RERUNTUHAN SEKTE

"Ini seperti teka teki, dimana-mana teta teki selalu memusingkan"

Di dekat bagian samping kiri ruangan itu ada tempat dupa dan sebuah tulisan.

"Ada yang lebih mulia dan lebih tinggi dari pada pengetahuan, menghormati leluhur lebih baik dari pada melahirkan keturunan" tulisan di dinding

"Lagi-lagi kata-kata yang membingungkan, kalau mereka ingin dihormati kenapa tidak mengatakannya dengan jelas, karena aku memasuki tempat mereka maka aku akan menyalakan dupa untuk menghormati mereka" ujar Yan Kai

Kemudian Yan Kai menyalakan dupa lalu membungkuk sambil berdoa dan minta maaf telah memasuki tempat itu.

"Maaf kalau aku tidak sopan telah memasuki tempat ini tanpa izin, semoga arwah yang disini mendapat ketenangan" ujar Yan Kai

Lalu Yan Kai menancapkan dupa dan tiba-tiba altar dupa itu bergeser, terlihat jalan menuju ruang bawah tanah dengan tangga yang menurun.

"Eeehhh! Ini seperti ruang rahasia, tapi mungkin akan ada banyak jebakan, namun jika tidak aku masuki ini akan sia sia" gumam Yan Kai

Yan Kai langsung menuruni tangga yang menuju ruangan bawah tanah.

"Ruangan disini cukup luas tapi tidak ada apapun disini selain pintu batu itu" gumam Yan Kai

Begitu mendekati pintu batu, kaki Yan Kai menginjak lantai yang langsung terpuruk beberapa senti dan pintu batu itu langsung berputar secara vertikal dan terbuka,namun begitu akan masuk pintu itu berputar dan tertutup lagi

"Eeeehh! Ini pintu yang tertutup secara otomatis, saat kaki melepaskan pijakan ini pintu akan tertutup"

Lalu Yan Kai kembali menginjak lantai itu lagi untuk membuka pintu, begitu pintu terbuka dia langsung melompat masuk, begitu berada didalam pintu tertutup kembali.

"Ini tidak terlalu sulit"

Namun tiba-tiba wajahnya berubah menjadi khawatir karena teringat sesuatu.

"Bagaimana aku akan keluar? Apakah ada kunci pembuka juga di lantai dalam?" gumamnya

Yan Kai terus menginjak semua bagian lantai di depan pintu itu namun tak menemukan pembuka pintunya.

"Sialan! Tulisan itu menipuku, padahal aku sudah berniat baik pada mereka" gerutu Yan Kai

Ketika sedang memikirkan cara keluar kemudian Yan Kai memperhatikan ruangan itu, terlihat sebuah inti monster berwarna ungu, inti monster itu letakkan di tengah sebuah polah sihir.

"Inti monster apa ini? Karena aku menemukannya berarti ini milikku, hehe, akan ku simpan untuk saat ini, setelah keluar baru mencaritahunya"

Yan Kai langsung berjalan mendekati inti monster itu lalu meraihnya, sebelum tangannya menyentuh inti monster tiba-tiba pola sihir di sekeliling inti monster itu bercahaya dan cahaya itu terus menjalar ke pola dibawah kakinya lalu Yan Kai berteriak kesakitan.

"Aaaaaaaaahhkk!"

"Ini sakit sekali, seperti ada sesuatu yang memasuki tubuhku secara paksa,, Aaaaaahhhkk!"

Yan Kai terus berteriak menahan rasa sakit untuk beberapa saat, kemudian pola sihir dibawah kalinya bercahaya semakin terang dan begitu cahaya itu redup ternyata dia sudah berada diluar di area reruntuhan sekte itu. Yan Kai langsung jatuh.

"Ini lebih sakit dari pada disengat tawon atau serangan spiritual guru Shen"

"Aku menjadi lapar sekarang, lebih baik aku makan dulu untuk memulihkan energiku" ujarnya

Yan Kai segera mengeluarkan ponselnya lalu membeli makanan  dari aplikasi ponselnya, semangkuk ramen dan sebuah stik daging besar langsung muncul dan langsung disantapnya.

"Untung masih tersisa uang, kalau tidak aku mungkin akan makan rumput disini" pikir Yan Kai

Setelah selesai makan dan istirahat sejenak, Yan Kai kembali memasuki ruangan yang dia masuki sebelumnya lalu berdiri didepan altar dupa.

"Apakah tempat dupa ini berharga jika dijual? Akan sia-sia  jika dibiarkan disini sampai hancur, muehehehe" ucap Yan Kai dalam hati sambil tersenyum

Lalu Yan Kai segera memindai tempat dupa itu untuk dijual.

Objek: Tempat Dupa Kuno

Kualitas: Tinggi

Harga: 2500 Yuan (5 juta Rupiah)

"Lumayan untuk tabungan nanti muehehehe" gumamnya

Kemudian Yan Kai meninggalkan reruntuhan itu, ketika sore hari dia memasang tenda tempat bermalam di atas tebing disamping air terjun. Malam harinya dia berkultivasi sebelum tidur, begitu akan masuk tenda dia kedatangan seekor harimau.

