Agus Insecure

Bumi dan Nibiru tiba di kediaman gadis itu. Rumah sederhana keluarga Subroto yang menjadi tempat Nibiru besar setelah pindah saat dia masuk SMA.

"Ini rumahnya?"tanya Bumi seraya menatap rumah beton berwarna biru muda berpagar, ada banyak bunga yang ditanam di sana, lingkungannya asri dan sejuk.

Ada sebuah sedan hitam terparkir di halaman rumah, yang jelas Nibiru kenal mobil siapa itu.

"Mau singgah dulu? Aku sebentar kok biar sekalian ke tempat kerja kamu," tawar Nibiru.

"Baiklah kalau kamu tidak keberatan, terima kasih," balas Bumi yang tak menolak untuk singgah. Wajar saja, dia kan ingin mengenal lebih dekat Nibiru yang sudah bertahun-tahun tidak dia temui.

Keduanya masuk ke pekarangan rumah, suasananya cukup tenang dan nyaman," apa kamu yang menanam semua bunga itu?" Tanya Bumi.

" Ohh... Iya aku yang tanam, kenapa? Kamu gak suka bunga?" Tanya Nibiru.

"Suka, aku suka, " balasnya sambil menatap bunga-bunga yang indah itu di sana. Tampak jelas kalau mereka dirawat dengan tepat oleh orang yang hebat.

"Jadi dia suka bunga, berarti harus ada taman di dekat rumah, " batin Bumi.

Ternyata si Abang tampan sedang memikirkan konsep rumah yang ingin dia tinggali bersama istri masa depannya itu. Ada saja modusnya untuk mengenali Nibiru dari dekat.

"Ayo masuk, jangan di luar. Ma... Pa... Nibiru pulang!" Ucapnya dengan suara agak keras sambil membuka pintu rumah.

Tiba-tiba...

Sebuah sendok makan melayang ke arah Nibiru, Bumi yang melihat itu segera menarik tubuh Nibiru dan melindunginya.

" Awas Nibi!!" Bumi menarik tangan Nibiru.

"Apa-apaan ini!" Sergah Bumi saat tubuhnya yang jadi tameng agar Nibiru tak kena lemparan sendok itu.

Seketika gadis itu syok, ditatapnya sendok perak yang teronggok di atas lantai. Bukan kali pertama dia mendapat perlakuan seperti ini.

Di salam sana, Ada Devi yang duduk manis sambil menyeruput teh hangat, sementara dengan tidak tahu malunya, Agus juga ada di sana berleha-leha seolah rumah itu miliknya sendiri.

"Kenapa kau baru pulang jam segini!!" Senggak nyonya Widia, Ibu Nibiru. Dia menatap nyalang ke arah anak keduanya, juga sedikit syok saat melihat pria bertubuh besar dan kekar itu melindungi Nibiru dari lemparannya yang kasar.

"Apa-apaan ini!?" Sergah Bumi sambil menatap tajam pada wanita itu. Nyonya Widia awalnya membalas tatapan Bumi, tapi gak sampai lima detik dia mengalihkan tatapannya karena tak tahan dengan intimidasi dan aura tajam dari anak Lanang itu.

"Bu-Bumi.... Maaf, apa kamu terluka?" Tanya Nibiru, dia sungguh merasa tak enak karena Bumi harus mendapati tingkah ibunya yang kasar bak preman pasar sedang gusar.

"Tidak apa," balas Bumi sambil menatapnya dengan tatapan melembut, berbeda dengan tatapan Bumi pada nyonya Widia.

"Ekhmm.... Anda siapa? Kenapa bisa bersama anak perempuan saya, apa kalian melakukan sesuatu yang tidak pantas!?" Tanya nyonya Widia dengan nada menusuk, bahkan menyudutkan Nibiru.

Bumi hanya membuang nafas kasar," apa selalu seperti ini?" Dia malah bertanya pada Nibiru dan tidak membalas pertanyaan nyonya Widia.

"Ti-tidak... Maaf kamu harus melihat ini," lirihnya dengan wajah sendu.

