Akan Menyelamatkan Dirimu

Tempat satu-satunya yang bisa didatangi Amy adalah tempat Andrew. Hanya pria itu saja yang menjadi tempatnya untuk berbagi karena Andrew mendukung apa yang dia lakukan.

Memang sejak awal Andrewlah yang mendorong dirinya untuk berubah walaupun sampai sekarang dia belum tahu motif yang Andrew miliki.

Selagi Amy berada di tempat Andrew, tidak ada satu orang pun yang datang untuk diramal. Jangan-jangan kecurigaannya benar jika dia adalah satu-satunya klien yang Andrew miliki. Memang terdengar bodoh, di zaman yang sudah modern dan begitu canggih, mana ada lagi orang yang mempercayai ramalan.

"Jadi dia meminta dirimu menjadi Amy yang dulu?" Andrew bertanya seperti itu setelah dia mendengar dari Amy jika Elisa benar-benar marah dengannya.

"Yeah, dia akan kembali berteman denganku jika aku kembali menjadi Amy yang jelek!"

"Sungguh mencurigakan. Aku akan coba melihatnya dengan kartuku!"

"Aku benar-benar tidak percaya jika kau adalah seorang peramal!"

"Ssst, biarkan kau berkonsentrasi!"

Beberapa kartu sudah berada di atas meja, Andrew mulai memilih dan mengambil sebuah kartu. Amy sampai menelan ludah, jantungnya pun berdegup cepat karena dia sangat penasaran dengan kartu yang diambil oleh Andrew.

"Bagaimana?" dia justru tidak sabar.

"Sabarlah kawan, yang terburu-buru itu tidak baik."

"Ck, sepertinya kau tidak meyakinkan!" Andrew tersenyum, kartu pun dibuka tapi dia sangat terkejut melihat kartu yang dia dapatkan.

“ Aku ingin kau berhati-hati, Amy," Andrew memberitahunya dengan ekspresi cemas.

“Berhati-hati untuk apa? Apa ada yang ingin berbuat jahat kepadaku?”

“Ya, kau lihat kartu ini,” Andrew menunjukkan kartunya yang melambangkan dewi kematian.

“Ada orang yang memiliki niat jahat kepadamu jadi kau harus berhati-hati dan jangan mudah percaya dengan siapa pun meskipun itu adalah orang yang kau kenal dengan baik.”

“Ramalanmu ini terdengar lucu, Andrew. Aku bukan orang kaya dan aku juga tidak memiliki penampilan yang menarik. Siapa pun tidak akan menganggap aku sebagai saingan lalu kenapa ada yang memiliki niat jahat kepadaku? Aku sungguh tidak bisa mempercayai apa yang kau katakan karena hal itu sangat mustahil.”

“ Percayalah, aku tidak mungkin salah dengan ramalanku ini. Seseorang sedang merencanakan sesuatu dan memiliki niat jahat terhadap dirimu. Aku memperingati dirimu supaya kau berhati-hati dan aku berharap kau tidak menjadikan peringatan yang aku berikan seperti sebuah lelucon.”

“Baiklah, tapi apa kau memiliki gambaran akan orang yang hendak mencelakai aku?”

“ Tidak, tapi aku ingin kau berhati-hati.”

“Aku sungguh tidak percaya dengan ramalanmu ini tapi karena kau sudah banyak membantu aku jadi aku akan mempercayainya. Sekarang lupakan ramalan itu dan bantulah aku.”

“Kau yang harus membantu aku, Amy. Kau tidak lupa dengan taruhan yang kita buat, bukan? Kau harus membantu aku menyebar selebaran agar aku mendapatkan pelanggan.”

"Untuk apa? Zaman sudah berubah, Andrew. Tidak ada lagi yang mempercayai hal ini. Dari pada kau menjadi peramal lebih baik kau belajar bisnis. Kau lebih cocok jadi CEO dari pada jadi peramal!"

