bab 12 Lita sakit

Disya dan Dita saling bertukar pandangan entah harus komen apa , syok sekali ,

" gimana ya Lit kita bingung juga kaget ini ," ucap disya menggaruk kepalanya ,

"ko bisa di nikahin apa alasan nya Lit" tanya Dita ingin tau fakta dan alasan apa di balik teka teki ini

" aku juga gak tau , gak sempet dengerin penjelasan nya , aku udah terlanjur syok sekaligus kecewa, apa yang harus aku lakuin sekarang " ucap disya lesu membaringkan badan nya di pinggiran kasur ,

"asss sakit banget perut aku , kayak nya asam lambung aku naik , perih banget " lirih Lita

Dita dan disya yang masih terdiam ,melihat Lita yang memegangi perut nya dan melihat muka Lita pucat ,

"Lit kamu kenapa ?? Ucap disya

" gak PP , tapi perut aku sakit banget ," ucap Lita lirih . Lita mencoba bangkit , mual mulai mendera dia harus buru buru ke toilet ,

" tolongin dit , mual banget " ucap nya menggapai Dita , Dita dengan sigap langsung membantu Lita ,

" badan kamu lemes banget Lit ," ucap Dita

Disya mengikuti dari belakang , takut tiba tiba Lita jatuh ,

Huek huek

Lita memuntah kan apa yang baru dia makan tadi , rasa pedas mendera dan membuat hidung nya panas perih , 30 menit lama nya Lita di dalam masih terdengar suara muntahan , dan tak lama keran air menyala ,

"Lit udah belum? Kita masuk ya, " ucap Dita menunggu cemas di depan pintu kamar mandi , karna Lita melarang mereka ikut masuk ,

ceklek

"udah yu " ucap Lita keluar dari kamar mandi ,

Mereka kembali berjalan beriringan menuntun Lita, dan membaringkan Lita di tempat tidur ,

"makasih ya , maaf ngerepotin kalian terus " ucap Lita tak enak hati ,

" iya , kamu ini Lit kaya sAma siapa aja , udah mendingan belum perut kamu Lit ,apa kita kasih tau mama kamu ? " tanya disya menyelimuti tubuh Lita sampai ke dada ,

" gak usah , aku gak mau bikin mama khawatir, tidur aja yu , kayak nya udah mendingan deh gak terlalu sakit , " ucap Lita berbohong,padahal perut nya masih perih panas dan melilit , mual masih ia rasakan tapi tak ingin teman temannya tau , cukuplah sudah dia merepotkan teman temannya ,

disya dan Dita sudah berbaring bersiap untuk tidur , tapi sekali lagi Dita memastikan kalau Lita sudah benar benar sembuh,

" kamu beneran udah enakan Lit , tidur di tengah aja deh mendingan biar aku sama disya jagain kamu ,," ucap nya melihat Lita yang tidur di pinggir ,

" udah enakkan ko , aku di sebelah sini aja lah , biar gampang kalo mau ke kamar mandi nya , " ucap Lita memejamkan mata pura pura tertidur,

30 menit menahan sakit dan berpura pura tidur , Lita tak tahan juga , dia terbangun dan berjalan pelan ke kamar mandi , menyalakan keran agar teman temannya tak mendengar suara dia muntah mengeluarkan cairan kekuningan , rasa nya pahit dan sakit sekali ,

Tak lama Lita keluar , mengambil obat pereda asam lambung yang selalu ada di laci samping tempat tidur nya ,

" yaaah air nya abis , mau bangunin mereka gak enak banget , mereka juga baru istirahat, aku turun aja deh pelan pelan , tapi ini sakit banget ," ucap nya lirih

"bismillah" ucap nya mulai melangkah membawa botol minum kosong ,

Ceklek , di buka nya pintu kamar dengan pelan , Lita berjalan tertatih memegangi perutnya yang terasa perih , kepala nya mulai berkurang kunang , pandangan nya terasa berputar dan tiba tiba ada yang memegang pundak nya dari belakang , Lita menahan nafas ia tau itu tangan Kaka nya yang ternyata suami nya itu,

" dek mau kemana ,? " ucap Nizar lembut

Lita tak mau menjawab , Kaka nya membalikan badan Lita , dan melihat keringat sebesar biji jagung membasahi kening , muka Lita pucat , dan melihat tangan Lita yang memegangi perut nya ,

" dek kamu gak PP , kamu sakit ?" tanya Nizar panik , memegangi pipi Lita dan terasa panas

" astaghfirullah panas banget suhu tubuh kamu ," ucap Nizar memeluk tubuh Lita yang lemas dan tambah lemas di peluk Kaka nya begini ,

ini yang Lita takutkan ia tak bisa marah dan menghindar dari Kaka nya , karna ia butuh Kaka nya dari segi apa pun ,

" uhuk maaf ka aku aus , mau ambil minum , aku gak PP ko cuma kurang tidur aja kayak nya , aku ke bawah dulu . " ucap Lita lirih melepaskan pelukan Nizar mulai berjalan , baru beberapa langkah tubuh nya mulai goyah dan Nizar langsung membopong nya , membawa ke kamar Nizar .

...****************...

...****************...

Makin seru kan cerita nya , lanjutin terus ya guys karna cerita Lita dan Nizar bakalan panjang banget ,

See you

Terpopuler

Comments

Beni Kusumah

Beni Kusumah

kakak adik jadi suami istri... /Proud/

2024-06-24

0

Beni Kusumah

Beni Kusumah

waw, romantisnya

2024-06-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!