"Ma... Ini Bumi, teman Nibiru, semalam Nibi nginap di rumah Daisy, dia kakaknya Daisy," jelas Nibiru.

"Halah... Bohong tuh ma, palingan kakak habis jual diri sama itu orang jangan-jangan semalam kakak ngelont** lagi seperti yang dibilang tetangga!" Celetuk Devi.

Tanpa rasa bersalah sedikitpun, mulut Devi yang mirip bibir iblis jembatan bawah tanah bau pipis itu menyatakan fitnah tak berdasar pada kakaknya sendiri.

Ohh.... Sungguh sakit hati Nibiru saat mendengar ucapan Devi.

Devi melemparkan tatapan nya ke arah Nibiru dan dia terkesima dengan penampilan tampan pria itu, Bumi Nararya.

"Buset ganteng banget! kak Nibi dapat cowok begini dari mana!?" Mata keranjang Devi membulat sempurna seolah menang lotere.

Agus yang duduk di sana menatap Nibiru yang lindungi oleh Agus, dia mengernyitkan keningnya ke arah pria itu.

"Dia kan tukang di area proyek, gimana bisa dia kenal dengan Nibiru!?"batin pria itu penasaran.

Melihat penampilan Bumi jelas saja Agus merasa insecure dengan dirinya sendiri. Dirinya yang cuma pulu-pulu remahan roti kering itu mana sebanding dengan dengan Bumi yang tampan paripurna bak dewa Yunani!

"Wahhh.... Baru putus denganku, ternyata kamu sudah berani membawa gandengan ke rumah ya? Hebat ya kamu Nibiru, pantas saja kamu minta kita putus padahal kita udah pacaran lama!" Tuduh Agus.

Ohhh dunia!

Agus sungguh tidak serius kan dengan ucapannya yang ketus? Bagaimana bisa dia menuduh Nibiru melakukan hal yang aneh-aneh padahal jelas dirinya yang langsung kokop-kokopan dengan ikan koi di sampingnya saat baru beberapa menit menyalami putus, apa urat warasnya sudah putus sampai dia tak bisa berpikir lurus!?

"Ohh .. jadi gini kelakuan kamu!?" Tuan Robin, ayah Nibiru menengahi mereka, menatap Nibiru dengan tuduhan yang bahkan tak ada satupun yang benar!

"Diam kau!" Nibiru menghardik Agus yang kelewat lancang berbicara di rumahnya.

"Beraninya penggemar kue bantet sepertimu menginjakkan kaki di sini dasar bajingan tak beradab!" Tambahnya.

" Dan apa kau bilang? Gandengan baru? Bukannya kamu yang setelah putus dengan ku langsung ngamar dengan jalang sialan itu!" Nibiru tak segan menunjuk dan menyebut Devi sebagai jalang!

"Apa buktinya!!" Sergah Agus yang kalap sekaligus terkejut, bahkan Devi di ujung sana sudah gemetar karena ucapan Nibiru.

"Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, bahkan aku punya buktinya!!" Tegas Nibiru sambil menatap mereka berdua dengan tajam.

Devi terhenyak, dia gugup bahkan sampai keringat dingin. Kalau sampai ayah dan ibunya tahu apa yang dia lakukan dengan Agus semalam, bisa habis dia dan bisa saja dia diusir dari rumah.

"Sial, darimana dia tahu!?" Batin Devi.

Mencoba mengelak, Devi memulai drama baru yang luar biasa hebat.

"Apa!? Apa yang kamu katakan kak!? Kejam sekali ucapanmu!!" Pekik Devi.

Tangisannya pun pecah, suara tangis yang penuh drama manis itu membuat orangtuanya naik pitam.

"Ma... Pa... Huwaa.... Kak Nibi jahat, dia tuduh Devi melakukan hal yang nggak mungkin, Devi ini anak baik!!" Ucapnya sambil menangis sesenggukan.

Bahkan Bumi yang menyaksikan itu sampai terheran-heran dengan sifat keluarga Nibiru yang aneh.