"Ini adalah hobiku jadi lakukan dan sebarkan brosur itu. Aku harap kau membawakan seorang pelanggan untukku!"

“Ck, kau sungguh menyebalkan!” mau tidak mau, Amy mengambil brosur yang ada di atas meja dan segera bergegas pergi. dia harus segera melakukan pekerjaan tak menyenangkan itu agar dia bisa cepat kembali.

 Andrew memandangi kepergiannya dari jendela toko. yaitu berdiri cukup lama memperhatikan Amy yang sedang berlari menghampiri seseorang yang kebetulan lewat untuk membagikan brosur tersebut.

Dia harap kami berhati-hati dengan peringatan yang dia berikan karena dia tidak bercanda akan peringatan itu. tatapannya masih tak lepas dengan Ami yang menjadi bahan tertawaan dari orang yang mendapatkan brosur darinya.

“Gadis bodoh. Aku pasti akan menyelamatkan dirimu. Di kehidupan lampau aku telah lalai tapi di kehidupan ini, aku tidak akan membiarkan siapa pun memanfaatkan dirimu!” perkataan itu terucap dan tentunya Dia memiliki sebuah rahasia besar yang tidak boleh diketahui oleh siapa pun.

Amy yang baru saja ditertawakan tampak kesal. Dia berpaling dan memandangi Andrew yang rupanya sedang mengawasi dirinya. Awas saja, pria itu pasti sengaja. Dia juga bodoh, seharusnya dia membawa tasnya dan pura-pura menyebarkan brosur ke tempat jauh supaya dia dapat melarikan diri.

Andrew melangkah keluar Dan menghampiri Ami yang masih berusaha mempromosikan tempat ramalnya. Dia tidak peduli ada yang tertarik atau tidak karena tujuan sebenarnya adalah Amy  tapi dia harus berpura-pura sedang berbisnis agar kami tidak mencurigai dirinya.

“Bagaimana, apa tidak ada satupun yang tertarik untuk diramal olehku?”

“Aku rasa hanya aku sendiri orang bodoh yang mempercayai ramalanmu karena mereka semua justru menertawakan aku!”

“Itu karena mereka  menikmati hidup mereka. Bukankah sudah aku katakan padamu jika aku hanya menerima klien yang istimewa seperti dirimu saja? Tidak semua orang bisa menjadi klienku karena aku yang memilihnya secara langsung!"

“Menyebalkan, jika begitu untuk apa kau meminta aku menyebarkan selebaran ini? Bukankah kau sedang mengerjai aku?”

“Aku hanya menggodamu saja, Amy. Sekarang ikut aku!” Andrew meraih tangan Amy lalu menarik Amy pergi.

“Mau ke mana? Aku belum selesai dan tasku tidak aku bawa!”

“Jika begitu pergi ambil tasnya dan setelah itu kita pergi.”

“Lalu bagaimana dengan brosur ini?”

“Sudah aku katakan jika aku hanya menggodamu saja!” Andrew menariknya pergi, membawanya kembali untuk mengambil tas dan setelah itu dia mengajak Amy pergi.

Amy benar-benar tidak mengerti tapi dia tetap mengikuti Andrew. Dia tidak bertanya tapi dia kehabisan kata-kata karena Andrew mengajaknya menikmati semangkuk makanan pedas karena dia benci makanan pedas.

Terpopuler

Comments

gia nasgia

gia nasgia

kayaknya seperti time travel 🤔

2024-10-24

0

🍒⃞⃟🦅 ναℓ_ναℓ 🌸

🍒⃞⃟🦅 ναℓ_ναℓ 🌸

ada apa.di masa lampau mereka berdua ya 🤔🤔

2024-08-03

0

𝖉𝔬𝓶✅

𝖉𝔬𝓶✅

jngn² Amy dan Andrew memiliki hbngn di masa lalu sehingga Andrew ingin melindungi Amy dari org JHT.

2024-08-01

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!