Bab 11

Selesai makan, Diego dan yang lainnya sedang bersantai di ruang keluarga..

"Jadi setelah ini, apa rencanamu selanjutnya nak??" tanya Mala

"Mungkin Diego akan membangun kekuatan sendiri ma, karena sepertinya harta saja tidak cukup untuk menjaga keluarga kita" jawab Diego

"Kamu benar nak, kalau hanya harta saja tanpa kekuatan, kita tidak akan binasa" diamini oleh Edward

"Kak, apa langkah selanjutnya yang harus aku ambil?? " tanya Diego dalam hati menggunakan telepati

"Bagaimana kalau tuan muda menguasai dunia bawah?? agar di masa depan musuh-musuh tuan muda berfikir dua kali untuk berurusan dengan tuan muda tapi sebelum itu, saya sarankan tuan membangun markas di hutan Naga, disana energi alam dan sumber dayanya sangat melimpah, selain itu tuan akan mendapatkan bawahan yang sangat kuat" jawab Greg

"Menarik" batin Diego

"Pa, boleh kasih kabar paman untuk datang ke sini?? Diego punya kerjaan yang bagus buat paman" ucap Diego

"Pekerjaan apa??" tanya Edward

"Nanti papa juga akan tau, Diego akan mengabari Jendral Siswo, komandan Adi serta tim Diego untuk kesini membicarakan proyek ini" jawab Diego

Diego segera menghubungi Komandan Adi, Jendral Siswo, dan keempat sahabatnya untuk datang ke rumahnya, dan di setujui oleh mereka,

Sedangkan untuk Adik Edward, dia bergegas kerumah sang kakak bersama keluarga saking antusiasnya ingin bertemu Jendral Siswo yang terkenal dengan kedisiplinannya dan ketegasannya..

Tak butuh waktu lama, Jendral Siswo, Komandan Adi dan keempat sahabat Diego datang hampir bersamaan..

Jendral Siswo dan yang lain tidak menyangka dibalik dingin serta kejamnya Diego terhadap musuh, ternyata sangat menyayangi keluarganya, terbukti bagaimana Diego tidak mengizinkan orang tuanya melakukan pekerjaan rumah..

Melihat tamu spesialnya sudah sampai, Diego menyambutnya bersama keluarga besarnya,

"Selamat datang Jendral Siswo, Komandan Adi serta keempat teman seperjuangan, mari masuk" ajak Diego..

Keenamnya memasuki ruang keluarga, dan berkenalan dengan orang tua angkat Diego..

Saat sedang bercengkerama, datang satu tamu lagi, yaitu adik dari Edward dan keluarga..

Edward segera memperkenalkan kepada Jendral Siswo dan Komandan Adi beserta keempat teman Diego. Setelah berbasa basi baru Diego mengungkapkan kenapa mengundang mereka..

"Maaf jika saya mengganggu waktu Jendral Siswo dan Komandan Adi, saya mengundang jendral, serta komandan ini berkaitan tentang markas yang akan saya buat" ucap Diego

"Santai saja nak Diego, lagi pula kami hari ini juga sangat senggang, untuk urusan markas yang akan kamu buat, apa kamu sudah punya lahan sendiri??" tanya Jendral Siswo

"Soal lahan, saya akan membangun markas saya di inti hutan Naga" jawab Diego

Seluruh orang yang ada diruang keluarga terdiam karena terkejut, pasalnya hutan tersebut sangat berbahaya, bahkan terdapat cerita masyarakat jika disana terdapat seekor Naga hitam yang menjaga hutan tersebut..

"Apa kamu yakin nak?? Karena hutan Naga sangatlah berbahaya" ucap Jendral Siswo

"Benar apa yang di ucapkan oleh Jendral Siswo, disana terdapat satu Naga hitam penunggu hutan tersebut" tambah Komandan Adi dan di angguki oleh yang lain

"Benarkah?? Kalau seperti itu, aku akan survey ke hutan tersebut" jawab Diego

Edward, Mala dan yang lainnya terkejut bukan main mendengar jawaban Diego..

Tapi disisi lain, Edward dan Mala sangat yakin kalau Diego dapat menakhlukkan makluk mitos tersebut..

"Kapan kamu akan survey kesana??" tanya Edward

"Besok pagi pa, karena aku merasa akan ada sesuatu yang menarik besok" jawab Diego

"Kalau kamu sudah bertekat, maka kami hanya mendukungmu, tapi nanti siapa yang akan membangun markasmu itu??" tanya Jendral Siswo

"Saya akan mempercayakan proyek ini kepada paman York" jawab Diego santai

Sedangkan adik Edward benar-benar sangat terkejut karena proyek rahasia tersebut dipercayakan kepadanya..

"A-apa kau yakin nak??" tanya York tergagap

"100% yakin, karena paman adalah orang yang dapat di percaya, dan kedepannya paman akan bekerja sama dengan kemiliteran, jadi aku harap paman bisa bekerja dengan baik" jawab Diego

"Paman janji akan bekerja dengan baik, terimakasih nak, kak, kau memiliki anak yang sangat baik, aku janji atas nama langit dan bumi tidak akan pernah mengecewakan kalian" ucap York sungguh-sungguh

Melihat waktu sudah menunjukkan hampir petang, Edward mengajak para tamu spesialnya untuk makan bersama..

Setelah makan bersama, mereka izin untuk pulang karena akan mempersiapkan diri termasuk paman York dan keluarga, karena ini adalah proyek yang akan membuat kehidupan keluarganya menjadi lebih baik..

Dan untuk Edward, Mala dan Luci saat ini tengah membantu menyiapkan keperluan sang anak/kakak..

"Apa kakak akan pergi lagi??" tanya Luci murung

"Kakak cuma sebentar, lusa kakak sudah pulang kok" jawab Diego

"Janji kelingking??" tanya Luci sambil memberikan jari kelingkingnya

"Janji kelingking" jawab Diego sambil tersenyum

"Lebih baik sekarang ayo kita jalan-jalan sambil beli es krim" ajak Diego

Dengan senang hati Luci langsung menarik tangan Diego untuk segera pergi jalan-jalan..

Setelah selesai mengajak sang adik keluar, untuk beli es krim dan beberapa baju dan laptop, keduanya pulang..

Karena saking capeknya, Luci tertidur sambil memeluk sebuah boneka..

Setibanya di rumah, Diego membawa Luci ke kamar dan Diego kembali ke kamar untuk istirahat karena besok dia akan mengeksplore hutan naga..

Terpopuler

Comments

Arjuna Wera

Arjuna Wera

update terus thor semangat sllu

2025-01-20

0

aris pang

aris pang

lanjut

2025-01-18

0

Miyamura Izuma

Miyamura Izuma

lanjutt

2025-01-13

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!