Sedangkan untuk Diego sendiri saat ini berada di belakang mansion dibawah pohon yang rindang bersama Luci, Luna, Lina, Intan dan Diana..
Mala ibu angkat Diego dari dalam rumah membawa beberapa camilan untuk mereka..
"Selanjutnya, apa planingmu nak??" tanya Mala
Untuk Diana, dia semakin dekat dengan anak laki-lakinya itu, bahkan Diego juga sudah menerima Diana kembali, dan untuk Luci, dia sangat senang karena memiliki dua ibu..
"Mungkin Diego akan mendirikan perusahaan di bidang keamanan ma, tapi Greg, Bob dan Ares yang akan mengurusnya" jawab Diego
"Oh iya ma, bu, besok Diego akan pulang ke desa Wuku, sudah lama Diego tidak ke makam Ayah Anton" lanjut Diego
"Apakah kami boleh ikut??" tanya Diana
"Tentu saja boleh bu, sekalian akan Diego kenalkan dengan paman Ibrahim sekeluarga, karena dulu keluarga paman Ibrahim sangat baik, bahkan saat ayah Anton pergi, merekalah yang merawatku dengan sangat baik, di sana juga ada anak dari paman Ibrahim yang selalu menjaga Diego" jawab Diego
"Pasti dia cewek kan??" celetuk Lina yang tiba-tiba cemberut
"Hahaha, kau benar, dia mungkin seumuran dengan kak Intan" ucap Diego sambil melihat Intan
"Kenapa kau memandangku seperti itu??" tanya Intan sambil melotot
"Apa salahnya?? Toh tidak membuat kakak kehilangan apa-apa kan?? Tanya balik Diego
"Tapi tatapan matamu menyiratkan sesuatu" jawab Intan
"Hah, punya kakak satu galak sekali, mana ada cowok yang mau dengannya kalau galak seperti itu" gumam Diego
"Kau bilang apa tadi??" tanya Intan lagi
"Eh, PD banget, orang aku bilang kalau kue buatan mama dan ibu enak" kilah Diego
"Awas kau" ancam Intan
"Ha??(liat kanan, kiri) ada apa kak??" ucap Diego yang pura-pura tidak tau
"Hiiiihh, ibu liat itu Diego, nyebelin banget" rengek Intan yang selalu di goda sang adik
Ya, begitulah mereka berdua semenjak Diego mulai bisa akrab, sifat tengilnya muncul,.
Dan walaupun begitu, Intan sangat menyayangi Diego..
"Sudah, sudah, Diego, jangan usilin kakakmu terus" Diana dan Mala berbicara bersamaan
"Wah, mama dan Ibu kompak sekali" celetuk Luci, membuat semuanya tertawa..
Kebersamaan serta kehangatan seperti ini tak pernah Diego rasakan, dan hari ini Diego melihat kebahagiaan dari mereka..
"Aku janji akan menjaga kebersamaan dan kehangatan ini, mulai saat ini merekalah semangatku untuk terus bertambah kuat" batin Diego
Diego beranjak dari duduknya karena dia akan membeli mobil elp karena dia ingin langsung membawa keluarganya..
"Mau kemana nak??" tanya Diana
"Mau bertemu dengan Greg bu, ada sesuatu yang akan aku bahas bersamanya" jawab Diego
Diana hanya mengangguk dan lanjut bercengkrama bersama yang lain..
Sedangkan Diego menemui Greg berada di ruang makan..
"Kak Greg, boleh aku minta tolong??" tanya Diego
"Hmm, minta tolong apa??" tanya balik Greg
"Tolong belikan 2 mobil elp untuk membawa yang lain untuk berkunjung di desa Wuku, sekalian nanti belikan mobil sport 5 jenisnya sama dan warnanya custom" jawab Diego
"Kamu mau berkunjung ke makam orang tuamu??" tanya Greg memastikan
"Iya, karena aku ingin sekalian mengajak mereka berlibur" jawab Diego
"Untuk uangnya, tolong jual emas ini, usahakan harganya tinggi, karena ini emas murni" ucap Diego mengeluarkan beberapa emas murni batangan..
"Baiklah, aku akan pergi bersama Bob dan Ares" izin Greg keluar mencari Bob..
"Tunggu, pakai mobilku untuk kesana, untuk Bob nanti biar dia membantuku menyiapkan keperluan kalian nantinya" ucap Diego memberikan kunci mobilnya
"Baik, kalau begitu aku akan pergi sekarang" Greg bergegas mencari Ares,
Kini Diego memanggil Bob untuk menyiapkan keperluan Greg dan Ares untuk besok ikut pergi ke desa Wuku
**********************************************
Sore harinya Diana dan lainnya menyiapkan keperluan untuk besok dibawa..
Greg dan Ares sudah kembali membawa mobil elp yang sudah di modifikasi..
Sedangkan untuk Diego sendiri saat ini sedang ngobrol dengan sosok misterius di dalam dirinya..
"Senior, apakah benar senior ini adalah Kaisar Naga Kekosongan??" tanya Diego
"Kenapa?? Apakau penasaran??" tanya balik sosok tersebut
"Ya, karena aku melihat bawahanku terkejut saat aura beberapa hari yang lalu bocor" jawab Diego
"Kamu benar, aku adalah Kaisar pertama Naga Kekosongan, karena kecerobohanku, aku terlempar ke tempat ini dan meninggal" kata sosok tersebut
"Jadi, nama senior??" tanya Diego
"Panggil saja aku Arlong, dan tolong rahasiakan kesemua orang, karena jika ketahuan, kamu akan di buru" jawab Arlong
"Senior tenang saja, aku akan merahasiakan semuanya tentang Senior" kata Diego dengan yakin
"Baiklah, segeralah turun, mereka menunggumu untuk pergi makan bersama" ucap Arlong
"Baik senior, tenang saja, aku akan menjaga rahasia ini" balas Diego..
Diego segera menuju ruang makan untuk makan bersama..
Dimeja makan sudah berkumpul semuanya, bahkan Diana dan Mala sudah mengetahui hubungan Diego, Lina dan Luna..
Mereka sangat setuju, bahkan mereka menginginkan mereka segera menikah, tetapi Diego ingin tunangan dulu, karena Diego masih fokus dengan perekrutan prajurit yang akan menjadi abdi negara, jadi dirinya benar-benar harus hati-hati memilih agar tidak ada penghianat..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Miyamura Izuma
seeuurruu
2025-01-13
0
Albertus Sinaga
lanjut
2024-12-09
0
Glastor Roy
up
2024-10-17
1