" cup cup cup ko jadi nangis si dek , mencintai seseorang itu sewajarnya aja ya , tapi cintai Allah seluas luas nya , jangan sedih gini Kaka itu sedih tau , gadis kecil Kaka, minta yang terbaik sama Allah dek , " ucap nya mengusap lembut air mata Lita
" sesakit ini ternyata dek , kakak gak ikhlas kamu suka lelaki lain " ucap Nizar dalam hati
"gimana aku gak jatuh cinta sama kamu kak , lihat segala perlakuan kamu untuk aku, semua nya bikin aku jatuh cinta sejatih jatuh nya , aku gak mau egois kita ini saudara , mama papa bahkan kakak pasti kecewa sama perasaan aku dan kita akan sangat canggung nantinya " ucap Lita dalam hati
"udah ya ayok tidur Kaka temenin sampe kamu tidur baca doa dulu ya " ucap Nizar tersenyum hangat, tangan nya mengusap puncak kepala istrinya , istri yang sangat ia cintai ,
Lita memejamkan mata terbuai dengan sentuhan lembut tangan kakak nya , dengan mudah nya ia terlelap ,
"dek , kakak sayang kamu jadi istri yang baik ya nanti , jangan marah kalo kamu tau fakta ini , Kaka akan berusaha meyakinkan kamu dan buat kamu juga mencintai kakak " ucap nya sangat lirih , mencium kening Lita adalah kesukaan nya sekarang , tak ada yang ia lakukan selain memeluk dan mencium Lita , itu pun ia lakukan saat Lita tertidur sekarang ,
Bohong jika ia tak pernah tergoda , se bisa mungkin ia hindari itu , pernah dulu , dulu sekali Nizar mencuri ciuman di bibir Lita yang mungil dan menggoda saat Lita tertidur , dan Nizar amat merasa berdosa akan itu , meskipun Lita istrinya sah di mata agama ,
" tidur yang nyenyak sayang , i love you " kecup nya melepaskan tangan Lita yang melingkar di pinggang nya ,
Nizar bangun , menyelimuti Lita , ia memilih tidur di kamar nya meskipun rindu masih ingin memandangi istri kecil nya ,
"astaghfirullah halajim ya Allah , lebih baik aku wudhu dulu , sabar Nizar ini sebentar lagi , kalo terus terusan sama kamu bisa bisa Kaka khilaf de " ucap nya frustasi sambil berjalan ke toilet untuk berwudhu ,
Nizar tetap lah lelaki normal , di saat ia berduaan dengan Lita kadang pikiran mesum itu datang , bahkan menegang hanya dengan memeluk Lita , jadi ia menghindari pulang kerumah ini dan memilih di pesantren menyibukan diri dengan mengajar ,
Keesokan harinya ..
"Lita nak udah bangun belum , mama masuk ya ?" ucap mama di depan pintu ,
"udah ma masuk aja" teriak Lita di dalam kamar
ceklek
"mau mama bantuin nggak ? Repot nggak ? " usul mama , mendekati Lita yang sedang memakai makeup tipis nya ,
" udah ko ma ini , lihat cantik nggak aku? Tanya Lita menghadap mama , tersenyum manis
"Masya Allah cantik nak , selalu cantik , cocok sekali makeup sama baju nya " puji mama
Baju kebaya modern berwarna navy itu cocok sekali dengan kuli Lita yang putih bersih menambah kesan cerah alami , make up natural membah kesan cantik , mahkota kecil di atas hijab nya pun menambah kesan anggun ,
"Masya Allah cantik banget , siapa ya ini ma ?" tanya Nizar jahil,
Mama dan Lita menoleh ke sumber suara , dan melihat Nizar yang bersandar di daun pintu ,
" bidadari ini loh kak , cantik kan?" jawab mama mengusap pundak Lita yang tersipu malu ,
" mmm mama ini lah Kaka juga , makasih ya pujian nya Lita seneng heheh" cengengesan anak nya
" udah ayo telat ntar , papa udah duluan di sana kan ?" ajak Nizar
"iya ayo " jawab mama
Mama Nizar dan Lita menaiki mobil menuju sekolah , di luar gedung sekolah sudah ramai siswa dan siswi maupun wali murid ,, karna acara hari ini yaitu kelulusan siswa dan siswi SMA,
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
VagaBond
Melanjutkan cerita ini lebih baik daripada menyesal nanti!
2024-06-01
0