Adrian lalu mengajak Senja meninggalkan acara itu.
"Apa acara nya sudah selesai?." Tanya senja pada Adrian yang diam membawanya keluar.
Namun laki laki itu tampak diam, sikap nya dingin dan menyebalkan rasanya bagi senja.
•••
Di dalam mobil.
Adrian mengeluarkan surat itu untuk Senja yang membuat wanita itu jadi bingung maksud Adrian menyerahkan surat perjanjian itu pada nya.
"Aku belum memutuskan apa pun."Ucap Senja. berharap ucapan nya mendapatkan jawaban maksud Adrian memberikan surat itu pada nya.
"Kau sendiri yang mengatakan kalau kita akan segera menikah." Ucap Adrian dengan tegas. terlihat suasana Adrian sedang tidak baik baik saja.
Senja pun teringat pada kejadian tadi di depan Edward dan Lusi, dimana ia begitu mendalami peran dan mengucapkan perkataan akan segera menikah dengan Adrian.
"Aku seperti nya terjatuh pada jebakan pria menyebalkan ini." Gumam Senja.
"Tapi aku kan menjalankan tugas ku sebagai pasangan mu, Aku mengatakan itu agar mereka semakin percaya." Protes senja.
"Kalau begitu, menikah dengan ku, dan perdalam peran mu." Saut Adrian. Senja terdiam.
Ia pun menatap Adrian, otak nya berfikir keras jawaban apa yang harus ia jawab, ini bukan tentang seorang kekasih yang saling mencintai, melamar untuk mempersunting nya, tapi ini tentang laki laki yang ingin menikahi nya karena ingin meminta pertolongan dengan cara menikah.
Di tengah keraguan nya, tiba tiba Adrian meminta Tom untuk memutar arah. Jane pun tampak bingung kemana mereka akan pergi.
Setelah beberapa saat perjalanan, Senja pun menyadari kalau ini menuju ke tempat tinggal Fitri.
Benar saja, Mobil itu berhenti tepat di depan Kost milik Fitri.Fitri tampak duduk di depan teras seperti memikirkan sesuatu.
"Untuk apa kita kesini?." Tanya Senja heran.
Adrian lalu memberikan ponsel nya agak di lempar pada Senja, Senja pun melihat video Fitri sedang di marahi oleh ibu kost yang galak.
"Kamu kalau belum bisa bayar uang sewa Minggu depan, kamu lebih baik pergi saja, Sudah 3 bulan kamu menunggak, pusing saya lama lama tagih uang kost sama kamu."Ucap ibu Kost yang memarahi Fitri yang tampak tertunduk malu.
"3 bulan."
Senja tidak tahu kalau sahabat nya selama ini menunggak uang kost selama 3 bulan, Senja bahkan tidak habis pikir kemana Gaji yang di terima sahabat nya sampai bisa tidak cukup untuk membayar uang kost.
Fitri yang sedang duduk di tangga teras kost nya, melihat sepasang kaki berdiri di hadapan nya. Fitri menengadahkan kepala nya melihat Senja berdiri menatap nya.
"Senja." Fitri terkejut melihat kedatangan senja selarut ini.
Fitri pun berdiri senja lansung memeluk sahabat nya itu. Fitri terkejut apa yang sedang terjadi.
"Kamu gak pernah cerita kalau kamu ada masalah, sampai nunggak uang kost."Ucap Senja, seketika tangis Fitri pun pecah. tangisan yang ia tahan karena tidak ada tempat untuk sekedar bercerita.
"Ibu ku sakit senja, Semua gaji ku aku kirim untuk ibu ku, aku hanya pegang untuk makan ku selama disini, sekarang aku bingung, gak ada kerjaan, aku bahkan akan di usir dari kost."cap Fitri lirih.
Senja yang mendengar pun sangat terkejut, mungkin ini adalah alasan Fitri bekerja di club malam kemarin, Ia pun mengelus punggung wanita itu untuk menenangkan nya.
"Jangan menangis lagi, mulai Minggu ini, kita akan kembali bekerja di toko bunga." Ucap Senja. Mendengar hal itu Fitri yang terkejut, ia melepaskan pelukan nya menatap senja. "Beneran senja?." Tanya Fitri menyakinkan diri nya.
"Cerita nya panjang, aku sekarang lapar, kau mau menemani ku?."Tanya Senja. Fitri pun mengangguk.
Fitri dan Senja pun berjalan mencari makanan di ujung jalan, senja menoleh ke arah mobil Adrian yang masih terparkir di sana.
Beberapa saat yang lalu, saat melihat video Fitri yang di marahi ibu kost, Senja pun memilih menyetujui menikah dengan Adrian. Toh ia pun tidak memiliki pilihan apa pun karena kalau adrian sudah meminta siapa pun tidak boleh menentang nya.
Keputusan yang di ambil senja pun semakin bulat demi menyelamatkan sahabat nya dan juga orang orang yang bekerja 1 tempat kerja dengan nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
Sumini Ningsih
daripada kamu hidup susah mendinga udah terima aja lamaran adrian, senja
2024-08-14
0
Halimah
semoga pengorbananmu tidak sia" jingga
2024-07-04
0
tiara
Semoga pengorbananmu Senja ditukar dengan kebahagiaan yang akan kamu dapatkan kelak
2024-07-03
0