"Apakah karena aku mempermainkan harimau tadi siang, sekarang semua harimau jadi memusuhiku?"

Harimau itu mengaum seperti akan menerkam, Yan Kai bersiap bertarung dengan harimau itu namun tanpa diduga begitu harimau itu mendekat tiba-tiba menjadi ketakutan dan langsung menundukkan kepala lalu merebahkan tubuhnya ke tanah.

"Kenapa harimau ini menjadi seperti kucing ketakutan?"

Yan Kai melihat sekeliling namun tak ada siapapun dan terdengar bunyi perut harimau itu yang seperti kelaparan.

"Apa kau kelaparan? Aku tau bagaimana rasanya menahan lapar, karena kau tidak menyerangku maka akan aku beri kau makanan" ujar Yan Kai

Lalu dia membeli dua potong besar daging dari ponselnya untuk diberikan pada harimau itu.

"Makanlah sampai kau kenyang tapi jangan muncul lagi di depan orang lain, mereka mungkin akan membunuh mu nantinya"

Harimau itu langsung memakan sepotong daging besar hingga habis lalu yang sepotong lagi dibawanya pergi.

"Apakah dia membawakan makanan itu untuk keluarganya? Terkadang harimau lebih menyayangi keluarganya dari pada manusia"

Setelah harimau itu pergi Yan Kai langsung tidur. Pagi hari ketika selesai menyimpan tendanya, sekelompok orang datang menghampiri.

"Rupanya kau bersembunyi disini semalam?" ujar mereka

"Apa kalian tidak punya urusan lain selain mengejarku?" ucap Yan Kai

"Melenyapkan mu adalah urusan utama kami, apalagi kau sudah membunuh tiga saudara kami, ayo kita habisi dua segera" kata dari murid pedang yang lain

"Apa maksud kalian? Aku tidak membunuh siapapun sejak masuk kesini" jawab Yan Kai

"Kami tidak peduli dengan perkataanmu, bukti yang kami lihat adalah kebenaran mutlak"

Lalu sekelompok orang itu menyerang dan salah satu dari mereka memberi sinyal untuk memanggil rekannya dengan petasan asap. Yan Kai yang tak bisa terus menghindar langsung memberikan perlawanan dengan pedangnya.

"Kalau begitu aku akan membela diriku meski harus membunuh kalian" ujar Yan Kai

Karena lawan cukup banyak, Yan Kai sangat kewalahan dengan serangan yang datang, akhirnya terpaksa harus menggunakan teknik pedang pembelahan awan tingkat kedua yaitu pedang angin. Sementara mereka terus menyerang Yan Kai tanpa ampun.

"Kalianlah yang memaksaku" ucap Yan Kai

Yan Kai melompat mundur agak jauh lalu mengeluarkan jurus pedang angin,

"Maafkan aku jika terpaksa membunuh kalian, semoga dikehidupan selanjutnya kalian menjadi orang baik" ujar Yan Kai

Mereka terus maju menyerang Ya Kai, namun lima orang dari mereka langsung terpotong oleh pedang angin.

"Kalau kalian terus maju, nasib kalian akan sama" ujar Yan Kai

"Kami tidak peduli, sekarang kau harus mati" jawab mereka

Dua ayunan pedang berikutnya membantai habis semua musuh.

"Aku hanya membela diriku, tapi kalian terus memaksaku melakukan ini" gumam Yan Kai

Begitu musuh terbunuh kini datang lebih banyak lagi dari segala arah.

"Yan Kai! Kesalahanmu tak bisa dimaafkan lagi, kau harus mati" teriak mereka

"Ini tidak akan berakhir baik, mereka terlalu banyak, membunuh semakin banyak orang akan memperbesar masalah" gumam Yan Kai

Lalu Yan Kai berlari ke arah ujung sungai yang terdapat air terjun kemudian melompat kebawah.

Terpopuler

Comments

Pak Yan

Pak Yan

LUAR BIASA BANG CERITAMU INI....... " SEMOGA YAN KAI BISA SELALU SELAMAT DIMANAPON IA BERADA ( APALAGI SETELAH IA HARUS TERPAKSA MENERJUNKAN DIRINYA SENDIRI KEDALAM AIR TERJUN YG ADA DIDLM HUTAN TERLARANG DIKARENAKAN DIKEJAR2 OLEH PARA MUSUHNYA DR KELOMPOK MURID2 PEDANG YG INGIN SEKALI MENGHABISINYA.......!!!!!!! ☝☝☝🤔🤔🤔🤐🤐🤐😖😖😖😲😲😲😢😢😢😭😭😭😡😡😡😡😠😠👎👎👎👎👎👎👎👎👍👍👍👍👍👍👍👍👍

