Tok
Tok
Tok
Senja yang masih tertidur terbangun karena mendengar suara ketukan pintu kost nya. Ia pun melihat jam di ponsel nya, jam sudah menunjuk kan pukul 9 pagi.
"Haduh, aku kesiangan."Batin Senja.
Dengan nyawa yang masih di kumpulkan, Senja berjalan gontai ke arah pintu, ia pun membuka untuk melihat siapa yang datang sepagi ini.
Mata Senja membulat besar saat ia melihat beberapa orang sedang berdiri di belakang nya dengan membawa sebuah gaun, sepatu dan tas di tangan orang orang itu, mereka lalu masuk tanpa berkata apa pun dan meletakan semua itu di atas tempat tidur senja.
"Hei, apa yang kalian lakukan?." Tanya senja penuh tanya di dalam pikiran nya, siapa orang orang itu.
Tiba tiba Sekertaris Tom muncul dan menyapa senja. "Selamat pagi Nona senja." Sapa sekretaris Tom.
"Sekertaris Tom, apa yang kamu lakukan disini, dan barang barang ini untuk apa?." Tanya Senja Heran.
"Nona, Tuan Adrian meminta anda untuk menyiapkan diri, Anda di minta menemani nya nanti malam." jelas Sekretaris Tom.
senja menghela nafas kesal, karena lagi lagi Adrian terus mengusik nya.
"Nona, lebih baik anda menurut saja dengan kemauan Tuan Adrian, semua yang anda lakukan pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal Nona. lagi pula menentang nya pun sangat percuma Nona." Ucap Sekretaris Tom saat Senja sedang memikirkan pria menjengkelkan itu di pikiran nya.
"Aku tidak mengerti maksud mu Sekertaris Tom?."
"Nanti anda akan mengerti Nona, kalau begitu saya permisi dulu, saya akan menjemput anda Nanti malam pukul 7 Nona."Ucap Sekertaris Tom lagi. Ia lalu berjalan pergi sebelum Senja mengatakan apa pun lagi.
Senja pun dengan kesal menutup pintu kamar nya, ia melihat pakaian pakaian yang di bawakan untuk nya. melihat nya saja Senja sudah bisa menebak harga pakaian itu tidak lah murah.
Meski enggan dan bersungut-sungut senja pun tetap melakukan permintaan Adrian, ia pun tampak sudah siap dengan dress putih panjang membuat ia terlihat sangat manis hari ini.
Saat Ia melihat mobil Adrian sudah datang, ia pun berjalan keluar karena malas kalau Sekretaris Tom masuk ke kamar nya dan membuat kamar senja menjadi pusat perhatian.
"Selamat malam nona." Sekertaris Tom menyambut senja dan membuka kan pintu untuk wanita itu.
Senja pun melihat Adrian ada di dalam nya, ia pun duduk di samping Adrian tanpa mengatakan apa pun.
Saat mobil sudah jalan, Adrian memberikan sebuah kertas kepada Senja.
"Apa ini?." Tanya senja.
"Apa kamu tidak bisa membaca?."
Mendapatkan balasan yang tidak sedap, senja memutar bola mata malas nya.
"Surat kontrak menikah?."
"Kau ingin membeli ku?." Pekik senja kesal.
"Aku hanya menawarkan itu pada mu, jika kau menerima nya, Aku akan membuka kembali toko bunga itu dan kau lah yang akan mengurus nya, kau bisa merekrut kembali teman teman mu yang kini hidup melarat tanpa pekerjaan, tapi jika kau tidak mau, kau akan lihat mereka dan juga kau akan hidup sangat tidak berdaya hingga kalian tidak lagi merasakan bahagia dalam hidup."Ucap Adrian.
"Kau mengancam ku?." Tanya senja.
"Semua kembali kepala pandangan mu, kalau melihat ini sebagai sebuah ancaman atau sebuah tawaran yang menguntungkan."Ucap Adrian.
"Aku beri kamu waktu sampai besok untuk memberikan jawaban nya."
Senja mengepalkan tangan nya, ia tahu Adrian tidak memberikan nya pilihan selain menerima tawaran ini, namun Senja di sepanjang jalan hanya diam. ia bingung harus menjawab apa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
Sumini Ningsih
masa nikahkontrak
2024-08-13
1
Dimas Hakim
iklan trussss
2024-08-09
0
andriani
terima aja senja. jadi nyonya besar 🤣🤣🤣
2024-07-04
1