Bab 13

Mendengar saat ini Diego ada di dunia jiwa, dia hanya mengangguk, dan berkata..

"Kalau boleh tau, kenapa senior membawaku kemari??" tanya Diego

"Aku hanya tertarik saja dengan mu, kamu memiliki sesuatu yang tidak orang lain miliki" jawab Sosok tersebut

"Maksud Senior??" tanya Diego lagi

"Regenerasi, dan skill ini sangatlah langka di duniamu, walaupun skill milikmu belum sepenuhnya kau kuasai, aku akan membantumu melatihnya, jadi rahasiakan dari orang-orang yang tamak" jawab sosok tersebut

"Baik senior, akan saya ingat pesan senior" ucap Diego

"Bagus, sekarang aku akan mengajarimu skill regenerasi hingga kamu bisa menguasainya" balas Sosok tersebut..

Diego terus latihan regenerasi, dan skill lainnya yang menurut Diego sangat penting, hingga Diego bisa menguasai seluruh skill yang dia latih ke tingkat tinggi hanya dalam waktu singkat..

"Sekarang kembalilah ke tubuhmu, karena gadis manja itu terus menangis menantimu sadar, ingat, sering-seringlah kemari untuk ngobrol denganku" ucap sosok tersebut

"Baik senior, terimakasih, atas pelatihannya" balas Diego kembali ke sadaran nya,

Saat membuka mata, Lina yang terus memeluk Diego..

"Ugh, Lina bisa lepaskan pelukanmu, aku tidak bisa nafas" ucap Diego

Mendengar suara Diego, Lina langsung menerkam Diego dan mencium bibir Diego..

Diego yang tidak siap terkejut melihat keagresifan Lina, sehingga Diego yang lost kontrol menerkam balik Lina, dan melakukan hubungan yang lebih intim lagi hingga keduanya benar-benar saling menikmati..

(Jangan harap author menceritakan mereka berdua yang saling beradu serangan dan gaya, jadi silahkan membayangkan sendiri)

Setelah selesai mencetak gol, Diego mulai sadar saat ini dia berada di dalam goa..

"Dimana kita sekarang??" tanya Diego

"Kita sekarang berada di goa tebing Jurang tuan muda" jawab Lina

"Kenapa panggil aku tuan muda setelah kita melakukan hubungan suami istri?? Panggil aku sayang atau terserah asal bukan tuan muda lagi" ucap Diego

Lina yang mendapat ceramah seperti itu hanya bisa tersenyum dan mengangguk..

"Lalu, dimana yang lain??" tanya Diego

"Coba sayang buka gelang dan kalung tuan muda, tapi sebelum itu sebaiknya kita segera berpakainan" jawab Lina

Diego yang secara refleks melihat kebawah membuatnya langsung menerkam Lina..

"Sayang, segera pakai pakaianmu, kenapa malah aku yang kamu pakai??" tanya Lina yang pasrah mendapat serangan dari Diego

"Salahkan tubuhmu yang menggoda itu sayang" bisik Diego yang terus menggempur pertahanan Lina hingga 3 jam lamanya

Setelah puas, mereka segera memakai pakaiannya dan mulai membuka gelang dan kalungnya..

Keempatnya langsung muncul dihadapan Diego, Luna yang takut Diego marah langsung memeluk Diego sambil menangis..

Lina yang melihat Luna memeluk Diego hanya bisa tersenyum melihat dinginnya Luna ternyata bisa mencair jika dengan Diego yang berada disisinya..

"Ee, bisa tolong lepas, aku tidak bisa nafas" ucap Diego yang kesulitan nafas karena pelukan Luna sangat kuat..

Greg, Bob dan Ares hanya bisa menggelengkan kepala melihat saudara angkatnya yang hanya bisa luluh dengan Diego..

"Ma-maaf" jawab Luna menunduk malu..

"Kenapa kalian kemari??" tanya Diego

"Karena kami sudah nyaman dengan tuan muda" jawab Greg, Ares dan Bob bersamaan..

"Mulai sekarang, aku ingin kalian menemaniku, dan menjadi saudaraku, untuk Luna, mau jadi istriku atau saudaraku??" tanya Diego

"Kenapa harus tanya lagi kalau sudah tau jawabannya??" tanya balik Luna

"Haa?? Maksudnya gimana??" tanya Diego pura-pura bingung

"Aku ingin jadi istrimu" teriak Luna

Greg, Ares, Lina dan Bob tertawa karena jawaban Luna..

"Kenapa kalian tertawa, tidak lucu" ucap Luna

"Sudah sudah, jangan jahilin saudari kalian ini" ucap Diego

"Jadi sekarang apa rencana anda tuan muda??" tanya Greg

"😑 Apa-apaan panggilan itu?? Mulai sekarang panggil namaku, tidak ada namanya tuan muda lagi, kalau tidak, aku akan mendiamkan kalian selamanya" ucap Diego

"Baiklah baiklah, sekarang apa rencanamu??" tanya Greg

"Mari kita explore goa ini, setelah itu aku akan buat tempat ini menjadi markas 'Shadow Army' ku dan aku akan merekrut 150 orang saja yang memiliki bakat, tekad dan kesetiaan tinggi" jawab Diego

Mereka berenam mulai mengexplore goa dimana mereka saat ini..

Dalam waktu 2 jam, Diego sangat puas dengan tempatnya, tapi masalahnya bagaimana membawa York ke tempat ini??

Melihat Diego termenung, membuat Luna penasaran, dia pun menghampiri Diego

"Kenapa?? Apa ada masalah??" tanya Luna

"Bagaimana aku membawa paman York dan para karyawannya kemari?? Tidak mungkin kan kita pake teleportasi" jawab Diego

Merekapun saling berdiskusi saling memberi masukan..

"Sepertinya kita harus membuat jalan untuk alat berat masuk kesini" ucap Greg

"Kalau begitu, paman Greg saja yang membuatnya, kalau aku yang membuatnya takutnya malah roboh semua yang ada" ucap Diego

Greg yang faham maksudnya hanya memutar matanya sambil mencibir..

"Cih, bilang saja malas membuat lubang sampai atas" kata Greg

"Hehehe"

Diego hanya bisa cengar cengir saja..

Greg memulai mengeluarkan tenaganya dan,

BOOOM

DUUUUAAAAAARRR

Hanya dalam sekali pukul lubang seluas dua meter tembus sampai atas, Diego langsung membuat array ilusi agar tidak ada yang mengetahui jika disitu ada tempat masuk goa..

"Dengan begini para pekerja dan alat-alat berat bisa masuk, sekarang aku akan membersihkan sisanya" ucap Diego yang memulai membersihkan batu-batu yang berserakan sekalian ingin melihat tembus mana jalan yang di buat Greg..

Terpopuler

Comments

Asho 99

Asho 99

aduh malas Baca.. baru begini langsung anu... cari novel lain...
buat athor sukses selalu.. beda orang beda imajinasi...

2025-01-23

0

aris pang

aris pang

terlalu cepat

2025-01-18

0

Albertus Sinaga

Albertus Sinaga

ah luar biasa

2024-12-09

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!