Perjalanan menuju ke kantor. Adrian habiskan dengan melihat ke luar jendela, mata nya menyusuri jalanan.
"Tom Berhenti!." Ucap Adrian lagi yang tiba tiba membuat Tom terkejut.
"Iya Tuan." mata Tom melihat sekitaran, mencari apa yang membuat Tuan nya menghentikan mobil nya kembali.
"Wanita itu." Adrian melihat Senja yang berada di toko bunga sedang merapikan barang barangnya.
"Itu seperti wanita kemarin Tuan."
"Bukan seperti lagi, memang dia orang nya." Saut Adrian yang lansung turun dari mobil.
"Senja, Ada yang datang, kamu layani dulu ya." Ucap Dion atasan Senja. Senja pun mengiyakan dan lekas membalikkan tubuh nya.
"Selamat datang." Sambut Senja, Namun senja lekas terdiam karena wajah di depan nya seperti nya sangat tidak asing bagi nya.
"Ada yang bisa saya bantu Tuan?." Tanya Senja dengan ramah. Ia pun melebarkan senyuman nya seperti biasa saat melayani pelanggan.
Mendapatkan senyum Senja membuat Adrian menatap heran. "Bagaimana wanita itu bisa biasa biasa saja."Batin Adrian.
"Tuan, ada yang bisa saya bantu." tanya senja lagi saat Bryan terdiam.
"Apa kamu sudah lupa dengan saya?." tanya Adrian yang akhir nya membuat Senja mengingat ngingat siapa laki laki di depan nya.
"Orang ini..." Senja mendehem saat ia ingat siapa Adrian.
"Maaf Tuan, saya tidak memiliki ingatan yang baik kalau orang itu tidak penting bagi saya."
"Kau." Adrian meremas jemari nya saat senja mengatakan ia bukan orang yang penting.
"Dimana atasan mu?." Tanya Adrian. Adrian lalu membisikkan sesuatu pada Tom. Tom pun tampak mengangguk.
"Mau apa dia?." Batin Senja. Menatap Adrian dengan tatapan yang penuh curiga.
Dion menghampiri Senja dan Adrian saat ia mendengar Adrian mencari atasan Senja.
"Ada yang bisa saya bantu?." Tanya Dion.
"Kamu pemilik nya?." Dion mengangguk mengiyakan.
"Tuan kami akan mengadakan sebuah Acara yang membutuhkan dekorasi bunga segar, apa kalian bisa membantu?, soal uang, kami akan bayar lansung 100% cash." Tom menjelaskan apa yang diinginkan Adrian, mendengar hal Itu Dion pun sangat bersemangat.
"Sombong sekali dia bicara." Ucap Senja dengan pelan.
"Apa kau bilang tadi?". Tanya Adrian yang sontak membuat Senja terkejut. "Tidak, saya tidak ada bilang apa apa tuan." Balas Adrian.
"Saya ingin dia sebagai pertanggungjawaban untuk acara ini." Tunjuk Adrian pada Senja. Dion yang mendengar permintaan Adrian pun bingung.
"Aku, kenapa aku?."
"Baik Tuan. Senja pasti akan ikut turun kelapangan karena memang bagian dari itu." Balas Dion dengan cepat sebelum senja lebih banyak lagi bicara.
Adrian menatap senja dengan tatapan yang sangat sulit di tebak oleh wanita itu. namun tatapan itu seolah mengisyaratkan Senja bahkan akan ada yang dilakukan Adrian pada nya.
Setelah Adrian pergi. Fitri menghampiri Senja.
"Senja, kita mendapatkan proyek besar, semua di pastikan mendapatkan bonus untuk proyek ini." Ucap Dion. Senja pun tentu saja kegirangan mendengar kata bonus. Walau ia pun merasa perlu waspada pada Adrian.
"Senja, itu kan cowok kemarin. Dia sampai kesini, apa dia mau balas dendam." Ucap Fitri.
"Entah lah." suasana hati senja menjadi tidak baik ketika wajah Adrian melintas kembali di pikiran nya.
Sementara Adrian yang sudah berada di dalam mobil, menyunggingkan senyuman nya melihat Adrian dari jauh.
"Tuan, jadi untuk ulang tahun kakek anda, akan mengunakan dekor bunga?." Tanya Tom.
"Iya.", Balas Adrian singkat.
Tak tahu apa yang di pikirkan oleh Adrian yang sudah jelas pikiran Tom tertuju pada gadis bernama senja itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
Wati Untung
mksud terselubung
2025-02-22
1
Sumini Ningsih
adrian ada maksud sama senja
2024-08-13
0
Rahma Inayah
terpesona krn senja tdk spt wanita lain yg memuja adrian dan merayu klu senja terliht cuek
2024-06-28
1