BUNUH

Setelah memberikan makanan jiang Xue berbincang sebentar, terlihat pandangannya seperti menyukai Yan Kai, tak lama kemudian dia pergi dari sana. Seperti dugaan Yan Kai masalah langsung muncul, Fu Hai dan dua bawahannya datang.

"Apa kau masih ingin mengelak sekarang?" tanya Fu Hai

"Percuma aku bicara, karena kau tidak akan mempercayaiku"

"Kalau begitu biarkan pukulan yang bicara, pemenangnya akan mendapatkan jiang Xue"

"Kalau hanya untuk itu, kau bisa mendapatkan Jiang Xue tanpa bertarung, aku masih banyak urusan" ujar Yan Kai

"Tidak! Hari ini diantara kita harus ada yang kalah dan menang"

"Apa kau tidak punya hal yang lebih penting dari pada bertarung?"

"Kalau kau tidak mau bertarung, aku akan memaksamu" kata Fu Hai sambil menyerang Yan Kai dengan pedangnya

Yan Kai tak punya pilihan lain selain bertarung dengan Fu Hai, dengan cepat Yan Kai juga mencabut pedangnya dan pertarungan tak bisa dihindari lagi.

"Karena kau sangat ingin bertarung, aku akan meladenimu" ujar Yan Kai

Ayunan dan tebasan pedang Fu Hai terus menyerang Yan Kai, pertarungan mereka terlihat seimbang.

"Kau cukup berkemampuan juga, aku akan melawan mu dengan jurus yang baru aku kuasai" kata Fu Hai

Fu Hai langsung mengeluarkan jurus pedang api miliknya, tiba-tiba pedang Fu Hai menyala dan semakin besar.

"Itu jurus pedang api, kak Fu Hai sudah menguasainya? Si Yan Kai itu sudah berakhir" kata bawahan Fu Hai

"Dia akan segera menjadi abu" tambah yang satunya

"Bersiaplah, kalau kau tidak mengeluarkan jurus terkuat mu, kau akan mati" ujar Fu Hai

"Apa yang kau lakukan? Di akademi dilarang membunuh" ujar Yan Kai

"Tapi pertarungan ini terjadi atas keinginan kita berdua dan ada saksi yang melihatnya, jadi tidak masalah jika ada yang mati"

"Kalau memang seperti itu baiklah"

Lalu Yan Yan Kai juga mengeluarkan jurusnya, kini pedangnya diselimuti Qi yang memiliki Dao pedang.

"Jurus apa yang dikeluarkan si Yan Kai ini? Apa dia tidak tau kalau dia akan segera mati?" ujar bawahan Fu Hai

"Aaaaaaaaaa!"

"Aaaaaaaaaa!" teriakan mereka

Mereka saling mengangkat pedang lalu menghantamkan satu sama lain, dua bayangan pedang besar bertabrakan, pedang api dan Dao pedang beradu yang menimbulkan ledakan dan cahaya yang menyilaukan.

"Aku tidak bisa melihat mereka, apakah si Yan Kai itu sudah jadi abu?" kata bawang Fu Hai

Lalu terdengar suara orang jatuh dan asap perlahan menghilang. Ternyata serangan Ya Kau membelah serangan pedang api Fu Hai yang menyebabkan di kiri dan kanannya tanah terbelah dan rumput terbakar. Sementara serangan Yan Kai berhasil mengenai tubuh Fu Hai yang menyebabkan dada Fu Hai terluka parah.

"Kak Fu Hai!" panggil dua orang bawahannya

"Beraninya kau membunuh kak Fu Hai, dia adalah kesayangan guru Shen" kata mereka.

"Bukankah kalian melihat sendiri kalau dia yang ingin membunuhku duluan? Kini kalian menyalahkan ku?"

Lalu kedua orang itu segera membawa mayat Fu Hai pergi dan melaporkan itu pada guru Shen. Sementara Yan Kai kembali ke kediamannya untuk istirahat, begitu akan masuk rumah terdengar suara.

"Dimana kau mempelajari Dao pedang?" tanya gurunya

"Sebelum masuk akademi seseorang mengajarkannya padaku"

"Tapi kau baru saja membunuh murid lain, apa kau tidak takut?"

"Kalau aku tidak membunuhnya maka akulah yang akan dibunuh? Memangnya siapa yang mau menerima itu?"

"Kau cukup berani juga, tapi tidak masalah, apapun yang terjadi, kau akan tetap jadi muridku"

"Terima kasih guru"

Sementara itu di puncak pedang, guru Shen sangat marah karena murid kesayangannya mati.

