Sayang Diputusin

Nibiru terdiam, padahal baru dua kali ditelpon, itu pun baru ini dia menghubungi pacarnya. Lagian apa salahnya coba Nibiru menghubungi pria yang sudah menjalin hubungan bertahun-tahun dengannya.

"Iya aku memang gak pegawai kantor macam kamu! Tapi aku gak setolol itu sampai gak tahu jam kerja. Jangan menyudutkan aku Gus, aku cuma mau menghubungi kamu, lagian baru ini juga kan aku menghubungi kamu, sesibuk apasih kerjaan kamu!? Udah kayak bos aja!" Kesal Nibiru. Dia yang disudutkan oleh Agus malah jadi kesal karena ucapan Agus. Niatnya menghubungi baik-baik, Agus malah balas dengan pait-pait.

"Isshh pantek pantek...gitu amat pacar Lo Bir!" Bisik Daisy yang terheran-heran dengan sifat kasar Agus yang semakin hari semakin menjadi.

"Ck... Ya udah, ada apa? Kenapa kamu nelpon? Cepat bilang, aku lagi sibuk," ucap Agus dengan ketus.

"Emmm... Iya maaf aku udah marah. Aku cuma mau tanya, kapan pastinya kamu datang sama orangtua kamu, aku butuh kepastian Gus," tanya Nibiru.

"Ck.. selalu nanya ini, kamu bikin aku kayak laki laki yang cuma omong doang Ni! Kamu tuh gak ada sabarnya ya!? Kebelet nikah banget kamu, udah aku bilang kerjaan aku banyak, belum lagi sepupuku mau nikahan, kamu maksa aku terus kesal aku lihat kamu Ni, ngertiin aku dong, gini nih kalau cewek gak sekolah tinggi, otaknya dongkol, yang dipikir nikah terus!" Senggak Agus yang tanpa sadar telah menggoreskan luka di dalam hati Nibiru untuk yang kesekian kalinya.

Cinta dalam hati Nibiru perlahan tergerus bagai taman cantik yang tak diurus. Entah kenapa Nibiru merasa buta, tak bisa menilai sejak lama kalau pacarnya adalah orang yang tak bisa melihat fakta dan selalu menyudutkan Nibiru setiap ada perdebatan di antara mereka

"Mau seberapa lama lagi aku ngertiin kamu Gus!? Sejak tahun lalu loh aku tanya dan kamu selalu bilang akan ngelamar, tapi ujung-ujungnya kamu berucap kasar sama aku! Iya aku tahu aku gak punya pendidikan tinggi seperti kamu dan orang-orang di dekatmu, tapi ingat Gus, yang bantu kamu sampai sekarang itu siapa!?" cecarnya dengan suara beegetr.

"Di saat keluarga kamu nggak memberikan sepeserpun buat kamu dan memaksamu mulai dari nol kan aku yang ada di belakangmu, Aku Gus yang bantu biayain kamu, karena tahu kamu niat nikahin aku!" Tegas Nibiru.

"Ohh... Jadi gitu ya kamu sekarang! Mulai ungkit-ungkit apa yang udah kamu kasih ke aku ya!? Jahat kamu Nibiru, dasar perempuan tidak berpendidikan! Kamu kan yang mulai duluan, oke, ku kembalikan uangmu! Dasar cewek matre, aku tahu alasan kenapa kamu bertahan denganku selama lima tahun ini, pasti kaku anggap aku investasi kan!? Hahahah... Kasihan kamu dasar cewek.matre, makan tuh uangmu, jijik aku pernah pacaran sama kamu!" Senggak Agus lalu tanpa basa-basi memutuskan panggilan itu secara sepihak.

Meninggalkan Nibiru yang terbungkam dengan hati yang rasanya sangat sakit. Kedua manik Nibiru untuk kali pertama terlihat berembun, tapi dia berusaha sekuat tenaga menahan agar tidak menangis. Bersamaan dengan itu, kedua tangannya jatuh lemas membentur tubuhnya sendiri.

Seolah Nibiru kehilangan kekuatannya, kedua kakinya terasa lemas tak berdaya.

