bab 4 obrolan keluarga

Lita menggeliat kan badan nya dan berbalik ia pikir halusinasi melihat kakak nya berdiri di samping tempat tidur nya sambil tersenyum hangat .

"bangun juga akhirnya princess" ucap Nizar terkekeh

"kakak ini beneran Kaka " lompat nya dan berseru di hadapan Nizar raut muka nya sumringah sekali dan Nizar tersenyum melihat itu ,

"bukan ini oppa oppa Korea kesukaan kamu itu , " jawab nya tersenyum hangat ,

"isssh nyebelin, kangen tau kok nggak bilang hari ini pulangnya " tanya Lita ,

Lihat lah gadis kecil itu , gemas sekali rasa nya pingin Nizar gigit , udah nemplok aja kaya cikcak Nemu dingding ,

"kejutan , makin berat ya kamu , turun dek engap ini "

" ih Kaka bilang aku gendut ya , enak aja aku udah diet gini kok " tak terima Lita mendengar kata kata Kaka nya barusan ,

"nggak dek makin gemoy bukan gendut " gemas nya mencubit pipi Lita ,

"sama aja , turun yu kak gendong aku tapi , kita makan , kakak pasti belum makan ya kan " pinta nya

Lihat kan seperti anak TK saja permintaan nya , manja sekali tapi Nizar suka , dan inilah alasan orang tua Lita menikah kan mereka , karna Lita terlalu manja dengan Nizar ,

" ayo sini naik ," ucap nya sambil berbalik memunggungi Lita ,

"let's gooo hahah " teriak Lita di punggung Nizar sambil tertawa bahagia ,

nizar menuruni tangga dengan Lita yang sudah pw di punggung nya , sambil berceloteh ria apa saja Lita ceritakan sampai Nizar pusing mendengar nya ,

Mama papa yang melihat itu hanya tersenyum,

"Lita kamu ini ya , Kaka kamu baru datang udah nemplok aja , turun kesian Cape kakak kamu nya " nasihat mama sambil tersenyum

Lita cengengesan , sudah biasa ia di tegur begitu oleh mama atau pun papa nya , dan Nizar hanya mengusap kepala nya .

"kok gak pakai kerudung dek , Kaka baru ngeh kalo kamu gak pakai kerudung" tanya Nizar duduk di kursi makan

"heheh iya yah lupa aku kak , sangking senang nya kakak pulang" jawab Lita

"GK PP , lain kali harus pakai ya , takut nya ada tamu yang bukan mahram kesini " jawab Nizar

"okey siap "

"udah ayo makan nanti lanjut ngobrol lagi " ucap papa

Mereka makan dengan lahap tanpa ada yang berbicara, karna itu peraturan di meja makan yang papa Tirta buat , untuk mensyukuri nikmat Allah ,

makan sudah usai , mereka lanjut ngobrol di ruang tv ,

" dek besok acara nya jam 8 ya " tanya Nizar ,

"hm jangan kesiangan ya bangun nya atau aku gedor nanti kamar Kaka " jawab nya sambil menikmati coklat oleh oleh kakak nya ,

" iya iya bawel " sambil mencubit bibir Lita,

Bugh

"isss kotor lah Kaka ini " cemberut Lita tak terima ,

" kalian ini ya ribut Mulu kalo ketemu , kamu juga dek kalo kakak kamu gak ada aja bilang kangen lah apa lah " ucap papa melihat mereka yang menurut nya cukup menghibur,

" iya gak ada abis nya berantem Mulu, tapi pada sayang kan " sambung mama ,

Lita dan Nizar hanya tertawa cengengesan

"eh Kaka kan udah umur 21 tahun ya bentar lagi 22 , udah ada kandidat cewe untuk di jadiin istri belum ?" tanya Lita

Seeeet

Mama papa dan Nizar kompak melihat Lita yang sekarang sedang bersandar di pundak Nizar dan tangan nya melingkar memeluk Kaka nya ,

"isstrii yang bener aja , oh udah ada kok " jawab Nizar gugup ,,

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!