"Berani sekali bocah itu membunuh muridku, aku harus mengambil nyawanya sebagai balasan atas kematian muridku" gerutu guru Shen

Berita kematian Fu Hai segera menyebar, guru Shen merasa sangat malu karena murid kesayangannya mati terbunuh. Dua hari kemudian ketika Yan Kai akan kembali ke puncak spiritual muncul seseorang di depannya.

"Kau sudah membunuh muridku, sekarang kau harus membayarnya dengan nyawamu"

"Guru Shen, pertarungan itu atas permintaan Fu Hai, dua murid mu sendiri adalah saksinya"

"Bohong guru shen! Yan Kai lah yang terus memprovokasi kak Fu Hai" kata bawahan Fu Hai yang tiba-tiba datang

"Kau mendengarnya sendiri kan? Jangan coba-coba membohongiku"

"Aku tidak sedang berbohong, tapi murid guru Shen lah yang berbohong"

"Cukup! Aku tidak butuh penjelasan mu lagi" kata guru Shen

Kemudian guru Shen memberikan tekanan spiritual pada Yan Kai yang membuatnya ditekan dan susah bernafas.

"Inilah kekuatan seorang guru, aku benar-benar seperti semut di depannya" gumam Yan Kai

"Kau masih bisa bertahan dari tekanan spiritual ku? Kalau kau ingin tetap hidup, jadilah muridku" kata guru Shen

"Waktu itu kau menolakku, sekarang ingin aku menjadi murid mu, maaf! Aku tidak tertarik menjadi murid mu"

"Kalau begitu matilah! Temui muridku di alam baka untuk minta maaf"

"Aku tidak kuat lagi, tekanan ini semakin kuat dan nafasku semakin sesak" ujar Yan Kai dalam hati

Guru Shen memberikan tekanan spiritual semakin kuat, Yan Kai yang sudah tidak kuat lagi segera berteriak sekuat tenaga, tiba-tiba energi yang kuat keluar dari mulut Yan Kai,

"Aaaaaaaaaa!" teriak Yan Kai

Guru Shen yang melihat itu langsung menghindar ke atas dan teriakan Yan Kai membuat semua pohon yang di depannya seperti tersapu badai.

"Jurus apa itu? Di usianya yang masih bocah dia sudah sekuat ini, bagaimana jika lima atau sepuluh tahun lagi? bocah ini tidak boleh ada, kecuali kalau dia jadi muridku" gumam guru Shen

"Aku benar-benar kehabisan tenaga, tubuhku lemas sekali" ucap Yan Kai yang jatuh berlutut

"Tak ingin membuang waktu lagi, guru shen langsung mengeluarkan jurus spiritualnya, dia mengayunkan tangannya dan sebuah pedang spiritual keluar dari jarinya dan terbang menyerang Yan Kai.

"Karena kau tidak mau jadi muridku, maka kau harus mati"gerutu guru Shen

Ketika pedang spiritual akan mengenai Yan Kai, tiba-tiba guru Shi Mei datang menghentikan serangan itu.

"Seorang guru menggunakan kekuatannya untuk menyerang murid, sungguh memalukan" ujar guru Shi Mei

"Muridmu telah membunuh muridku, sangat wajar aku jika aku memberi keadilan untuk muridku, dan kau bukan lagi Shi Mei yang dulu, jadi sekarang kau bukan lagi ancaman untukku"

"Akhirnya kau mengakui juga kalau dulu kau lebih lemah dariku, meskipun kultivasi ku tertahan, aku tidak akan membiarkanmu membunuh muridku"

"Lalu bagaimana kau akan memberi keadilan pada muridku yang telah mati?"

"Muridmu mati di puncak spiritual ku, itu berarti Muridmu yang datang membuat masalah, tapi jika kau ingin pertarungan, satu bulan lagi muridku akan bertarung dengan murid mu"

"Baiklah! Aku terima saran mu itu, satu bulan lagi kita akan bertemu di arena pertarungan antar murid" kata guru Shen

Setelah guru Shen pergi, lalu Yan Kai dibawa ke puncak spiritual untuk diobati.