Brukk!!

"Nibiru!!" Pekik Daisy kalau tubuh Nibiru luruh membentur kerasnya tanah.

Wajahnya terlihat syok, dia menatap Daisy tapi jelas tatapannya kosong tak berdaya.

"Nibi... Ini kan akibatnya, aku udah bilangin kamu buat putus sama sol sepatu sialan itu, kenapa kamu kekeh jalanin hubungan sepihak gini Ni! Dia gak cinta sama kamu Ni, dia cuma main-main sama kamu!" Ucap Daisy sambil menggenggam tangan sahabatnya.

Nibiru menatap Daisy dengan wajah sendu," Dai, kami jalani hubungan selama lima tahun, melewati semuanya sampai putus nyambung, kamu pikir mudah putus begitu aja?Tapi dia... Dia dengan mudahnya membentak aku saat aku menanyakan kepastian, apa baginya aku ini cuma orang yang numpang jadi kekasihnya!?" lirih Nibiru sambil mencengkram dadanya yang terasa sesak.

Hatinya sakit sekali, semakin lama semakin dia sadar bahwa yang ada di hatinya bukan lagi cinta. Sudah sejak lama, kata cinta hilang dari hatinya, dia menghargai hubungan mereka, sampai mempertahankannya selama bertahun-tahun meski terkesan tidak dianggap.

Daisy membuang nafas kasar,"kamu yang bodoh Bir!!" Kesal gadis itu.

"Lima tahun kamu kemana aja hah? Kamu gak bisa nilai dia orang baik atau penipu!? Sekarang kamu rasakan sendiri, kata setia yang kamu ucapkan gak dihargai sama curut bau kecut itu! Sekarang kamu berdiri, kita temui dia di kantornya!" Tegas Daisy.

Nibiru menggelengkan kepalanya," nggak bisa Day, katanya dia di luar kota, kita baru bisa menemuinya Minggu depan," ujar Nibiru.

Wajah Daisy semakin masam, dia sudah kesal melihat sahabatnya selalu dipermainkan oleh curut bau kencur itu, lumayan kencurnya wangi, enak buat rujak, ini mah kencur busuk bau menusuk!

"Awas aja ya, saat aku melihatnya, akan kubunuh dia dengan tanganku sendiri!" kecam Daisy.

Nibiru menghapus air matanya, dia sedih bukan karena cintanya seolah bertepuk sebelah tangan, dia sedih karena agaknya kekasihnya itu tidak menghargai perasaan dan hubungan yang mereka jalin selama lima tahun.

Sementara itu, di sebuah area proyek pembangunan yang dihiasi dengan banyaknya alat berat dan manusia yang sedang bekerja, salah satu diantaranya adalah Agus yang tengah duduk bersama rekan kerjanya yang lain.

Dia berbohong pada Nibiru dengan mengatakan dia di luar kota, tapi nyatanya dia masih di kota yang sama sedang mendulang tanah mencari uang.

Dia menjabat sebagai supervisor pengawas bagian pengadaan bahan baku sedang duduk santai sambil menikmati makan siang.

"Gus, kok lu ngomongnya kasar banget tadi? Siapa emang?" Tanya Riko, salah satu rekannya.

"Biasalah cewek matre ko, dia ngebet pengen nikahin gue, sampai ngajak berantem karena gua gak kasih kepastian. Sapa juga yang mau nikah sama perempuan macam dia," keluhnya. Dengan segala dusta yang muncrat dari mulutnya, Agus hanya bisa omong besar dan menjelekkan kekasihnya di depan orang-orang.

"Idih najis deh pacaran sama cewek kayak begitu, gak banget!" Imbuh teman-teman Agus.

"Putusin ajalah Gus, ngapain kamu capek-capek jalin hubungan sama cewek kaya dia, emangnya cantik!?" Celetuk Tono.

Agus membuang nafas kasar," bilang putus sih enak Ton, tapi sayang banget kalau cewek secantik dia ditinggali, biarkanlah jadi mainan, lumayan kan manjain mata sebelum gue nemu yang beri kepastian!" ujarnya tanpa rasa bersalah sedikitpun.

