Caviar Dibalas Ngamar

Nibiru menatap lekat kepergian mereka, ada kesan yang spesial di mata gadis itu. Tapi sekali lagi, dia merasa wajah Bumi ini sangat familiar, tapi dia tak bisa ingat dengan jelas.

Samar-samar dia melihat sosok teman satu SMP nya dulu, lebih tepatnya kakak kelas yang beda dua tingkat dengannya.

Dulu ada bocah SMP yang gemuknya luar biasa, bahkan sampai dikatai gorilla oleh orang-orang dan diejek habis-habisan oleh guru dan siswa. Badannya tinggi dan besar, rambutnya keriting dan wajahnya selalu memerah setiap kena panas matahari.

Sosok Bumi entah kenapa mengingatkan Nibiru dengan kakak kelasnya yang pernah dia tolong itu.

"Day, kakak kamu itu emang sejak dulu badannya begitu?" Tanya Nibiru.

" Wihh kenapa nih tanya tanya si kulkas dua belas pintu? Tertarik ya?" Goda Daisy sambil tertawa geli.

" Bukan, cuma familiar aja sama wajahnya, kaya pernah lihat gitu," ujarnya.

"Yakin pernah lihat? Soalnya dulu bang Bumi sosoknya beda jauh sama yang sekarang, dulu bang Bumi tuh kurus kerempeng setelah dua onta kegatelan itu cere, sekarang berat badannya udah balik ideal," ujar Daisy.

"Memangnya kenapa Ni? Tumben kamu penasaran sama orang? Biasnya kan kamu cuma penasaran sama sekrup, tang, baut, paku dan teman-temannya, bahkan sampai kamu ajak ngomong pulak!" Celetuk Daisy.

" Cuma merasa familiar aja, tapi kayaknya gak mungkin deh, soalnya mereka memang beda banget, dan lagi orang yang ku maksud itu udah lama gak kelihatan, kalau orang bilang sih dia meninggal karena komplikasi," ujar Nibiru.

Daisy menatapnya lekat, tetapi sorot matanya menunjukkan keterkejutan yang menyimpan sebuah rahasia.

" Memang siapa Nib? Ingat namanya?" tanyanya mencoba mencari tahu.

"Kalau gak salah, dulu dia sering dipanggil Arya, dia badannya gede alias gemuk tapi tinggi banget, rambutnya keriting dan bola matanya hijau tua, terus dia sering di-bully di sekolah, Dia kakak kelasku, waktu itu aku baru masuk sekolah dan lihat sendiri gimana orang-orang mengejeknya," ujarnya.

"Suatu hari aku lihat dia kayak serangan panik gitu, terus aku bantu, setelah hari itu kami berteman dan sering makan bareng kalau lagi istirahat, tapi saat semester dua, aku dengar dia pindah dan gak ada kabar, sekalinya ada, kabar bilang kalau dia meninggal setelah orangtuanya cerai," jelas Nibiru.

Daisy terdiam membisu sambil membingkai wajah Nibiru dalam tatapannya yang setenang hutan tak berpenghuni.

" Kamu SMP di mana ?" Tanya Daisy.

"SMP Yayasan Sekala Day," jawabnya.

Semakin terkejutlah Daisy, tapi sebisa mungkin dia menahan mulut nya untuk tak mengulas lebih dalam.

"Ohhh.... Mungkin perasaan kamu aja Nib, Abang gak pernah gemuk tuh apalagi setelah papa dan Mama cerai," ujarnya sambil tersenyum tapi jelas dia menyimpan sebuah rahasia.

" Mungkin aja," balas Nibiru mengiyakan.

Daisy membingkai wajah cantik dan polos itu, lalu segurat senyum yang sangat tipis tergambar di wajahnya.

"Aku bersyukur ternyata gadis itu adalah kamu Nibiru, gadis yang sudah membuat Abang bertahan semasa remajanya," lirih Daisy dalam hatinya.

"Maaf Nib, aku belum bisa bongkar semuanya sama kamu, sampai Abang benar-benar yakin untuk melakukannya, aku gak bisa hancurin rencana Abang," batinnya sambil tersenyum dengan hati yang terenyuh.

"Nib, aku bersyukur banget ketemu sama kamu, senang banget tahu gak aku berteman sama kamu," ucap Daisy.

" Ih kok tiba-tiba, kamu Kesambet apa ngomong begitu? Kamu sakit ya? Mau mati kamu? Jangan bikin takut kamu!" Ucap Nibiru yang seketika bergidik ngeri karena ucapan Daisy.

" Ihh kamu ini aneh banget, gue mau bilang makasih, tapi Lo bilang gue aneh dasar peaakk!" Celetuk Daisy.

"Hahahahahha.... Ya maaf, habisnya aneh, gak biasa!" Seloroh Nibiru sambil tertawa terbahak-bahak.

Keduanya lanjut bercengkrama sambil tertawa terbahak-bahak. Dalam hati Daisy dia bahagia melihat sahabatnya itu bisa tertawa meski dia yakin kalau Nibiru memendam rasa sakit dalam hatinya.

