Gunakan Cara Apa Pun

Elisa pergi menemui Margaret malam itu. Amy yang semakin berubah menjadi cantik tentu saja menjadi masalah besar bagi dirinya. Selama 3 tahun dia sudah berusaha untuk mempengaruhi Amy untuk tidak mengubah penampilannya tapi Amy justru berubah dengan cepat.

Tentu saja semua itu ada tujuannya. Dia juga bersahabat dengan Amy dengan sebuah tujuan. Elisa dan Margareth, mereka berdua bekerja sama untuk sebuah tujuan yang tidak diketahui oleh Amy.

Sesungguhnya, Amy adalah putri seorang pengusaha tapi keadaan keluarga yang kacau membuatnya memilih tinggal di luar dan Margaret adalah kakak tirinya yang haus akan kekuasaan.

Amy merupakan sebuah ancaman bagi Margaret. Dia akan kehilangan semuanya ayah Amy sudah memberikan sebagian saham perusahaan pada Amy. Dia hanya akan mendapatkan sedikit saham karena dia tidak memiliki kemampuan dalam mengelola perusahaan sedangkan Amy, dia lebih pandai bahkan kariernya menanjak di luar sana.

Amy juga dikabarkan akan dijodohkan dengan seorang pewaris dari perusahaan terkaya di kota itu. Margaret tentu saja semakin iri pada Amy yang akan mendapatkan segalanya.

Tidak ingin tinggal diam dan tak mau kehilangan semuanya, Margaret meminta bantuan Elisa yang memang sahabat baik Amy untuk mengawasi Amy dan mempengaruhi Amy. Dia menawarkan uang yang fantastis pada Elisa jika dia membantunya tapi jika Elisa gagal, maka dia tidak akan mendapatkan bayaran apa pun.

Elisa setuju karena dia pikir pekerjaan yang dia lakukan tidaklah sulit. Dia hanya perlu menghasut Amy, memuji wajah jeleknya agar Amy percaya diri dengan penampilannya yang buruk agar Amy tidak pernah berpikir untuk mengubah penampilannya menjadi cantik.

Rupa Amy yang tidak menarik akan menjadi senjata bagi Margareth. Ketika dia akan dijodohkan, dia pasti akan langsung ditolak dan dipermalukan. Saat Amy ditolak, maka dia yang akan menggantikan Amy untuk menikahi konglomerat itu.

Kehidupannya pasti akan berubah bahkan tanpa mendapatkan warisan dari ayahnya pun, dia akan hidup dengan mewah karena suaminya yang kaya raya tapi perubahan Amy menjadi ancaman terbesar bagi dirinya untuk menjadi istri sang konglomerat tapi semua di luar prediksi karena Amy tiba-tiba saja berubah.

Amy yang mulai melakukan perawatan dan yang mulai mengenal make up semakin membuat dirinya bersinar. Rupa Amy tidaklah terlalu jelek, dia hanya tidak melakukan perawatan saja. Kacamata tebalnya memperburuk penampilan karena modelnya yang tidak sesuai dengan wajahnya. Itu karena Amy terlalu cuek dengan penampilannya. Pujian yang selalu Elisa berikan semakin membuatnya tidak begitu ambil pusing dengan penampilannya.

“Bagaimana, Elisa. Apa kau telah melakukan tugasmu dengan baik?” tanya Margareth pada Elisa yang datang menemui dirinya.

“Aku gagal, Margaret. Aku ingin mempermalukan dirinya tapi entah siapa yang memukulku sampai membuat aku pingsan. Padahal aku sudah banyak mengambil foto-foto memalukan Amy dengan seorang pria gemuk yang dia temui hari itu tapi seseorang justru menggagalkannya.”

“Kau bodoh. Bagaimana bisa hal itu terjadi? Kau pasti kurang berhati-hati sehingga ada yang melihat apa yang kau lakukan.”

“Aku sudah berhati-hati, Margaret. Tidak ada yang mengikuti aku. Semua sudah aku lakukan dengan baik tapi sayangnya aku justru gagal. Aku curiga ada seseorang yang membatu Amy tanpa kita ketahui!”

“Kau yang selalu bersama dengannya, apa kau tidak tahu siapa yang dekat dengan Amy?” tidak mungkin Amy meminta bantuan seorang penjaga untuk melindungi dirinya.

“Aku benar-benar tidak tahu. Sesuai dengan rencana kita, aku mengabaikan dirinya supaya dia mau kembali berteman denganku tapi sikapnya justru berubah, dia tampak menikmati dunianya. Aku rasa kita berdua sudah salah perhitungan, Margareth!”