Jauh dari mereka beberapa pekerja bangunan sedang duduk dengan tenang sambil berbincang, dan tak sengaja mendengar ucapan Agus yang gak tahu diuntung itu.

" Siapa dia?" Tanya seorang pekerja bertopi kuning, dia adalah salah satu tukang yang bekerja di area konstruksi itu.

Wajahnya tampan, ala kebarat-baratan, bahkan kalau bisa dibilang, dia lebih cocok jadi bos daripada buruh kasar.

"Ohh itu Agus, supervisor yang baru, pak Mars yang terima dia kerja di sini, katanya sih kerjaannya lumayan ligat, beda sama yang sebelumnya," ujar Fajar, rekan kerja pria yang kerap disapa Bumi oleh rekannya.

"Kenapa?" Tanya Fajar.

"Bicaranya memang gak enak, orangnya agak angkuh, tapi kerjanya bagus sih," ujar Fajar.

"Nggak kenapa-kenapa,cuma nanya doang gue, jar gue duluan!" Ucap Bumi yang segera melangkah pergi dari sana.

Fajar menatap heran pada temannya itu, setahunya Bumi bukan orang yang suka ikut campur urusan orang lain, bahkan dia terkesan sangat cuek dan hanya hidup untuk dirinya sendiri. Baru kali ini Bumi menanyakan orang lain yang bahkan tak ada hubungannya dengan dirinya.

"Si Bumi kena ayan kali ya?" Pikir Fajar.

Sedangkan yang dibicarakan sedang berjalan dengan tegas, auranya saja membuat orang-orang disana segan padanya, bahkan para pimpinan cukup terintimidasi dengan kehadiran buruh kasar itu di area proyek.

Bumi menatap datar nan dingin sedingin gunung Everest, tatapan manik emerald gelapnya dia lemparkan ke arah Agus yang sedang mengucapkan omong kosong bahkan jelas sedang menjelekkan kekasihnya.

"Sial, kenapa Si Mars memungut sampah, apa pekerjaan nya sangat bagus? Jelas-jelas mulutnya tak berkualitas," batinnya seraya menggelengkan kepalanya lalu pergi menuju area proyek untuk kembali bekerja.

Terpopuler

Comments

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

dih dasar gk tau terima kasih nih org,,, cih 😤

2024-10-21

0

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

astaga Daysi 😅

2024-10-21

0

Ainisha_Shanti

Ainisha_Shanti

jadi wanita jangan terlalu bodoh Nibiru. cinta boleh, tapi bodoh jangan sekali kali