Sementara itu, di sisi lain dunia itu, Agus dan Devi tengah makan malam di sebuah restoran super mewah. Mereka terlihat sangat romantis, padahal baru menjalin hubungan.

Jika orang yang melihat tidak kenal, maka mereka mungkin akan berpikir kalau Agus dan Devi sudah menikah, apalagi melihat Devi yang tanpa tahu malunya bergelayut manja di lengan Agus.

Agus sejak tadi sudah menahan sesak di balik sarung segitiga penutup pusaka purba nya yang sudah mengaum ingin menjelajahi lembah.

Tapi dia harus sabar, tentu ada proses untuk mendapatkan tingkat kepuasan maksimum bukan.

Pelayan datang dan menghidangkan makanan terbaik di restoran itu. Dengan mata berbinar-binar bagai mendapatkan harta karun langka, Devi menatap semua hidangan itu, terutama Caviar, salah satu telur paling mahal di muka bumi, sungguh dia yang jarang makan hidangan mahal bisa seberuntung ini!

"Wahhh... Kak ini Caviar ya? Ini mahal banget loh!" Ucap Devi dengan mata berbinar-binar.

"Kamu suka?" Tanya Agus seraya memainkan rambut panjang Devi yang tergerai dengan indahnya.

"Ung!! Suka banget kak!" Seru gadis itu sambil memeluk tangan Agus lagi.

"Ya udah, yuk makan!" Ucap Agus dengan senyuman penuh misteri di wajahnya.

"Terimakasih kak!" Seru Devi dengan penuh semakin.

Keduanya menikmati makan malam yang begitu romantis, belum lagi Agus terlihat sangat perhatian, jelas semuanya berbeda dengan cara dia memperlakukan Nibiru.

"Tapi kak..

Tiba-tiba rubah jahat itu menatap Agus dengan tatapan memelas, wajahnya gemas membuat Agus lemas.

"Ke-kenapa?" Tanya Agus.

Devi menatapnya dengan mata berkaca-kaca dan bibir mengerut," Devi kayaknya gak layak deh buat menikmati semua ini, jelas-jelas Devi cuma karyawan biasa yang gak punya apa-apa, Devi merasa rendah, apalagi... Kak Nibiru pun pasti sering menikmati semua ini," lirihnya dengan tatapan penuh kesedihan.

Tapi percayalah, semua itu hanya akal bulus seorang Devi yang berusaha membuat Agus tidak bisa berpaling darinya sampai selamanya.

"Ehh... Jangan mikir begitu Dev, kamu berbeda dengan perempuan kampungan itu, cuma sama kamu kakak mau memberikan semua ini! Nibiru sama sekali gak cocok, dia itu sok hebat Dev, udah miskin, cuma lulusan SMA, tapi gengsinya setinggi langit!" Hina Agus. Padahal sudah putus, masih saja dia menghina Nibiru yang tidak melakukan kesalahan padanya.

Bibir Devi tersenyum tipis, dalam hati dia bersorak kegirangan karena akhirnya Agus benar-benar telah jatuh sempurna dalam genggamannya.

" Jadi.... Devi lebih baik dong dari kak Nibiru!?" Tanyanya.

"Ya tentu saja, dari segala sisi kamu terbaik sayang!" Goda Agus yang tangannya mulai nakal mengelus-elus pinggul ramping milik Devi.

Devi melirik tangan Agus sambil tersenyum begitu licik, ditariknya tangan Agus dan diarahkannya ke dadanya,"Kak.... Devi pengen main deh sama kakak.... Ini pertama kali sih... Tapi.... Kak Agus juga pasti mau kan!?" Ucapnya sambil tersenyum penuh goda.

Glek!

Ohh sungguh dunia syalalala di mata Agus, hatinya berbunga-bunga dan jantungnya bak lari maraton karena apa yang dia inginkan, apa yang dia fantasikan akan segera tercapai malam ini.

"Ekhmmm... Jujur aja Dev, kakak memang pengen, tapi takut kamu marah," ucapnya tanpa tahu malu.

"Gak usah takut kak, Devi mau kok, kan kak Agus sayang sama Devi!" Ucapnya.

"Tapi ada syaratnya!" Ucap gadis itu.

"Syarat!? Apa syaratnya Dev!?" Tanya Agus penuh antusias. Apapun syaratnya dia akan penuhi, mau uang, harta, berlian semuanya akan dia berikan demi kenikmatan, apalagi Devi kelihatan murahan tentu mempermudah rencana Agus menggali lembah keindahan!