Jelas bukan siapa bawang putih dan siapa bawang merah di sini?

Plak!

"Beraninya kamu memfitnah adikmu sendiri Nibiru, Mama tidak pernah mengajarkanmu hal seperti ini!" Senggak nyonya Widia yang langsung menampar wajah Nibiru hanya karena fitnah yang diputar balikkan oleh Agus dan Devi.

"Kamu yang jalang Nibiru beraninya kamu menyebut anak kesayanganku perempuan jelek, kamu yang liar, semalaman tidak pulang bahkan begitu putus langsung membawa pria asing ke rumah!" Tukas nyonya Widia.

"Mama nampar Nibiru?" Mata gadis itu bergetar, menatap sang ibu dengan tatapan penuh sesak. Meski selama ini diperlakukan berbeda dengan adik dan kakaknya, Nibiru belum pernah mendapatkan pukulan dari orangtuanya, tapi hanya karena ucapan tak berdasar Devi, dan tangisan penuh drama perempuan itu, Nibiru ditampar oleh ibunya sendiri.

" Ma.... Mama serius melakukan ini pada Nibiru!? Sakit Ma!!! Mama tahu sakitnya nggak!?"

"Bukan cuma pipi Nibi yang sakit, tapi hati Nibi juga sakit Ma!!!" Pekiknya histeris.

Untuk pertama kali seumur hidup, Nibiru menangis di hadapan orang lain.

Nyonya Widia tersentak atas apa yang barusan dia lakukan, demikian tuan Robin, Devi bahkan Agus. Perbuatan nyonya Widia memang tak bisa dibenarkan.

"Ni- Nibiru... Mama... Mama....." Nyonya Widia tergugu, menatap tangannya sendiri.

"UDAH PUAS SEKARANG!? KALIAN SUDAH PUAS HAH!!" Pekiknya histeris sambil menatap mereka satu per satu, orang-orang keji yang telah menggoreskan luka dalam hatinya.

"Nibiru ini juga karena perkataanmu coba kalau kamu tidak bilang begitu tentang Devi, Mama tidak akan memukulmu!" Ucap tuan Robin yang masih saja membela istrinya yang sudah memukul putrinya sendiri.

