Ramalan Yang Terbukti

Seperti yang Andrew katakan, Amy bertemu lagi dengan pria gemuk itu. Amy bertemu dengannya di dekat sebuah dermaga, pria gemuk yang mirip dengan Andrew itu tampak termenung sambil memandangi laut.

Amy tidak berani memanggil, dia hanya memperhatikan pria gemuk itu saja sambil berpikir, tidak mungkin pria itu adalah jodohnya tapi kenapa dia begitu mirip dengan Andrew?

Rasa penasaran muncul di dalam hati. Sungguh dia sangat ingin tahu apakah itu hanya sebuah kebetulan semata ataukah Andrew berbohong padanya? Dia yakin jika pemuda gemuk itu adalah saudara Andrew. Tiba-tiba dia jadiu curiga jika Andrew hendak menjodohkan dirinya dengan pemuda gemuk itu. Mungkin itulah tujuan Andrew ingin mengubah penampilannya.

Mungkin Andrew tidak mau mengakui karena memiliki saudara yang seperti itu tapi apakah Andrew boleh bersikap seperti itu terhadap saudaranya sendiri?  Banyak pertanyaan yang muncul di dalam hatinya dan pertanyaan-pertanyaan itu membuat rasa penasarannya semakin besar.

Tidak ingin menerka terlalu lama, Amy memutuskan mendekati pria gemuk yang masih termenung di sisi dermaga. Dia ingin berbicara dengannya untuk mencari tahu.

“Hai,” Amy menyapanya namun pria gemuk itu melihatnya sekilas lalu bergeser menjauh.

“Ma-mau apa kau?” pria itu terlihat takut dan menunduk seolah-olah dia tidak berani memandangi Amy.

“Tidak perlu khawatir. Aku bukan orang jahat. Kita bertemu semalam dan kau menabrak aku sampai membuat aku terjatuh. Apa kau mengingatnya?”

“Oh, rupanya itu dirimu,” pria itu curi-curi pandang tapi dia masih menunduk.

“Apa yang kau lakukan di sini. Apa kau menunggu seseorang?”

“Ti-tidak!”

“Boleh aku tahu namamu?” Amy tidak berbasa-basi untuk bertanya.

“Untuk apa. Mengenal aku tidaklah menyenangkan. Sebaiknya kau jangan dekat-dekat denganku karena kau akan mendapat kesialan.”

“Kenapa kau berkata demikian? Dan apa maksudmu aku akan mendapatkan kesialan?”

“Kau lihat aku, Nona? Bagian mana dari tubuhku yang terlihat menarik bagimu sehingga kau mendekati aku? Apa kau sengaja mendekati aku untuk menertawakan aku?”

“Wow. Kita tidak saling mengenal bahkan namamu saja aku tidak tahu lalu bagaimana kau bisa mengambil kesimpulan jika aku sengaja mendekati dirimu untuk menertawakan dirimu? Apa seseorang membully dirimu sehingga kau menaruh curiga seperti ini padaku?”

“Mereka hanya penjilat yang memanfaatkan situasi untuk menyingkirkan aku saja!” kedua tangannya mengepal erat, pria itu terlihat begitu emosi. Amy pun dibuat semakin penasaran saja karena dia merasa mereka berdua memiliki nasib yang tidak jauh berbeda.

“Aku Amy, Siapa namamu?” Amy mengulurkan tangannya namun pria itu terlihat ragu untuk menyambut uluran tangan Amy.

“Aku tidak memiliki niat jahat padamu, percayalah. Aku merasa kita memiliki nasib yang sama.”

“Bohong. Wanita secantik dirimu mana mungkin pernah mendapatkan hinaan seperti yang aku dapatkan setiap hari.

Tidak perlu berbohong hanya untuk menghibur aku!”

“Aku tidak cantik dan semua ini adalah hasil polesan dari make up. Aku sudah 7 kali ditolak oleh pria yang aku sukai dan aku pun sudah mendapatkan hinaan lebih daripada itu karena penampilanku yang tidak menarik.”

“Benarkah?” pria gemuk itu memandangi Amy dengan ekspresi tak percaya. Apakah benar wajah cantik yang Amy miliki hanyalah hasil polesan make up?

