Bumi Suamiku? Nibiru Istriku?

Bumi menatap Nibiru dengan intens, setidaknya dia tahu alasan yang membuat Nibiru skeptis terhadap hubungan antar jenis. Bagaimanapun dia pernah menjalin hubungan dengan pria najis yang otaknya tipis seperti kue lapis.

Tiba-tiba pria itu menunduk, mendekatkan wajahnya ke arah Nibiru, membuat manik indah mereka saling bertemu pandang, menciptakan getaran listrik yang tak bisa di hadang.

"Aku bukan pria seperti mantanmu Nibiru, aku bukan pria berengsek yang suka bermain-main dengan hubungan," bisiknya dengan tatapan serius.

Degh...

Jantung Nibiru berdebar tak karuan, tapi seketika dia mengumpulkan percaya dirinya dan membalas tatapan mata Bumi yang tajam dan tegas.

"Buktikan Bumi, bukan cuma omong doang, buktikan kalau yang kamu ucapkan itu bukan omong kosong!" Balasnya dengan tatapan menantang.

Dalam sejarah hidup Bumi, satu-satunya yang berhasil tahan menatap matanya lebih dari tiga puluh detik hanyalah Nibiru seorang.

Bahkan orangtua Bumi sendiri ketakutan jika sudah bertatapan dengan Bumi, kakeknya juga demikian apalagi adiknya yang sudah sangat kenal dengannya.

Tetapi mahluk imut, menggemaskan bak semut ini menatapnya dengan tatapan menantang yang membuat Bumi meradang bak ditelan maut.

"Baiklah, " ucap Bumi.

"Berikan ponselmu," ucap Bumi.

"Untuk apa?" Tanyanya dengan nada curiga.

"Bukankah kau juga harus menyimpan nomor calon suamimu nona?" Goda pria itu sambil tersenyum miring.

Nibiru dibuat gugup maksimal, ohh sungguh pria itu sangat menawan membuat hati Nibiru berdebar bagai terlempar dari portal galaksi Andromeda.

Nibiru memberikan ponselnya, dengan cepat Bumi mengisi nomornya di ponsel gadis itu lalu mengembalikannya pada Bumi.

"Bumi, Suamiku!?" Mata Nibiru membulat sempurna saat melihat nama Bumi di ponselnya, belum lagi logo hati merah mudah yang dibuat pria itu di samping namanya.

" Ada apa istriku!?" Balas Bumi sambil tertawa geli menunjukkan ponselnya sendiri dengan nama "Nibiru, Istriku 💓" berlambang hati getar-getar.

"Huweekk... hahahahahahaha.... Apa-apaan ini Bumi, bahahahahahahah!" Tawa Nibiru pecah memenuhi ruangan itu. Dia tak bisa menahannya lagi, kelakuan pria itu membuat Nibiru terhibur.

" hahahahahahaha.... Kalau orang lihat, seolah olah kita ini adalah pasangan serasi yang saling mencintai sampai mati," celetuk Nibiru.

Tawanya begitu lepas, tak dia sangka dia akan bertemu pria perjaka dengan sifat jenaka yang tak disangka

"Aduh.... Kamu tuh sama anehnya dengan Daisy, sama-sama gila, hahahah!" Balas Nibiru yang tak kunjung berhenti tertawa.

Bumi terkikik geli, ditatapnya wajah Nibiru yang tertawa begitu puas, tanpa sepengetahuan Nibiru, Bumi memotret wajah cantik nan menawan itu lalu diam-diam menyimpan fotonya dalam ponselnya.

"Sudahlah berhenti tertawa, selesaikan makananmu," ucap Bumi sambil menghantarkan bokongnya kembali ke atas kursi.

Keduanya melanjutkan sarapan pagi sambil berbincang. Seolah sudah kenal lama, Nibiru merasa aneh dengan dirinya sendiri yang bisa bicara panjang lebar dengan pria itu.

"Apa pekerjaanmu?" Tanya Bumi.

"Hanya seorang pekerja lepas di toko alat bangunan Blue Cage," jawabnya.