2024-08-27

2

lihat semua
Episodes
1 TEMAN SEJATI
2 LEMBAH TERLARANG
3 NAGA JURA
4 PERTARUNGAN PERTAMA
5 XIA RUI
6 MENINGGALKAN LEMBAH JURA
7 MANTAN TUNANGAN
8 KRISTAL INTI MONSTER
9 TES PENERIMAAN MURID AKADEMI DOULUO
10 HUTAN AKADEMI
11 ARRAY ILUSI
12 SENGATAN TAWON
13 BUNUH
14 ALAM RAHASIA
15 RERUNTUHAN SEKTE
16 KEMATIAN PARA MURID
17 PENGADILAN AULA HUKUM
18 PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI
19 KEJUTAN TAK TERDUGA
20 MEDAN PERANG KUNO
21 BUNGA JANTUNG PHOENIX
22 REBUTAN MANIK-MANIK API
23 RACUN PENGGODA
24 HARTA LEMBAH TERLARANG
25 PEDANG KABUT
26 ROH REINKARNASI PHOENIX
27 TANGISAN XIA RUI
28 BUAH SPIRITUAL
29 MENJARAH CINCIN RUANG
30 PERTARUNGAN HARI HARI TERAKHIR
31 SERANGAN SENJATA KOMBINASI
32 PENINDASAN TINGKAT IMMORTAL
33 KEMBALI KE AKADEMI
34 MENUJU PERBATASAN TIGA KERAJAAN
35 PRIA MENYEDIHKAN
36 MEMASUKI TANAH LELUHUR
37 RUSA DARAH EMAS
38 MAKAM LELUHUR
39 KLAN SUCCUBUS
40 RATU YUJIA
41 TANGISAN SANG RATU
42 KULTIVASI GANDA
43 YAN KAI VS PANGERAN SUO
44 SERANGAN PANAH PEDANG KABUT
45 AREA KLAN NAGA
46 ISTANA NAGA
47 LELUHUR NAGA
48 PENGHIANAT
49 KEJUTAN JURA
50 DENDAM LAMA
51 SERANGAN PAMUNGKAS
52 PERISAI SISIK NAGA
53 MENGHADAP RAJA
54 MENINGGALKAN XIA RUI
55 EGO SANG RAJA
56 PERANG
57 PANGGILAN LELUHUR NAGA
58 JAMUAN RAJA
59 SERANGAN PEMBUNUH BAYARAN
60 SERANGAN BALIK
61 ANTARA BAHAGIA DAN DUKA
Episodes

Updated 61 Episodes

1
TEMAN SEJATI
2
LEMBAH TERLARANG
3
NAGA JURA
4
PERTARUNGAN PERTAMA
5
XIA RUI
6
MENINGGALKAN LEMBAH JURA
7
MANTAN TUNANGAN
8
KRISTAL INTI MONSTER
9
TES PENERIMAAN MURID AKADEMI DOULUO
10
HUTAN AKADEMI
11
ARRAY ILUSI
12
SENGATAN TAWON
13
BUNUH
14
ALAM RAHASIA
15
RERUNTUHAN SEKTE
16
KEMATIAN PARA MURID
17
PENGADILAN AULA HUKUM
18
PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI
19
KEJUTAN TAK TERDUGA
20
MEDAN PERANG KUNO
21
BUNGA JANTUNG PHOENIX
22
REBUTAN MANIK-MANIK API
23
RACUN PENGGODA
24
HARTA LEMBAH TERLARANG
25
PEDANG KABUT
26
ROH REINKARNASI PHOENIX
27
TANGISAN XIA RUI
28
BUAH SPIRITUAL
29
MENJARAH CINCIN RUANG
30
PERTARUNGAN HARI HARI TERAKHIR
31
SERANGAN SENJATA KOMBINASI
32
PENINDASAN TINGKAT IMMORTAL
33
KEMBALI KE AKADEMI
34
MENUJU PERBATASAN TIGA KERAJAAN
35
PRIA MENYEDIHKAN
36
MEMASUKI TANAH LELUHUR
37
RUSA DARAH EMAS
38
MAKAM LELUHUR
39
KLAN SUCCUBUS
40
RATU YUJIA
41
TANGISAN SANG RATU
42
KULTIVASI GANDA
43
YAN KAI VS PANGERAN SUO
44
SERANGAN PANAH PEDANG KABUT
45
AREA KLAN NAGA
46
ISTANA NAGA
47
LELUHUR NAGA
48
PENGHIANAT
49
KEJUTAN JURA
50
DENDAM LAMA
51
SERANGAN PAMUNGKAS
52
PERISAI SISIK NAGA
53
MENGHADAP RAJA
54
MENINGGALKAN XIA RUI
55
EGO SANG RAJA
56
PERANG
57
PANGGILAN LELUHUR NAGA
58
JAMUAN RAJA
59
SERANGAN PEMBUNUH BAYARAN
60
SERANGAN BALIK
61
ANTARA BAHAGIA DAN DUKA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!