarang, jadi dia tidak terlalu terpengaruh dengan kata-kata Yan Lang.

"Kenapa kau terus saja menggonggong setiap kali bertemu denganku? Apa kau sedang meminta tulang?" kata Yan Kai

"Kau ini! Awas saja kau nanti" ujar Yan Lang sambil melangkah pergi

"Aku kira kau akan langsung memukul Yan Lang barusan" kata Xuao Chen

"Itu hanya akan mengotori tanganku"

Lalu mereka segera pulang untuk makan enak.

Terpopuler

Comments

Chang Seman

Chang Seman

makan sampai kenyanggggg

2024-08-24

3

lihat semua
Episodes
1 TEMAN SEJATI
2 LEMBAH TERLARANG
3 NAGA JURA
4 PERTARUNGAN PERTAMA
5 XIA RUI
6 MENINGGALKAN LEMBAH JURA
7 MANTAN TUNANGAN
8 KRISTAL INTI MONSTER
9 TES PENERIMAAN MURID AKADEMI DOULUO
10 HUTAN AKADEMI
11 ARRAY ILUSI
12 SENGATAN TAWON
13 BUNUH
14 ALAM RAHASIA
15 RERUNTUHAN SEKTE
16 KEMATIAN PARA MURID
17 PENGADILAN AULA HUKUM
18 PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI
19 KEJUTAN TAK TERDUGA
20 MEDAN PERANG KUNO
21 BUNGA JANTUNG PHOENIX
22 REBUTAN MANIK-MANIK API
23 RACUN PENGGODA
24 HARTA LEMBAH TERLARANG
25 PEDANG KABUT
26 ROH REINKARNASI PHOENIX
27 TANGISAN XIA RUI
28 BUAH SPIRITUAL
29 MENJARAH CINCIN RUANG
30 PERTARUNGAN HARI HARI TERAKHIR
31 SERANGAN SENJATA KOMBINASI
32 PENINDASAN TINGKAT IMMORTAL
33 KEMBALI KE AKADEMI
34 MENUJU PERBATASAN TIGA KERAJAAN
35 PRIA MENYEDIHKAN
36 MEMASUKI TANAH LELUHUR
37 RUSA DARAH EMAS
38 MAKAM LELUHUR
39 KLAN SUCCUBUS
40 RATU YUJIA
41 TANGISAN SANG RATU
42 KULTIVASI GANDA
43 YAN KAI VS PANGERAN SUO
44 SERANGAN PANAH PEDANG KABUT
45 AREA KLAN NAGA
46 ISTANA NAGA
47 LELUHUR NAGA
48 PENGHIANAT
49 KEJUTAN JURA
50 DENDAM LAMA
51 SERANGAN PAMUNGKAS
52 PERISAI SISIK NAGA
53 MENGHADAP RAJA
54 MENINGGALKAN XIA RUI
55 EGO SANG RAJA
56 PERANG
57 PANGGILAN LELUHUR NAGA
58 JAMUAN RAJA
59 SERANGAN PEMBUNUH BAYARAN
60 SERANGAN BALIK
61 ANTARA BAHAGIA DAN DUKA
Episodes

Updated 61 Episodes

1
TEMAN SEJATI
2
LEMBAH TERLARANG
3
NAGA JURA
4
PERTARUNGAN PERTAMA
5
XIA RUI
6
MENINGGALKAN LEMBAH JURA
7
MANTAN TUNANGAN
8
KRISTAL INTI MONSTER
9
TES PENERIMAAN MURID AKADEMI DOULUO
10
HUTAN AKADEMI
11
ARRAY ILUSI
12
SENGATAN TAWON
13
BUNUH
14
ALAM RAHASIA
15
RERUNTUHAN SEKTE
16
KEMATIAN PARA MURID
17
PENGADILAN AULA HUKUM
18
PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI
19
KEJUTAN TAK TERDUGA
20
MEDAN PERANG KUNO
21
BUNGA JANTUNG PHOENIX
22
REBUTAN MANIK-MANIK API
23
RACUN PENGGODA
24
HARTA LEMBAH TERLARANG
25
PEDANG KABUT
26
ROH REINKARNASI PHOENIX
27
TANGISAN XIA RUI
28
BUAH SPIRITUAL
29
MENJARAH CINCIN RUANG
30
PERTARUNGAN HARI HARI TERAKHIR
31
SERANGAN SENJATA KOMBINASI
32
PENINDASAN TINGKAT IMMORTAL
33
KEMBALI KE AKADEMI
34
MENUJU PERBATASAN TIGA KERAJAAN
35
PRIA MENYEDIHKAN
36
MEMASUKI TANAH LELUHUR
37
RUSA DARAH EMAS
38
MAKAM LELUHUR
39
KLAN SUCCUBUS
40
RATU YUJIA
41
TANGISAN SANG RATU
42
KULTIVASI GANDA
43
YAN KAI VS PANGERAN SUO
44
SERANGAN PANAH PEDANG KABUT
45
AREA KLAN NAGA
46
ISTANA NAGA
47
LELUHUR NAGA
48
PENGHIANAT
49
KEJUTAN JURA
50
DENDAM LAMA
51
SERANGAN PAMUNGKAS
52
PERISAI SISIK NAGA
53
MENGHADAP RAJA
54
MENINGGALKAN XIA RUI
55
EGO SANG RAJA
56
PERANG
57
PANGGILAN LELUHUR NAGA
58
JAMUAN RAJA
59
SERANGAN PEMBUNUH BAYARAN
60
SERANGAN BALIK
61
ANTARA BAHAGIA DAN DUKA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!