Disya dan Dita saling bertukar pandangan entah harus komen apa , syok sekali ,
" gimana ya Lit kita bingung juga kaget ini ," ucap disya menggaruk kepalanya ,
"ko bisa di nikahin apa alasan nya Lit" tanya Dita ingin tau fakta dan alasan apa di balik teka teki ini
" aku juga gak tau , gak sempet dengerin penjelasan nya , aku udah terlanjur syok sekaligus kecewa, apa yang harus aku lakuin sekarang " ucap disya lesu membaringkan badan nya di pinggiran kasur ,
"asss sakit banget perut aku , kayak nya asam lambung aku naik , perih banget " lirih Lita
Dita dan disya yang masih terdiam ,melihat Lita yang memegangi perut nya dan melihat muka Lita pucat ,
"Lit kamu kenapa ?? Ucap disya
" gak PP , tapi perut aku sakit banget ," ucap Lita lirih . Lita mencoba bangkit , mual mulai mendera dia harus buru buru ke toilet ,
" tolongin dit , mual banget " ucap nya menggapai Dita , Dita dengan sigap langsung membantu Lita ,
" badan kamu lemes banget Lit ," ucap Dita
Disya mengikuti dari belakang , takut tiba tiba Lita jatuh ,
Huek huek
Lita memuntah kan apa yang baru dia makan tadi , rasa pedas mendera dan membuat hidung nya panas perih , 30 menit lama nya Lita di dalam masih terdengar suara muntahan , dan tak lama keran air menyala ,
"Lit udah belum? Kita masuk ya, " ucap Dita menunggu cemas di depan pintu kamar mandi , karna Lita melarang mereka ikut masuk ,
ceklek
"udah yu " ucap Lita keluar dari kamar mandi ,
Mereka kembali berjalan beriringan menuntun Lita, dan membaringkan Lita di tempat tidur ,
"makasih ya , maaf ngerepotin kalian terus " ucap Lita tak enak hati ,
" iya , kamu ini Lit kaya sAma siapa aja , udah mendingan belum perut kamu Lit ,apa kita kasih tau mama kamu ? " tanya disya menyelimuti tubuh Lita sampai ke dada ,
" gak usah , aku gak mau bikin mama khawatir, tidur aja yu , kayak nya udah mendingan deh gak terlalu sakit , " ucap Lita berbohong,padahal perut nya masih perih panas dan melilit , mual masih ia rasakan tapi tak ingin teman temannya tau , cukuplah sudah dia merepotkan teman temannya ,
disya dan Dita sudah berbaring bersiap untuk tidur , tapi sekali lagi Dita memastikan kalau Lita sudah benar benar sembuh,
" kamu beneran udah enakan Lit , tidur di tengah aja deh mendingan biar aku sama disya jagain kamu ,," ucap nya melihat Lita yang tidur di pinggir ,
" udah enakkan ko , aku di sebelah sini aja lah , biar gampang kalo mau ke kamar mandi nya , " ucap Lita memejamkan mata pura pura tertidur,
30 menit menahan sakit dan berpura pura tidur , Lita tak tahan juga , dia terbangun dan berjalan pelan ke kamar mandi , menyalakan keran agar teman temannya tak mendengar suara dia muntah mengeluarkan cairan kekuningan , rasa nya pahit dan sakit sekali ,
Tak lama Lita keluar , mengambil obat pereda asam lambung yang selalu ada di laci samping tempat tidur nya ,
" yaaah air nya abis , mau bangunin mereka gak enak banget , mereka juga baru istirahat, aku turun aja deh pelan pelan , tapi ini sakit banget ," ucap nya lirih
"bismillah" ucap nya mulai melangkah membawa botol minum kosong ,
Ceklek , di buka nya pintu kamar dengan pelan , Lita berjalan tertatih memegangi perutnya yang terasa perih , kepala nya mulai berkurang kunang , pandangan nya terasa berputar dan tiba tiba ada yang memegang pundak nya dari belakang , Lita menahan nafas ia tau itu tangan Kaka nya yang ternyata suami nya itu,
" dek mau kemana ,? " ucap Nizar lembut
Lita tak mau menjawab , Kaka nya membalikan badan Lita , dan melihat keringat sebesar biji jagung membasahi kening , muka Lita pucat , dan melihat tangan Lita yang memegangi perut nya ,
" dek kamu gak PP , kamu sakit ?" tanya Nizar panik , memegangi pipi Lita dan terasa panas
" astaghfirullah panas banget suhu tubuh kamu ," ucap Nizar memeluk tubuh Lita yang lemas dan tambah lemas di peluk Kaka nya begini ,
ini yang Lita takutkan ia tak bisa marah dan menghindar dari Kaka nya , karna ia butuh Kaka nya dari segi apa pun ,
" uhuk maaf ka aku aus , mau ambil minum , aku gak PP ko cuma kurang tidur aja kayak nya , aku ke bawah dulu . " ucap Lita lirih melepaskan pelukan Nizar mulai berjalan , baru beberapa langkah tubuh nya mulai goyah dan Nizar langsung membopong nya , membawa ke kamar Nizar .
...****************...
...****************...
Makin seru kan cerita nya , lanjutin terus ya guys karna cerita Lita dan Nizar bakalan panjang banget ,
See you
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
Beni Kusumah
kakak adik jadi suami istri... /Proud/
2024-06-24
0
Beni Kusumah
waw, romantisnya
2024-06-24
0