Terpopuler

Comments

Jumadi 0707

Jumadi 0707

ceritanya lucu menarik enak dibaca

2024-11-19

0

lihat semua
Episodes
1 TEMAN SEJATI
2 LEMBAH TERLARANG
3 NAGA JURA
4 PERTARUNGAN PERTAMA
5 XIA RUI
6 MENINGGALKAN LEMBAH JURA
7 MANTAN TUNANGAN
8 KRISTAL INTI MONSTER
9 TES PENERIMAAN MURID AKADEMI DOULUO
10 HUTAN AKADEMI
11 ARRAY ILUSI
12 SENGATAN TAWON
13 BUNUH
14 ALAM RAHASIA
15 RERUNTUHAN SEKTE
16 KEMATIAN PARA MURID
17 PENGADILAN AULA HUKUM
18 PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI
19 KEJUTAN TAK TERDUGA
20 MEDAN PERANG KUNO
21 BUNGA JANTUNG PHOENIX
22 REBUTAN MANIK-MANIK API
23 RACUN PENGGODA
24 HARTA LEMBAH TERLARANG
25 PEDANG KABUT
26 ROH REINKARNASI PHOENIX
27 TANGISAN XIA RUI
28 BUAH SPIRITUAL
29 MENJARAH CINCIN RUANG
30 PERTARUNGAN HARI HARI TERAKHIR
31 SERANGAN SENJATA KOMBINASI
32 PENINDASAN TINGKAT IMMORTAL
33 KEMBALI KE AKADEMI
34 MENUJU PERBATASAN TIGA KERAJAAN
35 PRIA MENYEDIHKAN
36 MEMASUKI TANAH LELUHUR
37 RUSA DARAH EMAS
38 MAKAM LELUHUR
39 KLAN SUCCUBUS
40 RATU YUJIA
41 TANGISAN SANG RATU
42 KULTIVASI GANDA
43 YAN KAI VS PANGERAN SUO
44 SERANGAN PANAH PEDANG KABUT
45 AREA KLAN NAGA
46 ISTANA NAGA
47 LELUHUR NAGA
48 PENGHIANAT
49 KEJUTAN JURA
50 DENDAM LAMA
51 SERANGAN PAMUNGKAS
52 PERISAI SISIK NAGA
53 MENGHADAP RAJA
54 MENINGGALKAN XIA RUI
55 EGO SANG RAJA
56 PERANG
57 PANGGILAN LELUHUR NAGA
58 JAMUAN RAJA
59 SERANGAN PEMBUNUH BAYARAN
60 SERANGAN BALIK
61 ANTARA BAHAGIA DAN DUKA
Episodes

Updated 61 Episodes

1
TEMAN SEJATI
2
LEMBAH TERLARANG
3
NAGA JURA
4
PERTARUNGAN PERTAMA
5
XIA RUI
6
MENINGGALKAN LEMBAH JURA
7
MANTAN TUNANGAN
8
KRISTAL INTI MONSTER
9
TES PENERIMAAN MURID AKADEMI DOULUO
10
HUTAN AKADEMI
11
ARRAY ILUSI
12
SENGATAN TAWON
13
BUNUH
14
ALAM RAHASIA
15
RERUNTUHAN SEKTE
16
KEMATIAN PARA MURID
17
PENGADILAN AULA HUKUM
18
PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI
19
KEJUTAN TAK TERDUGA
20
MEDAN PERANG KUNO
21
BUNGA JANTUNG PHOENIX
22
REBUTAN MANIK-MANIK API
23
RACUN PENGGODA
24
HARTA LEMBAH TERLARANG
25
PEDANG KABUT
26
ROH REINKARNASI PHOENIX
27
TANGISAN XIA RUI
28
BUAH SPIRITUAL
29
MENJARAH CINCIN RUANG
30
PERTARUNGAN HARI HARI TERAKHIR
31
SERANGAN SENJATA KOMBINASI
32
PENINDASAN TINGKAT IMMORTAL
33
KEMBALI KE AKADEMI
34
MENUJU PERBATASAN TIGA KERAJAAN
35
PRIA MENYEDIHKAN
36
MEMASUKI TANAH LELUHUR
37
RUSA DARAH EMAS
38
MAKAM LELUHUR
39
KLAN SUCCUBUS
40
RATU YUJIA
41
TANGISAN SANG RATU
42
KULTIVASI GANDA
43
YAN KAI VS PANGERAN SUO
44
SERANGAN PANAH PEDANG KABUT
45
AREA KLAN NAGA
46
ISTANA NAGA
47
LELUHUR NAGA
48
PENGHIANAT
49
KEJUTAN JURA
50
DENDAM LAMA
51
SERANGAN PAMUNGKAS
52
PERISAI SISIK NAGA
53
MENGHADAP RAJA
54
MENINGGALKAN XIA RUI
55
EGO SANG RAJA
56
PERANG
57
PANGGILAN LELUHUR NAGA
58
JAMUAN RAJA
59
SERANGAN PEMBUNUH BAYARAN
60
SERANGAN BALIK
61
ANTARA BAHAGIA DAN DUKA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!