" Sudah berapa lama kerjanya?" Tanya Bumi lagi

"Sudah sepuluh tahun sejak aku kelas dua SMA," balas Nibiru.

"Wah lama juga ya, kenapa gak lanjut kuliah?" Tanya Bumi penasaran, sekalipun dia sudah tahu dari cerita Daisy, dia tetap ingin bertanya langsung.

"Gak minat aja," jawabnya singkat. Nibiru belum terlalu terbiasa dengan pria itu sampai dia harus menceritakan masalah pribadinya.

Bumi memahami pikiran gadis itu, wajar saja, mereka beru bertemu, berkenalan dan mendekatkan diri apalagi ada rencana pernikahan diantara mereka.

"Kamu bisa cerita apapun padaku, bukankah kita akan menikah? Bagaimana caranya menjadi dekat kalau kita tidak tahu hidup masing-masing?" Balas Bumi sambil menyesap teh hangatnya.

Nibiru menatap sendu pada roti isi sayuran, daging, telur, keju dan tomat itu," nanti saja, akan kuceritakan kalau kamu benar-benar menepati ucapanmu, saat ini aku butuh jawaban pasti, aku ingin menikah karena bosan dengan hubungan pacaran yang tak ada ujungnya. Kalau status kita benar-benar berubah seperti nama di ponsel ini, maka baik aku maupun dirimu harus saling terbuka satu sama lain," lirihnya. Dia mengambil nafas sejenak, menenangkan dadanya yang terasa sesak mengingat hidupnya yang menyedihkan.

"Buat apa memberitahukan lukaku sekarang kalau toh ucapanmu tak bisa ku pegang, aku tak mau bernasib malang seperti dengan pria hidung belang itu," jelasnya agar Bumi tidak salah paham dengan maksudnya.

Seutas senyuman lembut tergambar di wajah Bumi.

Sungguh seorang gadis langka yang sulit ditemui di dunia. Selama bertahun-tahun berkelana ke sana kemari, hati Bumi ternyata tetap dimenangkan oleh perempuan itu, orang yang sama yang pertama kali mengulurkan tangannya kala dia menghadapi bullyan di masa sekolahnya.

Bumi menatap Nibiru sambil tersenyum begitu hangat. Tatapan matanya menceritakan bahwa dia benar-benar salut dengan prinsip perempuan di hadapannya ini.

"Emmm... Kenapa menatapku begitu? Ada yang aneh dengan wajahku?" Tanya Nibiru seraya mengusap bibirnya kalau-kalau ada remah makanan disana.

"Selain cantik, kamu juga pintar, sungguh membuatku takjub, sangat disayangkan perempuan semahal dirimu ditolak remahan roti itu," ucap Bumi.

"Aku benar-benar beruntung," ucapnya lagi sambil tersenyum seraya melemparkan tatapan bahagia yang tulus dan hangat pada Nibiru.

Bumi bukan pria yang bisa berbasa-basi, kalau dia suka, dia akan bilang suka, kalau tidak ya dia akan menolak.

Berbeda dengan kebanyakan pria yang sejenis dengan Agus yang mirip permen sugus pencinta kue bantet yang bisa dibeli di mana-mana, belum lagi sukanya ngecer ke mana-mana menawarkan belalai gajah yang dia anggap gagah perkasa.

"Ekhmmm.... Kamu sangat hebat membolak-balik perasaan orang, jangan-jangan kamu ini seorang pemain, sama seperti pria di luaran sana," tuduh Nibiru.

"Hahahah.... Aku tahu kamu akan mengatakan itu, dasar pesimis! Sudahlah, nanti kamu juga akan tahu, kepada siapa aku melakukan hal seperti ini, dan bagaimana sifatku yang sebenarnya. Aku ini mirip dengan Daisy, kalau kamu mengenal Daisy lebih dalam, kamu tahu kan bagaimana sifat gadis tengik itu," ujarnya.

"Kita lihat saja nanti," balas Nibiru.

Sarapan pagi mereka ditemani dengan percakapan penuh kelakar yang membuat hati keduanya terhibur.