“Yes, jadi namamu?” Amy masih menunggu.

“Lucas!” Pria itu pun menyebutkan namanya sambil menjabat tangan Amy.

“Senang dapat mengenalmu, Lucas,” rupanya namanya bukan Andrew.

Rasanya sedikit kecewa tapi memangnya apa yang dia harapkan? Tidak mungkin Andrew ada dua orang dan tidak mungkin Andrew memiliki kloning.

Meski sampai saat ini dia masih menganggap Andrew sebagai alien atau siluman karena Andrew begitu misterius tapi tidak mungkin dia memiliki kloning yang begitu mirip dengannya.

Mengenali Lucas justru membuatnya semakin penasaran saja. Dia dan Andrew jauh berbeda namun suara mereka sedikit mirip dan Jika diperhatikan baik-baik wajah mereka memang mirip lalu apa yang sebenarnya terjadi?

“Aku mengenal seorang peramal, bagaimana jika aku memperkenalkan kalian berdua?” tiba-tiba dia memiliki ide untuk mempertemukan kedua pria itu.

Saat mereka berdua bertemu, mereka berdua pasti terkejut dengan rupa mereka dan pada saat itu, bagaimana dengan reaksi Andrew?

“Peramal? Apa ada hal seperti itu di zaman modern ini?”

“Tentu saja ada. Aku mengenalnya dan dia peramal yang cukup bagus. Dia meramalkan aku akan bertemu denganmu dan ramalannya terbukti karena hari ini aku bertemu denganmu. Bagaimana? Mungkin setelah kau diramal olehnya, nasibmu juga akan berubah seperti aku?”

“Maaf, aku tidak percaya yang seperti itu. Mereka pasti akan menghina dan menertawakan aku jika aku mempercayai seorang peramal dan kau, sebaiknya kau tidak tertipu dengan seorang peramal, Amy.”

“Yeah, kau benar!” Amy pun memandangi laut. Yang Lucas katakan memang sangat benar. Waktu itu dia juga tidak percaya dengan Andrew tapi Andrew seperti tahu akan segalanya bahkan yang dia katakan benar-benar terjadi.

“Aku sudah harus pergi. Terima kasih karena kau mau berbicara denganku, Amy."

“Jadi kau benar-benar tidak mau bertemu dengan peramal itu? Mungkin saja dia bisa membantumu dan memberikan solusi padamu. Terus terang saja, aku terbantu berkat dirinya dan aku yakin dia juga bisa membantu.”

“Apa benar?” Lucas yang sudah hendak pergi, berpaling ke arahnya.

“Tidak ada salahnya mencoba. Lagi pula kau tidak rugi apa-apa.”

“Baiklah, kapan kau akan bawa aku bertemu dengannya dan di mana kita akan bertemu?”

“Nanti sore. Kita bertemu di  tempat itu, di mana kau menabrak aku.”

“Baiklah!” Lucas kembali melangkah, meninggalkan Amy.

Amy pun pergi, dia harus kembali ke kantor. Rasanya sudah tidak sabar, sore cepat datang karena dia sudah sangat ingin mempertemukan Lucas dengan  Andrew. Bagaimana reaksi Andrew nanti ketika bertemu dengan orang yang begitu mirip dengannya?

Dia tidak akan mengatakan kepada Andrew Jika dia akan membawa seorang klien untuknya. Andrew pasti akan senang sebab selama ini hanya dia saja klien pria itu dan jika Lucas mempercayai Andrew maka mereka berdua akan menjadi kliennya tapi yang paling sangat ingin dia tahu adalah, reaksi Andrew saat bertemu dengan Lucas.

Terpopuler

Comments

gia nasgia

gia nasgia

kepo berjudul

2024-10-24

0

𝖉𝔬𝓶✅

𝖉𝔬𝓶✅

bisa aja kan Lucas dan Andrew satu orang,,makin misterius aja !!

2024-08-01

0

🍒⃞⃟🦅Pisces

🍒⃞⃟🦅Pisces

aku jga penasaran Ami

2024-07-25

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!