Terpopuler

Comments

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

keluarga toxic

2024-10-22

0

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

hadehhh jalang malah teriak jalang kau Devi 😤

2024-10-21

0

Harsie Alive

Harsie Alive

Hai Semua, jangan lupa komentar nya ya!!💓

2024-08-11

1

lihat semua
Episodes
1 Butuh Kepastian
2 Sayang Diputusin
3 Mempermainkan Perasaan
4 Dua Benda Kenyal Adiknya Mantan
5 Ketemu Abang Ganteng
6 Pesan Pembalut
7 Caviar Dibalas Ngamar
8 Malam Panas Agus dan Kue Bantet
9 Mau Abang Nikahin?
10 Dia Sudah Hancur Bang
11 Mars Sepupunya Bumi
12 Sarapan Pagi Bareng Abang Ganteng
13 Bumi Suamiku? Nibiru Istriku?
14 Agus Insecure
15 Orangtua Juga Bisa Durhaka
16 Nibiru Harus Hidup Menderita
17 Kuli Bangunan dan Pekerja Tak Berkelas
18 Batal Main Gara-gara Dipanggil
19 Ibu Lagi PMS ya?
20 Keluarga Laknat, Adek Setan!
21 Kerang Salto
22 Pantat Kudanil
23 Tiga Hari Lagi
24 Mengejutkan
25 Tidak Setuju
26 IQ Rendah
27 Jangan Nilai Dari Covernya
28 Anak Mama Linda
29 Rayuan Ular Betina
30 Bos Toko Bangunan
31 Kuli Rendahan
32 Nyawa Agus Tinggal Setengah
33 Musim Semi yang Hangat
34 Percakapan di Kamar Nibiru
35 Rencana Licik Devi
36 Pernikahan
37 Resepsi Kecil
38 Gosip Di Hotel
39 Hadiah Pernikahan yang Menyedihkan
40 Masa Lalu
41 Kehancuran Nibiru
42 Manusia Jahanam
43 Bertengkar
44 Manusia Tidak Tahu Malu
45 Plot Twist 1
46 Plot Twist 2
47 Plot Twist 3
48 The Antagonis 1
49 The Antagonis 2
50 Stage Of Romance 1
51 Stage of Romance 2
52 Stage Of Romance 3
53 Menuju Pernikahan Devi 1
54 Suami Romantis 1
55 Suami Romantis 2
56 Closer
57 Menuju Pernikahan Devi 2
58 Pernikahan Devi
59 Bumi Sakit
60 Kediaman Nibiru
61 Modus
62 Kehidupan Devi
63 Lampu Hijau
64 Supermarket
65 Makan Malam
66 Keguguran
67 Kematian Tuan Devan
68 I Love You Nibiru
69 Kita Cerai!
70 Tertampar kenyataan
71 dua sisi berbeda
72 Kekanakan
73 Karma
74 Istri Populer
75 Pingsan
76 Menemui Devi
77 Aku Pasti Akan mendapatkan nya!
78 Berita Buruk
79 Bertengkar
80 Serangan Agus
81 Rumah sakit.
82 Berbaikan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Butuh Kepastian
2
Sayang Diputusin
3
Mempermainkan Perasaan
4
Dua Benda Kenyal Adiknya Mantan
5
Ketemu Abang Ganteng
6
Pesan Pembalut
7
Caviar Dibalas Ngamar
8
Malam Panas Agus dan Kue Bantet
9
Mau Abang Nikahin?
10
Dia Sudah Hancur Bang
11
Mars Sepupunya Bumi
12
Sarapan Pagi Bareng Abang Ganteng
13
Bumi Suamiku? Nibiru Istriku?
14
Agus Insecure
15
Orangtua Juga Bisa Durhaka
16
Nibiru Harus Hidup Menderita
17
Kuli Bangunan dan Pekerja Tak Berkelas
18
Batal Main Gara-gara Dipanggil
19
Ibu Lagi PMS ya?
20
Keluarga Laknat, Adek Setan!
21
Kerang Salto
22
Pantat Kudanil
23
Tiga Hari Lagi
24
Mengejutkan
25
Tidak Setuju
26
IQ Rendah
27
Jangan Nilai Dari Covernya
28
Anak Mama Linda
29
Rayuan Ular Betina
30
Bos Toko Bangunan
31
Kuli Rendahan
32
Nyawa Agus Tinggal Setengah
33
Musim Semi yang Hangat
34
Percakapan di Kamar Nibiru
35
Rencana Licik Devi
36
Pernikahan
37
Resepsi Kecil
38
Gosip Di Hotel
39
Hadiah Pernikahan yang Menyedihkan
40
Masa Lalu
41
Kehancuran Nibiru
42
Manusia Jahanam
43
Bertengkar
44
Manusia Tidak Tahu Malu
45
Plot Twist 1
46
Plot Twist 2
47
Plot Twist 3
48
The Antagonis 1
49
The Antagonis 2
50
Stage Of Romance 1
51
Stage of Romance 2
52
Stage Of Romance 3
53
Menuju Pernikahan Devi 1
54
Suami Romantis 1
55
Suami Romantis 2
56
Closer
57
Menuju Pernikahan Devi 2
58
Pernikahan Devi
59
Bumi Sakit
60
Kediaman Nibiru
61
Modus
62
Kehidupan Devi
63
Lampu Hijau
64
Supermarket
65
Makan Malam
66
Keguguran
67
Kematian Tuan Devan
68
I Love You Nibiru
69
Kita Cerai!
70
Tertampar kenyataan
71
dua sisi berbeda
72
Kekanakan
73
Karma
74
Istri Populer
75
Pingsan
76
Menemui Devi
77
Aku Pasti Akan mendapatkan nya!
78
Berita Buruk
79
Bertengkar
80
Serangan Agus
81
Rumah sakit.
82
Berbaikan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!