Setelah sarapan pagi, Nibiru harus kembali ke kediaman untuk melapor pada ayah dan ibunya, dia tidak mau membuat masalah lebih besar karena semalam tidak pulang ke rumah meski sudah memberitahu ibunya.

"Nibi, bisa aku menumpang motormu, Fajar membawa motorku, " ucap Bumi .

"Emm apa kita searah? Aku tinggal di Perumnas Anggrek blok B," jawabnya.

"Wah kebetulan searah, aku kerja di proyek bangunan Grup Sekala, lokasinya sekitar lima puluh meter dari perumnas," jelas Bumi.

" Ohh... Gedung baru yang ada di persimpangan itu ya, tempat kerja kamu dekat, ya udah sekalian aja," ajak Nibiru.

"Kamu saja yang mengemudi, " Nibiru menyerahkan kunci motornya pada Bumi.

Setelah memastikan rumah tertutup rapat dan meninggalkan catatan untuk Daisy, keduanya keluar dar rumah dengan Bumi membonceng Nibiru untuk pertama kalinya sejak mereka bertemu.

Tanpa mereka ketahui, sejak tadi, gadis tengik otak bak relik itu sudah bangun dan menilik di balik bilik sambil tertawa cekikikan meski harus di tahan agar tak terdengar oleh mereka.

" pffthh hihihihi... Bahahahahahaha... Huaahahahahahahha... HAHAHAHAHAHAHAH..."Tawa melengking tujuh oktaf Daisy memenuhi rumah kecil itu. Dia melompat kegirangan sambil mengayunkan tangannya ke udara.

" Yessh WAHAHAHAHAHHA.... KAKAK IPARKU NIBIRU!! Senangnya, akhirnya uhhh... Akhirnya kondangan kita kondangan woho!!" Seru gadis itu sambil berjoget ke kanan kiri seperti biduan di tengah pesta.

"Wahahahhahahaahh!!!"

Kretak!!

Brukk!

"Arrkhhh!" Daisy terjatuh dari atas tempat tidur sampai kepalanya kejedot lantai dan...

Bam!

Benjol sebesar telor bebek menonjol di keningnya, membuatnya terlihat seperti mutan.

"Huwaa..... Abang.... Kepala Daisy benjoooolll!!!!" Teriaknya sambil menangis sesenggukan. Ada ada aja kelakuannya.