2024-08-07

3

lihat semua
Episodes
1 Butuh Kepastian
2 Sayang Diputusin
3 Mempermainkan Perasaan
4 Dua Benda Kenyal Adiknya Mantan
5 Ketemu Abang Ganteng
6 Pesan Pembalut
7 Caviar Dibalas Ngamar
8 Malam Panas Agus dan Kue Bantet
9 Mau Abang Nikahin?
10 Dia Sudah Hancur Bang
11 Mars Sepupunya Bumi
12 Sarapan Pagi Bareng Abang Ganteng
13 Bumi Suamiku? Nibiru Istriku?
14 Agus Insecure
15 Orangtua Juga Bisa Durhaka
16 Nibiru Harus Hidup Menderita
17 Kuli Bangunan dan Pekerja Tak Berkelas
18 Batal Main Gara-gara Dipanggil
19 Ibu Lagi PMS ya?
20 Keluarga Laknat, Adek Setan!
21 Kerang Salto
22 Pantat Kudanil
23 Tiga Hari Lagi
24 Mengejutkan
25 Tidak Setuju
26 IQ Rendah
27 Jangan Nilai Dari Covernya
28 Anak Mama Linda
29 Rayuan Ular Betina
30 Bos Toko Bangunan
31 Kuli Rendahan
32 Nyawa Agus Tinggal Setengah
33 Musim Semi yang Hangat
34 Percakapan di Kamar Nibiru
35 Rencana Licik Devi
36 Pernikahan
37 Resepsi Kecil
38 Gosip Di Hotel
39 Hadiah Pernikahan yang Menyedihkan
40 Masa Lalu
41 Kehancuran Nibiru
42 Manusia Jahanam
43 Bertengkar
44 Manusia Tidak Tahu Malu
45 Plot Twist 1
46 Plot Twist 2
47 Plot Twist 3
48 The Antagonis 1
49 The Antagonis 2
50 Stage Of Romance 1
51 Stage of Romance 2
52 Stage Of Romance 3
53 Menuju Pernikahan Devi 1
54 Suami Romantis 1
55 Suami Romantis 2
56 Closer
57 Menuju Pernikahan Devi 2
58 Pernikahan Devi
59 Bumi Sakit
60 Kediaman Nibiru
61 Modus
62 Kehidupan Devi
63 Lampu Hijau
64 Supermarket
65 Makan Malam
66 Keguguran
67 Kematian Tuan Devan
68 I Love You Nibiru
69 Kita Cerai!
70 Tertampar kenyataan
71 dua sisi berbeda
72 Kekanakan
73 Karma
74 Istri Populer
75 Pingsan
76 Menemui Devi
77 Aku Pasti Akan mendapatkan nya!
78 Berita Buruk
79 Bertengkar
80 Serangan Agus
81 Rumah sakit.
82 Berbaikan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Butuh Kepastian
2
Sayang Diputusin
3
Mempermainkan Perasaan
4
Dua Benda Kenyal Adiknya Mantan
5
Ketemu Abang Ganteng
6
Pesan Pembalut
7
Caviar Dibalas Ngamar
8
Malam Panas Agus dan Kue Bantet
9
Mau Abang Nikahin?
10
Dia Sudah Hancur Bang
11
Mars Sepupunya Bumi
12
Sarapan Pagi Bareng Abang Ganteng
13
Bumi Suamiku? Nibiru Istriku?
14
Agus Insecure
15
Orangtua Juga Bisa Durhaka
16
Nibiru Harus Hidup Menderita
17
Kuli Bangunan dan Pekerja Tak Berkelas
18
Batal Main Gara-gara Dipanggil
19
Ibu Lagi PMS ya?
20
Keluarga Laknat, Adek Setan!
21
Kerang Salto
22
Pantat Kudanil
23
Tiga Hari Lagi
24
Mengejutkan
25
Tidak Setuju
26
IQ Rendah
27
Jangan Nilai Dari Covernya
28
Anak Mama Linda
29
Rayuan Ular Betina
30
Bos Toko Bangunan
31
Kuli Rendahan
32
Nyawa Agus Tinggal Setengah
33
Musim Semi yang Hangat
34
Percakapan di Kamar Nibiru
35
Rencana Licik Devi
36
Pernikahan
37
Resepsi Kecil
38
Gosip Di Hotel
39
Hadiah Pernikahan yang Menyedihkan
40
Masa Lalu
41
Kehancuran Nibiru
42
Manusia Jahanam
43
Bertengkar
44
Manusia Tidak Tahu Malu
45
Plot Twist 1
46
Plot Twist 2
47
Plot Twist 3
48
The Antagonis 1
49
The Antagonis 2
50
Stage Of Romance 1
51
Stage of Romance 2
52
Stage Of Romance 3
53
Menuju Pernikahan Devi 1
54
Suami Romantis 1
55
Suami Romantis 2
56
Closer
57
Menuju Pernikahan Devi 2
58
Pernikahan Devi
59
Bumi Sakit
60
Kediaman Nibiru
61
Modus
62
Kehidupan Devi
63
Lampu Hijau
64
Supermarket
65
Makan Malam
66
Keguguran
67
Kematian Tuan Devan
68
I Love You Nibiru
69
Kita Cerai!
70
Tertampar kenyataan
71
dua sisi berbeda
72
Kekanakan
73
Karma
74
Istri Populer
75
Pingsan
76
Menemui Devi
77
Aku Pasti Akan mendapatkan nya!
78
Berita Buruk
79
Bertengkar
80
Serangan Agus
81
Rumah sakit.
82
Berbaikan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!