Saat ia masuk ia melihat Senja memainkan ponsel dengan wajah nya yang cemberut.
"Apa menyenangkan?." Tanya Adrian.
"Menurutmu?."
Adrian kembali tersenyum mendapatkan jawaban ketus Senja.
Adrian lalu memegangi tangan senja, lalu membawa wanita itu keluar. Senja terkejut pun tampak bingung Adrian membawa nya keluar secara tiba tiba.
"Kita mau kemana?." Tanya senja.
"ikut saja." Balas Adrian.
Mora yang sedang menunggu Adrian kembali pun mengerutkan kening nya saat melihat Adrian mengandeng tangan Senja kelusr dari ruangan. Bukan hanya Mora yang terkejut, semua staf yang bekerja di perusahaan itu pun heran dan bertanya siapa wanita yang bersama dengan bos mereka saat ini.
Senja yang di lihat oleh banyak orang seperti itu pun merasa tidak nyaman, ia hanya berjalan agak menunduk menghindar dari tatapan orang orang pada nya.
"Adrian kamu kenapa bersama wanita ini?." Tanya Mora kesal, apalagi melihat Adrian bahkan tidak melepaskan tangan nya dengan senja.
"Dia adalah kekasih ku, perkenalkan nama nya senja."Ucap Adrian memperjelas hubungan nya dengan Senja.
Mata Mora terbelalak kaget. Ia melihat Senja dari bawah sampai atas, bagaimana sosok wanita dengan pakaian biasa dan bahkan muka yang biasa tanpa riasan itu menjadi pilihan Adrian.
"Kamu serius Adrian?." tanya Mora.
"Apa kita jadi makan?." Tanya Adrian lagi.
Meski ia tidak suka dengan apa yang terjadi di depan nya, laki laki yang ia suka jatuh ke tangan wanita yang sederhana dan tidak menarik sama sekali, tidak membuat Mora menyerah.
"Iya, ayo."Balas Mora.
Di Restoran.
Mora pun tampak tidak selera makan, ia terus melihat senja yang merasa sudah mengacaukan makan siang nya dengan Adrian.
"Adrian, apa Tante Mira tahu soal hubungan kalian?." Tanya Mora.
"Tentu saja tahu, Tante Mira sangat mendukung hubungan kami." Senja merangkul Adrian yang duduk di samping nya.
"Kami akan segera menikah."Ucap Senja lagi.
"Apa..." Mora begitu terkejut saat mendengar Adrian akan menikah dengan Senja hingga membuat ia terpekik.
"Em, aku sudah tidak selera makan, Aku pulang dulu ya, kalian lanjutkan saja makan nya."Ucap Mora.
"Baiklah, hati hati dijalan nona Mora."Ucap Senja melambai pada Mora.
Mora yang menahan kesal nya, hanya bisa menahan dan berjalan pergi dari sana.
"Ada apa dengan dia?." Tanya Senja pada Adrian. Adrian hanya mengangkat bahu nya tidak tahu, tanpa mempedulikan Mora yang pergi begitu mendadak.
"Tapi dia sangat cantik Tuan, kenapa anda tidak bersama dengan dia saja, dia juga terlihat seperti wanita kaya. sepadan dengan anda."Ucap Senja.
"Ayo kita juga pulang." Ajak Adrian.
"Eh, Makanan ini masih banyak, bagaimana bisa kita melewatkan mereka yang mengemaskan ini." Ucap Senja saat melihat Makanan masih banyak dan Adrian mau mengajak nya pergi.
seketika ajaran orang tua nya dulu tentang di larang membuang makanan pun mengelak saat disuruh untuk meninggalkan makanan ini.
"Kau ingin menghabiskan nya?." Tanya Adrian.
"Tentu saja, aku juga masih lapar, ayo duduk Tuan, anda tidak boleh membuang buang makanan, itu tidak baik."Ucap Senja menarik kembali Adrian untuk duduk.
senja pun menikmati makanan nya dengan lahap, Adrian tersenyum melihat sosok wanita di depan nya yang tidak ada sedikit pun rasa sungkan dan begitu unik bagi nya.
"Jangan hanya melihat saja Tuan, makanan tidak akan masuk ke mulut mu dengan sendiri nya."Ucap Senja. Adrian tersenyum hampir terkekeh, namun berhasil ia menahan nya.
Senja lalu menyuapi makanan untuk Adrian, ragu ragu ia menerima suapan dari wanita itu. Senja pun tersenyum dan menanyakan rasanya.
"Sangat enak kan." Ucap Senja.
Adrian hanya diam, dan kembali memakan makanan itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
Crownie
bang kasih tau penulis baru seperti saya, caranya lebih kreatif dan supaya yang baca sampe 1rban
2025-03-12
0
Sumini Ningsih
seja2 ga ada gerogi2nya dasar kau polos sekali senja
2024-08-13
0
andriani
senja ga ada kalem2 nya, no debat
2024-07-04
0