Terpopuler

Comments

مي زين الش

مي زين الش

hahaha... daisy somplak. lucu sekali.😀😀😀😀 . semangat kak author

2024-08-26

1

lihat semua
Episodes
1 Butuh Kepastian
2 Sayang Diputusin
3 Mempermainkan Perasaan
4 Dua Benda Kenyal Adiknya Mantan
5 Ketemu Abang Ganteng
6 Pesan Pembalut
7 Caviar Dibalas Ngamar
8 Malam Panas Agus dan Kue Bantet
9 Mau Abang Nikahin?
10 Dia Sudah Hancur Bang
11 Mars Sepupunya Bumi
12 Sarapan Pagi Bareng Abang Ganteng
13 Bumi Suamiku? Nibiru Istriku?
14 Agus Insecure
15 Orangtua Juga Bisa Durhaka
16 Nibiru Harus Hidup Menderita
17 Kuli Bangunan dan Pekerja Tak Berkelas
18 Batal Main Gara-gara Dipanggil
19 Ibu Lagi PMS ya?
20 Keluarga Laknat, Adek Setan!
21 Kerang Salto
22 Pantat Kudanil
23 Tiga Hari Lagi
24 Mengejutkan
25 Tidak Setuju
26 IQ Rendah
27 Jangan Nilai Dari Covernya
28 Anak Mama Linda
29 Rayuan Ular Betina
30 Bos Toko Bangunan
31 Kuli Rendahan
32 Nyawa Agus Tinggal Setengah
33 Musim Semi yang Hangat
34 Percakapan di Kamar Nibiru
35 Rencana Licik Devi
36 Pernikahan
37 Resepsi Kecil
38 Gosip Di Hotel
39 Hadiah Pernikahan yang Menyedihkan
40 Masa Lalu
41 Kehancuran Nibiru
42 Manusia Jahanam
43 Bertengkar
44 Manusia Tidak Tahu Malu
45 Plot Twist 1
46 Plot Twist 2
47 Plot Twist 3
48 The Antagonis 1
49 The Antagonis 2
50 Stage Of Romance 1
51 Stage of Romance 2
52 Stage Of Romance 3
53 Menuju Pernikahan Devi 1
54 Suami Romantis 1
55 Suami Romantis 2
56 Closer
57 Menuju Pernikahan Devi 2
58 Pernikahan Devi
59 Bumi Sakit
60 Kediaman Nibiru
61 Modus
62 Kehidupan Devi
63 Lampu Hijau
64 Supermarket
65 Makan Malam
66 Keguguran
67 Kematian Tuan Devan
68 I Love You Nibiru
69 Kita Cerai!
70 Tertampar kenyataan
71 dua sisi berbeda
72 Kekanakan
73 Karma
74 Istri Populer
75 Pingsan
76 Menemui Devi
77 Aku Pasti Akan mendapatkan nya!
78 Berita Buruk
79 Bertengkar
80 Serangan Agus
81 Rumah sakit.
82 Berbaikan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Butuh Kepastian
2
Sayang Diputusin
3
Mempermainkan Perasaan
4
Dua Benda Kenyal Adiknya Mantan
5
Ketemu Abang Ganteng
6
Pesan Pembalut
7
Caviar Dibalas Ngamar
8
Malam Panas Agus dan Kue Bantet
9
Mau Abang Nikahin?
10
Dia Sudah Hancur Bang
11
Mars Sepupunya Bumi
12
Sarapan Pagi Bareng Abang Ganteng
13
Bumi Suamiku? Nibiru Istriku?
14
Agus Insecure
15
Orangtua Juga Bisa Durhaka
16
Nibiru Harus Hidup Menderita
17
Kuli Bangunan dan Pekerja Tak Berkelas
18
Batal Main Gara-gara Dipanggil
19
Ibu Lagi PMS ya?
20
Keluarga Laknat, Adek Setan!
21
Kerang Salto
22
Pantat Kudanil
23
Tiga Hari Lagi
24
Mengejutkan
25
Tidak Setuju
26
IQ Rendah
27
Jangan Nilai Dari Covernya
28
Anak Mama Linda
29
Rayuan Ular Betina
30
Bos Toko Bangunan
31
Kuli Rendahan
32
Nyawa Agus Tinggal Setengah
33
Musim Semi yang Hangat
34
Percakapan di Kamar Nibiru
35
Rencana Licik Devi
36
Pernikahan
37
Resepsi Kecil
38
Gosip Di Hotel
39
Hadiah Pernikahan yang Menyedihkan
40
Masa Lalu
41
Kehancuran Nibiru
42
Manusia Jahanam
43
Bertengkar
44
Manusia Tidak Tahu Malu
45
Plot Twist 1
46
Plot Twist 2
47
Plot Twist 3
48
The Antagonis 1
49
The Antagonis 2
50
Stage Of Romance 1
51
Stage of Romance 2
52
Stage Of Romance 3
53
Menuju Pernikahan Devi 1
54
Suami Romantis 1
55
Suami Romantis 2
56
Closer
57
Menuju Pernikahan Devi 2
58
Pernikahan Devi
59
Bumi Sakit
60
Kediaman Nibiru
61
Modus
62
Kehidupan Devi
63
Lampu Hijau
64
Supermarket
65
Makan Malam
66
Keguguran
67
Kematian Tuan Devan
68
I Love You Nibiru
69
Kita Cerai!
70
Tertampar kenyataan
71
dua sisi berbeda
72
Kekanakan
73
Karma
74
Istri Populer
75
Pingsan
76
Menemui Devi
77
Aku Pasti Akan mendapatkan nya!
78
Berita Buruk
79
Bertengkar
80
Serangan Agus
81
Rumah sakit.
82
Berbaikan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!