“Lalu apa yang harus aku lakukan, hah? Jika aku tidak bisa menyingkirkannya maka aku tidak akan mendapatkan pria idamanku. Penampilannya harus tetap jelek agar dia ditolak oleh calon suaminya.”

“Aku benar-benar sudah berusaha tapi dia justru semakin cantik saja!” segala upaya sudah dia lakukan untuk mencegah Amy mengubah penampilan tapi Amy bukanlah anak kecil yang dapat mereka dikte dengan mudah.

“Jika begitu kau tidak akan mendapatkan bayaranmu, Elisa!”

“Apa? Kau sudah berjanji akan membayar aku dengan mahal, Margareth. Aku telah membuang waktuku begitu banyak untuk melakukan pekerjaan ini jadi kau harus membayar aku sesuai dengan perjanjianmu!”

“Tapi misimu gagal, Elisa. Lalu bagaimana aku harus membayarmu?”

“Kau sudah berjanji. Bagaimana kau bisa melupakan janjimu begitu saja?”

“Aku tidak melupakan janjiku tapi kau yang melupakan janji kita. Aku berkata akan membayarmu dengan mahal jika kau berhasil membuat Amy tetap jelek dan semakin membuatnya tidak menarik, apa kau melupakan perjanjian kita?”

“Sial. Aku kira misi ini mudah. Lalu apa yang harus aku lakukan?” Elisa tampak putus asa. Dia akan kehilangan uangnya jika dia tidak berhasil membantu Margaret untuk menghancurkan Amy.

“Aku tidak peduli, Elisa. Gunakan cara apa pun untuk menyingkirkan dirinya. Yang ingin aku tahu hanyalah hasilnya. Saat perjodohan itu berlangsung, aku ingin Amy tidak hadir dan jika dia hadir, maka dia harus hadir dengan rupa jeleknya itu. Kau harus melakukan apa pun. Sekalipun kau membunuhnya, aku tidak peduli. Jika memuaskan, aku akan membayarmu lebih!”

Elisa terkejut mendengar perkataan Margareth. Apakah dia harus menggunakan cara keji seperti itu untuk mendapatkan uang? Dia tahu jika dia tidak boleh melakukan perbuatan keji itu tapi jika keadaan terdesak, sepertinya dia tidak memiliki pilihan karena sesungguhnya dia mau melakukan apa yang Margareth perintahkan supaya dia mendapatkan uang yang banyak untuk membayar hutang.

“Pergilah. Jangan sampai ada yang melihat kau berada di sini. Dua minggu lagi Amy akan dipertemukan dengan pria yang akan dijodohkan dengannya jadi pikirkanlah caranya agar Amy tetap dengan rupa jeleknya itu atau dia tidak datang sama sekali. Gunakan cara apa pun untuk menyingkirkan dirinya!”

“Baiklah. Aku akan berusaha melakukan yang terbaik. Tapi jangan lupa dengan perkataanmu, kau harus membayar aku lebih karena aku sangat butuh uangnya!”

“Kau pasti akan mendapatkan bayarannya asal kau melakukan tugasmu dengan baik!”

Elisa mengangguk. Dia akan memikirkan caranya. Dia masih memiliki waktu yang banyak. Dia akan berusaha membuat Amy tetap jelek dan membantu Margareth. Cara licik sekalipun, akan dia lakukan.

Salahkan Amy yang tidak mau bekerja sama dengannya. dia hanya orang yang memanfaatkan keadaan karena dia sedang membutuhkan uang.

Elisa bergegas pergi, dia harus mulai menyusun rencana. Dia tidak sadar jika seseorang mengikutinya secara diam-diam untuk melihat apa yang dia lakukan.

Margareth mengumpat setelah Elisa pergi. Dia harap Elisa menemukan cara untuk menyingkirkan Amy untuk tidak datang ke perjodohan itu. Yang harus mengikuti perjodohan itu harus dirinya, bukan si jelek itu. Dia yang harus menjadi istri dari konglomerat itu, bukan Amy.

Terpopuler

Comments

gia nasgia

gia nasgia

Tdk semudah itu Ferguson karena Amy punya pengawal bayangan 😂

2024-10-28

0

Lusiana_Oct13

Lusiana_Oct13

Oh begitu ceritanya demi uang si lisa mau nusuk temannya dr belakang 😡😡

2024-08-06

1

𝖉𝔬𝓶✅

𝖉𝔬𝓶✅

hanya karena harta dan kekuasaan manusia menghalalkan segala cara demi ambisi nya 🤧

2024-08-01

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!