bab 3 kepulangan kak Nizar

"ini kayak nya udah semua deh sesuai permintaan tuan putri " Nizar memindai titipan Lita istri kecil nya , sambil tersenyum hangat,

Sudah dari beberapa hari yang lalu Lita selalu meneror Nizar dengan telpon atau pun pesan , mengingat kan untuk pulang dan jangan sampai lupa oleh oleh atau buah tangan katanya ,

mengingat itu Nizar tersenyum sendiri , istri kecil nya itu bawel sekali tapi manis pikir nya heheh ,

ya dia pulang hari ini tanpa memberi tahu Lita hanya mama dan papa yang ia kabari , mau memberi kejutan , sudah ia bayangkan pasti sekarang Lita sedang merajuk karna ia tak pulang pulang dan hari kelulusan nya itu besok ,

"GK PP lah jailin dia sekali kali , ngeprank gitu heheh," ucap nya sambil menyetir mobil sudah terlihat gapura komplek perumahan yang keluarga nya tempati .

Tiit

"assalamualaikum mang ali sehat mang?" sapa Nizar , kepada mang ali satpam komplek ,

"waalaikumsalam sehat jang Nizar , baru pulang ini ya baru terlihat soal nya , udah lama ya gak pulang " tanya mang ali

" iya mang Alhamdulillah Baru ada waktu libur , ini buat mamang " Nizar memberi plastik berisi kue untuk mang ali ,

"gak usah repot repot atuh jang , makasih atuh ini teh " sambil mengambil plastik dari tangan Nizar ,

"iya sama sama , saya duluan ya mang sudah di tunggu mama papa , assalamualaikum" tersenyum ramah ,

"waalaikumsalam mangga jang"balas nya menganggukkan kepalanya, "Alhamdulillah rezeki ya Allah " lanjut nya mengucap syukur

Sementara itu Nizar melanjut kan mobil nya , jantung nya berdebar tak karuan karna sebentar lagi bertemu dengan istri merangkap adik kesayangannya,

"bismillah ya Allah, Alhamdulillah " sambil membuka pintu dan turun dari mobil ,

Nizar menghirup udara segar di sekitaran rumah nya , rumah tempat kecil nya bermain dan menemani Lita kecil , rumah yang selalu ia rindukan

Tok tok

"assalamualaikum mah pah" Nizar membuka pintu

"waalaikumsalam salam masuk ayo sini " sambut mama berjalan mendekati Nizar , Nizar menyambut uluran tangan mama dan mencium nya dengan takzim

" mama kangen sama kamu nak , kamu sehat kan " lanjut mama mengusap kepala Nizar

"Alhamdulillah sehat mah , maaf ya baru bisa pulang " sambil berjalan mendekati papa nya ,

"papa apa kabar " ucap nya mencium tangan papa

"Alhamdulillah kabar baik nak , kerjaan kamu lancar kan , pasti pusing di teror terus sama Lita , tiap hari dia merengek menanyakan kamu " ucap papa sambil terkekeh mengingat kelakuan anak gadis nya ,

" ya begitulah Lita pa , tapi aku seneng di teror dia,berasa di tungguin banget gitu heheh" jawab Nizar menyandarkan punggungnya di sopa ,

Dia menyimpan titipan Lita di meja ,

"nih ma Nizar gak bawa apa apa , ada nya kue doang " ucap Nizar pada mama nya

" gak bawa apa apa gimana , terus ini apa segini banyak nya , pasti titipan Lita ini " ucap mama melihat banyak nya pesanan Lita , ada ada saja anak nya itu.

"iya dia antusias banget cerita pengen titip ini semua , jadi aku beliin , " ucap Nizar tersenyum

" Lita di mana ma tumben gak dengen suara nya yang cerewet itu " lanjut Nizar bertanya.

Sebab ia tak melihat atau pun mendengar suara gadis pujaan nya itu ,

" nih di kamar , palingan kecapean abis ngambek tidur kayak nya " jawab mama ,

"Sono gih samperin , kesiangan dia " saran papa

"ya udah aku ke atas dulu ya ma pa " ucap Nizar berjalan menaiki tangga gak lupa oleh oleh nya di bawa buat istri tercinta nya ,

Mama dan papa tersenyum melihat Nizar yang mulai menjauh, mereka bersyukur menjadikan Nizar suami Lita , meskipun Mereka tau Lita pasti kecewa dengan fakta ini nanti nya , mereka hanya meminta yang terbaik pada yang esa

ceklek

Nizar membuka pintu kamar Lita yang dalam nya gelap , sudah ia tebak pasti istrinya itu tidur .

"assalamualaikum, kebiasaan ya kalo tidur pasti kebluk banget ini anak , ada yang masuk kamar nya aja tetep gak bangun " ucap nya memandangi Lita yang sedang mimpi indah itu , Nizar jongkok di samping Lita dan merapihkan rambut nya yang menghalangi muka nya ,

"Masya Allah indah nya ciptaan MU , nikmat mana lagi yang harus aku duatakan " ucap nya sambil mengelus pipi Lita

"dek bangun , dek " ucap nya membangunkan Lita menepuk pipi nya lembut ,

Hoaaaam , Lita berbalik memunggungi Kaka nya ,

"dek , kakak udah sampe kamu masih tidur terus ya , Kaka balik lagi aja deh ke pondok ," ucap nya bangkit ,

"ayo bangun isss cantik cantik kebluk ya " lanjut nya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!