Terpopuler

Comments

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84

Devi bentar lagi juga kau bakalan di buang nih ama si Agus,,, /Right Bah!/

2024-10-21

0

lihat semua
Episodes
1 Butuh Kepastian
2 Sayang Diputusin
3 Mempermainkan Perasaan
4 Dua Benda Kenyal Adiknya Mantan
5 Ketemu Abang Ganteng
6 Pesan Pembalut
7 Caviar Dibalas Ngamar
8 Malam Panas Agus dan Kue Bantet
9 Mau Abang Nikahin?
10 Dia Sudah Hancur Bang
11 Mars Sepupunya Bumi
12 Sarapan Pagi Bareng Abang Ganteng
13 Bumi Suamiku? Nibiru Istriku?
14 Agus Insecure
15 Orangtua Juga Bisa Durhaka
16 Nibiru Harus Hidup Menderita
17 Kuli Bangunan dan Pekerja Tak Berkelas
18 Batal Main Gara-gara Dipanggil
19 Ibu Lagi PMS ya?
20 Keluarga Laknat, Adek Setan!
21 Kerang Salto
22 Pantat Kudanil
23 Tiga Hari Lagi
24 Mengejutkan
25 Tidak Setuju
26 IQ Rendah
27 Jangan Nilai Dari Covernya
28 Anak Mama Linda
29 Rayuan Ular Betina
30 Bos Toko Bangunan
31 Kuli Rendahan
32 Nyawa Agus Tinggal Setengah
33 Musim Semi yang Hangat
34 Percakapan di Kamar Nibiru
35 Rencana Licik Devi
36 Pernikahan
37 Resepsi Kecil
38 Gosip Di Hotel
39 Hadiah Pernikahan yang Menyedihkan
40 Masa Lalu
41 Kehancuran Nibiru
42 Manusia Jahanam
43 Bertengkar
44 Manusia Tidak Tahu Malu
45 Plot Twist 1
46 Plot Twist 2
47 Plot Twist 3
48 The Antagonis 1
49 The Antagonis 2
50 Stage Of Romance 1
51 Stage of Romance 2
52 Stage Of Romance 3
53 Menuju Pernikahan Devi 1
54 Suami Romantis 1
55 Suami Romantis 2
56 Closer
57 Menuju Pernikahan Devi 2
58 Pernikahan Devi
59 Bumi Sakit
60 Kediaman Nibiru
61 Modus
62 Kehidupan Devi
63 Lampu Hijau
64 Supermarket
65 Makan Malam
66 Keguguran
67 Kematian Tuan Devan
68 I Love You Nibiru
69 Kita Cerai!
70 Tertampar kenyataan
71 dua sisi berbeda
72 Kekanakan
73 Karma
74 Istri Populer
75 Pingsan
76 Menemui Devi
77 Aku Pasti Akan mendapatkan nya!
78 Berita Buruk
79 Bertengkar
80 Serangan Agus
81 Rumah sakit.
82 Berbaikan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Butuh Kepastian
2
Sayang Diputusin
3
Mempermainkan Perasaan
4
Dua Benda Kenyal Adiknya Mantan
5
Ketemu Abang Ganteng
6
Pesan Pembalut
7
Caviar Dibalas Ngamar
8
Malam Panas Agus dan Kue Bantet
9
Mau Abang Nikahin?
10
Dia Sudah Hancur Bang
11
Mars Sepupunya Bumi
12
Sarapan Pagi Bareng Abang Ganteng
13
Bumi Suamiku? Nibiru Istriku?
14
Agus Insecure
15
Orangtua Juga Bisa Durhaka
16
Nibiru Harus Hidup Menderita
17
Kuli Bangunan dan Pekerja Tak Berkelas
18
Batal Main Gara-gara Dipanggil
19
Ibu Lagi PMS ya?
20
Keluarga Laknat, Adek Setan!
21
Kerang Salto
22
Pantat Kudanil
23
Tiga Hari Lagi
24
Mengejutkan
25
Tidak Setuju
26
IQ Rendah
27
Jangan Nilai Dari Covernya
28
Anak Mama Linda
29
Rayuan Ular Betina
30
Bos Toko Bangunan
31
Kuli Rendahan
32
Nyawa Agus Tinggal Setengah
33
Musim Semi yang Hangat
34
Percakapan di Kamar Nibiru
35
Rencana Licik Devi
36
Pernikahan
37
Resepsi Kecil
38
Gosip Di Hotel
39
Hadiah Pernikahan yang Menyedihkan
40
Masa Lalu
41
Kehancuran Nibiru
42
Manusia Jahanam
43
Bertengkar
44
Manusia Tidak Tahu Malu
45
Plot Twist 1
46
Plot Twist 2
47
Plot Twist 3
48
The Antagonis 1
49
The Antagonis 2
50
Stage Of Romance 1
51
Stage of Romance 2
52
Stage Of Romance 3
53
Menuju Pernikahan Devi 1
54
Suami Romantis 1
55
Suami Romantis 2
56
Closer
57
Menuju Pernikahan Devi 2
58
Pernikahan Devi
59
Bumi Sakit
60
Kediaman Nibiru
61
Modus
62
Kehidupan Devi
63
Lampu Hijau
64
Supermarket
65
Makan Malam
66
Keguguran
67
Kematian Tuan Devan
68
I Love You Nibiru
69
Kita Cerai!
70
Tertampar kenyataan
71
dua sisi berbeda
72
Kekanakan
73
Karma
74
Istri Populer
75
Pingsan
76
Menemui Devi
77
Aku Pasti Akan mendapatkan nya!
78
Berita Buruk
79
Bertengkar
80
Serangan Agus
81
Rumah sakit.
82
Berbaikan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!